Array

Program sering ditulis untuk memanipulasi kumpulan data dengan tipe yang sama misalnya dalam perhitungan statistik dan matrik. Dalam bahasa C kumpulan data itu disebut array.

Deklarasi Array

Array dideklarasikan dengan menggunakan [ ]

int prices[5];

Dengan deklarasi itu, prices akan menunjuk ke kumpulan data dengan 5 item yang semuanya bertipe integer (int).

Beberapa hal yang perlu diperhatikan tentang array :

  • Nama array adalah pointer yang konstan (tidak dapat di-reassign) yang menyimpan alamat awal dari suatu kumpulan data.
  • Item-item atau elemen-elemen dalam array harus mempunyai tipe data yang sama.
  • Lokasi penyimpanan data di memori adalah kontinyu, jadi item pertama akan diikuti oleh item kedua dan seterusnya.
  • Ukuran array adalah tetap dan tidak bisa diubah setelah deklarasi.

Inisialisasi array

Deklarasi array dapat diikuti dengan inisialisasi misalnya :

int prices[5] = {100,200,300,400,500};
float factors[] = {0.2 , 0.3 , 0.4};

price mendeklarasikan array dari 5 tipe data integer dan diikuti dengan inisialisasi.

factors adalah deklarasi dengan tidak menentukan jumlah elemen yaitu dengan tanda [ ]. Jumlah elemen dalam inisialisasi array itu yang menentukan ukuran array.

Mengakses elemen array

Masing-masing elemen dalam array dapat diakses dengan menggunakan bilangan positif mulai dari 0. contoh:

int a[5] = {1,2,3,4,5};
printf(“Data ke-1 : %d\n”,a[0]);

Perhatikan kembali bahwa indeks array dalam C selalu mulai dari nol, jadi elemen pertama adalah elemen dengan index nol. Dan yg perlu diperhatikan adalah bahwa C tidak akan melakukan bound-checking atau pengujian terhadap index yang diterapkan apakah termasuk dalam jangkauan array atau tidak sehingga kita harus berhati-hati dalam mengakses elemen dalam array.

Mengakses elemen array dengan index adalah salah satu cara yang bisa dilakukan. Seperti telah disebutkan bahwa nama array adalah pointer ke elemen pertama atau elemen dengan index nol, jadi kita juga mempunyai alternatif untuk mengakses elemen dalam array menggunakan looping :

int a[5] = {1,2,3,4,5};
int p = 0;
while (p<5)
{
        printf(“%d\n”,a[p]);
        p=p+1;
}

Array dua dimensi “Multidimensional”

C tidak menyediakan array dimensional, namun kita dapat membuat array dari array yang nampak seperti array multidimensi.

Contoh:

int a[5][5]={{1,3,5,6,3},{7,4,3,6,8},{3,4,7,8,9},{9,6,5,3,7},{3,4,5,2,3}};
int p,j;
p=0;
while (p<5)
{
        j=0;
        while(j<5)
        {
                printf(” %d “,a[p][j]);
                j=j+1;
        }
        printf(“\n”);
        p=p+1;
}

a dideklarasikan sebagai array dari 5 array 5 integer dan pada baris selanjutnya diinisialisasi dengan nilai tertentu dalam sebuah iterasi.

Dapat dilihat pengaksesan array dari array juga sangat konsisten dengan array biasanya yaitu dengan memandang setiap array memiliki index yang dimulai dari nol, jika int a[5] maka a mempunyai elemen sebanyak 5 dan index untuk mengakses elemennya mulai dari 0 sampai dengan 4.

Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *