DESKRIPSI LOOPING DALAM BAHASA PEMROGRAMAN

Looping berasal dalam bahasa inggris “Loop” yang berarti ulang, jadi Looping dalam bahasa pemrograman adalah perulangan yang digunakan dalam bahasa pemrograman terutama dalam Bahasa Pemrograman C untuk mengulang suatu kode/variabel tertentu. Sehingga Programmer tidak lagi menulis kode/variabel program secara berulang untuk kode/variabel yang fungsi dan penggunaanya sama , tetapi hanya mendefinisikan kode/variabel tersebut ke dalam looping sehingga dapat menghemat tempat dalam menulis kode/variabel sebuah program.

Contohnya, apabila kita ingin membuat sebuah program dengan mengurutankan angka 1-1000, kita tidak harus menulis angka 1,2,3,4,5,6,7,8,9,10….1000. Oleh karena itu, untuk menanggulangi masalah tersebut, kita harus menggunakan fungsi looping (perulangan) dalam mengatasi masalah itu.

Dalam dunia programmer, fungsi looping sangat penting, karena sering digunakan dalam berbagai program. Misalnya, dalam Algoritma/Program Array, Searching, Sorting, dll. Sehingga Looping wajib dikuasai oleh seorang programmer, baik yang pemula maupun sudah mahir.

A. Berikut bentuk-bentuk Looping(Perulangan) dibagi menjadi ;

1. Looping For

Looping For digunakan untuk melakukan perulangan terhadap baris kode tertentu dengan jumlah yang telah ditentukan. Untuk mencacah berapa kali perulangan dilakukan, diperlukan suatu variabel pencacah yang bertipe integer. Variabel tersebut akan bertambah nilainya setiap kali perulangan dilakukan.

Bentuk umum dari perulangan ini adalah :

For menaikFOR TO DOFor menurunFOR DOWNTO DO

Perbedaan antara to dan downto adalah pada kondisi nilai awal dan akhir. Pada to: nilai awal lebih

kecil dari nilai akhir, sedangkan pada downto nilai awal lebih besar dari nilai akhir. Perlu diingat,

bahwa variable kendali harus dideklarasikan dengan tipe data integer.

2. Looping While Do

Looping While Do digunakan untuk melakukan perulangan terhadap baris kode tertentu selama suatu kondisi terpenuhi. Jika kondisi sudah tidak terpenuhi, maka program akan keluar dari perulangan.

Bentuk umum dari perulangan ini adalah :

WHILE DO

Selama kondisi_pengulangan bernilai true maka aksi akan dilakukan, dan baru akan berhenti setelah

kondisi pengulangan bernilai false. Karena kondisi pengulangan diperiksa pada bagian awal, maka ada

kemungkinan aksi tidak pernah dilakukan, yaitu bila kondisi pengulangan tidak pernah bernilai true.

3. Looping Repeat Until

Looping  Repeat Until digunakan untuk melakukan perulangan sampai suatu kondisi terpenuhi. Berbeda dengan while yang melakukan pengecekan sebelum pengulangan dilakukan, pengulangan jenis repeat melakukan pengecekan kondisi setelah perulangan dilakukan.

Bentuk umum dari perulangan ini adalah:

REPEAT UNTIL

Berlawanan dengan While, yang akan memproses aksi hanya bila kondisi_pengulangan bernilai true,

pada pengulangan Repeat, sistem akan memproses aksi selama kondisi_berhenti bernilai false. Dengan

demikian aksi pasti akan selalu diproses (minimal satu kali). Pada tipe ini, pengulangan dapat terjadi

terus-menerus (tidak pernah berhenti), yaitu bila kondisi berhenti tidak pernah bernilai true.

4.Traversal
Bentuk perulangan Traversal digunakan untuk perulangan yang mempunyai jumlah perulangan yang telah dipastikan sebelumnya. Bentuk umum dari perulangan Traversal adalah sebagai berikut :

Nama_pencacah transversal [Nilai1..Nilai2]

AKSI

Maksud dari bentuk di atas adalah Akan dilaksanakan AKSI sebanyak N kali, dimana N adalah nilai2 dikurangi dengan nilai1. Nilai1 dan nilai2 dapat berupa konstanta maupun berupa variabel, dengan syarat tipenya harus integer.
Bentuk perulangan traversal diatas dapat diterapkan dalam Pascal dengan menggunakan bentuk perulangan For-to-do.

5.Iterate Stop
Bentuk perulangan Iterate-Stop digunakan untuk perulangan yang mempunyai jumlah perulangan yang tidak dipastikan sebelumnya. Bentuk umum dari perulangan Iterate-Stop adalah sebagai berikut :

iterate

AKSI_1

stop (kondisi_berhenti)

AKSI_2

Maksud dari bentuk diatas adalah sebagai berikut :
1. AKSI_1 akan dilaksanakan secara otomatis.
2. Dilakukan pengecekan berhenti pada Stop(Kondisi_berhenti).
3. Jika Kondisi_berhenti terpenuhi, maka perulangan akan berhenti.
4. Jika Kondisi_berhenti tidak terpenuhi, maka AKSI_2 akan dilaksanakan dan kemudian AKSI_1 yang berikutnya akan diulang.
Pengulangan ini berguna untuk kasus-kasus dimana AKSI_2 merupakan hal yang harus dilakukan tergantung dari hasil AKSI_1.

6.Nested Loop

Membuat program menggunakan nested loop (perulangan didalam perulangan)

#include <stdio.h>
main()
{
int n, d, data;
double jum=0;
printf(“banyak data? “);scanf(“%d”,&n);
for(d=1;d<=n;d++){
printf(“data ke %d ?”,d);scanf(“%d”,&data);
if(data<=0){
d–;
continue;
}
jum+=data;
}
printf(“banyaknya mahasiswa\t\t= %d\n”,n);
printf(“total nilai mahasiswa\t\t= %f\n”,jum);
printf(“rata-rata nilai mahasiswa\t= %f\n”,jum/n);
}

B. Penulisan Looping (perulangan) di algoritma.

1.For – To – Do

Algoritma

contoh

For namavariabel nilaitonilaiakhirdoProses_perulanganEnd Fori 1 to 10doWrite(‘angka’,i)End

2.For – Downto – Do

Algoritma

contoh

For namavariabel nilaiawaldownto nilai akhirdoPeroses_perulanganEnd For i 10downto 1doWrite(‘angka’,i)End

3.While – Do

Algoritma

contoh

While kondisimengulangdoAksiEnd Password :stringWrite (‘masukkan password’)Read(password)While password < > ‘123’do

Write (‘password salah ‘)

Write(‘masukkan password’)

Read(password)

End

4.Repeat – Until

Algoritma

contoh

RepeatAksiUntil kondisi berhenti Password ;srtingRepeatread(password)Until password = ‘sandi123’

Kalian bisa melihat video post ini DISINI

 

Terima Kasih telah membaca post ini.

mohon maaf bila ada kesalahan