Luas dan Keliling Lingkaran Dengan Fungsi Dalam Bahasa c

 

Luas dan Keliling Lingkaran Dengan Fungsi Dalam Bahasa c

untuk mencari luas dan keliling lingkaran dengan menggunakan fungsi dalam Bahasa c. program yang dibuat seperti dibawah ini :

#include <stdio.h>
#include <stdlib.h>
// deklarasi fungsi
float luas(int jari);
float keliling(int jari);
// program
int main()
{
int r;
printf(“Masukkan panjang jari-jari lingkaran : “); scanf(“%d”,&r);
printf(“Luas segitiganya %.2f dan kelilingnya %.2f\n”,luas(r),keliling(r));
return 0;
}
// fungsi
float luas(int r)
{
float L;
if(r%7==0)
{
L = (22*r*r)/7;
}
else
{
L = 3.14*r*r;
}
return L;
}
float keliling(int r)
{
float K;
if(r%7==0)
{
K = (2*22*r)/7;
}
else
{
K = 2*3.14*r;
}
return K;
}

Konversi Jam Menit Detik dalam program bahasa c

 

Konversi  Jam Menit Detik dalam program bahasa c

Program konversi jam menit detik ini adalah untuk mengetahui nilai konversi kedalam detik

Contoh programnya adalah :

#include <stdio.h>
#include <stdlib.h>
// deklarasi fungsi dan prosedur
int konversiJtoD(int jam,int menit,int detik);
void konversiDtoJ(int detik);
// program
int main()
{
int pil;
int jam,menit,detik;
printf(“1. Konversi jam ke detik\n”);
printf(“2. Konversi detik ke jam\n”);
printf(“Masukkan pilihan konversi : “); scanf(“%d”,&pil);
printf(“================================\n”);
switch(pil)
{
case 1:
printf(“Masukkan angka\n”);
printf(“Jam : “); scanf(“%d”,&jam);
printf(“Menit : “); scanf(“%d”,&menit);
printf(“Detik : “); scanf(“%d”,&detik);
printf(“Hasil konversi = %d detik\n”,konversiJtoD(jam,menit,detik));
break;

case 2:
printf(“Masukkan detik : “); scanf(“%d”,&detik);
konversiDtoJ(detik);
break;

default:
printf(“Pilihan tidak tersedia\n”);
break;
}
return 0;
}
// fungsi dan prosedur
int konversiJtoD(int jam,int menit,int detik)
{
int total;
total = (jam*3600)+(menit*60)+detik;
return total;
}
void konversiDtoJ(int detik)
{
int sisamod,jam,menit;
jam = detik/3600;
sisamod = detik%3600;
menit = sisamod/60;
detik = sisamod%60;
printf(“Hasil konversi jam = %d, menit = %d, detik = %d\n”,jam,menit,detik);
}

 

Rekursif dalam pemrograman bahasa c

Rekursif dalam pemrograman bahasa c

 

Rekursif adalah suatu proses yang memanggil dirinya sendiri. Dalam rekursif sebenarnya terkandung pengertian prosedur atau fungsi. Perbedaannya adalah bahwa rekursif bisa memanggil ke dirinya sendiri, tetapi prosedur atau fungsi harus dipanggil lewat pemanggil prosedur atau fungsi. Pemanggilan diri sendiri dilakukan berulang-ulang sampai mencapai titik tertentu. Syarat rekursif yaitu terdapat basis dan rekurens. Basis yaitu kondisi nilai awal dari rekursif, sedangkan rekurens adalah proses untuk menemukan nilai awal.

Contoh programnya :

#include <stdlib.h>

 

int main (void)

{

int m;

int faktorial(int k); /* prototyfe fungsi faktorial*/

printf(“Masukkan bilangan bulat : “);

scanf(“%d”,&m);

printf(“\nMelalui perhitungan rekursif, %d! = %d\n\n”,m,faktorial (m));

system (“pause”);

return 0;

}

int faktorial (int k) /* fungsi yang memangil dirinya sendiri*/

{

if (k==0)

return 1;

else

return k*faktorial(k-1);

}

PROSEDUR DALAM PEMROGRAMAN BAHASA C

PROSEDUR DALAM PEMROGRAMAN BAHASA C

 

1).Prosedur

Prosedur adalah suatu kode program yang terpisah dalam blok sendiri yang berfungsi sebagai subprogram (program bagian).tujuannya adalah agar program yang rumit menjadi lebih sederhana. Prosedur bisa tidak menggunakan parameter sedangkan fungsi harus menggunakan parameter.

perbedaan yang lainnya  , fungsi harus mengembalikan (return) nilai sesuai dengan tipe data saat mendeklarasikan fungsi  sedangkan prosedur tidak mengembalikan nilai (return).

Struktur umum penulisan fungsi dalam bahasa c

Void nama_prosedur(parameter1, parameter2,…parameterN)

{

//isi prosedur

}

Program dalam bahasa c prosedur tanpa parameter

#include<stdio.h>

void daftarmakanan ();

int main()

{

            daftarmakanan();

            return 0;

}

 

void daftarmakanan()

{

                                 printf(“1.Pempek\n”);

                                 printf(“2.Somay\n”);

                                printf(“3.Gado – gado”);

}

 

 

FUNGSI DALAM PEMROGRAMAN BAHASA C

FUNGSI DALAM PEMROGRAMAN BAHASA C

1).Fungsi

Fungsi tidak berbeda jauh dengan prosedur, fungsi mempunyai output dengan tipe variabel yang kita tentukan. fungsi harus menggunakan parameter dalam penggunaannya. Kemudian pada fungsi harus mengembalikan (return) nilai sesuai dengan tipe data saat mendeklarasikan fungsi tersebut. sedangkan prosedur tidak mengembalikan nilai (return).

Misalnya kita mendeklarasikan fungsi dengan tipe data integer. Maka, program harus mengembalikan data yang memiliki tipe data integer.

Struktur umum penulisan fungsi dalam bahasa c

tipe_data nama_fungsi(parameter1, parameter2,…parameterN)

{

//isi dari logika fungsi

return nilai_kembali

}

                                                     Program dalam bahasa c

 #include <stdio.h>

int hitung_jml_nilai(int nilai_1, int nilai_2);

int main()

                  {

                                int nilai_1 = 5;

                                 int nilai_2 = 5;

                                 int jml;

                                 jml = hitung_jml_nilai(nilai_1,nilai_2);

                                printf(“%d + %d = %d \n”,nilai_1, nilai_2, jml);

                                getch();

                                 return 0;

                }

 int hitung_jml_nilai(int nilai_1, int nilai_2)

               {

                                 int jml;

                                 jml = nilai_1 + nilai_2;

                                 return(jml);

               }

CONTOH PARADIGMA PROSEDURAL

Contoh Paradigma Prosedural :

Notasi Algoritma :

Judul :

“Membuat Nasi Goreng Pedas Manis”

 

Kamus :

Nasi                                                        <- bahan

Bawang putih                                    <- bahan

Bawang merah                                  <- bahan

Garam                                                  <- bahan

Cabai                                                     <- bahan

Kecap                                                    <- bahan

Minyak goreng                                  <- bahan

Wajan                                                   <- alat

Kompor                                                <- alat

Cobek                                                   <- alat

Uleg uleg                                             <- alat

Piring                                                     <- alat

Spatula                                                 <- alat

 

Deskripsi :

Nasi                                                        <-  1 piring

Bawang putih                                    <- 2 siung yang sudah dikupas

Bawang merah                                  <- 3 siung yang sudah dikupas

Garam                                                  <- 1/4 sendok teh

Cabai                                                     <- 10 biji

Kecap                                                    <- 5 ml

Minyak goreng                                  <- 10 ml

Wajan                                                   <- 1 buah

Kompor                                                <- 1 buah

Cobek                                                   <- 1 buah

Uleg uleg                                             <- 1 buah

Piring                                                     <- 1 buah

Spatula                                                 <- 1 buah

 

Langkah langkah :

  1. Siapkan 1 buah cobek, masukkan garam 1/4 sendok teh, bawang putih 2 siung, bawang merah 3 siung, cabai 8 biji. Uleg selama satu menit searah dengan jarum jam(membuat bumbu)
  2. If (kurang pedas)then

{tambah dua cabai lagi agar pedas}

  1. While (kurang halus)do

{tambah satu menit untuk menguleg  agar halus}

  1. Siapkan satu wajan diatas satu kompor, kemudian hidupkan kompor
  2. Tuangkan 10 ml minyak goreng ke dalam wajan tunggu hingga 1 menit
  3. If(minyak belum panas)then

{tunggu 1 menit lagi agar panas}

  1. Masukan bumbu yang sudah dihaluskan kedalam wajan yang berisi minyak panas aduk menggunakan 1 spatula
  2. While (belum harum)do

(tunggu satu menit lagi sambil diaduk aduk menggunakan spatula)

  1. Kemudian masukkan nasi 1 piring kedalam wajan yang berisi bumbu yang sudah harum aduk hingga merata kira kira selama 2 menit
  2. While(belum matang dan harum)do

{aduk kembali kurang lebih 1 menit}

  1. Masukkan kecap 5 ml aduk merata bersamaan dengan nasi tadi kurang lebih 1 menit
  2. Kemudian sajikan di satu piring yang telah disiapkan

 

 

                                          Semoga bermanfaat yaaaaa guysss

 

 

 

 

 

 

 

 

PARADIGMA PEMROGRAMAN

PARADIGMA PEMROGRAMAN

Paradigma pemrograman adalah bagaimana cara pandang kita terhadap penyelesaian masalah pemrograman (atau sudut “serang” kita dalam menyelesaikan suatu masalah pemrograman).

Ada banyak cara untuk menyelesaikan suatu masalah, sehingga ada banyak paradigma yang ada, beberapa contoh paradigma pemrograman yang ada saat ini adalah: procedural, fungsional, deklaratif dan objek.

Secara singkat dapat dikatakan bahwa:

  • Paradigma Prosedural

Memandang penyelesaian masalah sebagai hasil dari serangkaian langkah yang menyelesaikan sub masalah (Didasari Konsep Mesin Von Newmann ).

Terdapat memori yang dibedakan menjadi instruksi dan data. Memori ini dapat diberi nama dan harga. Dalam paradigma ini , kita memberikan instruksi yang akan diproses secara berurutan. Dalam instruksi ini dapat juga terdapat percabangan yang akan menetukan proses selanjutnya.

Paradigm ini “gak manusia banget ” tapi keuntungan paradigma ini adalah efektif, efesien karena dekat dengan mesin.

Contoh : Algol, Pascal,Fortran,Basic,Cobol,C.

 

  • Paradigma Fungsional

Memandang penyelesaian masalah sebagai komposisi fungsi yang memetakan masalah ke jawaban(seperti dalam matematika).

Terdapat fungsi fungsi dasar yang dapat dilakukan oleh mesin. Fungsi fungsi tersebut dapat membentuk komposisi yang disebut sebagai primitive. Untuk menyelesaikan masalah, kita menyusun primitive sedemikian rupa untuk menyelesaikan masalah yang ada untuk mendapatkan solusi. Dengan demikian kekurangan paradigma  ini lebih lama dalam pengerjaannya karena dikerjakan secara primitive.

Contoh: LOGO,APL,LISP.

 

  • Paradigma Deklaratif

Memandang penyelesaian masalah adalah pekerjaan komputer yang dilakukan melalui inferensi terhadap fakta(didasari oleh predikat yakni pendefinisian relasi antar individu yang merupakan kumpulan fakta)

Paradigm ini menguraikan sejumlah fakta dan aturan. Ketika program dieksekusi, pemakai program mengajukan pertanyaan, selanjutnya program akan mencocokan pertanyaan dengan fakta-fakta yang ada untuk menyelesaikan masalah.

Contoh : Prolog

 

  • Paradigma Objek

Memandang penyelesaian masalah sebagai hasil interaksi dari objek,objek dalam konsep ini merupakan representasi objek di dunia nyata.(didasari oleh objek)

Sebuah objek mempunyai atribut(sifat), serta memberikan reaksi yang khusus. Sesame objek dapat saling berinteraksi sehingga mengandung sedikit paradigma imperatif(perintah).

Contoh : C++,    Java, Smaltalk,Eiffel.

 

Selain diatas ada juga paradigma konkuren dan paradigma relasional.

                                       Semoga bermanfaat yaaaaa guysss