Serunya Wisata ke Makam Raja-Raja Mataram di Imogiri

Dahulu kala sebuah kerajaan Islam besar berdiri di Yogyakarta tepatnya di Kotagede. Kerajaan tersebut menguasai hampir seluruh pulau Jawa dan masyarakat mengenalnya dengan perjuanganya dalam melawan hegomoni Belanda yang mulai menguasai Nusantara. Kerajaan yang dimaksud adalah Kesultanan Mataram Islam. Berdiri dari tahun 1688 hingga 1681 kerajaan ini sangat termasyur di eranya walau pada akhirnya harus terpecah menjadi dua kerajaan yaitu Kesultanan Surakarta dan Kesultanan Yogyakarta akibat dari Perjanjian Giyanti yang mengakhiri perang saudara.

Seperti umumnya kerajaan-kerajaan yang ada di Nusantara, Kerajaan Mataram memiliki sebuah komplek pemakam yang menjadi tempat khusus untuk memakamkan sang raja beserta istri dan keluarganya. Pada awalnya komplek pemakan kesultanan ini berada di Kotagede. Di sana terdapat makan raja pertama Mataram Islam yaitu Panembahan Senopati dan istrinya. Pada perkembanganya makam kerajaan pindah pada masa pemerintahan Sultan Agung, komplek pemakaman di pindah ke daerah Imogiri.

Permakaman Imogiri, Pasarean Imogiri, atau Pajimatan Girirejo Imogiri merupakan komplek pemakaman yang berlokasi di Imogiri, Imogiri, Bantul, DI Yogyakarta. Pemakam ini sangat dihormati oleh warga Yogyakarta karena merupakan tempat peristirahatan raja dan keluarga raja dari Kesultanan Mataram. Makam Imogiri dibangun pada tahun 1632 oleh Sultan Mataram III Prabu Hanyokrokusumo. Hingga saat makam ini masih digunakan untuk mengubur raja-raja dari Keraton Solo dan Keraton Yogyakarta. Raja terakhir terakhir yang dimakamkan di sini adalah Sultan Pakubuwono XII dari Keraton Solo.

Makam ini terletak di atas perbukitan yang merupakan bagian dari Pegunungan Seribu. Sehingga untuk sampai di puncak bukit tempat makam raja, wisatawan harus menaiki anak tangga yang berjumlah 409 anak tangga dengan lebar 4 meter dengan sudut 45 derajat. Sebelum memasuki areal permakaman terdapat Gapura Supit Urang, Pendopo Supit Urang, tempat juru kunci dan juga terdapat  4 tempayan yang dianggap suci. Areal makam raja dibagi menjadi tiga kawasan, yaitu: Astana Kasultanan Agung yang berisikan makam dari Sultan Agung, Sri Ratu Batang, Hamangkurat Amral, dan Hamangkurat Mas. Kawasan selanjutnya adalah makam raja Surakarta yang berisikan raja-raja dari Kesultanan Surakarta dari Paku Buwana I hingga Paku Buwono XII. Selanjutnya adalah kawasan makam raja Yogyakarta yang berisikan raja-raja dari Keraton Yogyakarta dari HB 1 hingga HB IX.

Lokasi:

Objek wisata ini berada di Desa Imogiri, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta. Perlu waktu satu jam untuk mencapai objek wisata ini mengunakaan kendaraan bermotor. Objek wisata ini dekat dengan kawasan wisata alam Mangunan sehingga wisatawan bisa mengunjungi tempat ini sekaligus menjadikannya sebagai paket wisata Jogja.

Tip Berwisata:

  1. Gunakan pakaian yang sopan.
  2. Pakai alas kaki yang nyaman karena akan menaiki anak tangga yang cukup tinggi.
  3. Bawa air mineral untuk mengusir dahaga.
  4. Jaga kebersihan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *