Taman Spanyol dan Italia

taman spanyol tradisional adalah gaya taman atau lanskap yang dirancang dikembangkan dalam sejarah spanyol, menggabungkan prinsip-prinsip dan elemen desain taman dari preseden di kebun kuno persia, romawi kebun dan taman-taman islam, dan taman moor besar dari era al-andalus pada semenanjung iberia. pada abad ke-20 dan ke-21 yang ‘spanyol garden,’ atau kebun baru di spanyol, terus, ditafsirkan, disarikan, atau berangkat dari ini perencanaan dan estetika motif tradisional.

secara tradisional, taman surga ditafsirkan dengan salib poros tengah, dalam empat arah mata angin, dengan kolam panjang atau saluran air (a rill atau qanat bergaya) di mana air mencerminkan dan arus, ditetapkan di halaman berdinding. kuadran yang tersisa sering memiliki pohon buah-buahan dan tanaman harum. dengan demikian, pengalaman sensorik karakteristik yang menyegarkan kesejukan, kelembaban, suara, hijau, dan aroma. jenis taman kompatibel dengan iklim spanyol matahari dan panas. ketentuan untuk naungan diberikan dengan menggunakan arcade, pergola, teralis, dan paviliun taman. elemen keramik dan ubin yang sering digunakan: dalam fitur air; untuk elemen struktural, dekoratif, dan tempat duduk; dan seperti paving; dengan bidang padat, hiasan dan aksen; dan tembikar. sebuah kejelasan dari kesederhanaan simetris sering terjadi.

taman italia adalah jenis taman yang merefleksikan pemikiran renaissance dan sejarahnya dimulai dari awal perkembangan yang pesat, mencapai masa keemasan pada abad ke-16 dan kemudian mengalami kemunduran selama lebih dari 200 tahun. taman italia awalnya berkembang dari sejak abad pertengahan bersamaan dengan meningkatnya aktivitas berkebun. kota-kota di italia utara dan sekitar florence mulai dihiasi dengan villa dan taman bunga mawar misalnya di perumahan golden park

taman baboli, florence

umumnya villa-villa didesain sebagai kesenangan namun pada awalnya dibangun sebagai pusat pertanian.para pemiliknya kemudian tinggal secara permanen dan mengembangkannya menjadi villa yang besar.contohnya adalah villa bardi di fiesole. tipe taman lain adalah taman semi-kota, yang memiliki pandangan (vista) secara langsung dari jalan, contohnya adalah palazzo rossellino di pienza.

setelah separuh abad ke-16, terjadi pergerakan di wilayah utara roma. di florence, sebuah taman baru yang ambisius bernama boboli dirancang oleh tribolo pada tahun 1550. taman boboli kemudian diperluas oleh buontalenti (1536-1608) dan pengukir giovanni da bologna (1529-1608).

di seluruh italia utara, menjamur villa-villa yang bernuansa pedesaan seperti di lucca dan brenta yang didirikan oleh beberapa desainer asal florence seperti ammanati (1511-1592) dan palladio (1518-1580). villa-villa pedesaan ini dibangun juga sebagai tempat penyimpanan hasil panen biji-bijian.

pada abad ke-17, realisasi ide barok mulai dilaksanakan. bentuk-bentuk alam selalu diapresiasi dan pada masa bernini (1598-1680) metode ini berkembang pesat. pada abad ke-18, yang dianggap sebagai periode drama percintaan, memfokuskan pada desain taman teater. pada abad ini pula ide renaissance mulai berakhir. pada periode berikutnya, pengaruh taman italia semakin pudar seiring masuknya pengaruh taman perancis, serta taman inggris gaya victoria.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *