Bagaimanakah SMS Yang Baik??

1. Dimulai dengan sapaan :

Assalamu’alaikum wr wb atau assalamu’alaikum (jangan disingkat : ass, mekum, askum, karena hakikatnya salam adalah doa, jadi jangan disingkat. Dulu, saya pun pernah menggunakan singkatan “ass” untuk menunjukkan salam, tapi kemudian saya ditegur teman saya, bahwa “ass” kemungkinan akan diartikan “pantat” oleh orang yang menerima pesan), atau selamat pagi, siang, sore…..

Jangan lupa menyapa :

  • Assalamualaikum Pak Fajar atau
  • Selamat Pagi Pak Fajar

Tapi jangan ditambah-tambahi atau digombali :

Assalamualaikum Pak Fajar yang Guanteng :*

2. Ucapkan maaf untuk menunjukkan kerendahan hati anda

Setelah salam, kasih kata maaf. Maaf menunjukkan kerendahan hati kita. Menunjukkan kita menghormati beliau :

Assalamualaikum Pak Fajar, Maaf sebelumnya…

3. Sebutkan identitas anda :

Dosen anda bukanlah phone book berjalan. Dia tidak akan menyimpan semua nomor telepon mahasiswa di ponselnya. Keterbatasan memory kemungkinan bisa jadi penyebabnya. Jadi, sebaiknya anda sebutkan identitas anda. Misalkan :

  • Assalamualaikum Pak Fajar, Maaf sebelumnya, ini saya Ahmad Ilham, saya salah satu mahasiswa bapak untuk mata kuliah Data Mining dari kelas 3A pak
  • Selamat Pagi Pak Fajar, maaf sebelumnya, ini saya Joko Sugiharto, salah satu mahasiswa bimbingan bapak

Ada pula beberapa mahasiswa yang menyebutkan namanya, tapi cara ini masih sangat kurang sopan dan hindari sebisa mungkin cara seperti ini :

…..
…..
…..<isi sms>
(Joko 2B)

Kalau kalian memperkenalkan diri dengan baik kan jelas, dosen tahu siapa yang menghubungi. Kalau tidak ada nama kan tidak jelas siapa yang menghubungi, bisa saja orang yang punya niat buruk. Jadi, beri tahu dengan jelas jangan sampai malah membuat dosen harus menerka siapa kalian :

  • Assalamualaikum Pak Fajar, maaf sebelumnya, coba tebak, saya siapa?
  • Selamat Pagi Pak Fajar, ini saya Indah, hayoo,, saya dari kelas berapa hayyooo..

Dapet kulkas apa gimana itu kalo benar?? (-_-“)

4. Tuliskan keperluan anda dengan singkat dan jelas :

Jangan terlalu bertele-tele, singkat tapi tetap memperhatikan kesopanan. Misalkan :

Selamat Pagi Pak Fajar, maaf sebelumnya, ini saya Joko Sugiharto, salah satu mahasiswa bimbingan bapak. Saya ingin bimbingan pak, kira-kira kapan saya bisa bertemu dengan bapak? …..

Jangan mengirimkan hal-hal yang sekiranya tidak perlu, atau mungkin hal-hal yang ga jelas :

  •  Assalamualaikum Pak Fajar, Maaf sebelumnya, ini saya Ahmad Ilham, saya salah satu mahasiswa bapak untuk mata kuliah Data Mining dari kelas 3A pak. Bapak sudah maem?
  • Selamat Malam Pak Fajar, Maaf sebelumnya, ini saya Indah, saya salah satu mahasiswa bimbingan skripsi bapak. Udah bobok pak? Met malem yaa,, Gud nite n cweat dream 😉

zzzzzzzzzzz.. Itu maksudnya apa???!!! Yang ada malah dipentungi ma istrinya…

5. Sampaikan Terima Kasih Dan Maaf Sekali Lagi

Setelah hal2 diatas, sampaikan ucapan terima kasih untuk menghargai beliau, juga ucapan maaf karena mungkin mengganggu waktu beliau :

Selamat Pagi Pak Fajar, maaf sebelumnya, ini saya Joko Sugiharto, salah satu mahasiswa bimbingan bapak. Saya ingin bimbingan pak, kira-kira kapan saya bisa bertemu dengan bapak? Terimakasih pak sebelumya, dan maaf apabila mengganggu waktu Bapak

Maaf dan terima kasih di akhir bisa dibalik, ini contoh untuk kasus diawal tadi, pas mungkin dosen bbrp ali di telp tidak diangkat, kita sms aja

Selamat Pagi Pak Fajar, maaf sebelumnya, ini saya Joko Sugiharto, salah satu mahasiswa bimbingan bapak. saya tadi yang telp bapak, maaf apabila mengganggu waktunya pak. Ini saya mau menanyakan tentang judul saya pak, kira-kira mungkin saya bisa ngobrol dengan bapak nanti jam berapa?. Sekali lagi maaf apa bila mengganggu waktu bapak, dan terima kasih pak sebelumnya.

Setalah itu tunggu reaksi beliau, apa bila menyuruh via sms, email, or telp.

Pemberian ucapan terima kasih adalah senjata yg ampuh dan sopan untuk menutup sms.

6. Gunakan bahasa yang baik, sopan dan santun

Di sini maksudnya gunakan kata-kata yang baku, atau yang sesuai dengan etika. Susun kalimat dengan baik sehingga terlihat sopan. Jangan sampai kayak gini:

waduch pak
ojo ngono to paaakk..

Tambahan dari komen Ery a.k.a Jullev
Hindari menanyakan di mana dosen berada dengan kata “Posisi”, ex:

Assalamualaikum Pak, Maaf pak posisi di mana?

Maka mungkin akan di jawab 7.1234,-112,567 atau mungkin juga “kiper”

7. Gunakan Tata Tulis yang baik

Selain bahasa yang baik dan tata cara seperti diatas, tata tulis sangat menentukan, seperti apapun maksud kita, dan struktur penulisan yang kita gunakan, akan tidak berarti kalau kita menulisnya tidak tepat. Sebagai contoh, jangan 4L4Y !!!!!! Konsonan yg ga penting, sandi huruf angka, jg mumet membacanya:

  • 53l4m4t P49i P4k F4j4r, m44f 53b3lumny4, ini 54y4 Joko 5u9ih4rto, 54l4h 54tu m4h45i5w4 bimbin94n b4p4k. 54y4 t4di y4n9 t3lp b4p4k, m44f 4p4bil4 m3n994n99u w4ktuny4 p4k. Ini 54y4 m4u m3n4ny4k4n t3nt4n9 judul 54y4 p4k, kir4-kir4 mun9kin 54y4 bi54 n9obrol d3n94n b4p4k n4nti j4m b3r4p4?. 53k4li l49i m44f 4p4 bil4 m3n994n99u w4ktu b4p4k, d4n t3rim4 k45ih p4k 53b3lumny4.
  • Oucchh gitcu ya bapagh, trima kachihh bangettzzz yach pak

Aaaaaaaaaaa……..!!!!!!!!

b4h454 4p@ 1tu???? j4n94an 54mp@1 gitcchhu..

tuuhh,, kaann,, nular,, aaarrgghhh,,

(plis deh,, ojok lebay Jar)

Hindari singkatan, dah jangan menulis dengan huruf besar semua, karena kesannnya itu diucapkan dengan nada keras/tinggi.

8. Perhatikan Tanda Baca

Gunakan tanda baca seperlunya, dan gunakan dengan pas sesuai fungsinya. Jangan sampai kayak salah satu mahasiswa yang pernah sms saya kayak gini

Pak ada di mana!!!!

Niii mahasiswa ngajak berantem apa ngajak apa ini..

Tanda tanya cukup 1, ga perlu banyak2 kayak gini

Bapak ada di mana????

9.  Jangan “memerintah” dosen

Memerintah daalam hal ini, seringkali sms mahasiswa itu memerintah dosen, dan itu sangat kurang tepat,misalnya sperti ini:

  • Pak, ini saya masih ngeprint, tunggu yaa…
  • Wah pagi saya nggak bisa e pak, Sore aja ya pak?

Yang butuh siapa??? Kalian yang butuh beliau, bukan beliau yang butuh ente, mau bimbingan pa ga, tugasmu kamu kumpulkan pa ga, dosen ga rugi apa-apa kq. Pernah kasus dulu teman ane sms sperti itu kalau ga salah “Pak ini saya masuh ngeprint, tunggu ya pak”. Itu langsung setelah itu sama beliau nggak dianggap, sms ga dibales, di telp juga ga diangkat.

10. Hal diatas digunakan untuk mengawali setiap sesi SMS

Sesi di sini adalah dalam sekali waktu/keperluan/pembahasan. Dalam artian, apabila kita sudah dibalas, tidak perlu sms dengan posedur seperti itu. Namun tetap gunakan bahasa dan tata tulis yang baik dan santun. Tapi apabila kita menghubungi dengan selang waktu yang lumayan, kita harus memperkenalkan diri lagi.

Karena sering terjadi, misalkan hari ini SMS, lalu 1 minggu setelahnya SMS lagi tanpa memperkenalkan diri, hal ini amat sangat sering terjadi, kami para dosen emangnya akan selalu menyimpan semua kontak yang pernah SMS kami? enggak. Jadinya kita tidak tahu siapa yang sms, karena tak mungkin mengingat semua nomor yang masuk, menyimpan kontaknya juga menuh2in kontak d HP/SmartPhone aja :P.

Misalkan begini :

Selamat pagi bu, saya ika rahmawati, kelas IF B, maaf bu, saya mau menanyakan apakah besok ibu ada waktu untuk bimbingan skripsi? terima kasih.

SMS diatas panjangnya 143 karakter, sehingga menurut saya tidak terlalu kepanjangan, juga tidak terlalu pendek, tapi dosen mengetahui maksud anda.

“SMS adalah pesan singkat, kira-kira panjangnya 160 karakter. SMS bukan telegram, juga bukan email, jadi, tuliskan semuanya dalam pesan singkat, tapi tetap menjaga kesopanan”

Sumber :

http://bimoajii.blogspot.com/2015/01/etika-ber-sms-dengan-dosen.html

 http://www.nuryanti.com/2014/06/cara-komunikasi-yang-baik-antara.html

 

Bookmark the permalink.

Comments are closed.