[FOTO KTM] OFFICIAL ACADEMIC PHOTO PROFILE

PENTING UNTUK MAHASISWA BARU

Untuk seluruh Mahasiswa MATRIKULASI 2015,

Wajib melaksanakan kegiatan [FOTO KTM] OFFICIAL ACADEMIC PHOTO PROFILE,
  • Memakai HEM WARNA PUTIH
  • Memakai DASI (WARNA BEBAS)
  • JAS ALMAMATER DISEDIAKAN
  • WAJIB RAPI

(Mohon merapikan rambut dan wajah karena akan digunakan sebagai Foto KTM dan foto Kartu Ujian selama kuliah di UDINUS).

Jadwal akan dibagi sebagai berikut :
[tidak melayani telp / sms]
Untuk pertanyaan seputar [FOTO KTM] OFFICIAL ACADEMIC PHOTO PROFILE,
dapat melalui E-mail :
oki : okisetiono@gmail.com
agus admisi : bantuan@psi.dinus.ac.id

Jadwal Input KRS Semester Ganjil 2015/2016

Berikut ini jadwal input KRS Semester Ganjil 2015/2016 Universitas Dian Nuswantoro. Pelaksanaan input KRS Semester Ganjil 2015/2016 mulai tanggal 11 – 21 Agustus 2015. Berikut pembagian jadwal input KRS Semester Ganjil 2015/2016 :

Tanggal Fakultas/Program Studi
11 Agust 2015 FIB, FKes, FT
12 Agust 2015 FIK (A12)
13 Agust 2015 FIK (A11)
14 Agust 2015 FIK (A21), (A22), (A24)
15 Agust 2015 FEB, FIK (A14), FIK (A15)
18 – 21 Agust 2015 Semua Fakultas
  • Input KRS melalui http://krs.dinus.ac.id sesuai dengan jadwal diatas. Input KRS dibuka mulai jam 08:00.
  • Pantau KRS kamu :
    – Cek Jumlah SKS
    – Cek Mata Kuliah
    – Verifikasi Mata Kuliah
    – Penghapusan dan Penggabungan Kelas
  • Pembayaran Uang Kuliah dapat dilakukan di Bank Jateng di Seluruh Jawa Tengah

NB : Bagi Mahasiswa Fakultas/Program Studi yang telah lewat tanggal input KRS-nya, akan dibuka kembali esok harinya pada pukul 14:00 sampai dengan 21 Agustus 2015 pukul 16:00.

Jadwal Input KRS Semester Ganjil 2015/2016

Jadwal Input KRS Semester Ganjil 2015/2016

Jadwal Kegiatan Akhir Semester Genap TA. 2014/2015 dan Awal Semester Ganjil 2015/2016

Semester Genap TA. 2014/2015

  • Input & Pembayaran Remidi -> 24-30 Juli 2015
  • Input & Pembayaran SP -> 27 Juli 2015 – 7 Agustus 2015
  • Remidi -> 3-7 Agustus 2015
  • Kuliah SP -> 10-28 Agustus 2015

Semester Ganjil TA. 2015/2016

  • Matrikulasi -> 3-14 Agustus 2015
  • KRS Ganjil 2015/2016 -> 10-21 Agustus 2015
  • Dinus Inside/Expo -> 7-11 September 2015
  • Kuliah Perdana Semester Ganjil TA. 2015/2016 -> 14 September 2015

Usaha Dan Ketekunan Yang Berbuah Manis : CEO & Founder asuransi88.com

Menjadi CEO&Founder suatu perusahaan tidaklah mudah, ada perjalanan panjang yang harus di tempuh untuk mencapainya. Agustri Susilo Wibisono, CEO & Founder asuransi88.com adalah salah satu alumni Manajemen Informatika S1 Universitas Dian Nuswantoro Tahun 1999. Agus mau menyempatkan diri di sela-sela kesibukannya untuk berbagi cerita untuk adek-adek mahasiswanya di Universitas Dian Nuswantoro.

Setelah lulus dari Universitas Dian Nuswantoro Agus mencoba peruntungan melamar pekerjaan di salah satu perusahaan asuransi terbesar di Indonesia. Saat melamar pekerjaan, Agus berharap mendapat pekerjaan di bidang IT sesuai dengan latar belakang pendidikan dan minatnya. Namun setelah melalui beragam tes dan mampu bertahan hingga tes terakhir, Agus ternyata di tempatnya di bagian marketing. Posisi ini tidak seperti yang di harapkannya dan tidak sesuai dengan minatnya di bidang IT.

Agus tetap menjalani pekerjaannya di perusahaan tersebut sebagai marketing. Berkat usaha & ketekunannya, setelah 1 tahun bekerja di perusahaan tersebut Agus diangkat menjadi branch manager di kota Solo. Setelah bekerja selama 9 tahun, Agus mengambil keputusan untuk mendirikan asuransi88.com di tahun 2014 lalu. Tujuan didirikannya asuransi88.com adalah untuk membantu konsumen menemukan produk asuransi yang cocok dan mendapatkan agen asuransi yang tepat.

Agus mendirikan asuransi88.com ini berbekal ilmu yang dipelajari sewaktu kuliah dan ilmu marketing&asuransi saat bekerja. Akhirnya Agus mampu mewujudkan mimpi dan cita-citanya, bekerja di bidang IT. Bahkan lebih baik dari yang dia harapkan.

Agus berpesan kepada adek-adek mahasiswa semua “Mulai sejak kuliah harus segera mulai usaha sendiri, kreatif coba mulai membuat start-up, dan ikut kompetisi yang banyak diadakan di Indonesia ataupun luar negeri. Di Jakarta sendiri sudah banyak investor asing yang agresif masuk kerja startup technology. Jadi peluang ini sangat besar. Saat ini banyak investor yang menanamkan modalnya kesana. Diluar ada silicon valley, di Jakarta komunitas itu mulai dibangun seperti kantor saya saat ini di fasilitasi oleh gepi.co komunitas startup tekonologi. Saya berharap anak daerah tidak ketinggalan”

Perguruan Tinggi Swasta juga Tidak Kalah dengan Perguruan Tinggi Negeri

Artikel ini ditulis untuk ditujukan kepada para siswa-siswi sekolah menengah atas yang sedang atau sudah menjalani seleksi perguruan tinggi, tetaplah semangat dan jangan lah menyerah untuk mencapai masa depan. Sebelumnya kita mengucapkan selamat kepada teman-teman kita yang telah lolos mendapatkan universitas negeri yang mereka inginkan. Dan untuk teman-teman yang belum lolos diharapkan jangan berkecil hati belum tentu nasib mereka yang lolos lebih baik dari kita, “so, stay cool aja masih banyak jalan menuju roma”.
Kalian-kalian yang belum beruntung harus tetap berfikir positif karena berfikir positif merupakan parameter dari kesuksesan. Masih banyak perguruan tinggi swasta yang dapat memberikan kontribusi tidak kalah dengan perguruan tinggi negeri. Dengan kalian berpandangan luas perguruan tinggi swasta merupakan solusi terbaik.
Dengan banyaknya Perguruan Tinggi Swasta yang ada, berikut adalah tips-tips memilih perguruan tinggi swasta :

1. Sesuaikan dengan cita-cita, minat dan bakat yang ada pada diri kalian.
Pilih universitas dan jurusan yang mampu menunjang cita-cita, minat dan bakat yang ada pada diri kalian. Karena masa perkuliahan adalah masa-masa dimana kalian akan meng-eksplore diri secara maksimal dengan menghasilkan prestasi yang optimal demi mewujudkan masa depan yang gemilang.

2. Mencari informasi yang lengkap mengenai berbagai perguruan tinggi
Cari lah informasi selengkap-lengkap nya mengenai perguruan tinggi swasta yang akan Anda pilih. Informasi mengenai perguruan tinggi swasta dapat diperoleh melalui website resmi kampus, pusat informasi kampus, teman, keluarga, guru bimbingan konseling, hingga profesional. Semua Informasi dapat dirangkum dan dijadikan bahan untuk memilih perguruan tinggi.

3. Melihat prospek masa depan karir dan pekerjaan
Jangan lupa kawan-kawan juga harus melihat prospek masa depan dari jurusan yang dipilih. Apakah jurusan yang dipilih mampu mengantarkan Anda untuk mendapatkan pekerjaan dan karir yang baik? Mengingat persaingan untuk memperebutkan lapangan pekerjaan semakin ketat. Untuk itu diharapkan jurusan dan universitas yang Anda pilih mampu menunjang karir dan pekerjaan di masa depan.

4. Cari Informasi Status Akreditasi
Status akreditasi suatu jurusan mampu menjadi satu point plus ketika Anda akan mencari suatu pekerjaan. Untuk saat ini, status akreditasi menjadi suatu patokan terhadap kualitas suatu jurusan. Adanya akreditasi menunjukkan mutu/kemampuan perguruan tinggi swasta dalam menyelenggarakan suatu program studi.

5. Reputasi Perguruan Tinggi
Perhatikan reputasi perguruan tinggi yang akan Anda pilih. Reputasi yang dimaksud adalah PTS yang bersangkutan secara umum dikenal sebagai PTS yang bagus, memiliki sarana belajar yang baik dengan segala macam fasilitasnya yang memadai. Lulusan-lulusan dari perguruan tinggi tersebut juga tidak mengalami kesulitan dalam mencari pekerjaan.

Berkembangnya suatu PTS dapat kita lihat dari jumlah mahasiswa yang mendaftar selalu mengalami peningkatan.
Bisa juga kita lihat dari fasilitas kegiatan belajar mengajar yang memadai (seperti ruang kelas yang nyaman, lab yang lengkap dengan segala peralatan yang dibutuhkan), fasilitas memantau kegiatan perkuliahan mahasiswa untuk para orangtua mahasiswa, adanya prospek masa depan karir dan pekerjaan yang sangat baik.

Dengan ini Universitas Dian Nuswantoro merupakan Universitas yang mempunyai kriteria seperti yang dijelaskan diatas , dengan mulai fasilitas yang mumpuni berbasis IT, pelayanan dan pengajaran yang baik serta mampu memberikan kontribusi masa depan yang baik. so kalian jangan ragu-ragu untuk mendaftar dan menjalani dunia pendidikan di Universitas Dian Nuswantoro

Matrikulasi Universitas Dian Nuswantoro

Matrikulasi merujuk kepada proses kemasukan rasmi ke universiti, ataupun proses kelayakan untuk masuk ke universiti.(https://ms.wikipedia.org/wiki/Matrikulasi)

UDINUS yang sekarang memiliki 15 program studi dan terus melakukan kerjasama dengan perguruan tinggi luar dan dalam negeri ini telah menerapkan sistem matrikulasi untuk calon mahasiswa baru (camaru) sejak tahun 1995 (dulu masih bernama STMIK Dian Nuswantoro ). Tujuan dari matrikulasi ini adalah untuk penyesuaian kompetensi calon mahasiswa baru dengan ilmu-ilmu dasar sesuai program studi sebelum perkuliahan reguler dimulai.

Pada matrikulasi ini, calon mahasiswa baru (camaru) diberikan materi perkuliahan sebanyak 1 sampai 2 mata kuliah yang besar sksnya sekitar 2 sampai 4 sks tergantung program studi. Dengan jadwal 14 kali tatap muka, dan minimal kehadiran 75%. Pada matrikulasi ini juga ada ujian tengah semester (UTS) dan ujian akhir semester (UAS), seperti perkuliahan reguler hanya dipadatkan saja jadwalnya.

Matrikulasi berbeda dengan DINUS Inside, materi matrikulasi disesuai dengan program studi masing-masing, dan setiap tahunnya bisa berbeda sesuai keputusan akademik. Salah satu contoh program studi teknik informatika memberi materi PTI (Pengantar Teknologi Informasi) yang di ajarkan adalah prinsip dasar komputer, dasar teknik informatika, dasar pemrograman, cara coding, dsb. Ada juga beberapa program studi yang memberi materi Soft Skill untuk materi matrikulasi.

Konsekuensi matrikulasi adalah nilai pada matrikulasi dijadikan nilai mata kuliah di perkuliahan reguler. Bagi yang tidak mengikuti matrikulasi maka di perkuliahan reguler harus menginputkan mata kuliah yang diberikan di matrikulasi. Untuk Calon Mahasiswa Baru yang nilai matrikulasinya kurang bagus diberi kesempatan untuk mengulang di perkuliahan reguler.

NB:
** Perlengkapan Matrikulasi di sesuaikan dengan mata kuliah, termasuk bagi calon mahasiswa baru dari luar kota diharapkan memiliki tempat kos di sekitar kampus UDINUS.
** Jangan takut dengan matrikulasi. Matrikulasi hanya pembekalan, bukan DINUS Inside.

** Untuk Yang Mau Tau DINUS INSIDE dan DINUS Inside tahun lalu silahkan baca di http://events.dinus.ac.id/dinus-inside/

Jadwal Matrikulasi hubungi panitia dan jangan lupa untuk selalu melakukan update data ke biro akademik.

Contact Person : Elkaf Rahmawan (08156534856)

Berbekal Ilmu Dari Kampus Dan Ketekunan Membawa Dede Nur Afiani Meraih Sukses

Sedikit berbagi kisah, dari salah satu alumni Universitas Dian Nuswantoro Angkatan Tahun 2010. Sejak kuliah Dede Nur Afiani adalah salah satu mahasiswa yang aktif. Sambil mengisi waktu senggangnya diantara jadwal-jadwal kuliah yang padat, Dede magang sebagai asisten laboratorium komputer. Dede selalu belajar dan memperbanyak pengetahuan tentang ilmu komputer saat magang sebagai asisten hingga akhirnya Dede bisa menjadi laboran.

Universitas Dian Nuswantoro memang selalu memberi ruang dan kesempatan untuk mahasiswanya agar dapat mengembangkan diri di kampus. Salah satunya dengan memberi kesempatan mahasiswa menjadi asisten lab. Dengan menjadi asisten lab, mahasiswa dapat belajar bersama, saling bertukar ilmu antar sesama asisten, bekerja sama, dan berlatih menyampaikan/ berbagi ilmu dengan mahasiswa lain.

Dengan menjadi asisten lab, maka mahasiswa dapat bertukar pendapat. Untuk menjadi asisten lab di Universitas Dian Nuswantoro ada seleksinya, jadi yang berhasil lolos menjadi asisten lab adalah mahasiswa-mahasiswa yang di anggap mampu dan layak. Tak jarang ada beberapa asisten lab yang pernah mengikuti program kelas unggulan/ seleksi masuk twinning program UDINUS dan ITB. Dari sana mahasiswa yang biasa saja juga bisa memperoleh ilmu dan pengalaman dari sesama asisten lab.

Kembali ke mas Dede, setelah lulus kuliah Dede bekerja sebagai tenaga TPHL/honorer di Dinas Bina Marga Kota Semarang sejak September 2014. Karena merasa belum puas bekerja sebagai tenaga honorer, sambil bekerja Dede juga masih aktif mencari pekerjaan lain mulai dari melamar di BPJS, BUMN, Swasta tapi belum ada yang berhasil lolos. Hingga akhirnya Dede ikut seleksi CPNS Mahkamah Agung dengan formasi pengelola dan pemeliharaan IT. Dengan berbekal ilmu IT yang di dapat sewaktu kuliah baik dari dosen, teman-teman sesama asisten, teman-teman mahasiswa lain, dan juga keaktifannya mengikuti kemajuan teknologi, Dede berhasil lolos CPNS Mahkamah Agung 2014.

Dede memberi pesan untuk mahasiswa/alumni Universitas Dian Nuswantoro/ univ. lain “Pelajari trik2 psikotest dan wawancara selain keahlian bidang, karena kebanyakan orang mengalami kegagalan pada tahap disitu ketika mencari suatu pekerjaan.”

Sumber : https://www.facebook.com/rafiani.rafiani

Sumber : https://www.facebook.com/rafiani.rafiani

Pameran DKV UDINUS “BRANDATE”

Program studi desain komunikasi visual (DKV) UDINUS, adalah salah satu program studi andalan di udinus. Banyak karya-karya inspiratif yang terlahir dari mahasiswa program studi ini. Seperti pameran BRANDATE DKV 4 UDINUS (9-11 Juli 2015). Selama 3 hari berturut-turut, mahasiswa DKV yang mengambil mata kuliah DKV IV harus mempertunjukkan hasil karyanya di galery gedung H UDINUS.

Disana banyak sekali desain-desain brosur/poster/pin dari beberapa perusahaan yang desainnya dibuat sendiri oleh mahasiswa DKV. Mereka juga membuat video iklan untuk mempresentasikan produk yang mereka promosikan. “Pengakuan akan pameran ini dapat ditilik dari antusiasme pengunjung pameran, maupun banyaknya stand yang ada,” tambah Mardiansyah.

Tak heran jika tanggapan positif datang dari Dekan Fakultas Ilmu Komputer (FIK) yakni Dr. Abdul Syukur, yang pada kesempatan tersebut juga membuka pameran. “Pameran ini membawa inspirasi buat adik-adik agar dapat lulus dengan cepat dan mahasiswa DKV Udinus apat menciptakan lapangan pekerjaan”, ujarnya. Selain itu, pameran “Brandate” ini memberikan manfaat, baik bagi mahasiswa maupun bagi prodi DKV sendiri. “Di satu sisi, melalui kegiatan ini peserta dapat memberikan inspirasi karya maupun ide usaha terhadap mahasiswa lain. Di sisi lain, juga dapat menjadi nilai positif bagi DKV yang pekan depan akan mengirimkan borang akreditasi,” tandas Abdul Syukur.

Jpeg

Sumber : humas UDINUS

Bagaimanakah SMS Yang Baik??

1. Dimulai dengan sapaan :

Assalamu’alaikum wr wb atau assalamu’alaikum (jangan disingkat : ass, mekum, askum, karena hakikatnya salam adalah doa, jadi jangan disingkat. Dulu, saya pun pernah menggunakan singkatan “ass” untuk menunjukkan salam, tapi kemudian saya ditegur teman saya, bahwa “ass” kemungkinan akan diartikan “pantat” oleh orang yang menerima pesan), atau selamat pagi, siang, sore…..

Jangan lupa menyapa :

  • Assalamualaikum Pak Fajar atau
  • Selamat Pagi Pak Fajar

Tapi jangan ditambah-tambahi atau digombali :

Assalamualaikum Pak Fajar yang Guanteng :*

2. Ucapkan maaf untuk menunjukkan kerendahan hati anda

Setelah salam, kasih kata maaf. Maaf menunjukkan kerendahan hati kita. Menunjukkan kita menghormati beliau :

Assalamualaikum Pak Fajar, Maaf sebelumnya…

3. Sebutkan identitas anda :

Dosen anda bukanlah phone book berjalan. Dia tidak akan menyimpan semua nomor telepon mahasiswa di ponselnya. Keterbatasan memory kemungkinan bisa jadi penyebabnya. Jadi, sebaiknya anda sebutkan identitas anda. Misalkan :

  • Assalamualaikum Pak Fajar, Maaf sebelumnya, ini saya Ahmad Ilham, saya salah satu mahasiswa bapak untuk mata kuliah Data Mining dari kelas 3A pak
  • Selamat Pagi Pak Fajar, maaf sebelumnya, ini saya Joko Sugiharto, salah satu mahasiswa bimbingan bapak

Ada pula beberapa mahasiswa yang menyebutkan namanya, tapi cara ini masih sangat kurang sopan dan hindari sebisa mungkin cara seperti ini :

…..
…..
…..<isi sms>
(Joko 2B)

Kalau kalian memperkenalkan diri dengan baik kan jelas, dosen tahu siapa yang menghubungi. Kalau tidak ada nama kan tidak jelas siapa yang menghubungi, bisa saja orang yang punya niat buruk. Jadi, beri tahu dengan jelas jangan sampai malah membuat dosen harus menerka siapa kalian :

  • Assalamualaikum Pak Fajar, maaf sebelumnya, coba tebak, saya siapa?
  • Selamat Pagi Pak Fajar, ini saya Indah, hayoo,, saya dari kelas berapa hayyooo..

Dapet kulkas apa gimana itu kalo benar?? (-_-“)

4. Tuliskan keperluan anda dengan singkat dan jelas :

Jangan terlalu bertele-tele, singkat tapi tetap memperhatikan kesopanan. Misalkan :

Selamat Pagi Pak Fajar, maaf sebelumnya, ini saya Joko Sugiharto, salah satu mahasiswa bimbingan bapak. Saya ingin bimbingan pak, kira-kira kapan saya bisa bertemu dengan bapak? …..

Jangan mengirimkan hal-hal yang sekiranya tidak perlu, atau mungkin hal-hal yang ga jelas :

  •  Assalamualaikum Pak Fajar, Maaf sebelumnya, ini saya Ahmad Ilham, saya salah satu mahasiswa bapak untuk mata kuliah Data Mining dari kelas 3A pak. Bapak sudah maem?
  • Selamat Malam Pak Fajar, Maaf sebelumnya, ini saya Indah, saya salah satu mahasiswa bimbingan skripsi bapak. Udah bobok pak? Met malem yaa,, Gud nite n cweat dream 😉

zzzzzzzzzzz.. Itu maksudnya apa???!!! Yang ada malah dipentungi ma istrinya…

5. Sampaikan Terima Kasih Dan Maaf Sekali Lagi

Setelah hal2 diatas, sampaikan ucapan terima kasih untuk menghargai beliau, juga ucapan maaf karena mungkin mengganggu waktu beliau :

Selamat Pagi Pak Fajar, maaf sebelumnya, ini saya Joko Sugiharto, salah satu mahasiswa bimbingan bapak. Saya ingin bimbingan pak, kira-kira kapan saya bisa bertemu dengan bapak? Terimakasih pak sebelumya, dan maaf apabila mengganggu waktu Bapak

Maaf dan terima kasih di akhir bisa dibalik, ini contoh untuk kasus diawal tadi, pas mungkin dosen bbrp ali di telp tidak diangkat, kita sms aja

Selamat Pagi Pak Fajar, maaf sebelumnya, ini saya Joko Sugiharto, salah satu mahasiswa bimbingan bapak. saya tadi yang telp bapak, maaf apabila mengganggu waktunya pak. Ini saya mau menanyakan tentang judul saya pak, kira-kira mungkin saya bisa ngobrol dengan bapak nanti jam berapa?. Sekali lagi maaf apa bila mengganggu waktu bapak, dan terima kasih pak sebelumnya.

Setalah itu tunggu reaksi beliau, apa bila menyuruh via sms, email, or telp.

Pemberian ucapan terima kasih adalah senjata yg ampuh dan sopan untuk menutup sms.

6. Gunakan bahasa yang baik, sopan dan santun

Di sini maksudnya gunakan kata-kata yang baku, atau yang sesuai dengan etika. Susun kalimat dengan baik sehingga terlihat sopan. Jangan sampai kayak gini:

waduch pak
ojo ngono to paaakk..

Tambahan dari komen Ery a.k.a Jullev
Hindari menanyakan di mana dosen berada dengan kata “Posisi”, ex:

Assalamualaikum Pak, Maaf pak posisi di mana?

Maka mungkin akan di jawab 7.1234,-112,567 atau mungkin juga “kiper”

7. Gunakan Tata Tulis yang baik

Selain bahasa yang baik dan tata cara seperti diatas, tata tulis sangat menentukan, seperti apapun maksud kita, dan struktur penulisan yang kita gunakan, akan tidak berarti kalau kita menulisnya tidak tepat. Sebagai contoh, jangan 4L4Y !!!!!! Konsonan yg ga penting, sandi huruf angka, jg mumet membacanya:

  • 53l4m4t P49i P4k F4j4r, m44f 53b3lumny4, ini 54y4 Joko 5u9ih4rto, 54l4h 54tu m4h45i5w4 bimbin94n b4p4k. 54y4 t4di y4n9 t3lp b4p4k, m44f 4p4bil4 m3n994n99u w4ktuny4 p4k. Ini 54y4 m4u m3n4ny4k4n t3nt4n9 judul 54y4 p4k, kir4-kir4 mun9kin 54y4 bi54 n9obrol d3n94n b4p4k n4nti j4m b3r4p4?. 53k4li l49i m44f 4p4 bil4 m3n994n99u w4ktu b4p4k, d4n t3rim4 k45ih p4k 53b3lumny4.
  • Oucchh gitcu ya bapagh, trima kachihh bangettzzz yach pak

Aaaaaaaaaaa……..!!!!!!!!

b4h454 4p@ 1tu???? j4n94an 54mp@1 gitcchhu..

tuuhh,, kaann,, nular,, aaarrgghhh,,

(plis deh,, ojok lebay Jar)

Hindari singkatan, dah jangan menulis dengan huruf besar semua, karena kesannnya itu diucapkan dengan nada keras/tinggi.

8. Perhatikan Tanda Baca

Gunakan tanda baca seperlunya, dan gunakan dengan pas sesuai fungsinya. Jangan sampai kayak salah satu mahasiswa yang pernah sms saya kayak gini

Pak ada di mana!!!!

Niii mahasiswa ngajak berantem apa ngajak apa ini..

Tanda tanya cukup 1, ga perlu banyak2 kayak gini

Bapak ada di mana????

9.  Jangan “memerintah” dosen

Memerintah daalam hal ini, seringkali sms mahasiswa itu memerintah dosen, dan itu sangat kurang tepat,misalnya sperti ini:

  • Pak, ini saya masih ngeprint, tunggu yaa…
  • Wah pagi saya nggak bisa e pak, Sore aja ya pak?

Yang butuh siapa??? Kalian yang butuh beliau, bukan beliau yang butuh ente, mau bimbingan pa ga, tugasmu kamu kumpulkan pa ga, dosen ga rugi apa-apa kq. Pernah kasus dulu teman ane sms sperti itu kalau ga salah “Pak ini saya masuh ngeprint, tunggu ya pak”. Itu langsung setelah itu sama beliau nggak dianggap, sms ga dibales, di telp juga ga diangkat.

10. Hal diatas digunakan untuk mengawali setiap sesi SMS

Sesi di sini adalah dalam sekali waktu/keperluan/pembahasan. Dalam artian, apabila kita sudah dibalas, tidak perlu sms dengan posedur seperti itu. Namun tetap gunakan bahasa dan tata tulis yang baik dan santun. Tapi apabila kita menghubungi dengan selang waktu yang lumayan, kita harus memperkenalkan diri lagi.

Karena sering terjadi, misalkan hari ini SMS, lalu 1 minggu setelahnya SMS lagi tanpa memperkenalkan diri, hal ini amat sangat sering terjadi, kami para dosen emangnya akan selalu menyimpan semua kontak yang pernah SMS kami? enggak. Jadinya kita tidak tahu siapa yang sms, karena tak mungkin mengingat semua nomor yang masuk, menyimpan kontaknya juga menuh2in kontak d HP/SmartPhone aja :P.

Misalkan begini :

Selamat pagi bu, saya ika rahmawati, kelas IF B, maaf bu, saya mau menanyakan apakah besok ibu ada waktu untuk bimbingan skripsi? terima kasih.

SMS diatas panjangnya 143 karakter, sehingga menurut saya tidak terlalu kepanjangan, juga tidak terlalu pendek, tapi dosen mengetahui maksud anda.

“SMS adalah pesan singkat, kira-kira panjangnya 160 karakter. SMS bukan telegram, juga bukan email, jadi, tuliskan semuanya dalam pesan singkat, tapi tetap menjaga kesopanan”

Sumber :

http://bimoajii.blogspot.com/2015/01/etika-ber-sms-dengan-dosen.html

 http://www.nuryanti.com/2014/06/cara-komunikasi-yang-baik-antara.html

 

Cara Berkomunikasi Antara Mahasiswa Dan Dosen Via SMS

Pernahkah kalian mahasiswa SMS dosen, dan tidak dibalas?? Coba perhatikan beberapa petikan SMS ini :

Tipe tanpa identitas :
“Bu, ibu ada di mana sekarang? Hari ini ke kampus gak bu?”
“Ibu ada di mana???? Ditunggu di kelas xxx sekarang”

Apa dampaknya jika anda tidak memberitahu identitas anda? Tengoklah percakapan dibawah ini:
mhs :”ibu, saya mau ketemu”
dosen :”maaf, ini siapa ya?”
mhs :”saya budi”
dosen :”budi yang mana ya?”
mhs :”saya budi mahasiswa ibu”
dosen :”oooh…., budi winarno?”
mhs :”bukan…, budi setiawan, mahasiswa IF A”
dosen :”baik mas budi, kapan mau ketemu?”
mhs : “nanti siang bu”
dosen : “baik mas, silakan datang, nanti siang saya sedang kosong”

Bayangkan, berapa banyak waktu dan pulsa terbuang hanya untuk melayani sms seperti ini. Jika anda hanya menuliskan maksud anda “ibu, saya mau ketemu”, dosen anda tentu bingung ini sms dari siapa? tukang kredit? petugas asuransi? sales buku? kolega bisnis? atau mahasiswa?

Tipe memerintah :
“Bu saya … dari kelas … Boleh minta slide kuliah gak bu? Kirimin via gmail aja ya bu, kita butuh buat belajar, makasih…”
“Bu. Nilai mata kuliah XXX saya belum keluar di simak. Dosennya sudah di hubungi bu ten belum ? dihubungi saya tidak respon buu..”
“bu…., tolong dikoreksi ya bu, saya pengen cepat lulus”

Dosen pada umumnya orang yang usianya lebih tua dari anda, jadi, jangan memerintahkannya untuk melakukan sesuatu seperti anda ngobrol dengan teman anda. Anda bisa memintanya dengan gaya yang lebih sopan. Misalkan : saya membutuhkan slide kuliah ibu untuk bahan belajar, dimana saya bisa mendapatkannya bu?

Tipe alay :
“SoRe bu..ApA be5ok 4da kul!ah Ga’ ea?”
“Oowh gitchu ya buk…., mu u cih bingits ya buk….”

Bagi mahasiswa, tulisan 4L4y mungkin lucu dan menarik, tapi bagi dosen, tentu butuh waktu khusus untuk mencerna tulisan anda.

Tipe sok penting
“Bu, bimbingannya ndak jadi hari ini karena saya ada acara keluar. Besok saja jam 9. Trims”
“Wah pagi saya nggak bisa e bu, Sore aja ya bu?”

Bagi mahasiswa, jika waktu yang dijanjikan oleh dosen bertabrakan dengan acara lain, anda bisa membalasnya dengan pilihan bahasa lain, seperti : “maaf bu, untuk jam 2 saya masih ada di luar kota, bagaimana jika jam 4 sore?”

Jika ada diantara kalian yang menggunkana bahasa SMS tersebut diatas, kemungkinana besar tidak akan dibalas dosen. Mengapa demikian?? Dosen yang tidak membalas SMS kalian, kemungkinan ada beberapa sebab :

1. Waktu yang kurang tepat
Dosen pasti punya banyak waktu sibuk (sedang mengajar, meeting, atau sedang membimbing). Jadi,  pastikan kalian tidak SMS di jam-jam sibuk / jangan SMS terlalu pagi / terlalu malam (Dosen Juga Punya Privacy, Dosen Juga Manusia Butuh Istirahat Kelesss..).

2. Cara atau etika kita kurang baik.
Tipe-Tipe SMS Diatas Tentunya Merupakan Contoh SMS Yang Kurang Baik. Jika Kalian Mengirim SMS Dengan Tipe Seperti Diatas Dan Tidak Dibalas, Maka Bisa Dipastikan Dosen Kalian Sudah “Empet” Sama Kalian.  :D

3. HP mati, low batt atau pulsa habis
Meskipun Anda Sudah Berbahasa Sopan, Dikirim Pada Saat Yang Tepat, Tapi HP DOsen lowbatt/pulsa habis Maka SMS Anda Tidak Akan Dibalas.

4. Beberapa Dosen Lebih Suka Di Hubungi Via Telp, Tapi Ada Juga Yang Lebih Suka Via SMS.
Beberapa Dosen Ada Yang Tidak Suka Dihubungi Via SMS Karena Alasan Boros Pulsa, Capek Bales (Sampai Tangan Kriting), dll. Untuk Itu, Lebih Baik Langsung Di Telepon. Tapi Ada Beberapa Dosen Juga Yang Tidak Mengangkat Telp.nya Kalau No.nya Tidak Dikenal. Terus Gimana Dong?? Sebaiknya Kalian SMS Dulu, Bahwa Kalian Mahasiswanya Dan Bilang Kalau Kalian Mau Telp. Tunggu Sampai Dosen Membalas “Iya”, Baru Hubungi Dosen Tersebut Via Telepon.

Sopan Santun Dan Etika, Seringkali Tidak Pernah Tertulis Di Buku Pegangan Mata Kuliah, Tapi Universitas Dian Nuswantoro (UDINUS) Adalah Universitas Berusaha Menanamkan Excellent Personal Character Baik Bagi Dosen Maupun Mahasiswanya. Kelak Kalian Akan Punya Atasan, Punya Mertua, Kolega Bisnis, Dan Sopan Santun Menjadi Syarat Mutlak Berinteraksi.

Bagaimanakah SMS Yang Baik?? Baca Sini YUK..

 

Sumber :

http://bimoajii.blogspot.com/2015/01/etika-ber-sms-dengan-dosen.html

 http://www.nuryanti.com/2014/06/cara-komunikasi-yang-baik-antara.html