Konsep E-Bisnis

Ulasan Artikel Tentang Penerapan E-Business dari Kompas Gramedia.

Sejarah Perusahaan

Dirintis pertama kali oleh alm. Ojong (1920-1980) dan Jakob Oetama untuk menembus situasi keterbatasan informasi pada saat itu (sekitar tahun 1960-an) serta untuk memberikan informasi berkualitas dan efektif dengan tetap memperhatikan nilai – nilai yang berlaku di masyarakat. Majalah Intisari yang terbit pada tahun 1963 merupakan cikal bakal didirikannya Kompas Gramedia sudah dikelola oleh Ojong dan Jakob Oetama sejak Harian Kompas terbit pertama kali pada tanggal 28 Juni 1965.

Kelompok Kompas Gramedia (KKG) adalah kelompok usaha terbesar di Indonesia. Berbagai macam jenis usaha ada di bawah naungan KKG mulai dari usaha penerbitan sampai ke real estate. Meskipun telah mengembangkan sayap di berbagai bidang KKG tetap perlu menguatkan organisasinya agar lebih efektif baik dari segi strategi, struktur, sistem, maupun kompetensi sumber daya manusianya. Hal ini diupayakan untuk memenuhi visi dan misi dari KKG, yaitu sebagai perusahaan yang mempunyai keunggulan kompetitif tinggi sehingga mampu bersaing di wilayah Asia Tenggara.

Organisasi

Kompas Gramedia mengimplementasikan enterprise resource planning(ERP)-Human capital management (HCM) pada tahun 2008,  memiliki konvensi organisasi, yaitu standardisasi  organisasi yang mengacu pada jenis, layering, penamaan serta peran dan fungsi organisasi. Diantaranya Functional Unit (FU), Group of Business Unit (GBU) dan Business Unit (BU).

Teknologi ini sangat berpotensi untuk meningkatkan bisnis dari Kompas Gramedia, juga mampu menjadi wadah sarana komunikasi antar departemen. Teknologi ERP telah terbukti mampu untuk melakukan berbagai fungsi pekerjaan, mampu menghemat uang serta waktu secara efisien. Dampak baiknya, pelanggan pun akan lebih tepat waktu dalam menerima produk atau jasa yang diingin atau dibutuhkan.

Keberhasilan enterprise resource planning(ERP) didukung oleh manajemen, konsultan dan vendor serta adanya pelatihan yang berkelanjutan saat implementasi ERP pada perusahaan.

Manajemen

  • Customer Relationship Management (CRM)

Secara umum, solusi CRM adalah penyediaan informasi yang dibutuhkan untuk mendukung program penjualan, pelayanan dan pemasaran. Ide dari CRM adalah untuk membantu bisnis dalam menggunakan teknologi dan sumber daya manusia untuk memperoleh pengetahuan mengenai perilaku pelanggan dan nilai pelanggan. Dengan begitu  Kompas Gramedia mendapat kemudahan untuk memonitor penjualan, pendapatan, dan merumuskan strategi yang tepat untuk menjalin hubungan dengan konsumen.

  • Supply Chain Management (SCM)

Fungsi Supply Chain Management pada Kompas Gramedia merupakan koordinasi dan arus bahan baku. Dengan adanya Teknologi Informasi memungkinkan sharing data (terintegrasi), dan dapat mengurangi biaya dengan menggunakan Internet. Melalui pelaksanaan SCM, Marketing Kompas Gramedia dapat mengidentifikasi karakteristik produk yang diminati konsumen.

Teknologi

Website memudahkan masyarakat mengikuti promo yang ada. Selain itu pelanggan dapat melihat lebih jelas mengenai buku yang ingin di beli.  Serta menghubungkan database dengan komputer  Gramedia setempat (offline store)  mengenai kesedian buku dan juga lokasi buku tersebut.

Melalui pemasaran website dapat memperkecil biaya penjualan dan memberi dukungan pelanggan secara online.  Kompas Gramedia dapat memiliki sebuah pasar internasional. Bisnis dapat dijalankan tanpa harus terbentur pada batas negara dengan adanya teknologi digital. Pihak perusahaan dapat bertemu dengan partner dan kliennya dari seluruh penjuru dunia. Hal ini menciptakan sebuah lembaga multinasional virtual.

Kesimpulan

E-bisnis berorientasi pada kepentingan jangka panjang yang sifatnya abstrak seperti kepercayaan konsumen, pelayanan terhadap konsumen, peraturan kerja,  dan relasi antar mitra bisnis. Konsekuensinya, organisasi dituntut memiliki struktur yang ramping, bercirikan pemberdayaan dan desentralisasi wewenang.  Kompas Gramedia telah menjalankan proses e-bisnis dengan baik, karena telah melakukan transaksi penjualan buku dan berbagai jenis produk, seperti film, musik, dan lain-lain dengan memanfaatkan teknologi berupa internet.

Sumber Referensi

http://www.kompasgramedia.com

http://www.tutorialkampus.com/2014/12/analisis-proses-e-bisnis-pada.html

http://www.riskaamaliah.com/2016/09/review-pengalaman-brbelanja-buku-di.html

http://eprints.binus.ac.id/8857/

Tugas Analisis IMK

Analisa dibawah ini untuk memenuhi tugas mata kuliah Interaksi Manusia Dan Komputer, berisi tentang analisa user interface pada website portal berita (www.detik.com, www.tribunnews.id, www.antaranews.com, www.viva.co.id, www.suaramerdeka.com).

  1. Metaphore (Metafora).

Adalah aplikasi dari nama atau deskripsi istilah objek lain yang tidak dapat diartikan secara harafiah. Menghubungkan presentasi dan elemen-elemen visual dengan item-item yang berkaitan.

Dalam interface detik.com menggunakan  metaphore objek berupa Video Player, yang bisa digunakan sebagai fasilitas untuk memutar dan melihat video bagi pengunjung detik.com.

untitled

  1. Clarity (Kejelasan)

Adalah alasan yang kuat / masuk akal digunakannya setiap elemen yang berada dalam suatu interface yang dibuat. Penggunaan yang sedikit akan lebih baik. Pada tampilan web sindonews.com dari segi Clarity cukup baik karna tidak terlalu banyak memasukan elemen yang tidak terlalu penting, hanya terdapat beberapa tampilan dari iklan yang terlihat sedikit menggangu.

Dalam situs sindonews.com navigation bar kolom berita utama menggunakan background color berwarna putih.

sindo

  1. Consistency (Ketetapan)

Adalah konsistensi dalam tampilan, pewarnaan, gambar, ikon, typography , teks, dll. Terdapat konsistensi yang baik dalam layar maupun antar layar. Dan harus selalu ada metafora dimanapun juga. Setiap platform mungkin memiliki panduannya.

Dalam web detik.com ini untuk segi konsistensi gambar, ikon, typography dan teks, terbilang konsisten, namun dalam segi konsistensi warna terbilang  tidak konsisten, dikarenakan setiap halaman memiliki tema berita yang berbeda sehingga pewarnaan lebih disesuaikan pada tema berita dibandingkan dengan konsistensi warna pada halaman-halaman lainnya.

untitled3

  1. Alignment (Perataan)

Digunakan untuk perataan element yang ada, perataan tersebut dapat digunakan rata kiri, kanan atau tengah. Dunia barat dimulai dari kiri atas. Mengijinkan mata untuk menguraikan tampilan dengan lebih mudah.

Pada Detik.com penggunaan aligment diaplikasikan dengan menggunakan frame. Frame tersebut digunakan untuk mengalokasikan komponen-komponen berita yang disediakan, untuk meratakan konteks berita dan element yang berkaitan, mengelompokan informasi dan berita dengan judulnya.

untitled5

  1. Proximity

Item-item yang berkaitan ditampilkan bersama. Karena jarak yang jauh mengimplikasikan bahwa tidak ada hubungan antar item-item tersebut.

Dalam web detik.com ada pendaftaran sebagai anggota detikconnect, didalam pendaftaranya item username, password, repassword dan E-mail ditampilkan bersama, ini menunjukan bahwa  item-item tersebut saling berhubungan karna salah satunya tidak terisi maka tidak akan terproses.

untitled6

  1. Contrast (Keserasian Tampilan)

Keserasian tampilan akan membuat anda tertarik, memandu mata anda melihat keseluruhan interface. Keuntungan dari keserasian adalah untuk memperkuat fokus atau untuk memperkuat suatu interface. Contrast dapat digunakan untuk membedakan aktifitas kendali. Juga dapat digunakan untuk men-set item yang paling utama. Item yang paling utama diberi highlight.

Pemberian backround warna pada masing-masing pembagian jenis berita. Diberi warna yang contras agar dapat memperkuat focus interface.

untitled7

Kesimpulan:

Dari 7 web(www.detik.com, www.tribunnews.id, www.antaranews.com, www.viva.co.id, www.suaramerdeka.com, www.sindonews.com, www.kompas.com ) yang dibandingkan kami memilih www.detik.com karena user interfacenya sudah memenuhi kriteria yang disebutkan diatas.

Disusun Oleh:

  1. Teguh Prabowo – A12.2016.05509
  2. M. Ramadhan – A12.2016.05515
  3. Bagus Adi K – A12.2016.05516
  4. M. Mugnilabib – A12.2016.05517
  5. Apriliya Astarini – A12.2016.05522

Terima Kasih