champion-crewneck-sweatshirt-_light-oxford-grey__210984-004_5

Mengulik Sejarah Lengkap Tentang Champion Reverse Weave

Penggunaan sweater diluar negeri pada keseharian memang sangat biasa sekali, seperti yang diketahui jika musim negara sana dengan Indonesia sangat berbeda. Inilah yang menjadikan penjualan sweater diluar negeri sangat laris sekali, salah satunya Amerika Serikat. Pada era 90an di negara tersebut sangat populer sekali dengan merk Champion dengan produk andalan Champion Reverse Weave salah satu yang cukup populer adalah sweater. Bahkan sangat sulit sekali menemukan merk tersebut, ini terlihat karena permintaan dipasar sangat tinggi sekali tetapi produksi sangat minim.

Baca Juga Artikel Lainnya di:

Dari mulai anak sekolah, anak skateboard, anak punk, anak hardcore, anak hip hop ataupun gaya apapun semuanya tertarik dengan Champion. Bahkan bisa dikatakan sangat gila sekali, dimana produk tersebut yang belum terdisplay di rak sudah langsung ludes oleh pembeli. Kesaksian tersebut langsung diperhatikan oleh produsen, pemilik toko ataupun masyarakat yang menjadi pembeli. Tetapi sayangnya hal tersebut tidak berlangsung lama. Ya, kira-kira pada tahun yang sama Champion seakan menghilang dari pasaran tanpa diketahui secara pasti apa penyebabnya.

Champion Reverse Weave Small Logo Warm-up Hoodie
Champion Reverse Weave Small Logo Warm-up Hoodie – Credit : Bobobobo

Namun kondisi hilangnya Champion dipasaran tidak berlangsung lama, akhirnya muncul kembali pada tahun 2010an dengan produk fashion yang lebih terbaru. Uniknya logo yang diberikan pada lambang setiap produknya semakin menarik perhatian. Tetapi yang perlu Anda paham jika produk tersebut sudah ada sejak tahun 1919. Nah, untuk lebih jelasnya berikut ini ada poin penting dari sejarah berdirinya Champion yaitu:

1. Berdiri
Pada tahun 1919, Feinbloom bersaudara telah mendirikan sebuah perusahaan yang dikenal dengan nama Champion. Memang dari awal perusahaan tersebut konsisten dengan produk yang fokus pada sport apparel, swearshirt dan sweatpants berkualitas tetapi harganya cukup terjangkau. Tidak heran jika saat itu anak kuliahan sangat suka sekali dengan produk yang dikeluarkan.

2. Merambah fashion lain
Pada era yang sama Champion memang mulai dikenal oleh masyarakat dengan logo yang tertempel yaitu C, saat ini mungkin sudah sangat familiar sekali. Dan akhirnya beragam produk fashion dari perusahaan tersebut digemari oleh masyarakat dengan genre yang beragam dan semakin meluas. Itu artinya bukan hanya harga dari Champion Reverse Weave yang murah tetapi model lainnya juga cukup menarik untuk dimiliki.

3. Menjadi streetwear hit
Brand jadul yang kembali populer seperti Champion memang menjadi salah satu kebanggaan sendiri bagi para penggemarnya. Terlebih lagi brand tersebut mengembangkan sayap dengan berkolaborasi sama brand-brand terkenal lainnya seperti Supreme, Undefeated, Vetements dan brand dari Jepang yang tidak lupa diajak kerjasama.

Nah, beberapa hal diatas menjadi saksi dari perjalanan Champion yang memang tidak mudah dipasaran. Meskipun sempat hilang tetapi kembali bangkit dan justru lebih baik lagi dengan berkolaborasi sama brand ternama lainnya. Meskipun termasuk merk jadul tetapi keberadaannya tidak perlu lagi diragukan, apalagi sekelas artis Kylie Jenner yang menggunakan Champion semakin meningkatkan popularitasnya. Yang perlu dipahami itu bukanlah hasil dari kerjasama tetapi memang benar-benar menyukai produk dari Champion tersebut.

Champion Reverse Weave Champion Box Coach Jacket
Champion Reverse Weave Champion Box Coach Jacket – Credit : Bobobobo

Champion merupakan salah satu merk yang cukup populer sekali dengan beberapa produk yang dikeluarkan. Meskipun sempat menghilang tetapi perusahaan tersebut terus mengalami inovasi yang baru. Jika Anda merupakan salah satu penggemar dari Champion perlu bersiap-siap, karena tahun ini dikabarkan Champion akan berulang tahun yang ke 100. Tentu saja ada sesuatu yang spesial untuk para penggemarnya, seperti Champion Reverse Weave yang masih menjadi spesial sampai dengan saat ini.