Apa Itu Saham? Yuk, Mari Mengenal Saham Berdasarkan 3 Tinjauan Di Bawah Ini

Apa Itu Saham? Yuk, Mari Mengenal Saham Berdasarkan 3 Tinjauan Di Bawah Ini! Sebagian orang pasti pernah mendengar yang namanya saham. Apalagi yang bekerja di perusahaan perbankan dan asuransi. Selain itu, di televisi dan internet sudah banyak yang membahas mengenai bursa saham.

apa itu saham

apa itu saham

Baca juga artikel lain di : http://student.blog.dinus.ac.id/fatku/

Namun, hanya segelintir orang yang benar-benar memahami apa sebenarnya saham. Padahal, saham merupakan salah satu investasi yang paling menarik dan menguntungkan. Untuk kamu yang masih belum mengerti apa itu saham dan mau mencobanya, bisa mengacu pada analisafundamental.com. Selain itu kamu bisa memahaminya berdasarkan 3 tinjauan di bawah ini.

Menurut Awam

Pengertian mengenai apa itu saham bagi kaum pemula diibaratkan seperti patungan akan sesuatu. Misalnya, kamu ingin membangun sebuah usaha dengan modal 50 juta, tapi kamu hanya memiliki 35 juta. Lalu, kamu mengajak temanmu untuk patungan sehingga temanmu hanya mengeluarkan modal sebesar 15 juta untuk mencukupi 50 juta.

Artinya, dalam usaha tadi kamu berperan sebanyak 70% sedangkan teman kamu ikut andil sebesar 30%. Nah, jika 50 juta itu dianggap setara dengan 50.000 lembar, maka setiap lembar per sahamnya senilai Rp1.000. Maka, dari persentase kamu tadi 70% x 50.000 hasilnya 35.000 lembar saham, sedangkan teman kamu 30% x 50.000 hasilnya 15.000 lembar saham. Kira-kira seperti itu gambarannya.

Menurut Formal

Definisi apa itu saham menurut formal tentunya mencakup lebih besar. Dalam dunia usaha berbentuk formal biasanya ada perusahaan dengan jenis UD, CV, dan PT. Masing-masing jenis perusahaan memiliki aturan main tersendiri. Contohnya pada jenis perusahaan PT atau Perseroan Terbatas.

Misalnya, ada 3 orang dengan inisial A, B, C ingin membuka sebuah PT bersama-sama dengan keseluruhan modal sebesar 1 milyar. Si A menyetor 400 juta atau 40%, si B menyetor 300 juta atau 30%, dan si C menyetor 300 juta atau 30%. Jika modal 1 milyar disetarakan dengan 1 juta lembar saham, maka kepemilikan A 400.000 lembar saham, sedangkan B dan C memiliki kepemilikan 300.000 lembar saham. Apakah kamu sudah mulai memahami?

Menurut Perusahaan Terbuka dan Tertutup

Saham sendiri bisa kamu pahami lewat pengertian perusahaan terbuka atau publik dan perusahaan tertutup. Perusahaan tertutup adalah perusahaan yang sahamnya hanya dimiliki oleh orang-orang tertentu dan modalnya masih hitungan ratusan miliyar. Seperti, UD, CV, dan PT. Sedangkan pengertian apa itu saham menurut perusahaan terbuka apabila perusahaan tadi berkembang dan membutuhkan dana tambahan sebesar 20 milyar, maka modal akan dicarikan dengan menerbitkan saham baru.

Misalnya, pada awal perusahaan dibentuk, lembar sahamnya senilai Rp1.000, maka dengan dana 20 milyar tadi perusahaan akan mengeluarkan saham baru sebanyak 20 juta lembar. Karena perusahaan terus berkembang dan menghasilkan banyak laba, harga saham bisa saja berubah dari yang Rp1.000 menjadi Rp5.000 per lembar. Nah, jika senilai Rp5.000 lembar maka perusahaan perlu menerbitkan 5 juta sudah termasuk dana awal. Untuk bisa disebut perusahaan terbuka kamu harus menjualnya ke publik dengan menjualnya di lantai bursa saham melalui IPO.

Sehingga persentasi A menjadi 8% dengan 400.000 per 5 juta sedangkan B dan C mendapat 6% dengan 300.000 per 5 juta dan publik akan mendapatkan 80% dengan 4 juta per 5 juta. Contoh perusahaan terbuka adalah yang namanya diakhiri dengan Tbk. Tentunya kamu sudah paha bukan tentang apa itu saham?

Itulah 3 tinjauan yang bisa membantumu untuk mengenali pemaparan apa itu saham yang sebenarnya. Kamu bisa langsung mengeksekusi jika sudah mulai mendalaminya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *