Ukur Detak Jantung Normal Untuk Mengetahui Kesehatan Jantung

detak jantung normal

Jantung berdetak merupakan salah satu tanda jantung bekerja. Jantung bekerja dengan cara memompa darah yang mengandung oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh. Namun, mengetahui jantung berdetak saja tidak cukup untuk mendeteksi apakah jantung bekerja dengan baik atau normal. Mengevaluasi detak jantung dapat membantu mendeteksi apakah jantung Anda berfungsi dengan baik atau normal,

Cara mengevaluasi detak jantung normal

Untuk mengukur detak jantung normal, Anda dapat mengevaluasi detak jantung Anda. Berikut akan diuraikan dua cara yang mudah dan dapat dilakukan sendiri untuk mengevalusi detak jantung anda sendiri:

  • Mengevaluasi detak jantung melalui denyut pembuluh darah pada leher. Caranya adalah rapatkan jari telunjuk dan jari tengah, kemudian letakan pada bagian leher di samping tulang tenggorokan. Perlu diingat, anda tidak perlu memberikan tekanan yang cukup kuat pada saat menekan daerah tersebut.
  • Mengevaluasi detak jantung melalui denyut nadi pada pergelangan tangan. Posisikan tangan anda dengan telapak tangan menghadap ke atas. Gunakan jari telunjuk dan jari tengah yang telah dirapatkan dan letakkan pada pergelangan tangan sejajar dengan ibu jari.

Setelah anda berhasil menemukan denyut jantung dengan salah satu cara tersebut, hitung denyut selama 1 menit atau selama 15 detik dan hasil hitung dikalikan 4 apabila anda yakin tidak ada kelainan dari irama atau denyut jantung.

Nilai normal detak jantung

Selain cara-cara di atas, kondisi detak jantung normal juga dapat dideteksi dengan menghitung detak jantung dalam waktu dan kondisi tertentu, seperti pada saat beristirahat detak jantung normal orang dewasa berada pada rentang 60-80 kali per menit. Pada beberapa orang yang menjalani terapi menggunakan obat darah tinggi golongan penyekat beta dapat memiliki detak jantung di bawah 60 kali per menit. Hal ini juga dapat ditemukan pada orang yang memiliki aktivitas fisik yang tinggi atau pada para atlet di mana kondisi otot jantung dapat memompa darah lebih efektif sehingga kerja jantung menjadi semakin ringan.

Berikut beberapa kondisi di mana anda harus khawatir mengenai detak jantung anda, antara lain:

  • Detak jantung yang terlalu cepat atau mencapai lebih dari 100 kali per menit. Usia, aktivitas, demam, dan kondisi kesehatan lain dapat mempengaruhi cepatnya detak jantung. Apabila detak jantung mencapai 150 kali per menit hal tersebut merupakan kondisi gawat darurat dan membutuhkan pertolongan segera.
  • Detak jantung yang terlalu lambat atau di bawah 60 kali per menit. Kondisi gawat darurat terjadi jika detak jantung anda turun di bawah 50 kali per menit.
  • Detak jantung yang tidak teratur. Ketidakteraturan dapat membuat kerja jantung menjadi lebih berat dan fungsi pompa menjadi tidak efektif.

Apabila anda menemukan kondisi yang disebutkan di atas segera periksakan diri anda ke dokter terdekat atau datang ke unit gawat darurat terdekat.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *