angkat-tema-keberagaman-tepis-isu-sara

Angkat Tema Keberagaman, Tepis Isu SARA

Angkat Tema Keberagaman, Tepis Isu SARA

angkat-tema-keberagaman-tepis-isu-sara

angkat-tema-keberagaman-tepis-isu-sara

Saya Untag Surabaya, Saya Indonesia!” teriak 3226 mahasiswa baru Untag Surabaya secara serempak. Isu mengenai Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA) merupakan hal yang saat ini cukup sensitif untuk dibicarakan. Namun, sebagai kampus miniatur Indonesia, Untag Surabaya mengangkat tema tersebut dalam kegiatan penutupan program Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun akademik 2019/2020.

Sebelum upacara pengukuhan dimulai, musikalisasi puisi bertema “Keberagaman Merah Putih”

dibawakan oleh 8 perwakilan mahasiswa baru. Nurul Isniati, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis program studi Akuntansi membacakan puisi berjudul “Aku Melihat Indonesia”. Mengenakan baju adat daerah Jambi, Nurul membacakan puisi karya presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno. Disambung dengan nyanyian dari 7 mahasiswa baru lain dengan lagu nasionalisme berjudul “Satu Nusa Satu Bangsa” dan “Indonesia Pusaka”. Ketujuh mahasiswa itu juga mengenakan baju adat.

Berlari dari barisan mahasiswa baru, 12 mahasiswa perwakilan dari beberapa daerah yang ada di Indonesia meneriakkan satu kalimat yang sama menggunakan bahasa daerah masing-masing. “An Wamena nen An Papua! An Untag!” ujar Hubigelois Logo, mahasiswa baru Untag Surabaya yang berasal dari Wamena, Papua. Ia menjadi mahasiswa terakhir yang meneriakkan kalimat asal daerah masing-masing dengan mengibarkan bendera merah putih. Bergandengan tangan, kesemuanya meneriakkan kalimat yang sama, “kita Untag Surabaya, kita Indonesia!”.

“Untag Surabaya adalah Kampus Nasionalis yang Bhinneka Tunggal Ika.

Terbukti dengan mahasiswa baru yang terdaftar berasal dari penjuru nusantara. Dengan keadaan yang kerap terjadi sekarang, kami berharap mahasiswa baru dapat menjaga persatuan dan perdamaian serta toleransi yang tinggi,” tegas Rektor Untag Surabaya-Dr. Mulyanto Nugroho, MM., CMA., CPA., dalam sambutannya.
Menghilangkan komedo selamanya cukup dengan cara ini! Bukan cuman kulit yang bermasalah ternyata
Cukup lakukan setiap hari di malam hari
Setelah beberapa kali penggunaan teratur, ini yang keluar
Kenali sejak dini tanda-tanda terserang parasit dalam tubuh
Rambut rontok teratasi hanya dengan sekali penggunaan….
Hanya terbuat dari bahan alami yang membantu memelihara akar rambut !
Ditemukan, ramuan jitu untuk menumbuhkan anak rambut!!
Cukup lakukan ini dirumah…

Rampok Sampah Plastik Sebagai Wujud Peduli Lingkungan

PKKMB Untag Surabaya menjadi salah satu rangkaian kegiatan Untag Surabaya selama bulan Agustus. Kampus yang berdiri sejak Agustus 1958 itu memperingati bulan peringatan dies natalis dengan berbagai kegiatan. Pada awal bulan Agustus (4/8), Untag Surabaya berkolaborasi dengan UN Habitat, Nol sampah, EQWIP HUBs Canada dan Sekolah Alam Insan Mulia mengadakan kegiatan peduli lingkungan bertajuk “Sustainable Business” di Kebun Binatang Surabaya. Sebagai universitas yang meraih predikat Eco Campus, Untag Surabaya mencoba untuk meningkatkan kepedulian masyarakat dengan pengkayaan wawasan terkait kepedulian lingkungan.
Rektor Untag Surabaya, Dr MulyantoNugroho MM CMA CPA bersama pengurus YPTA Surabaya J. Subekti SH MM dalam dies natalis ke-61 Untag Surabaya. (Dok.Humas Untag Surabaya)

Tema Sustainable Business sendiri bukan merujuk pada kegiatan yang berhubungan dengan dunia bisnis, melainkan diartikan sebagai kegiatan sehari-hari yang berkelanjutan. Dr. Ir. Retno Hastijanti, M.T., selaku koordinator acara menuturkan, “tema ini menekankan pada hal yang berkelanjutan, pada lingkungan hidup. Jadi semacam kegiatan yang dapat memberi manfaat berkelanjutan pada lingkungan dari generasi satu ke yang lain.”Dalam kegiatan yang juga disiarkan secara langsung melalui aplikasi Zoom yang memungkinkan diakses dari jarak jauh, Untag Surabaya juga melakukan kegiatan “Rampok Sampah Plastik”, yakni mengganti kantong plastik yang dipakai oleh pengunjung, dengan tas eco-friendly.

 

Sumber :

https://egriechen.info/