Home » Algoritma Pemrograman » Operator Boolean AND then, OR else

Operator Boolean AND then, OR else

Beberapa bahasa pemrograman menyediakan operator AND then dan or else yang akan diuraikan artinya pada bagian ini. Operator boolean tambahan ini sengaja diuraikan pada bagian analisa kasus, karena berkaitan erat dengan ekspresi kondisional.

Operator And then

Ekspresi A And then B : B hanya dievaluasi jika Ekspresi A bernilai True.

  • Ekspresi Boolean

A And then B

  • Ekuivalen dengan

if A then B else false

 

Operator Or else

B hanya dievaluasi jika Ekspresi A false.

  • Ekspresi Boolean

A Or else B

  • Ekuivalen dengan

if A then true else B

 

Catatan :

  • Banyak bahasa yang menyediakan if-then-else, maka notasi Depend on harus diterjemahkan kedalam if-then-else. Namun, untuk kejelasan teks dan pemudahan pembacaan, untuk menuliskan banyak kasus pada notasi fungsional harus dipakai depend on. Notasi if-then-else hanya dipakai untuk kasus komplementer.
  • Kesulitan else : kasus tidak dinyatakan secara eksplisit.
  • if-then-else tidak ada artinya untuk ekspresi fungsional karena harus ada nilai untuk semua kasus.

 

Ekspresi Kondisional yang menghasilkan nilai boolean sebagai berikut

Depend on {deskripsi domain}

<Kondisi1> : <Ekspresi1>

<Kondisi2> : <Ekspresi2>

<Kondisi3> : <Ekspresi3>

Dapat dituliskan dalam bentuk lain yang ekuivalen sebagai berikut

Depend on {deskripsi domain}

<Kondisi1> And then <Ekspresi1> or

<Kondisi2> And then <Ekspresi2> or

<Kondisi3> And then <Ekspresi3>

 

Jika urutan penting, maka OR dapat ditulis dengan OR Else dan pemakaian tanda kurung

Contoh :

  • Depend on<Kondisi1> : true

    <Kondisi2> : false

    <Kondisi3> : <Ekspresi3>

dapat ditulis

  • <Kondisi1> or (<Kondisi2> And then <Kondisi3>)

Post a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

March 2015
M T W T F S S
    Apr »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031