Transaksi Hedging Swap Mengalami kenaikan

Pelonggaran aturan transaksi hedging swap yang dilakukan Bank Indonesia berdampak ke meningkatnya bisnis perbankan di transaksi lindung nilai. Sebelumnya B I mempermudah persyaratan dokumen yang diperlukan sebagai aset underlying dalam transaksi lindung nilai. BI mencatat sebelum adanya relaksasi hedging pada 15 Agustus lalu , posisi volume fx swap BI masih di bawah US$ 1 miliar.

Setelah adanya relaksasi hedging, yaitu kebijakan pricing baru, pada 13 September kemarin, posisi fx swap BI sudah melampaui US$ 5 miliar. Peningkatan terbesar datang dari fx swap tenor dua bulan, enam bulan dan 12 bulan.

Pribadi Santoso Kepala Group Pengelolaan Moneter BI mencatat sejak aturan dilonggarkan, volume transaksi hedging fx swap cukup tinggi. “Kami ke depan ingin mengoptimalkan transaksi hedging swap ini,” kata Pribadi. Hal ini karena, menurut catatan BI, mayoritas hedging swap dila- kukan di tenor pendek yaitu satu minggu. Pribadi bilang dengan adanya relaksasi ini, maka diharapkan premi swap bisa lebih efisien. Selain itu hal ini bisa berdampak pada efisiensi premi swap di pasar pada khususnya dan efisiensi pasar uang pada umumnya.

Agar transaksi hedging bisa lebih tinggi, maka BI terus melakukan komunikasi lebih luas ke eksportir atau nasabah. Seiring penurunan nilai minimum untuk lindung nilai menjadi US$ 2 juta, BI juga akan menyempurnakan dokumen yang diperlukan sebagai underlying fx swap hedging. Listiarini Dewajanti SEVP Treasury & Global Services Bank BRI menambahkan relaksasi transaksi hedging merupakan upaya untuk memperdalam pasar valas domestik. “Karena instrumen swap jangka menengah masih terbatas,” kata Listiarini. Jika bank bisa mengoptimalkan transaksi hedging, risiko nilai tukar di atas kertas bisa diminimalkan. Peningkatan transaksi hedging juga bisa meningkatkan kegiatan investasi di Indonesia.

Relaksasi ini juga membuat bisnis bank makin tokcer. Rico Rizal Budidarmo. Direktur Bisnis Tresuri & Internasional BNI mengakui memang ada peningkatan dari sisi volume transaksi. BNI mencatat, volume transaksi hedging BNI dari kuartal 1 ke kuartal 2 2018 meningkat 69%. “Setelah berlakunya peraturan swap lindung nilai dalam PADG No.20/18/PADG/2018, kami telah melakukan diseminasi aturan tersebut secara nasional,” kata Rico, Senin (24/9). Sebelumnya bank sentral memang sudah menurunkan minimal transaksi FX swap lindung nilai. Batas minimal transaksi forex swap hedging kini hanya US$ 2 juta dari sebelumnya US$ 10 juta. Jika nilai transaksi minimal lebih rendah, tentu makin banyak nasabah, termasuk eksportir, yang bisa mengakses. BI memang berusaha bergerak cepat menyiapkan amunisi untuk memperkuat rupiah. Apalagi, transaksi spot masih mendominasi pasar valas di Indonesia.

Bunga Kredit Diperkirakan Mengalami Kenaikan

Suku bunga acuan di Indonesia berpotensi kembali naik mengikuti bunga acuan di Amerika Serikat (AS). The Fed kemungkinan besar mengerek bunga acuan di Negeri Paman Sam dalam rapat bank sentral AS, Rabu besok (26/9). Catatan saja, BI telah menaikkan bunga acuan sebanyak 125 basis poin (bps) sejak Mei 2018 hingga Agustus 2018 lalu. Jika bunga acuan kembali dikerek lebih tinggi, tentu itu akan berimbas ke kian mekarnya bunga perbankan.

Direktur Resiko, Strategi dan Kepatuhan Bank Tabungan Negara (BTN) Mahelan Prabantarikso mengungkapkan, masing-masing bank akan menyesuaikan kondisi perusahaan termasuk kenaikan tingkat bunga dana serta sentimen pasar. “Bunga kredit pada dasarnya bank akan menyesuaikan. Namun biasanya sekitar tiga bulan setelah ada penyesuaian dari bunga dana,” ujar Mahelan.

Secara umum, saat ini BTN ini sudah mencatat kenaikan bunga kredit sebanyak 25 hingga 50 bps. “Kenaikan bunga kredit tersebut untuk beberapa produk kredit dan bertahap, tidak serentak,” katanya, Senin (24/9). Adapun PT Bank Central Asia Tbk (BCA) sepanjang Agustus 2018 sudah menaikkan bunga kredit sebesar 25 bps. Direktur Keuangan BCA Vera Eve Lim menyebut, kenaikan bunga kredit mengimbangi kenaikan bunga dana yang terjadi di bulan-bulan sebelumnya.

Secara terpisah, Direktur BCA Suwignyo Budiman menambahkan, sampai akhir 2018 ruang peningkatan bunga kredit masih terbuka. Alasan dia, saat ini memang tren suku bunga kredit perbankan tengah mengalami kenaikan pasca transmisi BI rate yang sudah terjadi sejak awal tahun ini.

“Bunga kredit memang akan naik terus, tapi tergantung persaingan pasar juga. Kenaikan bunga kredit harus ikuti nilai pasar, karena semua bersaing,” ujar dia.

Tergantung dana
Bank yang memiliki biaya dana atau cost of fund (cof) relatif rendah, biasanya tak terlalu terdesak menaikkan bunga kredit. Namun, Suwigyo tidak menampik bahwa peningkatan bunga kredit masih akan terjadi di masa datang. “Bunga kredit itu tergantung biaya dana. Kalau sumber dana naik, pasti ongkos jadi mahal. Ketika biaya dana naik, otomatis bunga kredit ikut naik,” jelas dia. Direktur Keuangan Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim), Ferdian Satyagraha mengatakan, meski tren bunga acuan naik, tak membuat bunga kredit otomatis naik. Sebab persaingan ketat dan Bank Jatim ingin menggenjot kredit.

Tips Memilih Genset Yang Bagus Untuk Rumah

Tips memilih genset di tempat jual genset Yanmar  kapasitas 5 KVA, harus Anda perhatikan agar mendapatkan genset dengan kualitas paling baik. Genset atau generator set adalah sebuah perangkat yang berfungsi untuk menghasilkan. Mesin ini dinamakan generator set, karena merupakan satu set berupa gabungan dari dua perangkat yang berbeda yaitu engine dan generator.

Tips memilih genset yang bagus untuk rumah

Enginenya dapat berbentuk mesin diesel serta bahan bakar solar atau mesin yang menggunakan bahan bakar bensin. Disamping itu untuk generator merupakan kumpulan dari lembaga yang terdiri antara stator dan juga rotor.

Beberapa tips memilih genset

Tentukan Berapa besar kebutuhan listrik rumah Anda

Sebelum anda memutuskan untuk membeli genset, pertama yang harus Anda lakukan adalah menentukan terlebih dahulu berapa Serta peralatan apa saja yang anda miliki. Tentu peralatan yang dimaksud adalah peralatan yang menggunakan tenaga listrik.

Ketika alat elektronik yang Anda miliki hanya beberapa saja. Misalnya kulkas, air pompa air, serta kipas angin. Anda bisa menentukan dengan memilih genset yang memiliki watt lebih rendah dari kapasitas listrik Anda. Sebaliknya, jika ternyata Anda memiliki banyak peralatan elektronik yang digunakan maka sebaiknya memilih kapasitas genset yang lebih tinggi dari kapasitas listrik rumah Anda.

Pilihlah merk serta tipe recommended

Kedua, ketika Anda hendak membeli genset di genset diesel Surabaya maka Anda harus memperhatikan terlebih dahulu merk serta tipe yang direkomendasi. Untuk mendapatkan informasinya, and bisa  memanfaatkan teknologi internet.

Setelah itu, lihatlah apakah ada garansi serta distributor dari genset tersebut. Perlu Anda ingat juga terlebih dahulu, jangan lupa untuk memperhatikan segi keamanan serta jangan menyalakan genset di dalam ruangan rumah Anda. Pasalnya, zat karbondioksida nya sangat berbahaya manakala sampai terhirup oleh anak-anak Anda.

Pilihlah genset yang memiliki jaminan spare part

Sebelum Anda memutuskan untuk membeli perhatikan terlebih dahulu Apakah toko tersebut menyediakan sparepart serta suku cadang. Dengan demikian, manakala genset Anda rusak, Anda tidak perlu bingung mencari spare part genset tersebut.

Pilihlah jenis suara genset

Ini juga sangat penting. Perlu Anda ketahui jika genset memiliki dua jenis suara yang berbeda. Ada yang memiliki suara keras sehingga dapat mengganggu ketika dihidupkan. Dan ada juga yang memiliki suara tidak terlalu keras sehingga tidak akan mengganggu ketika dihidupkan. Akan tetapi,  genset yang memiliki suara yang tidak keras ini biasanya memiliki ukuran besar dan harga yang mahal.

Memiliki alat untuk menyambungkan listrik

Agar mendapatkan genset berkualitas,  sebelum Anda memutuskan untuk membeli genset untuk rumah Anda, langkah pertama yang harus anda perhatikan juga yaitu pastikan jika di rumah Anda terdapat alat penyambung listrik yang menuju ke jaringan sistem listrik rumah Anda.

Terkait dengan hal ini, baiknya anda meminta orang yang sudah mengerti mengenai alat sambung tersebut. Karena proses pemasangannya memang harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian, jika tidak bisa menyebabkan kerusakan pada jaringan listrik atau beberapa benda yang ada di sekitar rumah Anda.

Tips diatas bukan informasi yang sembarangan, sebab saya dapatkan langsung dari tempat jual genset Surabaya oleh salah satu karyawan pada bagian perbaikan mesin genset.

Data Pangan Sulit Dipegang

Kekhawatiran akan kekosongan stok beras pada akhir tahun 2018 dan awal tahun 2019 menjadi perhatian sejumlah pihak. Hal ini didukung data yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada 23 Agustus 2018 yang menyebut telah terjadi kemarau panjang di Indonesia BMKG menyebut, hingga pertengahan Agustus 2018, hampir seluruh wilayah Indonesia atau setara 95,03% telah memasuki musim kemarau.

Sementara sisanya sekitar 4,9% masih mengalami musim hujan. Musim kemarau ini diprediksi akan berlangsung hingga akhir Oktober 2018. Dengan kondisi seperti ini, maka musim tanam padi serentak baru bisa dilakukan di akhir Oktober 2018. Karena itu, periode November-Desember 2018 dan Januari- Februari 2019 merupakan periode yang rentan timbulnya gejolak harga pangan.

Namun kekhawatiran ini ditepis Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian Agung Hendriadi. Kementerian Pertanian mengklaim stok beras di Bulog saat ini 2,6 juta ton. Kemtan menyajikan data berbeda yang mengklaim ada produksi beras masih cukup tinggi di tiga bulan ke depan. Data Kemtan menyebut pada bulan September 2018 ada produksi beras sebesar 3,2 juta ton, Oktober 2,8 juta ton, dan November 2,8 juta ton. Produksi ini di atas rata-rata kebutuhan beras per bulan yang sebesar 2,5 juta ton. “Cadangan yang ada saat ini tidak terpakai. Jadi jangan khawatir,” ujar Agung, Senin (24/9).

Meski begitu, berkaca dari data-data Kemtan tahun sebelumnya, data produksi memang surplus di atas kertas, tapi berbanding terbalik dengan harga beras di pasar. Sebab di pasar harga beras melonjak pada akhir 2017 dan awal 2018. Padahal Kemtan bilang ada surplus produksi. Kenaikan harga beras di akhir tahun lalu hingga awal tahun ini memaksa pemerintah menerbitkan izin impor beras. Pemerintah menugaskan Bulog untuk mengimpor. Pada saat itu, stok beras di Bulog juga di bawah 1 juta ton, atau sudah masuk tahap mengkhawatirkan.

Perlu data tunggal
Untuk mengatasi polemik data yang pangan yang tidak sinkron ini, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendesak adanya data tunggal pangan. Hal ini penting mengingat data pangan di masing-masing kementerian dan lembaga berbeda-beda.Celakanya data yang tidak valid itu, jadi acuan pemerintah membuat kebijakan.

Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Roeslani mengatakan, perbedaan data pangan jadi masalah utama selama ini. “Ada empat instansi yang mengeluarkan data yang berbeda, dan mereka yakin datanya akurat. Karena itu, harus ada data tunggal dan satu lembaga yang mengeluarkan semuanya mengikuti,” ujarnya. Menurut Rosan, bila masing-masing kementerian atau lembaga berjalan sendiri-sendiri, maka ini akan menimbul kan masalah ke depannya.

Karena itu, Kadin pun mencoba menyatukan berbagai kementerian dan lembaga tersebut dalam Roundtable Kadin Ketahanan Pangan Nasional Ketahanan Politik 2019. Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso juga mengeluhkan data pangan yang simpang siur. Ia melihat belum adanya data valid soal produksi beras, membuat Bulog meraba-raba dalam bekerja.

“Data Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Kemko Perekonomian, saat ini tidak ada data valid yang saya pegang untuk bekerja dengan benar,” kata dia. Buwas, nama tenar Direktur Utama Bulog, menilai, bila data produksi beras valid, Bulog bisa memiliki pedoman untuk mengambil sikap dalam penyerapan beras. “Saya meraba-raba dalam bekerja. Tanya si A beda, tanya si B juga beda,” ujarnya.

Start up pendidikan menargetkan mampu menjaring lebih banyak pengguna

Aneka bisnis pendidikan selalu menjanjikan, tanpa terkecuali bagi start up layanan pendidikan. Maklum, jumlah sekolah dan siswa di negeri ini terus tumbuh seiring meningkatnya kesadaran masyarakat akan pendidikan. Lantaran itu, start up pendidikan pun terpicu menggelar ekspansi. Ambil contoh Quipper. Start up pendidikan yang berbasis di London itu, belum lama ini merilis fitur bimbingan belajar via video.

Masterclass, itulah nama layanan baru Quipper. Fitur ini menawarkan bimbingan online via video. “Jumlah pengguna aplikasi pendidikan Quipper video saat ini berkisar 100.000 pengguna dan jumlahnya bisa terus bertambah. Kami memiliki target jumlah pengguna gratis maupun premium mengalami pertumbuhan double tahun depan,” kata Tri Nuraini, selaku Kepala Humas Quipper Indonesia, akhir pekan lalu (22/9).

Sebagai gambaran, saat ini pengguna Quipper di Indonesia mencapai 5 juta pengguna. Jumlah tersebut meningkat 100% dari tahun lalu yang baru mencapai 2,5 juta pengguna. Jumlah guru yang bergabung dengan Quipper di pasar Indonesia mencapai 350.000 mitra guru. Mereka tersebar di sejumlah daerah. Menurut Tri, penyebaran pengguna Quipper, termasuk para mitra guru, mirip dengan demografi Indonesia. Yakni pengguna terbanyak berada di Jawa. Utamanya di kota besar seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, atau Yogyakarta. Tri tidak merinci target pendapatan yang dibidik Quipper sampai dengan akhir tahun ini.

Dia juga mengelak menjelaskan skema bisnis yang dijalankan di Indonesia. Ia hanya menyatakan bahwa perusahaan ini gencar promosi agar bisa menjaring jumlah pengguna dan mitra bisnis. Misalnya, aktif promosi via media sosial, serta berkunjung ke sekolah-sekolah yang potensial sebagai target pasarnya. Selain Quipper yang menyasar pasar luas, Arkademy memilih fokus membidik pasar khusus, yakni para siswa SMK yang ingin mendapatkan pekerjaan sesuai keahliannya.

Kini, usaha rintisan pendidikan khusus teknologi informasi itu mengklaim telah menjaring ribuan siswa SMK dari 25 SMK di sejumlah kota. Misalnya dari Jakarta, Bogor, Bekasi, Purwokerto, Malang, Banjarbaru di Banjarmasin, Makassar, serta Medan. “Inti dari Arkademy ini adalah menghilangkan gap antara lulusan SMK dengan kebutuhan industri teknologi informasi saat ini,” kata Alfa Putra Kurnia, CEO Arkademy.

Ada beberapa layanan yang ditawarkan oleh Arkademy, termasuk program pembelajaran bagi kelas 10, 11, dan 12 SMK. Start up ini memungut biaya belajar pemrograman untuk tingkat dasar hingga lanjutan yang relatif enteng di kantong, yakni Rp 200.000 per paket. Program lainnya adalah menggelar pelatihan bernama bootcamp offline. Baru-baru ini, sebagai contoh, Arkademy memuluskan jalan 43 siswa lulusan SMK yang tak mampu, masuk ke salah satu unicorn e-commerce di Tanah Air.

Namun, Alfa tidak merinci target bisnis yang dipatok dari layanan pendidikan terebut. Ia hanya menyatakan bahwa Arkademy bisa menjaring hingga 500.000 siswa SMK sampai akhir tahun ini. Salah satu pioner penyedia platform layanan pendidikan di Tanah Air, Ruangguru, juga berupaya terus menjaring penggunanya.

“Saat ini jumlah pengguna yang terdaftar Ruangguru sudah mencapai 9 juta pengguna,” kata Mita Agustina, Content Marketing Manager Ruangguru, Sabtu (22/9). Selain menjadi platform berbagi konten pelajaran, Ruangguru menawarkan video belajar berlangganan, marketplace les privat, ? tur bimbingan belajar on-demand, try out ujian online, dan lain-lain. Dari layanan itu, Ruangguru mengutip komisi antara 20%30%. Berdasarkan penelusuran salah satu media, 150.000 guru tergabung di Ruangguru.

Kunjungi juga : https://mazariegos.org/

Kejar Marketing Sales, SMRA Rilis Empat Produk Baru

Tak sampai empat bulan menjelang tutup tahun 2018, PT Summarecon Agung Tbk masih harus bekerja keras mengejar target penjualan pemasaran atawa marketing sales. Makanya, perusahaan properti tersebut siap menggeber satu proyek baru dan tiga produk baru di dalam proyek yang sudah ada. Proyek baru Summarecon berupa kawasan kota mandiri di Makassar, Sulawesi Selatan bernama Summarecon Mutiara Makassar.

Perkiraan nilai investasinya mencapai sekitar Rp 500 miliar. Summarecon Mutiara Makassar akan menjadi proyek kawasan kota mandiri keenam besutan Summarecon. Nanti, proyek itu berdiri di atas lahan seluas 329 hektare (ha). Untuk tahap pertama, mereka meluncurkan satu kluster hunian tapak berisi 200-300 unit dengan harga jual sekitar Rp 1 miliar per unit. Sementara tiga produk baru Summarecon tersebar di lokasi yang berbeda.

“Peluncuran di beberapa lokasi lain seperti Karawang, Serpong dan Bekasi,” ujar Jemmy Kusnadi, Sekretaris Perusahaan PT Summarecon Agung Tbk saat dihubungi, Jumat (21/8) pekan lalu. Summarecon mengaku, mayoritas produk baru yang rilis pada semester II-2018 adalah hunian. Sementara sebagian kecilnya berupa rumah toko (ruko). Beberapa proyek ruko yang sudah mereka luncurkan selama kuartal III 2018 seperti ruko di proyek Summarecon Bekasi dan proyek Summarecon Bandung.

Asal tahu, sampai akhir Agustus, Summarecon mengantongi marketing sales Rp 1,9 triliun. Perinciannya, 47% penjualan Summarecon Serpong, 31% Summarecon Bekasi, 9% Summarecon Kelapa Gading, 9% Summarecon Ban- dung dan 4% Summarecon Karawang. Jemmy mengatakan, proyek Summarecon yang mencetak penjualan tertinggi adalah perumahan Srimaya Residence di Bekasi, Jawa Barat.

Proyek tersebut bakal berisi sekitar 800 unit rumah tapak dengan harga jual mulai dari Rp 340 miliar per unit. Adapun capaian Summarecon selama delapan bulan tahun ini belum sampai separuh dari target sepanjang tahun 2018.

Meskipun begitu, perusahaan berkode saham SMRA di Bursa Efek Indonesia tersebut tak berencana merevisi target. Hingga kini, mereka masih yakin mampu memenuhi target marketing sales sebesar Rp 4 triliun. Sejauh ini Summarecon belum merilis kinerja semester I-2018.

Sebagai gambaran, kuartal I 2018, emiten ini membukukan pendapatan bersih Rp 1,19 triliun atau turun 3,25% year on year (yoy). Lini pengembangan properti menjadi kontributor terbesar hingga Rp 680,86 miliar. Kalau laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk alias laba bersih tercatat Rp 41,84 miliar. Penurunan kinerja laba bersih dalam periode yoy mencapai 41,78%.

Harapan Para Pengusaha Indonesia Terhadap Kandidat Capres dan Cawapres

Dua pasang kandidat presiden dan wakil presiden RI, Joko Widodo-Maruf Amin dan Prabowo SubiantoSandiaga Salahudin Uno, siap bertarung dalam pemilihan presiden dan wakil presiden pada 17 April 2019. Komisi Pemilihan Umum telah menetapkan jadwal kempanye selama enam bulan ke depan.

Pasangan Jokowi dan Maruf Amin mendapatkan nomor urut 01, sementara Prabowo Sandiaga Uno mendapatkan nomor urut 02. Sejak penetapan nomor urut pada 23 September, kedua pasang caprescawapres sibuk berkampanye meyakinkan para konstituen.

Salah satu kelompok yang berkepentingan dalam pilpres 2019 adalah kalangan pengusaha. Mereka berharap, jika terpilih nanti, para kandidat mampu menjaga iklim investasi di negeri ini. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Roy N. Mandey berharap presiden terpilih dapat mempermudah pebisnis menjalankan usaha.

“Siapapun pemimpin yang terpilih, nantinya lebih bisa pro pada pengusaha lokal, mengingat saat ini dunia usaha kian sengit dengan ke hadiran pengusaha asing,” ujar dia, Senin (24/9). Dalam mendukung pengusaha lokal, seharusnya para kandidat melakukan relaksasi peraturan serta perizinan yang memberatkan. Intinya, pemimpin Indonesia kelak tidak mempersulit pengusaha mengembangkan bisnisnya .

“Juga jangan sampai tidak kompak antara pemerintah pusat dan daerah,” ujar dia. Selain itu, para pebisnis mengharapkan pilpres dan pemilu legislatif berjalan lancar, tanpa ada kendala dan konflik berkepanjangan. Sehingga para pengusaha dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk mengembangkan usahanya. Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), Ade Sudrajat Usman, juga meminta siapapun pemimpin yang terpilih nanti bisa lebih mendorong dunia usaha. “Tidak ada kriteria khusus bagi kami, yang penting bisa memudahkan dan mendukung pebisnis, seperti sekarang juga sudah bagus kok,” ujar dia, Senin (24/9). Menurut Ade, kepemimpinan yang akan datang perlu fokus mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM). “Sekarang infrastruktur sudah dikembangkan, berikutnya tinggal SDM.

Jadi APBN nanti tidak lagi dominan infrastruktur, melainkan penguatan SDM,”” ujar dia. Dengan fokus penguatan kapasitan SDM, kelak masyarakat Indonesia akan lebih kreatif dan inovatif sehingga bisa lebih optimal mendukung pemerintah dan dunia usaha. “Di dunia usaha, jika manusianya kreatif dan inovatif, maka usaha yang dijalankan pasti akan lebih baik lagi,” ungkap Ade.

Pertumbuhan ekonomi
Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Hariyadi Sukamdani mengemukakan presiden dan wakil presiden terpilih nanti dapat membentuk kabinet yang solid dan mampu bekerja lebih baik lagi. “Soalnya tantangan Indonesia di masa depan cukup berat. Jadi, presiden dan timnya akan sangat menentukan. Apabila tidak dapat membentuk tim yang kuat, maka akan repot,” kata dia, kemarin. Mengenai kondisi ekonomi, Hariyadi mengungkapkan perekonomian Indonesia saat ini memiliki tantangan yang cukup besar.

“Sehingga, presiden terpilih harus dapat memilih tim ekonomi yang benarbenar bagus dan bisa mengambil terobosan-terobosan baru untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kita,” dia mengharapkan. Mengenai pertumbuhan ekonomi, Hariyadi mengharapkan ekonomi Indonesia dapat bertumbuh di atas 6%, setelah pemilihan presiden rampung. Indonesia merupakan negara besar dengan jumlah penduduknya yang cukup banyak beserta sumber daya alam yang berlimpah. “Jadi apabila stagnan di 5%, menurut saya tidak optimal. Oleh karena itu, perlu adanya lompatan atau kebijakan yang mendorong pertumbuhan ekonomi,” kata Hariyadi.

Dalam pemerintahan baru nanti, Hariyadi menginginkan adanya kerjasama yang erat antara pemerintah dan pihak swasta. Pemerintah juga harus mampu menciptakan iklim usaha yang kondusif, sehingga pelaku usaha bisa lebih semangat dalam beraktivitas. Ia menilai dalam masa kampanye ini sangat penting bagi para pelaku usaha untuk melihat program-program calon presiden dan wakil presiden yang dapat meyakinkan para pemilih.

Eksport Tekstil Dipastikan Melebihi Target Tahun Ini

Para pengusaha meyakini realisasi ekspor tekstil dan produk tekstil (TPT) bisa menembus US$ 14 miliar hingga akhir tahun ini. Proyeksi itu melampaui target Kementerian Perindustrian senilai US$ 13,7 miliar. Sekretaris Jenderal Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), Ernovian G Ismy, mengemukakan kemungkinan nilai ekspor produk TPT melampaui target yang sudah ditetapkan sebelumnya.

Menurut dia, realisasi ekspor produk TPT akan maksimal apabila didukung oleh pemerintah. Misalnya, pemerintah mempercepat implementasi Indonesian – European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA).

Kemudian Indonesia menyegerakan negosiasi perjanjian bilateral trade balance dengan Amerika Serikat untuk serat kapas dan produk TPT. “Pemerintah bisa segera melakukan diplomasi dagang dengan negara-negara pemasok utama bahan baku,” terangnya. Bahan baku yang dimaksud antara lain kapas, disolving pulp, petrokimia dan lainnya. Selain itu, Indonesia perlu melakukan promosi dagang ke negara yang beriklim tropis dan memiliki pantai.

Namun, kata Ernovian, API menilai masing-masing sektor industri, baik industri hulu, industri antara dan industri hilir masih berjalan sendirisendiri. Bahkan, belum ada harmonisasi kerjasama antarsesama industri dalam hal produksi maupun penjualan. Akibatnya, rantai pasok (supply chain) di industri TPT domestik tidak berjalan. Dengan begitu, Ernovian mengharapkan, pelaku industri perlu membentuk struktur pola produksi dan penjualan.

Pelaku industri perlu berkumpul, mulai dari produsen serat dan flamen, produsen benang, produsen kain tenun dan rajut, hingga produsen pakaian jadi, serta produsen produk jadi tekstil lainnya. “Hal ini agar terjadi rantai pasok yang produktif dan e?sien,” terang dia, akhir pekan lalu (23/9). Salah satu pemain yang mendukung penguatan pasar ekspor adalah PT Century Textile Industry Tbk (Centex). President Director Centex, Ho Soo Boon menyebutkan, proporsi ekspor mereka mencapai 80% dari total penjualan. Adapun sisanya 20% menyasar pasar domestik. “Apalagi kami punya mesin baru yang diharapkan bisa meningkatkan penjualan,” klaim dia.

Pasar ekspor yang baru saja dibidik Centex adalah Amerika Serikat. Semula porsi penjualannya hanya 4% per tahun, dan saat ini meningkat menjadi 11% dari total produksi. Secara kuantitas, pasar Jepang masih menjadi porsi terbesar penjualan ekspor Centex.

PT Pan Brothers Tbk (PBRX) juga tengah menggenjot ekspor. Vice President PBRX, Anne Patricia, mengatakan, tujuan ekspor PBRX meliputi Eropa, Asia, Australia, AS, Kanada hingga New Zealand. “Tergantung permintaan pembeli. Tapi kami ekspor ke seluruh dunia,” ungkap dia kepada media. Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto menjelaskan ekspor industri TPT dapat meningkat seiring rampungnya skema perjanjian kerjasama ekonomi yang komprehensif antara Indonesia dan Australia (IA-CEPA).

Ia bilang, bea masuk produk tekstil dan pakaian Indonesia ke Australia akan dihapuskan atau menjadi 0%. Kebijakan bilateral ini bakal disepakati pada akhir tahun ini. Perjanjian ini termasuk produk TPT, yang sebelumnya dikenakan tarif 10%-20%. “Artinya, kemitraan strategis ini adalah peluang kita memperluas pasar ekspor,” papar dia, kemarin. Pemerintah Indonesia juga berupaya merampungkan perundingan free trade agreement (FTA) dengan Uni Eropa dan Amerika Serikat.

Mengenal Bahan Penyusun Karpet Masjid Paling Populer

Pernahkah Anda melihat karpet masjid yang cenderung mengkilat? Atau ada pula yang terasa sangat lembut dan empuk? Apakah yang menyebabkan karpet–karpet ini memiliki karakteristik yang cukup mengagumkan? Karpet masjid merupakan salah satu karpet pengganti sajadah yang sedang banyak diminati oleh kalangan masyarakat karena dirasa cukup efektif dan efisien bila digunakan.

Bentuknya yang memanjang bisa digunakan oleh banyak jamaah yang ingin sholat berjamaah tanpa harus berebut sajadah yang disediakan oleh masjid. Karpet masjid banyak Anda temukan di tempat jual karpet masjid di Bekasi dan beberapa kota besar lainnya di Indonesia. Berikut ini merupakan beberapa jenis bahan penyusun karpet yang paling umum dan sering digunakan pada produsen karpet masjid.

  1. Bahan acrylic

Karpet masjid dengan bahan penyusun acrylic 100 persen memiliki penampakan yang cenderung sedikit mengkilat. Tak seperti bahan acrylic biasa yang cenderung keras dan kasar. Bahan acrylic yang digunakan pada karpet masjid justru telah diolah sedemikian rupa sehingga sifatnya menyerupai bahan wol yang terkesan ringan, agak sedikit terasa kasar dan memiliki rasa hangat.

Bahan acrylic sendiri merupakan suatu benang sintetis yang dibuat dari bahan sejenis polimer dengan cara disensitetisasi. Benang ini digunakan dengan tujuan untuk mengurangi penggunaan benang wol yang terbuat dari bulu hewan domba. Jumlah wol cukup terbatas dan memiliki harga yang cukup mahal apabila digunakan untuk bahan penyusun karpet masjid.

Ada banyak sebutan untuk benang acrylic yang tersusun dari serat sintetis. Secara nama dagang ada beberapa nama lain acrylic, di antaranya adalah, acrilian, cashmilon, orlon, vonnel, wolacry, dan sebagainya. Sedangkan secara modakrilat, acrylic memiliki nama dagang acrilan, cresian, courtelle, dynel, orlon, redon, dan lainnya.

  1. Bahan wol

Nah bila bahan acrylic merupakan bahan yang terbuat secara buatan oleh bahan yang terlah di sensitisasi, bahan wol cenderung berasal dari bulu hewan. Wol merupakan bahan benang utama yang tersusun dari serat bulu hewan. Bulu yang digunakan sebagai bahan wol biasanya adalah bulu domba yang dicukur dan kemudian dipintal bulunya sehingga menjadi benang.

Benang wol memiliki tingkat elastisitas yang cukup tinggi dibandingkan dengan bahan–bahan penyusun benang lainnya. Bahan ini mampu direnggangkan 30 sampai 50 persen dari panjang aslinya tanpa harus mengalami kerusakan, apalagi mengalami benang putus. Benang wol juga merupakan bahan benang yang tidak mudah untuk mengalami kekusutan.

Karpet masjid seperti ini juga ditawarkan di beberapa toko jual karpet masjid di Bekasi. Sifat wol yang cukup elastis membuat karpet berbahan dasar wol cenderung tidak mudah untuk kisut dan juga cenderung untuk mempertahankan bentuknya. Selain elastisitas yang tinggi, bahan wol juga cukup awet digunakan tanpa cepat rusak.

Bahan wol merupakan isolator udara yang baik, sehingga bahan ini mampu melindungi tubuh Anda dari udara dingin saat hujan maupun malam hari ataupun panas saat terik siang hari. Karpet ini juga mampu menyerap keringat kita apabila kita kepanasan saat melaksanakan ibadah sholat. Namun ada satu kekurangan dari karpet masjid berbahan dasar wol adalah harganya yang cukup mahal.