Virus Corona Ditaksir Rugikan Ekonomi China $62 Miliar US

Virus Corona Ditaksir Rugikan Ekonomi China $62 Miliar US

Ekonomi – Wabah virus corona yang berasal dari Wuhan dikabarkan karena bocornya laboratorium biologi di kota tersebut, saat ini telah menghilangkan lebih dari 200 nyawa manusia. Diluar dari pada itu, perekonomian di berbagai negara juga bergejolak akibat dari kejadian yang menimpa scr888 negeri tirai bambu.

Indonesia merupakan salah satu negara yang menerima dampak dari virus tersebut mulai dari faktor ekonomi, dan sumber daya manusia. Di kota batam telah terdeteksi 2 orang yang terkena virus corona, namun secara cepat medis dari rumah sakit terdekat telah melakukan isolasi dan juga penanganan begitu cepat.

Baca Juga : Ekonom Indonesia Mengatakan Virus Corona Memperlambat Bisnis Pariwisata

Perekonomian China saat ini menurun drastis akibar wabah virus tersebut. Dua poin persentase dari kisaran 4 persen kuartal I 2020 setara dengan $62 miliar US. Salah satu ekonom asalh Chinese Academy of Social Sciences Zhang Ming, menilai rebaknya virus tersebut membawa resiko pada kenaikan angka pengangguran.

Terlerbih dari pada itu maraknya kenaikan harga barang juga pasti akan terjadi, karena proses pemulihan kembali perekonomian China. Terlebih dari industri di China juga sudah dibawah tekanan perlambatan ekonomi akibat dari hal tersebut. Begitu juga para pekerja yang berada di kota tersebut pastinya akan kesulitan mencari pekerjaan.

Para pekerja migran terutama yang berada di pedesaan akan merasakan dampak sulitnya mendapatkan pekerjaan di kota. Setelah libur imlek berakhir pekan depan pastinya para pekerja konstruksi, buruh, maupun pelayan restoran akan kehilangan mata pencahariannya. Diskriminasi untuk mendapatkan pekerjaan juga akan dihadapi oleh hampir 10juta pekerja migran dari kota wuhan.

Baca Juga : Tarif Tol Dalam Kota Akan Segera Naik

Sementara itu para konsultan Nomura telah memperkirakan perlambatan ekonomi tersebut bisa lebih buruk yaitu lebih dari dua poin persentase. Karena upaya pemerintah setempat yang menahan penyebaran virus tersebut dengan memperpanjang cuty libur imlek, sangat mengganggu industri manufaktur rantai pasok global china.

Pemerintahan pusat dan lokal dari China juga telah mengalokasikan kucuran dana sebesar $12,6 miliar US. Hal tersebut dipergunakan untuk peralatan yang digunakan oleh team medis dan juga layanan kesehatan. Begitu juga terhadap Bank yang memangkas suku bunga untuk usaha kecil atau live22 indonesia perseorangan di daerah yang terdampak virus tersebut.

Bank di China juga telah mengizinkan warga Wuhan jika menunda pembayaran cicilan mereka karena kehilangan pekerjaan. Kebijakan tersebut juga diberlakukan oleh pemerintahan setempat bagi warga yang berada di Provinsi Hubei secara keseluruhan. Bank Central China juga menjamin kesediaan likuiditas di pasar keuangan pada saat kembali buka pada senin (3/2/2020).