Targer Jokowi Terancam, RI Dicoret dari Negara Berkembang

Targer Jokowi Terancam, RI Dicoret dari Negara Berkembang

Ekonomi – Menteri Badan Rencana Pembangunan Nasional, Bappenas. Suharso Monoarfa menyatakan kebijaksanaan AS dengan mencoret Indonesia dari daftar negara yang berkembang akan berefek terhadap Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) scr888 tahun 2020-2024.

Ketetapan yang dipublikasikan oleh Presiden Amerika Serikat yaitu Donald Trump, ia menyatakan akan meningkatkan beban keuangan Indonesia. Permasalahan beban itu ada penyebab kenaikan status yang akan akan berefek pada penambahan biaya sarana utang Indonesia.

Baca Juga : Jokowi Ambil Alih Persetujuan Maskapai Asing di Omnibus Law

“Jika sudah seperti ini (dicoret dari daftar negara yang berkembang), sarana untuk mendapatkan pinjaman tidak lagi murah seperti sebelumnya. Ini akan berpengaruh kepada RPJMN ya sudah pasti,” tuturnya pada Senin, (24/2).

Meskipun begitu, Suharso belum juga memberikan keterangan dengan spesifik efek yang dimaksudnya itu. Dia cuma menjelaskan ketetapan Presiden Trump itu akan membuat dampat kerja sama dengan Amerika Serikat di bagian ekonomi semakin lebih berat.

Untuk itu, dia menjelaskan Indonesia harus bisa berupaya untuk mendapatkan kesempatan kerja sama ekonomi dengan negara di luar dari pada Amerika Serikat. Ia juga menyebutkan dengan penghasilan per kapita yang sekarang ini masih ada di rata-rata US$4.000 per tahun, status Indonesia jadi negara berpenghasilan menengah mempunyai kesempatan kerja sama juga dengan beberapa negara seperti di Afrika.

Baca Juga : Inflasi China Naik Karena Virus Corona

Presiden Donald Trump telah memutuskan untuk mencabut status negara yang berkembang itu diserahkan kepada Indonesia di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Dengan pencabutan yang dilakukan tersebut, sarana yang biasanya diserahkan kepada beberapa negara bertumbuh seperti pemotongan bea masuk terancam juga akan dihapus.

Pencabutan status itu mempunyai potensi menghilangnya sarana Official Develompment Assistance (ODA). Sarana itu juga adalah pilihan pembiayaan dari faksi external untuk melakukan pembangunan sosial serta ekonomi.

Lewat ODA, beberapa negara bertumbuh bukan hanya memperoleh permodalan dari faksi external. Tetapi, mereka mempunyai potensi login live22 memperoleh bunga utang yang rendah.