Menghitung Luas Lingkaran bahasa C

Halo teman-teman , kali ini saya akan membuat sebuah fungsi untuk mecari luas lingkaran , siapa tahu fungsi ini dapat bermanfaat untuk pelengkap program lain dari teman-teman.

yuk langsng saja!

#include <stdio.h>
#include <stdlib.h>

int main()
{
float r,luas,kel;
float phi=3.14;

printf(“masukan jari jari lingkaran : “);scanf(“%f”,&r);

luas=phi*r*r;
printf(“luas segitiga : %.2f”,luas);

getch();
return 0;
}

nah untuk outputnya langsung di run

ling

okee thankyou for visit!!

http://dinus.ac.id/

Inputan dan Grade Nilai Mahasiswa

Halo teman-teman,kali ini saya akan membahas fungsi untuk memasukan dan menghitung nilai pada mahasiswa.Lalu merubah nilai tersebut dari angka menjadi sebuah karakter yaitu A,B,C,D atau E.

Yuk kita bahas dibawah!!!

#include <stdio.h>
#include <stdlib.h>
#include <conio.h>

int main()
{
int uas,uts,quis,tugas,Npresentasi,Nkehadiran;///ini parameter yang akan kita gunakan ada input nilai nanti
float Nrata;
char grade;

///Inputan
printf(“Nilai UAS : “);scanf(“%d”,&uas);
printf(“Nilai UTS : “);scanf(“%d”,&uts);
printf(“Nilai Tugas : “);scanf(“%d”,&tugas);
printf(“Nilai QUIZ : “);scanf(“%d”,&quis);
printf(“Nilai Presentasi : “);scanf(“%d”,&Npresentasi);
printf(“Jumlah Kehadiran : “);scanf(“%d”,&Nkehadiran);

///hitung nilai
Nrata=0.3*uas+0.25*uts+0.1*quis+0.15*tugas+0.15*Npresentasi+0.05*Nkehadiran;///sudah dibagi dalam presentase.
///output
printf(“Total Nilai = %.2f\n”,Nrata);
///klasifikasi nilai
if(Nrata>=85)
{
grade=’A’;
}
else if(Nrata>=75&&Nrata<85)
{
grade=’B’;
}
else if(Nrata>=65&&Nrata<75)
{
grade=’C’;
}
else if(Nrata>=55&&Nrata<65)
{
grade=’D’;
}
else if(Nrata<55)
{
grade=’E’;
}
///output grade
printf(“Grade nilai Akhir = %c”,grade);
getch();

return 0;
}

silahkan di run dan hasilnya bisa jadi seperti yang saya inputkan!!

grade

 

Sekian dulu dari  saya bila ada yang SALAH mohon dibenarkan atau komen ya!! thankyou.

http://dinus.ac.id/

Menentukan Jenis , Luas dan Keliling Segitiga

#include <stdio.h>
#include <stdlib.h>

int main()
{

float sisiA, sisiB, sisiC, a, t, luas, kel, bahanluas;

puts(“”);

///ini untuk proses inputan ke sisi segitiga
printf(“Nilai sisi 1 :”);scanf(“%f”, &sisiA);
printf(“Nilai sisi 2 :”);scanf(“%f”, &sisiB);
printf(“Nilai sisi 3 :”);scanf(“%f”, &sisiC);
puts(“”);

///menentukan jenis suatu segitiga dengan perbandingan antara sisi sisinya sebagai berikut

if (sisiA==sisiB && sisiA==sisiC)

{
printf(“Berdasarkan sisinya segitiga tersebut merupakan segitiga sama sisi\n”);
}
else if (sisiA==sisiB || sisiB==sisiC || sisiA==sisiC)
{
printf(“Berdasarkan sisinya segitiga tersebut merupakan segitiga sama kaki\n”);
}
else
{
printf(“Berdasarkan sisinya segitiga tersebut merupakan segitiga sembarang\n”);
}

///rumus segitiga
puts(“”);
kel=sisiA+sisiB+sisiC;
bahanluas=kel/2;///untuk menghitung luas dengan keliling segitiga
luas=sqrt(bahanluas*(bahanluas-sisiA)*(bahanluas-sisiB)*(bahanluas-sisiC));
printf(“Luas Segitiga :%.1f cm\n”, luas);
printf(“Keliling Segtiga :%.0f cm\n”, kel);

return 0;
}

segitiga

http://dinus.ac.id/

Mengkonversikan suatu suhu ke suhu yang lain (Celcius,Fahrenheit,Kelvin,Reamur)

Halo teman teman kali ini saya akan memberikan source code saya tentang konversi suhu.

#include <stdio.h>
#include <stdlib.h>

int main()
{
float suhu, hasil;
int klasifikasi;
char back;

printf(“******************************************\n”);
printf(“\nProgram Konversi Suhu \n \n”); //Nama Program
printf(“******************************************\n”);
ulang :
printf(“Pilih satuan suhu yang ingin anda konversikan : \n”); //Klasifikasi suhu yang akan dikonversi
printf(“1. Celcius\n”);
printf(“2. Fahrenheit\n”);
printf(“3. Reamur\n”);
printf(“4. Kelvin\n”);
printf(“Silahkan pilih jenis suhu : “);
scanf(“%d”, &klasifikasi);
switch(klasifikasi)
{
case 1:/// Case ini berfungsi untuk mengkonversi suhu Celcius ke suhu lain
printf(“Masukkan besar suhu : “);
scanf(“%f”, &suhu);
hasil=(suhu*1.8)+32;
printf(“Farenheit : %.2f Fahrenheit\n”, hasil);
hasil=suhu*0.8;
printf(“Reamur : %.2f Reamur\n”, hasil);
hasil=suhu+273.15;
printf(“Kelvin : %.2f Kelvin\n”, hasil);
break;
case 2:/// Case ini berfungsi untuk mengkonversi suhu Fahrenheit ke suhu lain
printf(“Masukkan besar suhu : “);
scanf(“%f”, &suhu);
hasil=(suhu-32)/1.8;
printf(“Celcius : %.2f Celcius\n”, hasil);
hasil=(suhu-32)/2.25;
printf(“Reamur : %.2f Reamur\n”, hasil);
hasil=((suhu-32)/1.8)+273.15;
printf(“Kelvin : %.2f Kelvin\n”, hasil);
break;
case 3:/// Case ini berfungsi untuk mengkonversi suhu Reamur ke suhu lain
printf(“Masukkan besar suhu : “);
scanf(“%f”, &suhu);
hasil=suhu/0.8;
printf(“Celcius : %.2f Celcius\n”, hasil);
hasil=(suhu*2.25)+32;
printf(“Farenheit : %.2f Fahrenheit\n”, hasil);
hasil=(suhu/0.8)+273.15;
printf(“Kelvin : %.2f Kelvin\n”, hasil);
break;
case 4:/// Case ini berfungsi untuk mengkonversi suhu Kelin ke suhu lain
printf(“Masukkan besar suhu : “);
scanf(“%f”, &suhu);
hasil=suhu-273.15;
printf(“Celcius : %.2f Celcius\n”, hasil);
hasil=((suhu-273.15)*1.8)+32;
printf(“Farenheit : %.2f Fahrenheit\n”, hasil);
hasil=(suhu-273.15)*0.8;
printf(“Reamur : %.2f Reamur\n”, hasil);
break;
default:
printf(“<Kode pilihan anda tidak ada silahkan masukan kode>\n”); ///Statement saat pilihan salah
}
system(“pause”);
return 0;
}

untitled

udinus : http://dinus.ac.id/