Universitas Negeri di Jawa Tengah

Universitas Negeri di Jawa Tengah

Universitas Negeri di Jawa Tengah memang jumlahnya tidak seberapa tapi sangat kaya akan destinasi wisata. Sebelu kita membahas tentang Universitas atau perguruan tinggi negeri yang ada di Provinsi Jawa Tengah, ayo kita bahas sekilas dulu tentang jawa tengah dan destinasi wisatanya.

Universitas Negeri di Jawa Tengah dan Destinasi Wisata

Universitas Negeri di Jawa Tengah dan Destinasi Wisata. Jawa Tengah merupakan suatu provinsi yang berada di tengah tengah Pulau Jawa. Tidak heran, pada masa penjajahan, banyak tantara musuh yang membangun berbagai fasilitas guna mempertahankan Provinsi Jawa Tengah. Hal itu terbukti dengan dibangunnya Stasiun Kereta Api pertama di pulau jawa, stasiun kereta apai itu sekarang sudah tidak digunakan lagi dan banyak orang yang mengenalnya dengan Lawang Sewu. Saat ini Lawang Sewu dikenal sebagai salah satu tempat wisata yang dapat dikunjungi oleh orang umum. Saat kita menyingkiran stigma negative akan keangkeran Lawang Sewu, kita akan mendapati sebuah bangunan klasik yang sebenarnya sangat Instagramable. Ada banyak tempat wisata lho di Jawa Tengah, yuk kita intip satu persatu.

  1. Museum Kereta Api Ambarawa, Ambarawa

Bagi penggemar Kereta, khususnya Kereta Api maka, kalian bisa menyempatkan untuk mengunjungi ke tempat yang satu ini. Di Museum Kereta Api Ambarawa kita bise melihat 21 lokomotif tua peninggalan jaman Penjajahan Belanda. Tidak hanya melihat-lihat saja tapi kita juga disediakan fasilitas untuk naik kereta bertenaga batu bara yang kita bisa nikmati dengan membayar tiket 10 ribu rupiah saja. Lokasi Museum Kereta Api Ambarawa dapat ditempuh selama 30 menit perjalanan saja dari pusat Kota Ambarawa.

  1. Dataran Tinggi Dieng, Wonosobo

Sepertinya, tempat yang satu ini tidak bisa anda lewatkan jika anda berkunjung ke Jawa Tengah. Lantara banyak sekali objek wisata yang dapat anda kunjungi saat bertandang ke dataran tinggi Dieng. Salah satunya adalah Dieng Jazz Festival yang biasanya diselenggarakan saat bulan Agustus bertepatan dengan ritual pemotongan rabut gimbal. Saat ini, Dataran Tinggi Dieng diberi julukan sebagai tempat bersemayangnya para Dewa dan Dewi karena keindahan alam dan banyak nya candi -candi hindu yang dibangun di atasnya. Saat bertandang, kamu bisa memilih untuk berkunjung ke beberapa landmarknya yang terkenal seperti bukit sikunir, telaga warna, hingga sumur jalatunda.

  1. Ngarsopura Night Market, Solo

Ngarsapiura Night Market merupakan sebuah “pasar” malam yang berada di Kota Solo, Jawa Tengah yang hanya dibuka pada hari sabtu dan minggu saja. Uniknya, yang boleh menggelar dagangannya hanyalah orang-orang yang memiliki KTP Kota Solo saja lho. Gerakan ini ditujukan untuk membantu perekonomian warga atau masyarakat kota Solo. Pasar yang dibuka pada pukul 19.00 WIB sampai pikul 22.00 ini tidak hanya menyuguhkan wisata belanja tapi juga live performance jazz, tarian-tarian, hingga alat music alat music etnik.

  1. Kota Lama, Semarang

Selain Lawang Sewu Semarang juga memiliki Lnadmark lain seperti gereja Blenduk. Gereja yang masih beroperasi itu berada di kawasan Kota Tua di Semarang. Gereja tersebut sudah berumur lebih dari 250 tahun dan terihat masih sangat kokoh. Selain itu, di kawasan Kota Tua Semarang banyak sekali café-café yang mengusung tema yang tak lazim dan unik-unik. Kawasan ini juga bisa dijadikan sebagai tempat untuk berburu foto karena kesemua sudutnya sangat Instagram able.

  1. Umbul Ponggok, Klaten

Untuk kamu yang suka sekali bermain air, kamu bisa banget datang dan langsung nyemplung ke Umbul Ponggok, di sana tidak hanyak menyelam saja yang menjadi keunikannya tapi karena si pengelola secara sengaja menenggelamkan berbagai alat-alat kebutuhan sehari-hari ke dalam kolamnya untuk dijadikan spot foto. Ada vespa, sofa, hingga lengkap dengan televisinya. Bagaimana? Menarik bukan?

  1. Pantai Nampu

Nah untuk kamu yang lebih suka untuk bermain main dengan pasir pantai, mungki ndestinasi wisata ini bisa banget untuk kamu yang menginginkan Susana pantai yang sepi. Tidak hanya sepi tapi juga karena pemandangannya yang hijau. Bagaimana tidak, karena bebrapa meter bari bibir pantai saja kawasan tersebut sudah dipenuhi oleh pepohonan pepohonan rindang yang bisa jadi tempat untuk berteduh.

Universitas Negeri di Jawa Tengah

Baca Juga : Universitas Swasta Terbaik 2017

Daftar Universitas Negeri di Jawa Tengah

Bagaimana, sudah tertarik untuk mengunjungi Jawa Tengah? Selain memiliki destinasi wisata yang wajib coba Jawa Tengah juga memiliki Universitas Universitas yang berkualitas juga. Jadi, kamu bisa piknik piknik ria sembari menyeesaikan studi mu. Banyak sekali universitas atau perguruan tinggi negeri yang memiliki akreditasi sangat baik dari BAN-PT oleh karena itu, yuk kita lanjutkan pembahasan kita. Daftar Universitas Negeri di Jawa Tengah.

  1. Universitas Diponogoro (UNDIP), Semarang

Pada tahun 1950an banyak sekali lulusan setara SMU di Jawa Tengah bagian utara tapi tidak bisa melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi negeri karena yang tersedia saat itu hanyalah Universitas Gadjah Mada yang ada di Jogjakarta. Oleh karena itulah prakarsa terbentuknya Universitas Diponogoro oleh empat orang sekawan yaitu, Mr. Soedarto, Mr. Dan Soelaiman, Mr. Panitera Soesanto Karto Admodjo, dan Tuan Achmad Tjokrokoesoemo. Pada 9 Januari 1957 untuk pertama kalinya Universitas Diponogoro diresmikan dan fakltas pertama dan satu-satunya yang dibuka adalah Fakultas Hukum dan Pengetahuan Masyarakat.

  1. Universitas Negeri Semarang (UNNES), Semarang

Universitas Negeri Semarang kampus utamanya, terletak di wiliayah selatan Kota Semarang tepatnya di daerah Sekaran Gunung Pati, Semarang. Saat ini kampus Universitas Negeri Semarang atau yang biasa disebut UNNES ini tersebar di lima daerah yang berbeda. , Semarang, Untuk kampus utama terletak di Sekaran, Gunung Pati dan empat kampus yang lain terletak di Ngaliyan, Semarang; Kelud, Semarang; Bendan Ngisor, Semarang; dan di Kemandungan, Tegal.

  1. Universitas Jendral Soedirman (UNSOED), Purwokerto

Jika Univeritas Diponogoro, Universitas Negeri Semarang, dan Universitas Negeri Sebelas Maret  terletak di Kota kota besar maka, berbeda lagi dnegan Universitas Jendral Soedirman yang terletak di Purwokerto tepatnya di utara kaki Gunubg Slamet. Atmosfer yang ada membuat udara di sekitaran universitas Jendral Soedirman ini begitu cocok untuk kegiatan belajar dan mengajar lantaran udara yang relative sejuk dan udara yang belum begitu tercemar polusi. Pada awal pendiriannya, Universitas JendraL Soedriman hanya membuka tiga fakultas saja yaitu Fakultas Pertanian, Fakultas Biologi, dan Fakultas Ekonomi.

  1. Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS), Solo

Pada awal pendiriannya, tahun 1953 Universitas Sebelas Maret Surakarta inimengalami kendala yang bukan main,. Setelah sebelumnya mengalamai kendala perang dan arus potlitik setelah masa penjajahan, pembangunan yang sempat diketuai oleh walikotanya sendiri yaitu Mohammad Saleh pun gagal karena kurangnya sumber keuangan baik itu dari pihak pemerintah daerah atau bahkan pusat sekalipun. Setelah sepuluh tahun berlalu, muncul Universitas Kota Praja Surakarta (UPKS) yang juga tidak berumur lama lantaran adanya gerakan separatis yaitu gerkan 30 S PKI yang melarang berdirinya universitas tersebut. Lalu, pada tahun 1966, Universitas Nasional Saraswati mengajukan dirinta untuk dinegerikan oleh karena itu beberapa universtitas dan sekolah tinggipun bergabung untuk menjadi satu Universitas Negeri atau Perguruan Tinggi Negeri. Setelah persiapannya selesai maka, berdirilah Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta yang berdiri pada 11 Maret 1976.

  1. Politeknik Negeri Semarang (Polines), Semarang
  2. Institut Seni Indonesia Surakarta (ISI), Solo
  3. Universitas Tidar Magelang, Magelang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *