KARTU PELAJAR SISWA

Halo! Saya Macellino Setyaji Sunarjo akan membagikan sedikit materi tentang Dasar Pemrograman pada hari ini. Materi ini adalah tentang tugas kelompok yang Saya terima, dan Saya memilih materi tentang membuat Kartu Pelajar Siswa.


// DATA DIRI

NAMA            = Macellino Setyaji Sunarjo

NIM                = A11.2018.10860

KELOMPOK = STI-4101

 

// JUDUL
Membuat Notasi tentang Kartu Pelajar, di mana Program mengandung Tipe Data, Fungsi, Sorting, dan Searching. User pertama-tama akan memasukkan berapa banyak Kartu Pelajar Siswa yang ingin dimasukkan datanya. Kemudian, Program akan menampilkan 2 pilihan pada Menu, yaitu:
1. Memasukkan  data Siswa
2. Keluar
Setelah User memilih salah 1 dari 2 pilihan pada menu, tergantung dari pilihan User tersebut, Program akan melakukan aksi tertentu. Sebagai contoh, bila User memasukkan angka 1, maka User akan dialihkan ke bagian pemasukkan data. Setelah User selesai memasukkan semua data yang dibutuhkan, Program akan menampilkan Menu Pilihan kembali, yaitu:
1. Memasukkan  data Siswa kembali
2. Menampilkan data Siswa
3. Mengurutkan data Siswa
4. Mencari   data Siswa
5. Menghapus data Siswa
6. Keluar
User dapat memilih aksi berikutnya. User dapat juga melakukan aksi berulang-ulang tanpa perlu melakukan penutupan Program dan melakukan aksi dari awal. Sebagai contoh, bila User ingin memasukkan 1 data di awal, kemudian User ingin memasukkan 1 data lagi, bila User ingin menampilkan data, maka akan muncul kedua data yang dimasukkan. Bila kemudian User ingin memasukkan 1 data lagi dan kemudian menampilkannya, maka Program akan menampilkan 3 data. Pada saat User memilih untuk menampilkan Sorting Program, User akan dialihkan untuk memilih Menu berikutnya, yaitu:
1. Sorting berdasarkan NIS secara Ascending (huruf kecil ke huruf besar)
2. Sorting berdasarkan NIS secara Descending (huruf besar ke huruf kecil)
Data Siswa juga dapat dicari dengan menggunakan NIS-nya. Program juga dapat menghapus data yang tidak diinginkan atau ingin diperbarui. Setelah User memilih Menu untuk menhapus data, maka akan dimunculkan sisa dari data yang tidak dihapus. Data yang ingin dihapus akan dihapus berdasarkan NIS.

 

// KAMUS GLOBAL
type Name
<
Nama_Depan <- string
Nama_Tengah <- string
Nama_Belakang <- string
>

type Date
<
Kota <- string
Tanggal <- integer
Bulan <- integer
Tahun <- integer
>

type Address
<
Kota <- string
Jalan <- string
Nomor <- string
RT <- integer
RW <- integer
Kelurahan <- string

type Kartu_Pelajar
<
Nama <- Name
NIS <- integer
TTL, Date_Awal, Date_Akhir <- Date
Golongan_Darah <- string
Alamat <- Address
Kontak <- string
Tahun_Berlaku <- integer
>

Hari1, Hari2, Bulan1, Bulan2, Year1, Year2, Hasil1, Hasil2 <- integer
Proses1(Day, Month, Year <- integer) <- integer
Proses2(Day, Month, Year <- integer) <- integer
Selisih(Tahun1, Tahun2, I, J <- integer) <- integer

Menu, Submenu, Banyak_Siswa, Next_Siswa, Loop, Next_Loop, Iterator <- integer
Search, Cari, Hapus, Index <- integer
Menu_Keluar <- character

 

// DISKRIPSI
main()
{
KTP[255] <- Kartu_Pelajar

Pilihan1: /// Label yang digunakan sebagai tujuan dari eksekusi Program.
1. Memasukkan data siswa
2. Keluar

input(Menu)
depend on(Menu)
{
1: /// Input data Siswa.
{
input(Banyak_Siswa)

Loop <- 0
while(Loop < Banyak_Siswa) do
{
output(“KARTU PELAJAR SISWA KE-n”)
output(“Silahkan masukkan data diri Siswa ke-n:”)
input(KTP[Loop].Nama.Nama_Depan)
input(KTP[Loop].Nama.Nama_Tengah)
input(KTP[Loop].Nama.Nama_Belakang)
input(KTP[Loop].NIS)
input(KTP[Loop].TTL.Kota)
output(Tanggal lahir:)
input(KTP[Loop].TTL.Tanggal)
Tanggal_Lahir:
if((KTP[Loop].TTL.Tanggal <= 0) or (KTP[Loop].TTL.Tanggal > 31)) then
{
output(“Maaf, tanggal lahir tidak boleh kurang dari sama dengan 0 atau lebih dari 31!”)
output(“Silahkan coba kembali.”)

input(KTP[Loop].TTL.Tanggal)
if((KTP[Loop].TTL.Tanggal <= 0) or (KTP[Loop].TTL.Tanggal > 31)) then
{
goto Tanggal_Lahir
}
}
input(KTP[Loop].TTL.Bulan)
Bulan_Lahir:
if(KTP[Loop].TTL.Bulan <= 0 or KTP[Loop].TTL.Bulan > 12) then
{
output(“Maaf, bulan lahir tidak boleh lebih dari 12!”)
output(“Silahkan coba kembali.”)

input(KTP[Loop].TTL.Bulan)
if((KTP[Loop].TTL.Bulan <= 0) or (KTP[Loop].TTL.Bulan > 12)) then
{
goto Bulan_Lahir
}
}
input(KTP[Loop].TTL.Tahun)
input(KTP[Loop].Golongan_Darah)
output(“Alamat:”)
input(KTP[Loop].Alamat.Jalan)
input(KTP[Loop].Alamat.Nomor)
input(KTP[Loop].Alamat.RT)
input(KTP[Loop].Alamat.RW)
input(KTP[Loop].Alamat.Kelurahan)
input(KTP[Loop].Alamat.Kota)
input(KTP[Loop].Kontak)
output(“Tanggal Pembuatan:”)
input(KTP[Loop].Date_Awal.Tanggal)
Tanggal_Pembuatan:
if((KTP[Loop].TTL.Tanggal <= 0) or (KTP[Loop].TTL.Tanggal > 31)) then
{
output(“Maaf, tanggal pembuatan tidak boleh kurang dari sama dengan 0 atau lebih dari 31!”)
output(“Silahkan coba kembali.”)

input(KTP[Loop].Date_Awal.Tanggal)
if((KTP[Loop].Date_Awal.Tanggal <= 0) or (KTP[Loop].Date_Awal.Tanggal > 31)) then
{
goto Tanggal_Pembuatan
}
}
input(KTP[Loop].Date_Awal.Bulan)
Bulan_Pembuatan:
if((KTP[Loop].Date_Awal.Bulan <= 0) or (KTP[Loop].Date_Awal.Bulan > 12)) then
{
output(“Maaf, bulan pembuatan tidak boleh kurang dari sama dengan 0 atau lebih dari 12!”)
output(“Silahkan coba kembali.”)

input(KTP[Loop].Date_Awal.Bulan)
if((KTP[Loop].Date_Awal.Bulan <= 0) or (KTP[Loop].Date_Awal.Bulan > 12)) then
{
goto Bulan_Pembuatan
}
}
input(KTP[Loop].Date_Awal.Tahun)
Tahun_Pembuatan:
if(KTP[Loop].Date_Awal.Tahun <= KTP[Loop].TTL.Tahun) then
{
output(“Maaf, tahun pembuatan tidak boleh lebih kecil sama dengan tahun kelahiran!”)
output(“Silahkan coba kembali.”)

input(KTP[Loop].Date_Awal.Tahun)
if((KTP[Loop].Date_Awal.Tahun <= KTP[Loop].TTL.Tahun) or (KTP[Loop].Date_Awal.Tahun > KTP[Loop].TTL.Tahun))
{
goto Tahun_Pembuatan
}
}
output(“Berlaku Hingga:”)
input(KTP[Loop].Date_Ahkir.Tanggal)
Tanggal_Kelulusan:
if((KTP[Loop].Date_Ahkir.Tanggal <= 0) or (KTP[Loop].Date_Ahkir.Tanggal > 31))
{
output(“Maaf, tanggal lahir tidak boleh kurang dari sama dengan 0 atau lebih dari 31!”)
output(“Silahkan coba kembali.”)

input(KTP[Loop].Date_Ahkir.Tanggal)
if((KTP[Loop].TTL.Tanggal <= 0) or (KTP[Loop].TTL.Tanggal > 31)) then
{
goto Tanggal_Kelulusan
}
}
input(KTP[Loop].Date_Ahkir.Bulan)
Bulan_Ahkir:
if((KTP[Loop].Date_Ahkir.Bulan <= 0) or (KTP[Loop].Date_Ahkir.Bulan > 12)) then
{
output(“Maaf, bulan kelulusan tidak boleh kurang dari sama dengan 0 atau lebih dari 12!”)
output(“Silahkan coba kembali.”)

input(KTP[Loop].Date_Ahkir.Bulan)
if((KTP[Loop].Date_Ahkir.Bulan <= 0) or (KTP[Loop].Date_Ahkir.Bulan > 12)) then
{
goto Bulan_Ahkir
}
}
input(KTP[Loop].Date_Ahkir.Tahun)
Tahun_Kelulusan:
if((KTP[Loop].Date_Ahkir.Tahun <= KTP[Loop].TTL.Tahun) or (KTP[Loop].Date_Ahkir.Tahun <= KTP[Loop].Date_Awal.Tahun)) then
{
output(“Maaf, tahun pembuatan tidak boleh lebih kecil sama dengan tahun kelahiran atau lebih kecil sama dengan tahun pembuatan!”)
output(“Silahkan coba kembali.”)

input(KTP[Loop].Date_Ahkir.Tahun)
if((KTP[Loop].Date_Ahkir.Tahun <= KTP[Loop].TTL.Tahun) or (KTP[Loop].Date_Ahkir.Tahun <= KTP[Loop].Date_Awal.Tahun)) then
{
goto Tahun_Kelulusan
}
}

Loop <- Loop + 1
}

system(“pause”)
system(“cls”)

Pilihan2:
1. Memasukkan data Siswa kembali
2. Menampilkan data Siswa
3. Mengurutkan data Siswa
4. Mencari data siswa
5. Menghapus data siswa
6. Keluar

input(Menu)
if(Menu = 1) then
{
input(Next_Siswa)
Banyak_Siswa = Banyak_Siswa + Next_Siswa
Next_Loop = Loop
while(Loop < Banyak_Siswa)do
{
while(Loop < Banyak_Siswa)do
{
output(“KARTU PELAJAR SISWA KE-n”)
output(“Silahkan masukkan data diri Siswa ke-n:”)
input(KTP[Loop].Nama.Nama_Depan)
input(KTP[Loop].Nama.Nama_Tengah)
input(KTP[Loop].Nama.Nama_Belakang)
input(KTP[Loop].NIS)
input(KTP[Loop].TTL.Kota)
output(“Tanggal lahir:”)
input(KTP[Loop].TTL.Tanggal)
Tanggal_Lahir2:
if(KTP[Loop].TTL.Tanggal <= 0 or KTP[Loop].TTL.Tanggal > 31)then
{
output(“Maaf, tanggal lahir tidak boleh kurang dari sama dengan 0 atau lebih dari 31!”)
output(“Silahkan coba kembali.”)

input(KTP[Loop].TTL.Tanggal)
if((KTP[Loop].TTL.Tanggal <= 0) or (KTP[Loop].TTL.Tanggal > 31)) then
{
goto Tanggal_Lahir2
}
}
input(KTP[Loop].TTL.Bulan)
Bulan_Lahir2:
if((KTP[Loop].TTL.Bulan <= 0) or (KTP[Loop].TTL.Bulan > 12)) then
{
output(“Maaf, bulan lahir tidak boleh lebih dari 12!”)
output(“Silahkan coba kembali.”)

input(KTP[Loop].TTL.Bulan)
if((KTP[Loop].TTL.Bulan <= 0) or (KTP[Loop].TTL.Bulan > 12)) then
{
goto Bulan_Lahir2
}
}
input(KTP[Loop].TTL.Tahun)
input KTP[Loop].Golongan_Darah)
output “Alamat:”)
input(KTP[Loop].Alamat.Jalan)
input(KTP[Loop].Alamat.Nomor)
input(KTP[Loop].Alamat.RT)
input(KTP[Loop].Alamat.RW)
input(KTP[Loop].Alamat.Kelurahan)
input(KTP[Loop].Alamat.Kota)
input(KTP[Loop].Kontak)
output(“Tanggal Pembuatan:”)
input KTP[Loop].Date_Awal.Tanggal
Tanggal_Pembuatan2:
if(KTP[Loop].TTL.Tanggal <= 0 or KTP[Loop].TTL.Tanggal > 31)then
{
output(“Maaf, tanggal pembuatan tidak boleh kurang dari sama dengan 0 atau lebih dari 31!”)
output(“Silahkan coba kembali.”)

input(KTP[Loop].Date_Awal.Tanggal)
if((KTP[Loop].Date_Awal.Tanggal <= 0) or (KTP[Loop].Date_Awal.Tanggal > 31)) then
{
goto Tanggal_Pembuatan2
}
}
input(KTP[Loop].Date_Awal.Bulan)
Bulan_Pembuatan2:
if((KTP[Loop].Date_Awal.Bulan <= 0) or (KTP[Loop].Date_Awal.Bulan > 12)) then
{
output(“Maaf, bulan pembuatan tidak boleh kurang dari sama dengan 0 atau lebih dari 12!”)
output(“Silahkan coba kembali.”)

input(KTP[Loop].Date_Awal.Bulan)
if((KTP[Loop].Date_Awal.Bulan <= 0) or (KTP[Loop].Date_Awal.Bulan > 12)) then
{
goto Bulan_Pembuatan2
}
}
input(KTP[Loop].Date_Awal.Tahun)
Tahun_Pembuatan2:
if(KTP[Loop].Date_Awal.Tahun <= KTP[Loop].TTL.Tahun) then
{
output(“Maaf, tahun pembuatan tidak boleh lebih kecil sama dengan tahun kelahiran!”)
output(“Silahkan coba kembali.”)

input(KTP[Loop].Date_Awal.Tahun)
if((KTP[Loop].Date_Awal.Tahun <= KTP[Loop].TTL.Tahun) or (KTP[Loop].Date_Awal.Tahun > KTP[Loop].TTL.Tahun))
{
goto Tahun_Pembuatan2
}
}
output(“Berlaku Hingga:”)
input(KTP[Loop].Date_Ahkir.Tanggal)
Tanggal_Kelulusan2:
if((KTP[Loop].Date_Ahkir.Tanggal <= 0) or (KTP[Loop].Date_Ahkir.Tanggal > 31)) then
{
output(“Maaf, tanggal lahir tidak boleh kurang dari sama dengan 0 atau lebih dari 31!”)
output(“Silahkan coba kembali.”)

input(KTP[Loop].Date_Ahkir.Tanggal)
if((KTP[Loop].TTL.Tanggal <= 0) or (KTP[Loop].TTL.Tanggal > 31)) then
{
goto Tanggal_Kelulusan2
}
}
input(KTP[Loop].Date_Ahkir.Bulan)
Bulan_Ahkir2:
if((KTP[Loop].Date_Ahkir.Bulan <= 0) or (KTP[Loop].Date_Ahkir.Bulan > 12)) then
{
output(“Maaf, bulan kelulusan tidak boleh kurang dari sama dengan 0 atau lebih dari 12!”)
output(“Silahkan coba kembali.”)

input(KTP[Loop].Date_Ahkir.Bulan)
if((KTP[Loop].Date_Ahkir.Bulan <= 0) or (KTP[Loop].Date_Ahkir.Bulan > 12)) then
{
goto Bulan_Ahkir2
}
}
input(KTP[Loop].Date_Ahkir.Tahun)
Tahun_Kelulusan2:
if((KTP[Loop].Date_Ahkir.Tahun <= KTP[Loop].TTL.Tahun) or (KTP[Loop].Date_Ahkir.Tahun <= KTP[Loop].Date_Awal.Tahun)) then
{
output(“Maaf, tahun pembuatan tidak boleh lebih kecil sama dengan tahun kelahiran atau lebih kecil sama dengan tahun pembuatan!”)
output(“Silahkan coba kembali.”)

input(KTP[Loop].Date_Ahkir.Tahun)
if((KTP[Loop].Date_Ahkir.Tahun <= KTP[Loop].TTL.Tahun) or (KTP[Loop].Date_Ahkir.Tahun <= KTP[Loop].Date_Awal.Tahun)) then
{
goto Tahun_Kelulusan2
}
}
}

Loop <- Loop + 1
}

system(“pause”)
system(“cls”)

goto Pilihan2;
}
else if(Menu = 2) then
{
Loop <- 0
while(Loop < Banyak_Siswa) do
{
output(“DATA DIRI SISWA KE-n:”)
output(KTP[Loop].Nama.Nama_Depan)
output(KTP[Loop].Nama.Nama_Tengah)
output(KTP[Loop].Nama.Nama_Belakang)
output(KTP[Loop].NIS)
if(KTP[Loop].TTL.Bulan = 1) then
{
output(KTP[Loop].TTL.Kota, KTP[Loop].TTL.Tanggal, “Januari”, KTP[Loop].TTL.Tahun)
}
else if(KTP[Loop].TTL.Bulan = 2) then
{
output(KTP[Loop].TTL.Kota, KTP[Loop].TTL.Tanggal, “Februari”, KTP[Loop].TTL.Tahun)
}
else if(KTP[Loop].TTL.Bulan = 3) then
{
output(KTP[Loop].TTL.Kota, KTP[Loop].TTL.Tanggal, “Maret”, KTP[Loop].TTL.Tahun)
}
else if(KTP[Loop].TTL.Bulan = 4) then
{
output(KTP[Loop].TTL.Kota, KTP[Loop].TTL.Tanggal, “April”, KTP[Loop].TTL.Tahun)
}
else if(KTP[Loop].TTL.Bulan = 5) then
{
output(KTP[Loop].TTL.Kota, KTP[Loop].TTL.Tanggal, “Mei”, KTP[Loop].TTL.Tahun)
}
else if(KTP[Loop].TTL.Bulan = 6) then
{
output(KTP[Loop].TTL.Kota, KTP[Loop].TTL.Tanggal, “Juni”, KTP[Loop].TTL.Tahun)
}
else if(KTP[Loop].TTL.Bulan = 7) then
{
output(KTP[Loop].TTL.Kota, KTP[Loop].TTL.Tanggal, “Juli”, KTP[Loop].TTL.Tahun)
}
else if(KTP[Loop].TTL.Bulan = 8) then
{
output(KTP[Loop].TTL.Kota, KTP[Loop].TTL.Tanggal, “Agustus”, KTP[Loop].TTL.Tahun)
}
else if(KTP[Loop].TTL.Bulan = 9) then
{
output(KTP[Loop].TTL.Kota, KTP[Loop].TTL.Tanggal, “September” ,KTP[Loop].TTL.Tahun)
}
else if(KTP[Loop].TTL.Bulan = 10) then
{
output(KTP[Loop].TTL.Kota, KTP[Loop].TTL.Tanggal, “Oktober”, KTP[Loop].TTL.Tahun)
}
else if(KTP[Loop].TTL.Bulan = 11) then
{
output(KTP[Loop].TTL.Kota, KTP[Loop].TTL.Tanggal, “November”, KTP[Loop].TTL.Tahun)
}
else if(KTP[Loop].TTL.Bulan = 12) then
{
output(KTP[Loop].TTL.Kota, KTP[Loop].TTL.Tanggal, “Desember”, KTP[Loop].TTL.Tahun)
}
output(KTP[Loop].Golongan_Darah)
output(KTP[Loop].Alamat.Jalan, KTP[Loop].Alamat.Nomor)
output(KTP[Loop].Alamat.RT, KTP[Loop].Alamat.RW)
output(KTP[Loop].Alamat.Kelurahan)
output(KTP[Loop].Alamat.Kota)
output(KTP[Loop].Kontak)

Hari1  = KTP[Loop].Date_Awal.Tanggal
Bulan1 = KTP[Loop].Date_Awal.Bulan
Year1  = KTP[Loop].Date_Awal.Tahun

Hari2  = KTP[Loop].Date_Ahkir.Tanggal
Bulan2 = KTP[Loop].Date_Ahkir.Bulan
Year2  = KTP[Loop].Date_Ahkir.Tahun

Hasil1 = Proses2(Hari1, Bulan1, Year1)
Hasil2 = Proses1(Hari2, Bulan2, Year2)
Selisih(Hasil1, Hasil2, Year1, Year2)

output(Selisih(Hasil1, Hasil2, Year1, Year2)

Loop <- Loop + 1
}

system(“pause”)
system(“cls”)

goto Pilihan2
}
else if(Menu = 3) then
{
Pilihan3:
1. Berdasarkan NIS secara Ascending
2. Berdasarkan NIS secara Descending

input(Submenu)
if(Submenu = 1) then
{
// SORTING ASCENDING
Iterator <- 0
while(Iterator < Banyak_Siswa) do
{
Loop = Iterator + 1
while(Loop < Banyak_Siswa) do
{
if(KTP[Loop].NIS < KTP[Iterator].NIS) then
{
Kartu_Pelajar Sorting
Sorting = KTP[Loop]
KTP[Loop] = KTP[Iterator]
KTP[Iterator] = Sorting
}
Loop <- Loop + 1
}
Iterator <- Iterator + 1
}

// OUTPUT SORTING
system(“pause”)
system(“cls”)

Loop <- 0
while(Loop < Banyak_Siswa) do
{
output(“Data diri Mahasiswa ke-n”)
output(KTP[Loop].Nama)
output(KTP[Loop].NIS)
if(KTP[Loop].TTL.Bulan = 1) then
{
output(KTP[Loop].TTL.Kota, KTP[Loop].TTL.Tanggal, “Januari”, KTP[Loop].TTL.Tahun)
}
else if(KTP[Loop].TTL.Bulan = 2) then
{
output(KTP[Loop].TTL.Kota, KTP[Loop].TTL.Tanggal, “Februari”, KTP[Loop].TTL.Tahun)
}
else if(KTP[Loop].TTL.Bulan = 3) then
{
output(KTP[Loop].TTL.Kota, KTP[Loop].TTL.Tanggal, “Maret”, KTP[Loop].TTL.Tahun)
}
else if(KTP[Loop].TTL.Bulan = 4) then
{
output(KTP[Loop].TTL.Kota, KTP[Loop].TTL.Tanggal, “April”, KTP[Loop].TTL.Tahun)
}
else if(KTP[Loop].TTL.Bulan = 5) then
{
output(KTP[Loop].TTL.Kota, KTP[Loop].TTL.Tanggal, “Mei”, KTP[Loop].TTL.Tahun)
}
else if(KTP[Loop].TTL.Bulan = 6) then
{
output(KTP[Loop].TTL.Kota, KTP[Loop].TTL.Tanggal, “Juni”, KTP[Loop].TTL.Tahun)
}
else if(KTP[Loop].TTL.Bulan = 7) then
{
output(KTP[Loop].TTL.Kota, KTP[Loop].TTL.Tanggal, “Juli”, KTP[Loop].TTL.Tahun)
}
else if(KTP[Loop].TTL.Bulan = 8) then
{
output(KTP[Loop].TTL.Kota, KTP[Loop].TTL.Tanggal, “Agustus”, KTP[Loop].TTL.Tahun)
}
else if(KTP[Loop].TTL.Bulan = 9) then
{
output(KTP[Loop].TTL.Kota, KTP[Loop].TTL.Tanggal, “September”, KTP[Loop].TTL.Tahun)
}
else if(KTP[Loop].TTL.Bulan = 10) then
{
output (KTP[Loop].TTL.Kota, KTP[Loop].TTL.Tanggal, “Oktober”, KTP[Loop].TTL.Tahun)
}
else if(KTP[Loop].TTL.Bulan = 11)then
{
output (KTP[Loop].TTL.Kota, KTP[Loop].TTL.Tanggal, “November”, KTP[Loop].TTL.Tahun)
}
else if(KTP[Loop].TTL.Bulan = 12) then
{
output(KTP[Loop].TTL.Kota, KTP[Loop].TTL.Tanggal, “Desember”, KTP[Loop].TTL.Tahun)
}
output(KTP[Loop].Golongan_Darah)
output(KTP[Loop].Alamat.Jalan, KTP[Loop].Alamat.Nomor)
output(KTP[Loop].Alamat.RT, KTP[Loop].Alamat.RW)
output(KTP[Loop].Alamat.Kelurahan)
output(KTP[Loop].Alamat.Kota)
output(KTP[Loop].Kontak)

Loop <- Loop + 1
}

system(“pause”)
system(“cls”)

goto Pilihan2
}
else if(Submenu = 2) then
{
// SORTING DESCENDING
Iterator <- 0
while(Iterator < Banyak_Siswa) do
{
Loop = Iterator + 1
while(Loop < Banyak_Siswa) do
{
if(KTP[Loop].NIS > KTP[Iterator].NIS) then
{
Kartu_Pelajar Sorting
Sorting = KTP[Iterator]
KTP[Iterator] = KTP[Loop]
KTP[Loop] = Sorting
}
Loop <- Loop + 1
}
Iterator <- Iterator + 1
}

// OUTPUT SORTING
system(“pause”)
system(“cls”)

Loop <- 0
while(Loop < Banyak_Siswa) do
{
output(“Data diri Mahasiswa ke-n:”)
output(KTP[Loop].Nama)
output(KTP[Loop].NISif(KTP[Loop].NIS < KTP[Iterator].NIS) then
{
Kartu_Pelajar Sorting
Sorting = KTP[Loop]
KTP[Loop] = KTP[Iterator]
KTP[Iterator] = Sorting
}
Loop <- Loop + 1
}
Iterator <- Iterator + 1
}

// OUTPUT SORTING
system(“pause”)
system(“cls”)

Loop <- 0
while(Loop < Banyak_Siswa) do
{
output(“Data diri Mahasiswa ke-n:”)
output(KTP[Loop].Nama)
output(KTP[Loop].NIS)
if(KTP[Loop].TTL.Bulan = 1) then
{
output(KTP[Loop].TTL.Kota, KTP[Loop].TTL.Tanggal, “Januari”, KTP[Loop].TTL.Tahun)
}
else if(KTP[Loop].TTL.Bulan = 2) then
{
output(KTP[Loop].TTL.Kota, KTP[Loop].TTL.Tanggal, “Februari”, KTP[Loop].TTL.Tahun)
}
else if(KTP[Loop].TTL.Bulan = 3) then
{
output(KTP[Loop].TTL.Kota, KTP[Loop].TTL.Tanggal, “Maret”, KTP[Loop].TTL.Tahun)
}
else if(KTP[Loop].TTL.Bulan = 4) then
{
output(KTP[Loop].TTL.Kota, KTP[Loop].TTL.Tanggal, “April”, KTP[Loop].TTL.Tahun)
}
else if(KTP[Loop].TTL.Bulan = 5) then
{
output(KTP[Loop].TTL.Kota, KTP[Loop].TTL.Tanggal, “Mei”, KTP[Loop].TTL.Tahun)
}
else if(KTP[Loop].TTL.Bulan = 6) then
{
output(KTP[Loop].TTL.Kota, KTP[Loop].TTL.Tanggal, “Juni”, KTP[Loop].TTL.Tahun)
}
else if(KTP[Loop].TTL.Bulan = 7) then
{
output(KTP[Loop].TTL.Kota, KTP[Loop].TTL.Tanggal, “Juli”, KTP[Loop].TTL.Tahun)
}
else if(KTP[Loop].TTL.Bulan = 8) then
{
output(KTP[Loop].TTL.Kota, KTP[Loop].TTL.Tanggal, “Agustus”, KTP[Loop].TTL.Tahun)
}
else if(KTP[Loop].TTL.Bulan = 9) then
{
output(KTP[Loop].TTL.Kota, KTP[Loop].TTL.Tanggal, “September”, KTP[Loop].TTL.Tahun)
}
else if(KTP[Loop].TTL.Bulan = 10) then
{
output(KTP[Loop].TTL.Kota, KTP[Loop].TTL.Tanggal, “Oktober”, KTP[Loop].TTL.Tahun)
}
else if(KTP[Loop].TTL.Bulan = 11) then
{
output(KTP[Loop].TTL.Kota, KTP[Loop].TTL.Tanggal, “November”, KTP[Loop].TTL.Tahun)
}
else if(KTP[Loop].TTL.Bulan = 12)then
{
output(KTP[Loop].TTL.Kota, KTP[Loop].TTL.Tanggal, “Desember”, KTP[Loop].TTL.Tahun)
}
output(KTP[Loop].Golongan_Darah)
output(KTP[Loop].Alamat.Jalan, KTP[Loop].Alamat.Nomor)
output(KTP[Loop].Alamat.RT, KTP[Loop].Alamat.RW)
output(KTP[Loop].Alamat.Kelurahan)
output(KTP[Loop].Alamat.Kota)
output(KTP[Loop].Kontak)

Loop <- Loop + 1
}
}
else
{
output(“Maaf, pilihan Submenu yang Anda masukkan salah!”)
output(“Silahkan coba kembali.”)

system(“pause”)
system(“cls”)

goto Pilihan3
}

system(“pause”)
system(“cls”)

goto Pilihan2
}
else if(Menu = 4) then
{
system(“pause”)
system(“cls”)

input(Search)
Loop <- 0
Cari <- 0
while(Loop < Banyak_Siswa) do
{
if(Search == KTP[Loop].NIS) then
{
Cari = 1
Index = Loop
}
else
{
/// Kosong.
}
Loop <- Loop + 1
}
if(Cari != 0) then
{
output(“Data Siswa n ditemukan.”)
output(KTP[Index].Nama)
output(KTP[Index].NIS)

system(“pause”)
system(“cls”)

goto Pilihan2
}
else
{
output(“Maaf, Data n tidak ditemukan.”)

system(“pause”)
system(“cls”)

goto Pilihan2
}
}
else if(Menu = 5) then
{
system(“pause”)
system(“cls”)

input(Hapus) /// Untuk menghapus data.

Loop <- 0
while(Loop < Banyak_Siswa) do
{
if (Search = KTP[Loop].NIS) then
{
Loop <- Loop + 1
}
else
{
output(“Data diri Mahasiswa ke-n:”)
output(KTP[Loop].Nama)
output(KTP[Loop].NIS)
output(KTP[Loop].TTL.Kota, KTP[Loop].TTL.Tanggal, KTP[Loop].TTL.Bulan, KTP[Loop].TTL.Tahun)
output(KTP[Loop].Golongan_Darah)
output(KTP[Loop].Alamat.Jalan, KTP[Loop].Alamat.Nomor)
output(KTP[Loop].Alamat.RT, KTP[Loop].Alamat.RW)
output(KTP[Loop].Alamat.Kelurahan)
output(KTP[Loop].Alamat.Kota)
output(KTP[Loop].Kontak)
}
Loop <- Loop + 1

system(“pause”)
system(“cls”)

goto Pilihan2
}
}
else if(Menu = 6) then
{
input(Menu_Keluar)
if(Menu_Keluar = ‘Y’ or Menu_Keluar = ‘y’) then /// Jika User memasukkan “Y” atau “y” pada Program, maka Program akan berahkir.
{
exit(0) /// Fungsi yang digunakan untuk menghentikan eksekusi Program.
}
else if(Menu_Keluar = ‘N’ or Menu_Keluar = ‘n’) /// Jika User memasukkan “N” atau “n” pada Program, maka Program akan mengarahkan ke label bernama “Pilihan2”.
{
system(“pause”)
system(“cls”)
goto Pilihan2 /// Fungsi yang digunakan untuk mengarahkan eksekusi Program ke Label, yaitu sebuah Identifier yang bernama “Pilihan2”.
}
}
else
{
output(“Maaf, data yang Anda masukkan tidak valid!”)
output(“Silahkan Anda coba kembali.”)

system(“pause”)
system(“cls”) /// Berfungsi untuk membersihkan layar pada Program.

goto Pilihan2
}
}
2: /// Menu untuk keluar dari Program.
{
input(Menu_Keluar)
if(Menu_Keluar = ‘Y’ or Menu_Keluar = ‘y’)
{
exit(0)
}
else if(Menu_Keluar = ‘N’ or Menu_Keluar = ‘n’)
{
system(“pause”) /// Berfungsi untuk menahan layar sebelum tertutup sebelum melanjutkan ke aksi yang diinginkan oleh User.
system(“cls”)

goto Pilihan1 /// Fungsi yang berfungsi untuk mengarahkan eksekusi Program ke Label, yaitu sebuah Identifier yang bernama “Pilihan1”.
}
}
else
{
output(“Maaf, data yang Anda masukkan tidak valid!”)
output(“Silahkan Anda coba kembali.”)

system(“pause”)
system(“cls”)

goto Pilihan1
}
}

return 0 /// Berfungsi untuk memberitahu Sistem Operasi bahwa Program telah selesai secara normal dengan status = 0.
}

Proses1(Day, Month, Year <- integer) <- integer
{
Jumlah <- integer

if(Month = 1) then
{
Jumlah = Day
}
else if(Month = 2) then
{
Jumlah = 31 + Day
}
else if(Month = 3) then
{
Jumlah = 59 + Day
}
else if(Month = 4) then
{
Jumlah = 90 + Day
}
else if(Month = 5) then
{
Jumlah = 120 + Day
}
else if(Month = 6) then
{
Jumlah = 151 + Day
}
else if(Month = 7) then
{
Jumlah = 181 + Day
}
else if(Month = 8) then
{
Jumlah = 212 + Day
}
else if(Month = 9) then
{
Jumlah = 243 + Day
}
else if(Month = 10) then
{
Jumlah = 273 + Day
}
else if(Month = 11) then
{
Jumlah = 304 + Day
}
else if(Month = 12) then
{
Jumlah = 334 + Day
}
else
{
output(“Maaf, Anda salah memasukkan Bulan!”)
output(“Silahkan coba kembali.”)
}

if((Month > 2) and (Year mod 4 = 0) and (Year mod 100 != 0) or (Year mod 400 = 0)) then
{
Jumlah = Jumlah + 1
}

return Jumlah
}

Proses2(Day, Month, Year <- integer) <- integer
{
Jumlah <- integer

if(Month = 1) then
{
Jumlah = Day
}
else if(Month = 2) then
{
Jumlah = 31 + Day
}
else if(Month = 3) then
{
Jumlah = 59 + Day
}
else if(Month = 4) then
{
Jumlah = 90 + Day
}
else if(Month = 5) then
{
Jumlah = 120 + Day
}
else if(Month = 6) then
{
Jumlah = 151 + Day
}
else if(Month = 7) then
{
Jumlah = 181 + Day
}
else if(Month = 8) then
{
Jumlah = 212 + Day
}
else if(Month = 9) then
{
Jumlah = 243 + Day
}
else if(Month = 10) then
{
Jumlah = 273 + Day
}
else if(Month = 11) then
{
Jumlah = 304 + Day
}
else if(Month = 12) then
{
Jumlah = 334 + Day
}
else
{
output(“Maaf, Anda salah memasukkan Bulan!”)
output(“Silahkan coba kembali.”)
}

if((Month < 2) and (Year mod 4 = 0) and (Year mod 100 != 0) or (Year mod 400 = 0)) then
{
Jumlah = 366 – Jumlah
}
else
{
Jumlah = 365 – Jumlah
}

return Jumlah
}

Selisih(Tahun1, Tahun2, I, J <- integer) <- integer
{
Kabisat <- integer
Plus = 0 <- integer

if(I != J) then
{
Kabisat = I
while(Kabisat <= J) do
{
Plus = Plus + 365
Kabisat = Kabisat + 1
}
Plus = Plus – Tahun1 + Tahun2
}
else
{
Plus = Tahun2 – Tahun1
}
return Plus
}


Sekian Notasi tentang Kartu Pelajar Siswa yang bisa Saya bagikan. Semoga Notasi ini dapat membantu semua orang yang membacanya. Saya mohon maaf apabila ada kesalahan kata / kalimat pada Post ini, terima kasih.

TIPE DATA UNTUK KARTU TANDA PENDUDUK

Halo! Saya, Macellino Setyaji Sunarjo akan membagikan sedikit materi tentang Dasar Pemrograman pada hari ini. Materi ini adalah tentang Tipe Data untuk Kartu Tanda Penduduk.


// DATA DIRI

Nama = Macellino Setyaji Sunarjo

NIM = A11.2018.10860

Kelompok = STI-4101

 

// JUDUL

Membuat Notasi tentang Tipe Data untuk Kartu Tanda Penduduk.

 

// KAMUS GLOBAL

type Name

<

Nama_Depan <- string

Nama_Tengah <- string

Nama_Belakang <- string

>

 

type Date

<

Tanggal <- integer

Bulan <- string

Tahun <- integer

>

 

type Address

<

Jalan <- string

RT, RW <- integer

Kelurahan, Kecamatan, Kota <- string

>

 

type Kartu_Tanda_Penduduk

<

Nama <- Name

NIK <- string

TTL, Tanggal_Pembuatan, Berlaku_Hingga <- Date

Jenis_Kelamin <- string

Alamat <- Address

Agama <- string

Status_Perkawinan <- string

Pekerjaan <- string

>

 

KTP <- Kartu_Tanda_Penduduk

 

// DISKRIPSI

/// Memasukkan data yang diperlukan untuk Kartu Tanda Penduduk.

input(KTP.Nama.Nama_Depan)

input(KTP.Nama.Nama_Tengah)

input(KTP.Nama.Nama_Belakang)

input(KTP.NIK)

input(KTP.Alamat.Kota, KTP.TTL.Tanggal, KTP.TTL.Bulan, KTP.TTL.Tahun)

input(KTP.Jenis_Kelamin)

input(KTP.Alamat.Jalan)

input(KTP.Alamat.RT, KTP.Alamat.RW)

input(KTP.Alamat.Kelurahan)

input(KTP.Alamat.Kecamatan)

input(KTP.Status_Perkawinan)

input(KTP.Pekerjaan)

input(KTP.Tanggal_Pembuatan.Tanggal)

input(KTP.Tanggal_Pembuatan.Bulan)

input(KTP.Tanggal_Pembuatan.Tahun)

input(KTP.Berlaku_Hingga.Tanggal)

input(KTP.Berlaku_Hingga.Bulan)

input(KTP.Berlaku_Hingga.Tahun)

 

/// Output data yang sudah dimasukkan.

output(KTP.Nama.Nama_Depan, KTP.Nama.Nama_Tengah, KTP.Nama.Nama_Belakang)

output(KTP.NIK)

output(KTP.Alamat.Kota, KTP.TTL.Tanggal, KTP.TTL.Bulan, KTP.TTL.Tahun)

output(KTP.Jenis_Kelamin)

output(KTP.Alamat.Jalan)

output(KTP.Alamat.RT, KTP.Alamat.RW)

output(KTP.Alamat.Kelurahan, KTP.Alamat.Kecamatan)

output(KTP.Status_Perkawinan)

output(KTP.Pekerjaan)

output(KTP.Tanggal_Pembuatan.Tanggal, KTP.Tanggal_Pembuatan.Bulan, KTP.Tanggal_Pembuatan.Tahun)

output(KTP.Berlaku_Hingga.Tanggal, KTP.Berlaku_Hingga.Bulan, KTP.Berlaku_Hingga.Tahun)


Sekian Notasi tentang Tipe Data untuk Kartu Tanda Penduduk yang bisa Saya bagikan. Semoga Notasi ini dapat membantu semua orang yang membacanya. Saya mohon maaf apabila ada kesalahan kata atau kalimat pada Post ini, terima kasih.

FUNGSI DAN PROSEDUR

Halo! Saya, Macellino Setyaji Sunarjo akan membagikan sedikit materi tentang Dasar Pemrograman pada hari ini. Materi ini adalah tentang Fungsi dan Prosedur.


// DATA DIRI

Nama = Macellino Setyaji Sunarjo

NIM = A11.2018.10860

Kelompok = STI-4101

 

// JUDUL

Membuat Notasi tentang Fungsi dan Prosedur.

 

// KAMUS GLOBAL
A, B, C <- integer
X, Y, Z <- integer
Hasil <- integer
Penjumlahan() <- void(Prosedur)
Perkalian(Iterator1, Iterator2) <- integer(Fungsi)

 

// DISKRIPSI
X <- 5
Y <- 10

Perkalian(Iterator1 <- integer, Iterator2 <- integer)
{

// KAMUS LOKAL
Iterator3 <- integer
Iterator3 <- Iterator1 * Iterator2
return Iterator3

}

 

main()

{

Penjumlahan()
Hasil = Perkalian(A, B)

Penjumlahan()
{
Z <- X + Y
}
}


Sekian Notasi tentang Fungsi dan Prosedur yang bisa Saya bagikan. Semoga Notasi ini dapat membantu semua orang yang membacanya. Saya mohon maaf apabila ada kesalahan kata atau kalimat pada Post ini, terima kasih.

PROGRAM BAHASA C TENTANG SORTING ASCENDING DENGAN METODE BUBBLE

Halo! Saya, Macellino Setyaji Sunarjo akan membagikan sedikit materi tentang Dasar Pemrograman pada hari ini. Materi ini adalah tentang pengurutan data secara Ascending.


// DATA DIRI

Nama = Macellino Setyaji Sunarjo

NIM = A11.2018.10860

Kelompok = STI-4101

 

// JUDUL

Membuat Program bahasa C tentang pengurutan data (Sorting) secara Ascending (kecil ke besar) dengan menggunakan metode Bubble Sort.

 

// KAMUS GLOBAL
int Angka[255];
int Ukuran, X, Y, Sorting;

 

// PROGRAM

#include <stdio.h>
#include <stdlib.h>

int main()
{
printf(“Silahkan masukkan ukuran Array = “); scanf(“%d”, &Ukuran);

printf(“Silahkan masukkan isi Array = “);
X = 0;
while(X < Ukuran)
{
scanf(“%d”, &Angka[X]);

X = X + 1;
}

/// Rumus penukaran posisi bila menggunakan metode Bubble Sort. Bila posisi salah, maka akan ditukar. Bila posisi sudah benar, maka tidak terjadi apa-apa.
X = 0;
while(X < Ukuran)
{
Y = 0;
while(Y < Ukuran)
{
if(Angka[X] < Angka[Y])
{
Sorting  = Angka[X];
Angka[X] = Angka[Y];
Angka[Y] = Sorting;
}

Y = Y + 1;
}

X = X + 1;
}

printf(“\nData Array setelah diurutkan = “);
X = 0;
while(X < Ukuran)
{
printf(“%d “, Angka[X]);

X++;
}

printf(“\n”);

return 0;
}


Sekian Notasi tentang pengurutan data secara Ascending yang bisa Saya bagikan. Semoga Notasi ini dapat membantu semua orang yang membacanya. Saya mohon maaf apabila ada kesalahan kata atau kalimat pada Post ini, terima kasih.

SORTING ASCENDING DENGAN METODE BUBBLE

Halo! Saya, Macellino Setyaji Sunarjo akan membagikan sedikit materi tentang Dasar Pemrograman pada hari ini. Materi ini adalah tentang pengurutan data secara Ascending.


// DATA DIRI

Nama = Macellino Setyaji Sunarjo

NIM = A11.2018.10860

Kelompok = STI-4101

 

// JUDUL

Membuat Notasi tentang pengurutan data (Sorting) secara Ascending (kecil ke besar) dengan menggunakan metode Bubble Sort.

 

// KAMUS GLOBAL

Angka[255] <- integer

Ukuran, X, Y, Sorting <- integer

 

// DISKRIPSI

input(Ukuran)

output(“Silahkan masukkan isi Array = “)

X <- 0

while(X < Ukuran) do

{

input(Angka[X])

X <- X + 1

}

 

X <- 0

while(X < Ukuran) do

{

Y <- 0

while(Y < Ukuran) do

{

if(Angka[X] < Angka[Y]) then

{

Sorting = Angka[X]

Angka[X] = Angka[Y]

Angka[Y] = Sorting

}

Y <- Y + 1

}

X <- X + 1

}

 

output(“Data Array setelah diurutkan = “)

X <- 0

while(X < Ukuran) do

{

output(Angka[X])

X <- X + 1

}


Sekian Notasi tentang pengurutan data secara Ascending yang bisa Saya bagikan. Semoga Notasi ini dapat membantu semua orang yang membacanya. Saya mohon maaf apabila ada kesalahan kata atau kalimat pada Post ini, terima kasih.

IDENTIFIKASI SEGITIGA

Halo! Saya, Macellino Setyaji Sunarjo akan membagikan sedikit materi tentang Dasar Pemrograman pada hari ini. Materi ini adalah tentang identifikasi segitiga berdasarkan status, analisa ukuran, dan mengurutkan segitiga berdasarkan luasnya.


// DATA DIRI

NAMA            = Macellino Setyaji Sunarjo

NIM                = A11.2018.10860

KELOMPOK = STI-4101

 

// JUDUL

Membuat Notasi Algoritma tentang menghitung selisih luas 2 buah segitiga. Kemudian, identifikasi segitiga berdasarkan status (segitiga sama sisi, sama kaki, siku-siku, dan sembarang), analisa ukuran (segitiga kecil dan besar), dan mengurutkan segitiga berdasarkan luasnya. Pada saat pengurutan segitiga berdasarkan luas, User memasukkan tambahan 1 segitiga, baru kemudian akan diurutkan.

 

// KAMUS GLOBAL

Alas1, Alas2, Alas3, Tinggi1, Tinggi2, Alas3, Selisih <- real

Luas1, Luas2, Luas3 <- real

Sisi1_Segitiga1, Sisi2_Segitiga1, Sisi3_Segitiga1 <- real

Sisi1_Segitiga2, Sisi2_Segitiga2, Sisi3_Segitiga2 <- real

 

// DISKRIPSI

input(Alas1)

input(Alas2)

input(Tinggi1)

input(Tinggi2)

 

/// Rumus untuk menghitung luas 2 buah segitiga, dan selisih luas 2 buah segitiga tersebut.

Luas1 = 0.5 * Alas1 * Tinggi1

Luas2 = 0.5 * Alas2 * Tinggi2

Selisih = abs(Luas2 – Luas1)

output(Selisih)

 

/// Mencari status 2 buah segitiga.

input(Sisi1_Segitiga1)

input(Sisi2_Segitiga1)

input(Sisi3_Segitiga1)

 

if(Sisi1_Segitiga1 = Sisi2_Segitiga1 = Sisi3_Segitiga1) then

{

output(Segitiga 1 adalah segitiga sama sisi.)

}

else if((Sisi1_Segitiga1 = Sisi2_Segitiga1) or (Sisi1_Segitiga1 = Sisi3_Segitiga1) or (Sisi2_Segitiga1 = Sisi3_Segitiga1)) then

{

output(Segitiga 1 adalah segitiga sama kaki.)

}

else if((Sisi1_Segitiga1 * Sisi1_Segitiga1) = (Sisi2_Segitiga1 * Sisi2_Segitiga1) + (Sisi3_Segitiga1 * Sisi3_Segitiga1)) then

{

output(Segitiga 1 adalah segitiga siku-siku.)

}

else

{

output(Segitiga 1 adalah segitiga sembarang.)

}

 

input(Sisi1_Segitiga2)

input(Sisi2_Segitiga2)

input(Sisi3_Segitiga2)

if(Sisi1_Segitiga2 = Sisi2_Segitiga2 = Sisi3_Segitiga2) then

{

output(Segitiga 2 adalah segitiga sama sisi.)

}

else if((Sisi1_Segitiga2 = Sisi2_Segitiga2) or (Sisi1_Segitiga2 = Sisi3_Segitiga2) or (Sisi2_Segitiga2 = Sisi3_Segitiga2)) then

{

output(Segitiga 2 adalah segitiga sama kaki.)

}

else if((Sisi1_Segitiga2 * Sisi1_Segitiga2) = (Sisi2_Segitiga2 * Sisi2_Segitiga2) + (Sisi3_Segitiga2 * Sisi3_Segitiga2)) then

{

output(Segitiga 2 adalah segitiga siku-siku.)

}

else

{

output(Segitiga 2 adalah segitiga sembarang.)

}

 

/// Analisa ukuran 2 buah segitiga.

if(Luas1 > Luas2) then

{

output(Segitiga 1 lebih besar daripada segitiga 2.)

}

else if(Luas2 > Luas1) then

{

output(Segitiga 2 lebih besar daripada segitiga 1.)

}

else

{

output(Kedua segitiga sama besar.)

}

 

/// Mengurutkan berdasarkan luas 3 segitiga dari yang terkecil hingga terbesar.

input(Alas3)

input(Tinggi3)

Luas3 = 0.5 * Alas3 * Tinggi3

 

if((Luas1 < Luas2) and (Luas1 < Luas3) and (Luas2 < Luas3)) then

{

output(Luas1, Luas2, Luas3)

}

else if((Luas1 < Luas2) and (Luas1 < Luas3) and (Luas2 > Luas3)) then

{

output(Luas1, Luas3, Luas2)

}

else if((Luas2 < Luas1) and (Luas2 < Luas3) and (Luas1 < Luas3)) then

{

output(Luas2, Luas1, Luas3)

}

else if((Luas2 < Luas1) and (Luas2 < Luas3) and (Luas1 > Luas3)) then

{

output(Luas2, Luas3, Luas1)

}

else if((Luas3 < Luas1) and (Luas3 < Luas2) and (Luas1 > Luas2)) then

{

output(Luas3, Luas2, Luas1)

}

else if((Luas3 < Luas1) and (Luas3 < Luas2) and (Luas1 < Luas2)) then

{

output(Luas3, Luas1, Luas2)

}

else

{

output(Ketiga segitiga sama besarnya sehingga mempunyai urutan yang sama.)

}


Sekian Notasi tentang identifikasi segitiga berdasarkan status, analisa ukuran, dan mengurutkan segitiga berdasarkan luasnya yang bisa Saya bagikan. Semoga Notasi ini dapat membantu semua orang yang membacanya. Saya mohon maaf apabila ada kesalahan kata atau kalimat pada Post ini, terima kasih.

MENGHITUNG DURASI

Halo! Saya, Macellino Setyaji Sunarjo akan membagikan sedikit materi tentang Dasar Pemrograman pada hari ini. Materi ini adalah tentang menghitung durasi.


// DATA DIRI

Nama = Macellino Setyaji Sunarjo

NIM = A11.2018.10860

Kelompok = STI-4101

 

// JUDUL

Membuat Notasi Algoritma tentang menghitung durasi dari rumah ke Universitas atau sebaliknya.

 

// KAMUS GLOBAL

Jam1, Menit1, Detik1 <- integer

Jam2, Menit2, Detik2 <- integer

Durasi_Jam, Durasi_Menit, Durasi_Detik, Total <- integer

 

// DISKRIPSI

input(Jam1)

input(Menit1)

input(Detik1)

input(Jam2)

input(Menit2)

input(Detik2)

 

/// Rumus untuk menghitung durasi dari rumah ke Universitas atau sebaliknya.

Durasi_Jam = (Jam2 – Jam1) * 3600

Durasi_Menit = (Menit2 – Menit1) * 60

Durasi_Detik = Detik2 – Detik1

Total = Durasi_Jam + Durasi_Menit + Durasi_Detik

output(Total)


Sekian Notasi tentang menghitung durasi yang bisa Saya bagikan. Semoga Notasi ini dapat membantu semua orang yang membacanya. Saya mohon maaf apabila ada kesalahan kata atau kalimat pada Post ini, terima kasih.

MENGHITUNG SELISIH KELILING 2 LINGKARAN

Halo! Saya, Macellino Setyaji Sunarjo akan membagikan sedikit materi tentang Dasar Pemrograman pada hari ini. Materi ini adalah tentang menghitung selisih keliling 2 buah lingkaran.


// DATA DIRI

Nama = Macellino Setyaji Sunarjo

NIM = A11.2018.10860

Kelompok = STI-4101

 

// JUDUL

Membuat Notasi tentang menghitung selisih keliling 2 buah lingkaran.

 

// KAMUS GLOBAL

R1, R2 <- integer

Phi, Keliling1, Keliling2, Selisih <- real

 

// DISKRIPSI

Phi <- 3.14

input(R1)

input(R2)

 

/// Rumus untuk menghitung keliling 2 buah lingkaran, dan selisih keliling 2 buah lingkaran tersebut.

Keliling1 = 2 * Phi * R1

Keliling2 = 2 * Phi * R2

Selisih = abs(Keliling2 – Keliling1)

output(Selisih)


Sekian Notasi tentang menghitung selisih keliling 2 buah lingkaran yang bisa Saya bagikan. Semoga Notasi ini dapat membantu semua orang yang membacanya. Saya mohon maaf apabila ada kesalahan kata atau kalimat pada Post ini, terima kasih.

PROGRAM BAHASA C TENTANG MENGHITUNG LUAS DAN VOLUME TABUNG

Halo! Saya Macellino Setyaji Sunarjo akan membagikan sedikit materi tentang Dasar Pemrograman pada hari ini. Materi ini adalah tentang pembuatan Program bahasa C tentang menghitung luas dan volume tabung.


/*
DATA DIRI
————–
Nama = Macellino Setyaji Sunarjo
NIM = A11.2018.10860
Kelompok = STI-4101
*/

/*
JUDUL
———
Membuat Program bahasa C tentang menghitung luas dan volume tabung.
*/

// KAMUS GLOBAL
int     R, Tinggi;
float   Phi, Luas_Alas, Luas_Selimut, Luas_Total, Volume;

// PROGRAM
#include <stdio.h>
#include <stdlib.h>

int main()
{
Phi = 3.14;

printf(“Silahkan masukkan jari-jari tabung = “); scanf(“%d”, &R);
printf(“Silahkan masukkan tinggi tabung    = “); scanf(“%d”, &Tinggi);

/// Rumus untuk menghitung luas dan volume tabung.
Luas_Alas = Phi * R * R;
Luas_Selimut = 2 * Phi * R * Tinggi;
Luas_Total = Luas_Alas + Luas_Selimut;
Volume = Phi * R * R * Tinggi;

printf(“\nLuas total tabung = %.2f”, Luas_Total);
printf(“\nVolume tabung = %.2f”, Volume);

printf(“\n”);

return 0;
}


Sekian Program bahasa C tentang menghitung luas dan volume tabung yang bisa Saya bagikan. Semoga Program ini dapat membantu semua orang yang membacanya, dan kemudian menggunakannya. Saya mohon maaf apabila ada kesalahan kata / kalimat pada Post ini, terima kasih.

MENGHITUNG KEBUTUHAN KERAMIK

Halo! Saya, Macellino Setyaji Sunarjo akan membagikan sedikit materi tentang Dasar Pemrograman pada hari ini. Materi ini adalah tentang menghitung kebutuhan keramik.


// DATA DIRI

Nama = Macellino Setyaji Sunarjo

NIM = A11.2018.10860

Kelompok = STI-4101

 

// JUDUL

Membuat Notasi Algoritma tentang menghitung kebutuhan keramik di rumah Mahasiswa.

 

// KAMUS GLOBAL

Panjang_Keramik, Lebar_Keramik <- real

Panjang_Kamar, Lebar_Kamar <- real

Kebutuhan_Panjang, Kebutuhan_Lebar, Total <- real

 

// DISKRIPSI

input(Panjang_Keramik)

input(Lebar_Keramik)

input(Panjang_Kamar)

input(Lebar_Kamar)

 

/// Rumus untuk menghitung kebutuhan panjang, kebutuhan lebar, dan total kebutuhan keramik.

Kebutuhan_Panjang = ceil(Panjang_Kamar / Panjang_Keramik)

Kebutuhan_Lebar = ceil(Panjang_Lebar / Panjang_Lebar)

Total = Kebutuhan_Panjang * Kebutuhan_Lebar

output(Total)


Sekian Notasi tentang menghitung kebutuhan keramik yang bisa Saya bagikan. Semoga Notasi ini dapat membantu semua orang yang membacanya. Saya mohon maaf apabila ada kesalahan kata atau kalimat pada Post ini, terima kasih.