Activity

  • agung posted an update 3 weeks, 3 days ago

    Definisi Jaringan Seluler

    Jaringan seluler adalah rangkaian perangkat telekomunikasi dan kelengkapannya yang digunakan dalam melakukan aktivitas telekomunikasi. Jaringan seluler/jaringan telekomunikasi merupakan bagian dari kegiatan penyelenggaraan telekomunikasi yang telah diatur oleh Kementrian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dalam UU Telekomunikasi No. 36 Th. 1999. Jaringan seluer juga merupakan jaringan nirkabel yang bertujuan untuk meingkatkan kapasitas pengguna device mobile. Jaringan ini kemudian perlahan menggantikan penggunaan transmitter dan receiver berdaya tinggi seperti yang digunakan radio saat ini. Koneksi jaringan seluler memungkinkan perangkat untuk melakukan panggilan dan jika memiliki paket data, maka dapat pula menggunakan layanan internet. Pada sebagian kasus, jika perangkat anda disiapkan untuk roaming dan anda berada diluar area cakupan nirkabel dan penyedia layanan, perangkat akan otomatis terhubung ke jaringan nirkabel dari penyedia layanan yang lain. Jaringan Seluler terdiri atas 3 bagian utama, bagian-bagian tersebut diantaranya adalah :
    1. Perangkat transmisi
    2. Perangkat penyambung
    3. Terminal
    Perkembangan teknologi jaringan seluler berkembang seiring dengan waktu dan kebutuhan manusia dalam berkomunikasi. Dalam perkembangannya, jaringan seluler yang pertama kali digunakan adalah jaringan seluler 0G (Mobile Radio) yang dikembangkan pada tahun 1921. Jaringan 0G merupakan generasi awal teknologi Jaringan Seluler untuk komunikasi suara yang berbasis radio panggil, biasaya digunakan saat di medan perang. Selanjutnya adalah teknologi Jaringan Seluler 1G yang pertama kali ditemukan pada tahun 1980 dan digarap dengan sangat serius sehingga menghasilkan ponsel dengan ukuran seggenggaman tangan. Teknologi dari Jaringan Seluler ini bisa mengirim suara dan pesan singkat. Selanjutnya adalah Jaringan Seluler 2G yang berdiri diawal tahun 90an, dan untuk pertama kalinya muncul teknologi Jaringan Seluler digital dengan suara yang lebih jernih, keamanan lebih terjaga dengan kapasitas yang lebih besar.
    Selanjutnya diikuti dengan Jaringan Seluler 3G yang berdiri sekitar tahun 2001-2003, yang diharapkan sebagai pengganti GPRS yang lebih sempurna, karena tidak perlu upgrade hardware secara ekstrim dan tidak terlalu mengeluarkan biaya. Kemudian pada tahu 2006, tekonologi Jaringan Seluler 4G mulai dikembangkan. Teknologi Jaringan Seluler ini menyediakan jaringan pita ultra lebar berstandar WiMAX dan LTE(Long Term Evolution).

    Dalam penyelenggaraannya Jaringan Seluler wajib memberikan konstribusi terhadap masyarakat. Kontribusi tersebut adalah kontribusi berbentuk penyedian sarana dan prasarana telekomunikasi yang diatur oleh pemerintah dalam UU Telekomunikasi. Selain itu penyelenggara juga haru memberikan kebebasan kepada penggunanya untuk memilih jaringan seluler lain untuk pemenuhan kebutuhan telekomunikasi. Untuk melaksanakan pembangunan, pengoperasian, dan pemeliharaan jaringan seluler, penyelenggara telekomunikasi dapat memanfaatkan atau melintasi tanah Negara atau bangunan yang dimiliki atau dikuasai oleh Pemerintah. Hal itu berlaku pula terhadap sungai, danau, atau laut, baik permukaan maupun dasar. Hal tersebut dapat dilaksanakan setelah mendapat persetujuan dari instansi pemerintah yang bertanggung jawb dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
    Untuk memperbesar kapasitas jaringan yang dapat digunakan pada jaringan seluler, terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan yaitu menambah channel ataupun base station yan gmenyediakan service jaringan pada pengguna, meminjam frekuensi yang digunakan oleh cell yang tedekat untuk menyediakan servis pada cell yang lainnya, ataupun melakukan pemotongan cell sehingga jaringan cell yang dipotong tersebut dapat digunakan untuk melayani area yang lebih membutuhkan, ataupun dengan menambahkan micro cell pada area tertentu yang sangat membutuhkan jaringan.

    referensi :
    http://muhammadarifin95.blogspot.co.id/2015/11/css-3.html
    https://anggieagustriansyah.wordpress.com/pembahasan-2/pengertian-1g-2g-3g-4g/

Comments are closed.

Skip to toolbar