20190726-cerita-motivasi-naik-tanpa-menginjak

Naik Tanpa Menginjak = Tidak Senggol Bacok!

Cerita Motivasi – Untuk Anda yang telah memasuki usia dewasa, Anda akan menemukan bahwa panggung politik tidaklah hanya muncul di pemerintahan saja. Di tempat kerja pun terkadang kita akan menjumpai adanya panggung politik. Terkadang memang terkesan mengurangi – mengurangi, karena memang seringnya terjadi demikian.

 

Praktik senggol bacok, jegal menjegal, saling sikut kanan dan kiri, serta saling menjatuhkan pun menjadi pandangan yang biasa. Banyak manager yang pintar mengambil hati BOS BESAR. Semakin ahli dia mengambil hati BOS BESAR, semakin mantap dan kokohlah posisinya. Itu berarti kesempatan promosi juga akan semakin besar.

 

2 jurus yang sering dikeluarkan : “menjilat ke atas” dan “menginjak ke bawah” menjadi kunci sukses mereka. Segala cara dilakukan. Yang haram pun akhirnya dihalalkan. Kalau bawahan salah, ia melaporkannya ke atas, sebelum dia di persalahkan. Padahal yang namanya pemimpin seharusnya bertanggung jawab sebagai atasan bukan? Demikian juga kalau bawahan bagus, masa dia akan memasang muka di hadapan atasan dan mengatakan bahwa dia adalah contributor dan merupakan pemberi ide atas kinerja yang bagus tersebut.

 

Itulah praktis “office politics”. Dan hal ini sepertinya wajar terjadi di setiap perusahaan. Perbedaan yang terjadi hanyalah skala dan kadar praktis tersebut. Ada yang berskala kecil, tetapi ada pula yang berskala besar dan terang – terangan. Benar – benar tidak berbeda dengan seekor kepiting yang ingin naik ke dalam suatu keranjang dan mengingjak – injak kepiting lainnya.

 

Lalu bagaimanakah kita menyikapi hal ini?

 

Seperti halnya orang – orang tua yang mengeluarkan kata kata mutiara : “BELAJARLAH DARI SEJARAH”. Kita juga perlu belajar dari sejarah.

 

Dalam kitab Daniel diceritakan bahwa ribuan tahun lalu hidup seorang raja yang bernama raja Darius. Beliau adalah raja di sebuah kerajaan yang bernama babel. Praktis office politics ini ternyata sudah terjadi. Dan yang menjadi korban adalah Daniel. Para wakil raja saat itu ingin menjatuhkan Daniel dengan berbagai cara yang sangat licik karena tidak menemukan suatu kesalahan ada padanya. Mereka membuat undang – undang yang menjerat Daniel dalam hal ibadahnya kepada Tuhan Yang Maha Esa. Wow.

 

Padahal apabila kita belajar mengenai Daniel lebih jauh, seperti yang diceritakan di dalam alkitab, ma kita menemukan bahwa Daniel bisa menjadi wakil raja bukanlah karena cara – cara yang kotor seperti itu. Daniel menjadi raja murni karena hikmatnya, dan kecakapan yang dilakukannya di dalam pekerjaan. Bahkan disampaikan bahwa segala sesuatu yang dikerjakannya adalah sempurna.

 

Kisah Daniel ini kiranya dapat menjadi kata kata motivasi diri bagi kita semua. Bahkan kita pun dapat menduduki posisi puncak tanpa harus menjilat atasan dan menginjak bawahan.

 

Kata kata motivasi : Naiklah ke atas tanpa harus menginjak ke bawah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *