BAB 1 Interaksi Manusia dan Komputer

Pertemuan ke-1

Interaksi Manusia dan Komputer

Manusia memiliki sifat ingin mengetahui sesuatu yang baru dan terkadang merasa awam dengan sesuatu yang baru tersebut. Hal tersebut juga berkaitan dengan manusia yang ingin mengoperasikan komputer meskipun tidak tahu proses yang terjadi dalam sistem komputer. Cara agar manusia (user) dan komputer bisa berinteraksi satu sama lain dibutuhkan bidang ilmu Interaksi Manusia dan Komputer. Interaksi Manusia dan Komputer (IMK) memiliki arti disiplin ilmu yang berhubungan dengan perancangan, evaluasi, dan implementasi sistem komputer yang interaktif untuk digunakan manusia.

2 elemen utama dalam Interaksi Manusia dan Komputer adalah Manusia (user) dan Komputer.
Elemen pertama adalah manusia. Manusia dipandang sebagai sistem yang memproses informasi seperti Informasi diterima dan ditanggapi dengan proses input-output; Informasi disimpan di memori; Informasi diproses dan diaplikasikan dengan berbagai cara.
Elemen selanjutnya adalah komputer. Komputer didefinisikan sebagai perangkat elektronik yang dapat dipakai untuk mengolah data dengan perantaraan sebuah program yang mampu memberikan informasi dan hasil dari pengolahan tersebut. Komputer memiliki sistem. Sistem komputer terdiri dari prosesor, memori, I/O. Fungsi dasar yang dibentuk oleh sistem komputer adalah eksekusi program. Program yang akan dieksekusi berisi sejumlah instruksi yang disimpan dalam memori. CPU akan melakukan tugas sebagai pengeksekusi program.
Prinsip kerja sistem komputer dan hubungannya dengan Interaksi Manusia dan Komputer :
Screenshot (70)
Bentuk Interaksi Manusia dan Komputer melalui user interface(antarmuka pemakai). Antarmuka merupakan bagian sistem komputer yang memungkinkan user berinteraksi dengan komputer. Antarmuka tersebut berkembang sangat pesat dari berbasis tekstual, kemudian grafis (GUI/Graphical User Interface), web, mobile hingga visual programming.
Tujuan user interface agar sistem komputer yang digunakan user bisa memperhatikan aspek-aspek kemudahan user seperti efektifitas, fleksibilitas, mudah dipelajari, dan sikap user terhadap sistem.
Hubungan manusia, interface dan komputer adalah Manusia ↔ Interface ↔ Sistem Komputer.
Antarmuka komputer yang diinginkan oleh user harus user friendly (ramah dengan pengguna), yaitu memiliki antarmuka yang bagus, mudah dioperasikan, mudah dipelajari, dan pengguna merasa senang menggunakan aplikasi tersebut.
Pengembangan antarmuka sangat dibutuhkan untuk mengikuti kebutuhan di zaman yang modern seperti saat ini. Strategi yang bisa digunakan untuk pengembangan antarmuka meliputi teknik evaluasi untuk mengevaluasi prototipe; pengetahuan tentang mekanisme fungsi manusia sebagai pengguna komputer; berbagai informasi karakteristik dialog seperti ragam dialog, struktur, isi tekstual dan grafis, tanggapan waktu, dan kecepatan tampilan; penggunaan prototipe yang disusun bersama-sama antara calon pengguna dan perancang sistem serta piranti bantu yang dapat digunakan.
Pengembangan sistem antarmuka memiliki kemudahan dan kesulitan dalam pengaplikasiannya.
Kemudahan dalam pengembangan sistem antarmuka bisa melalui piranti bantu melalui pemrograman berorientasi objek seperti Visual Basic, Delphi, Visual C++, Java, Visual dBase, dll. Kelebihan penggunaan piranti bantu ini adalah antarmuka yang dihasilkan menjadi lebih baik, antarmuka mudah dimodifikasi, program aplikasinya mudah ditulis, lebih ekonomis untuk dipelihara, dan pemakaian sumber daya lebih sedikit.
Kesulitan dalam pengembangan sistem antarmuka yaitu semakin ramah antarmuka software maka semakin sulit diimplementasikan; antarmuka harus menangani piranti kontrol seperti keyboard dan mouse; antarmuka harus mempunyai kinerja yang handal artinya tidak terjadi keterlambatan antara masukan pengguna dan tanggapan sistem.

Tujuan Interaksi Manusia dan Komputer untuk memudahkan manusia dalam mengoperasikan komputer dan mendapatkan berbagai umpan balik selama bekerja pada sistem komputer serta menghasilkan sebuah sistem yang mudah digunakan, aman, efektif, dan efisien bagi manusia (user).

Ada beberapa faktor yang mendukung proses Interaksi Manusia dan Komputer, yaitu faktor Psychology, Ergonomic and Human Factors, Engineering, Design, Semiotics and Branding, Ethnography, Sociology, Language, dan Computer Science.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *