Membuat 3 file CodeBlocks yuk!!

Haloo, bertemu lagi dengan saya di Maba Blog. Dalam materi kali ini kita akan belajar tentang cara

membuat 3 file dalam CodeBlocks. Langkah-langkahnya bisa kita lihat dibawah ini :

  1. Pertama kita buat dulu sebuah project, isi nama sesuai keinginan

1

2. Selanjutnya klik File->New->file untuk membuat file baru. lalu klik Header terlebih dahulu                untuk membuat header nya.

2

3. Langkah selanjutnya tentukan dimana kita akan menyimpan file tersebut. Centang juga

seluruh bagian kotak untuk mengaktifkan project tadi

3

4. Selanjutnya klik File->New->file untuk membuat file baru. Kali ini kita akan membuat file                C/source nya

4

5. Langkah selanjutnya tentukan dimana kita akan menyimpan file tersebut. Centang juga

seluruh bagian kotak untuk mengaktifkan project tadi

5

6. Selamat… project 3 file anda sudah bisa dijalankannnn

6

 

 

‘TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGANNYA DAN JANGAN LUPA BERKUNJUNG KEMBALI YAAKK”

 

 

 

Belajar Tipe Data dan Variabel yuk!!

Tipe Data dan Variabel

 

Tipe data digunakan untuk mendeklarasikan suatu variabel atau fungsi. Setiap tipe data juga memiliki memory paa komputer yang berbeda-beda. Oleh karena itu tipe data dan variabel(fungsi) keduanya tidak bisa dipisahkan karena mereka saling bertautan.

Tipe Data

Tipe data dibagi 2,  yaitu:

  • Tipe data dasar
  • tipe data bentukan

Tipe Data Dasar

Berikut adalah tipe data dasar yang paling sering digunakan di dalam bahasa C, yaitu:

  1. int – Tipe data berupa bilangan bulat
  2. char – Tipe data berupa karakter, maupun string (kumpulan karakter)
  3. float atau double – Tipe data bilangan riil dengan tipe float, double, long int
  4. boolean – Tipe data berupa jawaban True dan False

Tipe Data Bentukan

Tipe data bentukan adalah tipe data yang dibuat sendiri oleh kita. Berisi data data yang sudah ditentukan dan biasanya Enumered data type atau disingkat Enum.

 

Variabel

Variabel adalah suatu lokasi (alamat) di dalam memori komputer yang mempunyai nama dan nilai. Besarnya ruang yang digunakan dan nilai yang dapat ditampung oleh variabel ditentukan dari tipe datanya. Penamaan variabel tidak dapat diawali dengan angka dan mengandung spasi. Underscore  (_) dapat digunakan untuk menggantikan spasi didalam penamaan variabel.

Deklarasi, Assignment dan Inisialisasi

  • Deklarasi – Menyatakan tipe data dan nama dari suatu variabel.
  • Assignment – Mengganti nilai yang lama dari suatu variabel yang sudah dideklarasikan dengan nilai yang baru.
  • Inisialisasi – Assignment pada saat variabel dideklarasikan.
1
2
3
int A; // Deklarasi Varibabel
int A = 10; // Pengisisan data
A = 25; // Data

 

Variabel Global dan Variabel Lokal

Variabel global adalah variabel yang dapat dikenali di seluruh bagian program. Variabel lokal adalah variabel yang hanya dikenali di bagian program tertentu.

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
int A; // Variabel global
int main(){
   int B; // Variabel lokal
   A = 100; // Benar
   B = 120; // Benar
   return 0;
}
int myProgram(){
   int C; // Variabel lokal
   A = 100; // Benar
   B = 120; // Benar
   C = 170; // Salah, B tidak dikenali di myProgram()
   return 0;
}

 

Format Pemanggil

Format pemanggil adalah operator-operator yang digunakan di dalam fungsi printf()untuk memanggil nilai data dari sebuah variabel. Berikut adalah format yang sering digunakan di dalam bahasa C:

  • %d – digunakan untuk menampilkan data integer.
  • %c – digunakan untuk menampilkan data char.
  • %f – digunakan untuk menampilkan data float.
  • %lf – digunakan untuk menampilkan data double.

 

Contoh Program

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
#include <stdio.h>
int A = 1; // Variabel Global
int main(){
   float B = 2.5; // Variabel Lokal
   char C = 'a';
 
   printf("Nilai A adalah %d \n", A);
   printf("Nilai B adalah %f \n", B);
   printf("Nilai C adalah %c \n", C);
   return 0;
}

Belajar Pointer Yuk!!!

Pointer adalah suatu variabel yang berisi alamat memori dari suatu variabel lainnya. Alamat ini merupakan lokasi dari objek lain di dalam memori. Untuk mendeklarasikan sebuah variabel pointer, kita harus menggunakan tanda asterik/bintang ( ) di depan variabel yang akan dideklarasikan.
Format Penulisan :

tipe_data *nama_variabel;

Untuk mendapatkan alamat dari variabel pointer yang telah dideklarasikan sebelumnya, kita harus menggunakan tanda ampersand (&) didepan variabel pointer tersebut.

Format Penulisan :

&nama_variabel;

Sedangkan untuk mendapatkan nilai dari variabel pointer yang telah dideklarasikan, kita harus menggunakan tanda asterik ( * ) didepan variabel pointer tersebut.

Format Penulisan :

*nama_variabel;

Contoh Penulisan :

#include <stdio.h>

int main () {

   int  nilai = 10;
   int  *nilai2;

   nilai2 = &nilai;

   printf(“Alamat variabel nilai: %x\n”, &nilai  );
   printf(“Isi variabel nilai2: %d\n”, *nilai2 );

   getch();

   return 0;
}

untitled

 

Belajar Konversi Angka ke Huruf yuk!!

Berikut adalah program bahasa C untuk mengkorvesi nilai angka menjadi nilai huruf. dengan tabel nilainya adalah sebagai berikut :

 Nilai      Huruf

<0           Negatif

1-10       Satuan

10          Puluhan

 

Contoh Program menggunakan konversi dalam bahasa C :

 

#include <stdio.h>
#include <stdlib.h>
 int main()
{
    int n;
    printf("Input nilai angka ");scanf("%d",&n);
    if (n<0)
    {
        printf("konversi angka ke huruf dari %d adalah Negative\n\n",n);
    }
    else if (n<10)
    {
        printf("konversi angka ke huruf dari %d adalah Satuan\n\n",n);
    }
    else if (n==10) {
        printf("konversi angka ke huruf dari %d adalah Puluhan\n\n",n);
    }
    return 0;
}

 

Belajar ARRAY yuk!!

Pengertian Array
Pengertian Array adalah sekumpulan variabel yang memiliki tipe data yang sama dan dinyatakan dengan nama yang sama. Array merupakan konsep yang penting dalam pemrograman, karena array memungkinkan untuk menyimpan data maupun referensi objek dalam jumlah banyak dan terindeks. Dengan array, data mudah dicari dengan hanya memanggil lokasi indeks suatu data. Urutan data pada array dimulai dari 0, jadi data pertama pada suatu array memiliki indeks 0. Untuk lebih jelasnya lihat ilustrasi berikut.
  1. Array berdimensi satu

o       Setiap elemen array dapat diakses melalui index

o       Index array secara default dimulai dari 0

o       Deklarasi array :

Tipe_array nama_array[ukuran]

  1. Array berdimensi dua

–          Array dua dimensi merupakan array yang terdiri dari m buah baris dan n buah buah kolom. Bentuknya dapat berupa matriks atau tabel.

–          Deklarasi array :

Tipe_array nama_array [baris][kolom]

  1. Array multidimensi

–          Array multidimensi merupakan array yang mempunyai ukuran lebih dari dua. Bentuk pendeklarasian array multidimensi sama saja dengan deklarasi array dimensi satu maupun dimensi dua.

–          Deklarasi array :

Tipe_array nama_array [ukuran 1][ukuran 2] . . . [ukuran N]

Contoh Program menggunakan array dalam bahasa C :

#include <stdio.h>

int main ()
{

int n[ 10 ]; // n adalah bilangan array bertipe integer, yang bernilai 10
int i,j;

//inialisasi elemen array n – 0
for ( i = 0; i < 10; i++ )

{
n[ i ] = i + 0; //membuat elemen pada lokasi i dengan i + 0
}
//output dari setiap nilai elemen array
for (j = 0; j < 10; j++ )

{
printf(“Elemen[%d] = %d\n”, j, n[j] );
// %d berarti bilangan integer , not double
}
return 0;
}

array-satu

Belajar Selection sort yuk!!

Selection Sort

Selection Sort merupakan kombinasi antara sorting dan searching. Metode ini sangat sederhana karena setiap proses akan dicari elemen-elemen yang belum diurutkan yang terkecil (ascending) atau terbesar (descending) yang akan ditukarkan ke posisi yang tepat di dalam array.

Salah satu bentuk implementasinya adalah saat melakukan baris berbaris dari siswa yang terkecil hingga tertinggi. Pasti kita akan mencari yang terpendek lalu siswa tersebut masuk ke barisan. Dilanjutkan lagi dengan siswa yang kedua terpendek, memasuki barisan. Begitu selanjutnya..

Untuk mencari siswa terpendek, dilakukan searching. Oleh karena itu, algoritma selection sort juga disebut sebagai algoritma hasil penggabungan sorting dan searching.

Selection Sort disukai karena kesederhanaan algoritmanya dan performanya yang lebih bagus dari beberapa algoritma lain yang lebih rumit. Algoritma ini dapat di ilustrasikan bekerja seperti dibawah ini:
  • Pertama cari data terkecil (data dengan nilai terkecil) dari semua data. kemudian ditukar nilainya dengan data pertama.
  • Kemudian cari data terkecil dari data kedua sampai data yang terakhir, kemudian ditukar nilainya dengan data kedua (data terkecil kedua ditukan posisinya dengan data kedua).
  • Kemudian cari data terkecil dari data ketiga sampai data terakhir, lalu tukar nilainya dengan data yang ketiga.
  • Begitu seterusnya sampai semua data menjadi terurut. Apabila ada N buah data yang akan kita diurutkan, maka kita butuh N-1 langkah pengurutan, dengan data yang terakhir, yaitu data ke N tidak perlu diurutkan sebab nilainya sudah pasti yang terkecil.

 

Contoh Program menggunakan selection sort dalam bahasa C :

 

#include <stdio.h>

int main()
{
    int a,b,temp,total;
    int data[20];
    printf("Masukkan jumlah data = ");scanf("%d",&total);
    for(a=0;a<total;a++)
    {
        printf("masukkan nilai pada INDEX ke %d = ",a+1);scanf("%d",&data[a]);
    }

    for(a=0;a<total-1;a++)
    {
        for(b=a+1;b<total;b++)
        {
            if(data[a]>data[b])
            {
                temp=data[b];
                data[b]=data[a];
                data[a]=temp;
            }
        }
    }

    printf("\n\nData setelah diurut : ");
    for(a=0;a<total;a++)
    {
        printf("%d  ",data[a]);
    }
    printf("\n");

    return 0;screenshot_9
}

Mengenal Bahasa C

                           Struktur Dasar Program C

Bahasa C adalah bahasa yang banyak digunakan untuk membuat aplikasi komputer. Bahasa C merupakan induk dari bahasa pemrograman yang lain.Bagi para pemula yang ingin belajar bahasa pemograman C, maka wajib hukumnya untuk mengetahui struktur dasar pemrograman C.
Sebelum kita belajar membuat program C, sebaiknya kita mengetahui struktur dasar program bahasa C.

Komponen-komponen bahasa C

  1. Fungsi Main()
  2. Deklarasi variabel
  3. Statement
  4. Komentar //
  5. Kurung kurawal{}

 

Berikut ini adalah penjelasan mengenai komponen diatas :

1. Fungsi main()
Adalah sekumpulan kode yang ditaruh dalam sebuah blok dan dibuat untuk menjalankan tugas khusus.
Secara garis besar,isi dari fungsi main() pada contoh program luas segiempat adalah :

  1. Perintah untuk memberikan nilai panjang dan lebar dengan nilai 10 dan 5.
  2. Perintah untuk menghitung luas segiempat.
  3. Perintah untuk menampilkan luas segiempat ke display.

2. Deklarasi variabel

Deklarasi diperlukan bila kita akan menggunakan pengenal (identifier) dalam program. Identifier dapat berupa variable, konstanta dan fungsi. Deklarasi Variabel Bentuk umum pendeklarasian suatu variable adalah : Nama_tipe nama_variable;

Contoh Deklarasi Variable:

  • int x; // Deklarasi x bertipe integer
  • char y, huruf, nim[10]; // Deklarasi variable bertipe char
  • float nilai; // Deklarasi variable bertipe float
  • double beta; // Deklarasi variable bertipe double
  • int array[5][4]; // Deklarasi array bertipe integer
  • char *p; // Deklarasi pointer p bertipe char

3. Statement

Perintah /Statement digunakan untuk memerintahkan komputer untuk melakukan sesuatu. Nah dibawah ini penjelasan mengenai statement.

A. Fungsi printf
Fungsi ini digunakan menampilkan ekspresi di layar. Berikut ini bentuk format yang digunakan dalam fungsi printf

B. Fungsi scanf
Fungsi ini digunakan untuk memasukkan data lewat keyboard.

C.  Fungsi gets
Fungsi ini digunakan untuk memasukkan data berupa string agar tampil dilayar.

D.  Pengulangan while
Pengulangan ini digunakan apabila jumlah pengulangannya belum diketahui.

E. Pengulangan do-while
Pengulangan ini merupakan pengembangan dari pengulangan while, dimana dalam do-while seleksi while berada di bawah batas pengulangan.

F. Struktur if
Struktur if digunakan untuk menyeleksi suatu kondisi.

 

5. Komentar

Komentar dipakai sebagai catatan supaya kita tidak lupa dengan apa yang kita kerjakan di program tersebut. Komentar tidak akan dibaca oleh komputer.

  • Jika komentar kita hanya 1 baris cukup memberi tanda // didepan komentar.
  • Jika komentar kita lebih dari 1 baris kita harus memberikan tanda /* didepan komentar dan tanda */ dibelakang komentar

Contoh :

// Komentar 1 baris
/* Komentar Lebih
dari 1 baris */

 

6. Kurung Kurawal

Kurung kurawal berfungsi  untuk menandakan bahwa suatu fungsi tersebut telah menjadi suatu kesatuan. itu juga menandakan berawal dan akhirnya suatu fungsi, jadi ini juga merupakan suatu pemisah.

 

Baiklah, Kelihatannya sampai disini dulu pembelajara kita mengenai dasar-dasar bahasa C kali ini. Sampai jumpa dipertemuan selanjutnya….. BYEEEE