Ketahui Sejarah Bapepam (Badan Pelaksana Pasar Modal)

Kelahiran Bapepam
Pada waktu Pasar Modal dihidupkan kembali tahun 1976, dibentuklah Bapepam, singkatan dari Badan Pelaksana Pasar Modal.
Menurut Keppres No.52/1976, Bapepam bertugas:
Mengadakan penilaian terhadap perusahaan-perusahaan yang akan menjual saham-sahamnya melalui Pasar Modal apakah telah memenuhi persyaratan yang ditentukan dan sehat serta baik;

 Menyelenggarakan Bursa Pasar Modal yang efektif dan efisien;

 terus-menurus mengikuti perkembangan perusahaan-perusahaan yang menjual saham-sahamnya melalui pasar modal.
Bapepam dipimpin oleh seorang ketua yang diangkat oleh Presiden dan dalam melaksanakan tugasnya ia bertanggung-jawab kepada Menteri Keuangan.

Akhir Dualisme

Pada mulanya, selain bertindak sebagai penyelenggara, Bapepam sekaligus merupakan pembina dan pengawas. Namun akhirnya dualisme pada diri Bapepam ini ditiadakan pada tahun 1990 dengan keluarnya Keppres No. 53/1990 dan SK Menkeu No. 1548/1990.
Keluarnya Keppres 53 tentang Pasar Modal dan SK Menkeu No. 1548 tahun 1990 itu menandai era baru bagi perkembangan pasar modal. Dualisme fungsi Bapepam dihapus, sehingga lembaga ini dapat memfokuskan diri pada pengawasan pembinaan pasar modal.
Dengan fungsi ini, Bapepam dapat mewujudkan tujuan penciptaan kegiatan pasar modal yang teratur wajar, efisien, serta melindungi kepentingan pemodal dan masyarakat. Dibandingkan dengan tugas pokok Securities Exchange Commission (SEC) di Amerika Serikat, tugas ini hampir sama. SEC bertugas menjaga keterbukaan pasar modal secara penuh kepada masyarakat investor dan melindungi kepentingan masyarakat investor dari malpraktik di pasar modal.

Para Ketua Bapepam

Josef A Turangan
1977-1981

Sutadi Sukarya
1981-1984

Barli Halim (alm)
1984-1988

Marzuki Usman
1988-1992

Sukanto Reksohadiprodjo
1992-1993

Barcelius Ruru
1993-1995

I Putu Gede Ary Suta
1995-1998

Jusuf Anwar
1998-2000

Herwidayatmo
2000-2005

Darmin Nasution
2005-2006

Ahmad Fuad Rahmany
2006 – 2011

Nurhaida
2011 – sekarang

Wewenang Bapepam
Berdasarkan Undang-undang No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal, pembinaan, pengaturan, dan pengawasan sehari-hari Pasar Modal dilakukan oleh Bapepam yang bertujuan untuk mewujudkan kegiatan pasar modal yang teratur, wajar dan efisien serta melindungi kepentingan pemodal dan masyarakat

Dalam melaksanakan fungsi tersebut, Bapepam mempunyai kewenangan untuk memberikan izin, persetujuan, dan pendaftaran kepada para pelaku Pasar Modal, memproses pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum, menerbitkan peraturan pelaksanaan dari perundang-undangan di bidang Pasar Modal, dan melakukan penegakan hukum atas setiap pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal.

Pada pasal 5 UU Pasar Modal, Bapepam berwenang untuk:
a. memberi :
1) izin usaha kepada Bursa Efek, Lembaga Kliring dan Penjaminan, Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian, Reksa Dana, Perusahaan Efek, Penasihat Investasi, dan Biro Administrasi Efek;
2) izin orang perseorangan bagi Wakil Penjamin Emisi Efek, Wakil Perantara Pedagang Efek, dan Wakil Manajer Investasi; dan
3) persetujuan bagi Bank Kustodian;
b. mewajibkan pendaftaran Profesi Penunjang Pasar Modal dan Wali Amanat;
c. menetapkan persyaratan dan tata cara pencalonan dan memberhentikan untuk sementara waktu komisaris dan atau direktur serta menunjuk manajemen sementara Bursa Efek, Lembaga Kliring dan Penjaminan, serta Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian sampai dengan dipilihnya komisaris dan atau direktur yang baru;
d. menetapkan persyaratan dan tata cara Pernyataan Pendaftaran serta menyatakan, menunda atau membatalkan efektifnya Pernyataan Pendaftaran;
e. mengadakan pemeriksaan dan penyidikan terhadap setiap Pihak dalam hal terjadi peristiwa yang diduga merupakan pelanggaran terhadap Undang-undang dan atau peraturan pelaksanaanya;
f. mewajibkan setiap Pihak untuk :
1) menghentikan atau memperbaiki iklan atau promosi yang berhubungan dengan kegiatan di Pasar Modal; atau
2) mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengatasi akibat yang timbul dari iklan atau promosi dimaksud;
g. melakukan pemeriksaan terhadap :
1) setiap Emiten atau Perusahaan Publik yang telah atau diwajibkan menyampaikan Pernyataan Pendaftaran kepada Bapepam; atau
2) Pihak yang dipersyaratkan memiliki izin usaha, izin orang perseorangan, persetujuan, atau pendaftaran profesi berdasarkan Undang-undang;
h. menunjuk Pihak lain untuk melakukan pemeriksaan tertentu dalam rangka pelaksanaan wewenang Bapepam sebagaimana dimaksud dalam huruf g;
i. mengumumkan hasil pemeriksaan;
j. membekukan atau membatalkan pencatatan suatu Efek pada Bursa Efek atau menghentikan transaksi Bursa atas Efek tertentu untuk jangka waktu tertentu guna melindungi kepentingan pemodal;

k. menghentikan kegiatan perdagangan Bursa Efek untuk jangka waktu tertentu dalam hal keadaan darurat;

l. memeriksa keberatan yang diajukan oleh Pihak yang dikenakan sanksi oleh Bursa Efek, Lembaga Kliring dsan Penjaminan, atau Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian serta memberikan keputusan membatalakan atau menguatkan pengenaan sanksi dimaksud;

m. menetapkan biaya perizinan, persetujuan, pendaftaran, pemeriksaan, dan penelitian serta biaya lain dalam rangka kegiatan Pasar Modal

n. melakukan tindakan yang diperlukan untuk mencegah kerugian masyarakat sebagai akibat pelanggaran atas ketentuan di bidang Pasar Modal

o. memberikan penjelasan lebih lanjut yang bersifat teknis atas UUPM atau peraturan pelaksanaannya;

p. menetapkan instrumen lain sebagai Efek selain yang telah ditentukan dalam Pasal 1 angka 5 UU PM;dan

q. melakukan hal-hal lain yang diberikan berdasarkan Undang-undang Pasar Modal.

ke atas

Fungsi Bapepam

Dijelaskan dalam pasal 3 Kepmenkeu RI No : 503/KMK.01/1997 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Pengawas Pasar Modal, fungsi Bapepam adalah:
a. penyusunan peraturan di bidang Pasar Modal;
b. penyusunan peraturan di bidang Pasar Modal;
c. pembinaan dan pengawasan terhadap Pihak yang memperoleh izin usaha, persetujuan, pendaftaran dari Bapepam dan Pihak lain yang bergerak di Pasar Modal;
d. penetapan prinsip-prinsip keterbukaan perusahaan bagi Emiten dan Perusahaan Publik;
e. penyelesaian keberatan yang diajukan oleh Pihak yang dikenakan sanksi oleh Bursa Efek, Lembaga Kliring dan Penjaminan, dan Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian;
f. penetapan ketentuan akuntansi di bidang Pasar Modal;
g. pengamanan teknis pelaksanaan tugas pokok Bapepam sesuaidengan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan dan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Struktur Bapepam dan LK

Struktur organisasi Bapepam telah mengalami beberapa perubahan struktur, menyesuaikan kebutuhan perkembangan dan dinamika yang terjadi selama ini.
Struktur organisasi Bapepam yang terakhir saat ini berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan RI Nomor: 606/KMK.01/2005 tanggal 30 Desember 2005 tentang Organisasi Dan Tata Kerja Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan.
Struktur/Bagan Organisasi Bapepam dan LK :

Ketua Bapepam dan LK

Sekretaris Bapepam dan LK membawahi 5 Bagian
1 Bagian Perencanaan dan Organisasi
2 Bagian Kepegawaian
3 Bagian Keuangan
4 Bagian Kerjasama Internasional dan Hubungan Masyarakat
5 Bagian Umum

Kepala Biro Perundang-Undangan dan Bantuan Hukum membawahi 4 Bagian
1 Bagian Perundang-Undangan
2 Bagian Penetapan Sanksi
3 Bagian Bantuan Hukum
4 Bagian Profesi Hukum

Kepala Biro Riset dan Teknologi Informasi membawahi 5 Bagian
1 Bagian Riset Ekonomi
2 Bagian Riset Pasar Modal
3 Bagian Riset Asuransi, Dana Lembaga Pensiun dan Keuangan Lain
4 Bagian Teknologi Informasi
5 Bagian Pengelolaan Data dan Informasi
Kepala Biro Pemeriksaan dan Penyidikan membawahi 4 Bagian
1 Bagian Pemeriksaan dan Penyidikan Pengelolaan Investasi
2 Bagian Pemeriksaan dan Penyidikan Transaksi dan Lembaga Efek
3 Bagian Pemeriksaan dan Penyidikan Emiten dan Perusahaan Publik Sektor Jasa
4 Bagian Pemeriksaan dan Penyidikan Emiten dan Perusahaan Publik Sektor Riil

Kepala Biro Pengelolaan Investasi  membawahi 5 Bagian
1 Bagian Pengembangan Kebijakan Investasi
2 Bagian Pengembangan Produk Investasi
3 Bagian Pengawasan Bina Manajer Investasi dan Penasihat Investasi
4 Bagian Pengawasan Pengelolaan Investasi
5 Bagian Kepatuhan Pengelolaan Investasi

Kepala Biro Transaksi dan Lembaga Efek membawahi 5 Bagian
1 Bagian Pengembangan Kebijakan Transaksi dan Lembaga Efek
2 Bagian Pengawasan Lembaga Efek
3 Bagian Kepatuhan Lembaga Efek
4 Bagian Pengawasan Perdagangan
5 Bagian Wakil Perusahaan Efek

Kepala Biro Penilaian Keuangan Perusahaan Sektor Jasa membawahi 5 Bagian
1 Bagian Penilaian Perusahaan Jasa Keuangan
2 Bagian Penilaian Perusahaan Jasa Non Keuangan
3 Bagian Pemantauan Perusahaan Jasa Keuangan
4 Bagian Pemantauan Perusahaan Perdagangan dan Perhubungan
5 Bagian Pemantauan Perusahaan Properti dan Real Estat

Kepala Biro Penilaian Keuangan Perusahaan Sektor Riil membawahi 5 Bagian
1 Bagian Penilaian Perusahaan Pabrikan
2 Bagian Penilaian Perusahaan Non Pabrikan
3 Bagian Pemantauan Perusahaan Aneka Industri
4 Bagian Pemantauan Perusahaan Industri Dasar, Logam dan Kimia
5 Bagian Pemantauan Perusahaan Pertambangan dan Agrobisnis

Kepala Biro Standar Akuntansi dan Keterbukaan membawahi 4 Bagian
1 Bagian Standar Akuntansi dan Pemeriksaan
2 Bagian Akuntan, Penilai, dan Wali Amanat Pasar Modal
3 Bagian Pengembangan Keterbukaan dan Tata Kelola
4 Bagian Pengembangan Pasar Modal Syariah

Kepala Biro Perbankan, Pembiayaan, dan Penjaminan membawahi 4 Bagian
1 Bagian Perbankan
2 Bagian Lembaga Pembiayaan
3 Bagian Pemeriksaan Lembaga Pembiayaan
4 Bagian Lembaga Penjaminan dan Lembaga Pembiayaan Lainnya
Kepala Biro Perasuransian membawahi 5 Bagian
1 Bagian Kelembagaan Perasuransian
2 Bagian Analisis Keuangan Perasuransian
3 Bagian Analisis Penyelenggaraan Usaha Perasuransian
4 Bagian Pemeriksaan Perasuransian
5 Bagian Perasuransian Syariah

Kepala Biro Dana Pensiun membawahi 5 Bagian
1 Bagian Kelembagaan Dana Pensiun
2 Bagian Analisis Penyelenggaraan Program Dana Pensiun
3 Bagian  Pemeriksaan Dana Pensiun
4 Bagian Pengembangan dan Pelayanan Informasi Dana Pensiun
5 Bagian Program Pensiun Pegawai Negeri Sipil

Hal Penting Yang Harus Anda Ketahui Sebelum Memulai Bisnis Online

Hal Penting Yang Harus Anda Ketahui Sebelum Memulai Bisnis OnlineBisnis online atau seringkali juga dikenal dengan e-commerce, merupakan kegiatan atau jenis usaha yang dilakukan secara online terutama melalui internet. Seorang yang memiliki bisnis yang bergerak di bidang apapun dan menggunakan internet untuk menjalankan bisnis tersebut, maka hal tersebut juga bisa disebut bisnis online. Ruang bisnis untuk bisnis online sangat luas mulai dari membeli dan menjual secara online dan juga menyediakan layanan secara online. Tidak hanya itu, sebenarnya kita juga bisa menemukan berbagai bentuk bisnis online yang ada saat ini.

point-penting-yang-harus-anda-ketahui-sebelum-memulai-bisnis-online

Dan siapapun bisa Memulai Bisnis Online atau berkecimpung di bisnis online. Asalkan anda mempunyai ide dan gagasan, atau produk yang unik, tentu saja anda bisa menemukan sebuah cara untuk menjualnya secara online. Hanya saja, seperti halnya bisnis tradisional yang menggunakan toko fisik anda juga harus memutuskan bagaimana cara menjual, bagaimana cara menarik minat para pelanggan, bagaimana caranya memiliki pelanggan banyak, serta bagaimana caranya agar anda berbeda dan lain sebagainya. Dan oleh karenanya, kita harus memiliki strategi bisnis yang ampuh untuk mendapatkan itu semua.

Jenis Bisnis Online

Bisnis online memang ada banyak jenis dan macamnya namun beberapa yang paling umum di antaranya adalah:

Keuntungan Dan Kerugian Dalam Bisnis Online

Ada kalanya kita harus mempertimbangkan beberapa hal sebelum membuat keputusan untuk memulai atau memindahkan bisnis anda secara online. Pertama, jika anda tidak mahir menggunakan komputer, atau belum pernah Memulai Bisnis Online sebelumnya, maka mengetahui dan memahami dunia informasi dan teknologi, serta memperdalamnya sebelum anda memulai bisnis secara online merupakan pilihan yang sangat baik.

Berikut adalah beberapa manfaat yang bisa anda dapatkan dengan berbisnis online diantaranya adalah:

  • Penghematan biaya sewa dan juga biaya karyawan atau staff
  • Fleksibilitas yang lebih besar dan efisiensi dalam pengiriman produk dan layanan
  • Aksesibilitas untuk pelanggan di seluruh indonesia bahkan di seluruh dunia

Manfaat-manfaat bisnis online diatas juga memiliki beberapa kelemahan atau kerugian seperti:

  • Pengetahuan teknis atau website yang sangat diperlukan,
  • Resiko penipuan online
  • Biaya software dan hardware untuk menjalankan bisnis online

Tips sebelum anda memutuskan untuk Memulai Bisnis Online adalah fokus kepada apa yang akan anda targetkan. Menjalankan bisnis online “focus” adalah salah satu ujian terberat bagi pelakunya. Pasalnya, banyak sekali pelaku bisnis online yang selalu memperlihatkan keberhasilan mereka. Jika anda sering melihat dan membuka hal-hal yang tidak penting tersebut maka tentu saja acara ini akan membuat anda membuang banyak sekali waktu yang seharusnya anda gunakan untuk mengembangkan bisnis online yang sedang anda geluti. Semoga informasi diatas dapat bermanfaat!

Kenali Istilah di Dunia Kuliah

Istilah di dunia kuliah akan menjadi begitu aneh dan tanda tanya bagi siapa saja yang belum pernah belajar seputar dunia kuliah. Jikalau Anda hingga saat memasuki lingkungan kampus belum juga mengetahui definisi dari istilah istilah yang ada, maka bersiap siaplah untuk mengerutkan dahi karena tidak mengerti dan penuh dengan tanda tanya.

mahasiswa-di-kampus

Pada artikel ini saya akan membahas dan memperkenalkan tentang istilah di dunia kuliah yang sebaiknya Anda pahami. Berikut penjelasannya. Check this out!

  1. SKS (Satuan Kredit Semester)

Setiap mahasiswa yang mengambil tingkatan pendidikan akan diberikan target SKS yang harus dipenuhi. Bagi mahasiswa baru biasanya akan diberikan target SKS antara 21 – 25 untuk tiap semester dari total keseluruhan target sebanyak 144  hingga 160 SKS untuk sampai ke jenjang Strata-1 (S1).

Biaya yang ditanggungkan kepada mahasiswa tidak ditentukan dari banyak atau tidaknya SKS yang diambil, melainkan dari waktu belajar yang ditempuh. Maka dari itu, ada yang menempuh kuliah dalam waktu yang singkat (kurang dari 4 tahun), dan ada pula yang menempuh kuliah dalam waktu yang lama (lebih dari 4 tahun). Itu semua tergantung dari target SKS yang dicapainya.

Bobot SKS dari tiap mata kuliah akan berbeda beda sesuai dengan ketentuan kampus, ada yang mempunyai bobot 1, 2, 3 bahkan 4.

  1. Dosen dan Asisten Dosen (AsDos)

Kalau di sekolah kita mengenal Guru, maka di dunia kuliah kita akan mengenal Dosen. Dosen adalah seseorang yang memberikan pengajaran atau bimbingan di dunia perkuliahan yang ditunjuk oleh pihak kampus.

Asisten Dosen berarti pihak yang ditunjuk oleh dosen ketika dosen yang bersangkutan berhalangan hadir untuk memberikan pengajaran.

  1. IPS dan IPK

IPS (Indeks Prestasi Semester) adalah nilai rata rata dari tiap mata kuliah yang dihasilkan dalam satu semester.

IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) adalah nilai keseluruhan dari tiap mata kuliah yang dihasilkan selama menempuh kuliah, dari mulai semerter awal sampai dengan semester akhir. Nilai IPK ini berkisar antara 1,00 sampai dengan 4,00.

  1. Sistem Penilaian (A, B, C, D, E)

Kalau di sekolah kita akan mendapatkan nilai berupa angka di raport atau laporan belajar kita, maka di kuliahan kita akan mendapatkan nilai dengan format yang berbeda, yaitu menggunakan abjad, dari mulai huruf A, B, C, D, sampai E. Semuanya tergantung hasil yang didapatkan selama kita menempuh perkuliahan. Semuanya akan terangkum di dalam Transkrip Nilai, berisi nilai IPK akhir dari tiap mata kuliah.

Huruf “A” adalah tingkatan yang paling bagus, dan huruf “E” adalah tingkatan yang paling rendah. Jadi, jangan bangga kalau nanti Anda mendapatkan nilai “E” :D.

Setidaknya istilah istilah itulah yang akan sering kita hadapi dan temukan saat mengarungi fase pendidikan dunia kampus nanti, kenali dari sekarang agar Anda menjadi orang yang sedikit tahu dan terbiasa dengan istilah istilah di atas.

Semoga bermanfaat.

Tips Cerdas Kuliah Sambil Kerja

Tips Cerdas Kuliah Sambil Kerja – Kedua pilihan ini memang sama pentingnya, tetapi bagi sebagian orang kedua pilihan ini akan sangat menentukan hidup mereka di kemudian hari. Mengapa demikian? Karena kedua proses ini berkaitan satu sama lain sehingga menjadikan keduanya sebagai satu kesatuan. Pada umumnya setelah kuliah pasti bekerja, iya kan?? tetapi itu merupakan proses yang sudah umum, bisa dibilang hampir semua orang melakukan hal tersebut. Lapangan pekerjaan yang kurang luas tidak sebanding dengan angkatan kerja yang ada di Indonesia, dan juga sarjana yang mengharapkan kesejahteraan hidup setelah mereka melakukan studi di universitas.

Dari banyak nya fenomena tersebut, maka terjadilah yang dinamakan pengangguran secara massal. Ini disebabkan tidak seimbangnya antara kedua proses tersebut yaitu kuliah dan bekerja yang seharusnya bisa di sesuaikan menurut kebutuhan. Kedua proses ini bisa berjalan dengan baik jika kita bisa memaknai keduanya dan berfikir secara sistematis. Kuliah dan bekerja  adalah bagian yang penting untuk kita bisa mendapatkan kesejahteraan hidup, dengan itu kita bisa mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan yang kita miliki. Dengan proses ini kita bisa lebih di hargai oleh orang lain dan mempergunakan ilmu kita sesuai dengan kaidah-kaidah yang berlaku.

kuliah-apa-kerja

Tetapi ada juga yang mendapatkan kesulitan setelah mereka kuliah dan mulai mencari kerja. Karena di balik lapangan pekerjaan yang luas itu juga ada persaingan yang ketat sehingga menuntut kita untuk berkompetensi. Kompetensi yang ketat akan mengakibatkan banyak korban yaitu pengangguran, ini bisa di cegah dengan bagaimana cara kita untuk mensiasati fenomena ini. Dari banyaknya kejadian yang ada di negara kita ini, kita harus lebih paham akan pentingnya ilmu yang akan membawa kita pada kesejahteraan hidup yang diharapkan. Bekerja memang merupakan faktor utama bagaimana kita bisa mencari materi dengan cara bekerja, ini merupakan yang lumrah yang pada umumnya semua orang melakukan hal tersebut.

Tetapi bagaimana cara kita untuk mendapatkan kesempatan kerja yang lebih luas? Dari pertanyaan tersebut, bisa di artikan bahwa kuliah dan bekerja bisa dilakukan pada waktu yang sama, sehingga bisa dimanfaatkan pada saat umur kita muda. Pada zaman dan era sekarang ini perubahan akan semakin cepat, terlebih lagi pada bidang ilmu pengetahuan dan teknologi akan semakin meluas ke semua orang.

Dengan kita mempunyai ilmu, maka akan membawa kita pada perubahan yang positif baik dalam diri sendiri maupun orang lain. Perubahan tersebut akan memudahkan kita untuk mencari puing-puing materi yang akan digunakan untuk kelangsungan gaya hidup. Kuliah dan bekerja pada waktu yang sama memang tidak mudah, dibutuhkan banyak tenaga dan fikiran untuk melakukan kedua hal tersebut. tetapi jika kita mempunyai semangat dan daya juang tinggi, itu bisa dilakukan dengan mudah dan lancar tanpa ada hambatan yang berarti.

Itu semua tinggal bergantung dalam diri kita sendiri, kuliah dan bekerja adalah suatu kesatuan. Terserah pada diri anda, karena setiap orang mempunyai prinsip dan tujuan yang berbeda-beda. Ini hanyalah opini penulis yang pada dasarnya hanya memberikan masukan positif kepada pembaca agar dapat membantu menentukan kedua proses tersebut.