Home » keris » Pameran keris di makam bung karno Blitar

Pameran keris di makam bung karno Blitar

Sekitar 2.000 keris dari beragam daerah di Indonesia dipajang dalam pameran di halaman parkir Makam Bung Karno Kota Blitar, Sabtu (13/5/2017). Bertajuk ‘Kebangkitan Keris Bumi Bung Karno untuk Pemersatu Nusantara’, diharapkan bisa mengembalikan semangat persatuan dan kebersamaan khususnya, bagi komunitas penggemar keris se Indonesia.

“Harapan aku pameran keris yang menjadi pusaka nusantara ini mampu menjadikan pemersatu bangsa Indonesia. Aku berharap bangsa Indonesia tidak dipecah belah oleh perbedaan, namun disatukan oleh perbedaan dan kebudayaan salah satunya keris ini,” kata Wali Kota Blitar, Moch Samanhudi Anwar dalam sambutan pembukaan.

pameran-keris-blitar

pameran-keris-blitar

Keris, menurut Samanhudi, sebagai bentuk peradaban tingginya adat istiadat Indonesia yang diakui Unesco sebagai warisan adat istiadat dunia. Untuk tersebut perlu diupayakan, hasil karya seni adiluhung ini juga diturunkan ke generasi muda kita.

“Aku melihat yang masih memiliki keris saat ini itu adalah keturunan atau warisan dari orang tuanya. Nah…saat ini ini saatnya kita juga mulai mengenalkan keris pada generasi muda kita biar karya budaya kearifan lokal ini tetap terjaga eksistensinya,” tambah Samanhudi.
Foto: Erliana Riady

Sementara Ketua Panitia Pameran Keris, Eko Sumarno menyebut, pameran ini digelar selama 2 hari, yakni mulai 12-14 Mei. Dan menjual keris koleksinya dipamerkan ada 75 kolektor yang datang untuk.

Tetapi kalau kali ini memang mengadakan even eksklusif bagi kolektor keris jika biasanya ada even di Kota Blitar kita ikut

Seorang pemerhati dan pecinta pusaka dari Jember, Cornelia Karundeng mengaku sengaja datang ke Kota Blitar, khusus untuk menghadiri acara ini.

“Awalnya aku bermaksud melestarikan budaya biar tak punah ya, namun lama kelamaan aku makin cinta sebab keris ini memiliki filosofi yang sangat tinggi,” ungkap pengusaha etnis Thionghoa ini.

Kalau disatakan oleh laki-laki yang mengaku mengoleksi ribuan keris di setiap zaman ini sampai saat ini ia tak pernah berhenti mempelajari keris dari bahan dan seni Ditanya apakah dia tergolong orang yang percaya kekuatan yang terkandung di benda pusaka itu. “Aku hanya belajar bahan dan artistiknya saja, kalau kemudian bisa yang lainnya tersebut berarti bonus atas kecintaan aku,” kata Cornelius.

Dari informasi beberapa kolektor yang hadir, dalam dunia keris tidak dikenal istilah jual beli. Maka orang tersebut hanya memberi mahar kepemilikan jika ada orang yang ingin memiliki keris koleksinya

“Keris tersebut seperti lukisan atau karya seni lainnya. Tak ada standart baku nilai nominal, tapi lebih pada menyukai. Jadi untuk nilai mahar aneka, mulai ratusan ribu sampai ratusan juta,” jelas salah satu peserta pameran, Rofiq Kamarogan.

Pantauan detikcom, animo pengunjung dalam pameran keris ini sangat positif. banyak dari mereka kemudian balik membawa keris untuk menambah koleksinya.


Post a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *