BNI Komitmen Patuh Bayar Pajak

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI berkomitmen untuk patuh membayar pajak | PT Rifan Financindo Berjangka

Rifan Financindo Berjangka

Penghargaan tersebut diberikan oleh Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati di Auditorium Gedung Dr KRT Radjiman Wedyodiningrat, Jakarta, Selasa 13 Maret kemarin. Direktur Hubungan Kelembagaan dan Transaksional Perbankan BNI Adi Sulistyowati hadir menerima penghargaan tersebut.

Data Ditjen Pajak, realisasi penerimaan pajak Kanwil DJP Wajib Pajak Besar mencapai Rp361,84 triliun pada 2017. Di 2018, target penerimaan Kanwil DJP Wajib Pajak Besar adalah sebesar Rp432,37 triliun atau tumbuh 19,54 persen dibanding realisasi 2017.

Pencapaian target penerimaan Kanwil DJP Wajib Pajak Besar 2018 akan mendukung 30,33 persen target nasional, yaitu sebesar Rp1.424 triliun.? Pencapaian target penerimaan Kanwil DJP Wajib Pajak Besar di 2018 akan mendukung 30,33 persen dari target nasional sebesar Rp1.424 triliun.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI berkomitmen untuk patuh membayar pajak kepada pemerintah. Hasilnya BNI mendapatkan apresiasi dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia sebagai salah satu Wajib Pajak Badan yang membayarkan kewajiban pajak kepada negara secara patuh.

Corporate Secretary BNI Kiryanto mengungkapkan sepanjang 2017, BNI juga menjadi bank persepsi yang menampung pembayaran pajak para wajib pajak. Ada 7,1 juta transaksi pembayaran pajak yang dilakukan melalui BNI dengan nilai pajak yang disetorkan sekitar Rp183 triliun.

“Penghargaan ini kami terima sebagai bentuk kehormatan bagi BNI yang telah melakukan pembayaran Pajak, baik sebagai Badan maupun BNI sebagai pemotong/pemungut pajak dari pihak ketiga,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu, 14 Maret 2018.

 

Taat dan Tepat Waktu Bayar Pajak, BCA Raih Penghargaan Wajip Pajak Besar | PT Rifan Financindo Berjangka

 

Dia menuturkan, pihaknya berkomitmen menjadi bank pilihan utama andalan masyarakat yang berperan sebagai pilar penting perekonomian Indonesia dan senantiasa taat terhadap peraturan perpajakan sebagai salah satu aspek penting yang mendorong pembangunan nasional.

“Kami berharap BCA dapat menjadi benchmark Wajib Pajak bagi masyarakat dan institusi lain, khususnya dalam pemenuhan kewajiban pajak. Penerimaan pajak ini kami harapkan nantinya dapat berkontribusi terhadap pembangunan dan perekonomian nasional melalui penyediaan layanan dan infrastruktur yang lebih baik,” pungkasnya.

Sebagai informasi, selain BCA, penghargaan tersebut juga diberikan kepada 31 wajib pajak yang dinilai patuh terhadap peraturan perpajakan dan mendukung pencapaian target penerimaan Kanwil DJP Wajip Pajak Besar pada tahun lalu.

Executive Vice President Finance & Corporate Planning BCA Raymon Yonarto menerima penghargaan Wajib Pajak yang diserahkan oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani Indrawati di Gedung Radjiman Wedyodiningrat, Jakarta, Selasa (13/3/2018).

Raymon menyatakan konsistensi untuk patuh bayar dan lapor pajak menjadikan BCA menjadi salah satu penerima penghargaan tersebut.

“Acara ini merupakan apresiasi bagi Wajib Pajak yang patuh dalam hal pelaporan dan pembayaran pajak. Kami merasa terhormat terpilih sebagai salah salah satu penerima penghargaan ini. Hal ini menunjukkan bahwa BCA memiliki standar yang baik dalam memenuhi kewajiban membayar dan melaporkan pajak,” ujarnya.

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menjadi salah satu perusahaan yang diganjar apresiasi dan penghargaan Wajib Pajak Besar dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Wajib Pajak Besar tahun 2018.

Penghargaan tersebut diberikan kepada BCA, sebagai salah satu institusi yang terdaftar dalam Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Wajib Pajak Besar Satu, atas kontribusinya patuh terhadap peraturan perpajakan yang mendorong tercapainya target penerimaan Kanwil DJP Wajib Pajak Besar di tahun 2017.

( Baca : Sri Mulyani Senang Bank BUMN Patuh Bayar Pajak )

 

Bio Farma Raih Apresiasi Penghargaan Wajib Pajak Besar 2018 | PT Rifan Financindo Berjangka

Sesuai dengan sumber dari dirjen pajak, jumlah wajib pajak yang mendapatkan penghargaan total berjumlah 31 wajib pajak. Terdiri dari Lima wajib pajak KPP Wajib Pajak Besar Dua, enam wajib pajak dari masing masing KPP Wajib Pajak Besar Satu dan KPP Wajib Pajak Besar Tiga dan 14 wajib pajak dari KPP Wajib Pajak Besar Empat Belas yang mendapatkan penghargaan atas kontibusi dalam pencapaian target penerimaan Kanwil DJP Wajib Pajak Besar di tahun 2017.

Tahun 2018 Kanwil DJP Wajib Pajak Besar juga berencana untuk meningkatkan kerja sama dengan pihak ketiga terutama untuk pertukaran data, integritas data perpajakan yang sudah dimulai dengan wajib pajak BUMN juga akan menjadi agenda prioritas untuk meningkatkan kepatuhan sukarela wajib pajak.

Pramusti menambahkan pada 2017, Bio Farma memberikan kontribusi pajak sekitar Rp 508 miliar. Tentunya sesuai arahan Menteri Keuangan bahwa pertimbangan penilaian bukan hanya dari segi besarnya nilai kontribusi, tapi juga tingkat kepatuhan dan kerja sama yang baik antara wajib pajak dengan dirjen pajak.

“Kami berharap semakin banyak BUMN dan wajib pajak besar lainnya yang memiliki kesadaran yang tinggi tentang pentingnya pajak ini untuk mendukung pertumbuhan infrastruktur dan pembangunan negeri” ungkap Pramusti seperti dalam sairan persnya.

Bio Farma mendapat apresiasi dan penghargaan Wajib Pajak Kakanwil DJP Wajib Pajak Besar Tahun 2018, yang diserahkan langsung oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani kepada Direktur Keuangan Bio Farma Pramusti Indrascaryo, pada Selasa (13/3), di Jakarta. Apresiasi dan penghargaan diberikan kepada sekitar 31 para wajib pajak besar yang terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Wajib Pajak Besar di Lingkungan Kanwil DJP Wajib Pajak Besar.

Menurut Pramusti Bio Farma sangat mengapresiasi penghargaan wajib pajak ini apalagi hanya 11 BUMN yang mendapatkan penghargaan. Hal ini menunjukan Bio Farma sangat berkomitmen dan patuh terhadap aturan perpajakan dan mendukung program pemerintah.
Rifan Financindo Berjangka

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *