Home » 2016 » October

Monthly Archives: October 2016

Kunci Memulai Dan Membangun Bisnis yang Sukses

Kunci Memulai Dan Membangun Bisnis yang Sukses

Maria Contreras Sweet yang merupakan seorang pemilik Bank Promerica (Promise of Amerika) sering mendengar teman dan relasinya bersemangat untuk berhenti dari kerjanya dan memulai membangun bisnis sendiri. Akan tetapi beliau memberikan nasihat untuk teman – temannya tersebut.

Maria memang orang yang bertangan dingin dan memiliki jiwa yang pantang menyerah. Ada beberapa hal yang disampaikan Maria kepada teman – teman biasanya ketika teman – temannya bersemangat untuk memulai bisnis.

Mungkin Anda ingin tahu apa saja pendapat yang disampaikan oleh Maria ini? Tentunya pendapat tersebut berhubungan dengan bagaimana kunci memulai dan membangun sebuah bisnis yang sukses.

Langsung saja simak informasi lengkapnya berikut ini!

Kunci Memulai Dan Membangun Bisnis yang Sukses

Maria mengungkapkan bahwa ada beberapa kunci dalam memulai dan membangun bisnis yang harus dimiliki supaya bisnisnya nanti sukses. Berikut informasinya :

Tentukan konsep yang unik

Jika memang Anda ingin memulai sebuah bisnis, coba Anda tanyakan apakah keahlian Anda dan bagaimanakah cara Anda memaksimalkan keahlian Anda supaya bisa membedakan diri dengan yang lain? Ini hal yang Anda perlu pertimbangkan untuk nantinya membuat dan menjadikan sebuah konsep yang unik.

Apakah Anda menemukan hambatan untuk masuk

Upayakan untuk Anda pertimbangkan orang lain dapat dengan mudah meniru usaha Anda. Bagaimana nasib Anda jika nantinya ada banyak orang yang meniru usaha Anda.

Anda perlu untuk memikirkan apa tindakan antisipasi yang nantinya akan bisa Anda lakukan jika memang ada banyak orang yang meniru usaha Anda sehingga akan ada hambatan yang menghalangi Anda. Karena itu sebisa mungkin Anda perlu membuat sebuah produk yang benar – benar spesial dan memiliki nilai plus atau faktor X.

Pertimbangkan jaringan (network) yang baik

Ada banyak jaringan yang Anda perlu bangun didalam menjalankan sebuah bisnis. Termasuk disini adalah soal jaringan pribadi Anda seperti akuntan, pemasar, pengacara atau yang lainnya.

Upayakan Anda pertimbangkan juga siapa yang nantinya akan membantu proses pemasaran Anda karena sebuah produk tanpa proses pemasaran yang jelas tentu akan sangat tidak maksimal perkembangannya.

Anda perlu mengutamakan passion

Sebagian besar orang memang akan menyebut sebagai passion akan tetapi sebenarnya ini adalah sebuah energi yang tidak berkesudahan. Anda perlu menyiapkan ide – ide untuk bisnis Anda dan Anda perlu membagi waktu Anda untuk bisnis, keluarga dan juga yang lain – lain.

Ini memang sangat menguras waktu, tenaga dan pikiran akan tetapi sangat penting untuk menunjang keberhasilan didalam bisnis Anda.

Demikian sedikit informasi yang kali ini bisa kami berikan untuk Anda. Semoga informasi diatas mengenai Kunci Memulai Dan Membangun Bisnis yang Sukses bermanfaat. Selamat berusaha dan semoga kesuksesan bersama Anda.

18 Tips Kritis Jika Ingin Memiliki Bisnis Startup Yang Sustainable !

18 Tips Kritis Jika Ingin Memiliki Bisnis Startup

Mungkin banyak dari kalian yang masih bingung dengan istilah bisnis startup. Bisnis startup adalah fase awal sebuah perusahaan yang masih berkembang dan belum lama beroperasi. Biasanya, bisnis startup bergerak pada bidang teknologi, terutama website. Kira-kira apa saja ya, hal yang sebaiknya dilakukan ataupun dipertimbangkan sebelum memulai bisnis startup ? Yuk kita simak!

1. Mulailah, Jangan Hanya Dipikirkan.

Hal pertama yang harus kamu lakukan saat akan memulai bisnis startup milikmu adalah berhenti berpikir. Eits, maksudnya bukan sama sekali ngga mikir lho, ya. Tapi, janganlah berpikir terlalu panjang terutama terkait kesuksesan bisnis startup-mu. Jalani, dan mulai saja bisnismu. Jangan sampai ide bisnismu yang brilian justru diambil orang.

2. Jual Apa Saja.

Banyak orang yang ingin membuat bisnis startup kebingungan akan menjual produk seperti apa. Padahal, kamu dapat menjual apa saja, lho. Ingatlah jika tidak ada bisnis yang benar-benar baru. Yang ada hanyalah bisnis yang berbeda atau bisnis yang lebih baik. Jadi, ayo segera wujudkan!

3. Tentukan Strategi Bisnismu.

Sebelum membuat startup, tentukanlah strategi yang akan kamu lakukan. Tentukan visi dan misi dari startup milikmu, atau bagaimana menghasilkan produk yang sesuai. Dengan begitu kamu dan tim tidak akan kehilangan arah di tengah jalan. Jangan sampai tim sudah direkrut tapi kebingungan akan melakukan hal apa

4. Meminta Nasehat Kepada yang Sudah Ahli.

Saat kamu memulai bisnis startup, pasti banyak pertanyaan yang muncul dalam benakmu. “bagaimana cara menjualnya, ya?” atau “perusahaan ini didaftarkan kemana, ya?”. Agar pertanyaanmu terjawab, mintalah nasehat kepada orang-orang yang ahli pada bidangnya. Hayo, kamu nggak mau tersesat di jalan, kan?

5. Agar Efisien, Kamu Juga Bisa Mempekerjakan Orang Secara Jarak Jauh.

Mempekerjakan karyawan jarak jauh atau istilah Bahasa Inggrisnya remote workers dapat juga dijadikan alternatif saat kamu membuka bisnis startup. Alasannya, kamu akan kesulitan menemukan pekerja yang kompeten yang dapat hadir di lingkunganmu. Selain lebih efisien, kamu juga dapat menghemat banyak biaya dengan tips ini.

6. Cari Partner yang Sepadan.

Perusahaan yang baik tidak akan bisa maju oleh satu individu. Untuk itu carilah partner startup bisnis yang sesuai dan memiliki satu tujuan denganmu. Setelah bertemu dengan pasangan yang pas untuk memulai startup, bicarakan dan kembangkan ide-ide kalian.

7. Cari Pekerja yang Mau Bekerja Keras.

Saat berencana membuat startup bisnis, usahakan untuk merekrut orang-orang terpilih yang pekerja keras. Jika kesulitan untuk menilainya, mintalah referensi orang terdekatmu. Siapa tahu mereka memiliki kolega atau keluarga yang sesuai dengan kriteriamu. Dengan merekrut orang-orang yang memiliki “kedekatan” denganmu, adaptasi yang dilakukan juga akan menjadi lebih mudah. Menarik bukan?

8. Jangan Dulu Mencari Keuntungan.

Meskipun tidak dapat dipungkiri jika setiap perusahaan pasti menginginkan keuntungan yang besar, hal ini jangan kamu gunakan jika startup bisnismu belum stabil. Fokuslah menghasilkan produk yang unggul sehingga barang yang akan dijual dapat bersaing. Jika barang yang dihasilkan unggul, tentunya keuntungan akan datang dengan sendirinya.

9. Fokuskan Uangmu Pada Pemasaran.

Jika startup bisnis baru kamu mulai, fokuskan juga perusahaanmu dalam hal pemasaran. Karena tanpa pemasaran yang baik, belum tentu produk yang telah dibuat dengan baik oleh tim milikmu dapat laku terjual. Jangan sampai usaha yang telah mati-matian kamu buat terbuang sia-sia hanya karena startup bisnismu tidak siap dalam segi pemasaran.

10. Pilihlah Orang Yang Ahli Pada Bidangnya.

Untuk membawahi bidang-bidang pada perusahaan startup milikmu, cobalah untuk merekrut tenaga siap pakai yang memang sudah ahli. Jika sulit untuk menemukannya, kamu juga bisa merekrut orang-orang pintar dari kampusmu untuk bersama-sama membangun startup bisnismu. Jangan lupa untuk memilih orang dengan loyalistas yang tinggi agar tidak mudah menyerah. Kamu tidak mau kan startup bisnismu berhenti ditengah jalan?

11. Beranilah Untuk Menerima Kritik.

Sebagai pendiri sebuah startup bisnis, bukan berarti derajatmu lebih tinggi dari semua tim-mu. Terimalah kritik yang diutarakan oleh mereka. Apalagi jika hal tersebut merupakan kritik yang membangun dan baik untuk perusahaanmu. Kamu tidak mau kan, kondisi perusahaanmu tidak harmonis cuma karena bosnya diktator dan anti kritik?

12. Cintailah Bisnis Startup-mu.

Meskipun terdengar begitu sentimentil, mencintai bisnis merupakan hal yang paling krusial dalam sebuah startup. Logikanya, kamu tidak akan lelah mengorbankan apapun demi orang yang kamu cintai tanpa merasa lelah. Hal yang sama juga berlaku pada startup bisnis. Semakin kamu mencintai dan berusaha, tentunnya hasil yang besar akan kamu dapatkan.

13. Kemudian Buat Tim Kamu Jatuh Cinta Pada Pekerjaannya.

Setelah jatuh cinta pada bisnismu, buatlah tim kamu jatuh cinta pada perusahaan dan pekerjaan mereka. Satu lagi logika terkait hal ini, kamu tidak akan mempekerjakan pengasuh yang tidak mencintai anakmu bukan? Jika pekerjamu mencintai dan menikmati pekerjaan mereka, tentunya mereka tidak akan merasa terbebani bekerja demi diri mereka sendiri dan perusahaan.

14. Lakukan Penelitian Pasar.

Sebelum memulai startup bisnis milikmu, jangan lupa untuk meninjau pasar terlebih dahulu. Tentukan apa kebutuhan konsumen, apa yang mereka inginkan atau apa yang sedang menjadi trend. Dengan melakukan riset pasar, tentunya kamu dapat menentukan harga dan membuat produk yang tepat sasaran.

15. Membuat Video Pemasaran yang Mudah Dipahami.

Buatlah video pemasaran terkait startup dan produknya agar mudah dipahami oleh konsumen. Tidak perlu panjang, buatlah secara sederhana namun pesannya tersampaikan. Apalagi sekarang sudah banyak media yang dapat dijadikan tempat promosi bagi startup milikmu. Bagaimana, menarik bukan?

16. Endorsement Artis.

Satu lagi metode pemasaran startup yang cocok di Indonesia. Yap, apalagi kalau bukan menggunakan jasa para artis. Mintalah bantuan endorsement pada mereka agar mengiklankan produk dari startup milikmu. Selain efisien, promosi dengan cara ini juga relatif membawa kesuksesan.

17. Rajin-rajinlah Datang Ke Seminar Startup.

Sebagai pemula dalam dunia bisnis, tentunya kamu tidak mau salah jalan. Untuk itu, datanglah ke berbagai seminar tentang startup yang menghadirkan orang-orang yang profesional dan berpengalaman dalam bidangnya. Dengan begitu, kamu akan mengetahui berbagai halangan, kesusahan serta keuntungan yang kamu dapatkan setelah memulai startup milikmu sendiri.

18. Hindari Perselisihan Antar Partner.

Setelah membuat produk dan siap untuk memulai startup, jangan sampai kamu berselisih paham dengan partner startup-mu sendiri. Tidak mungkin sebuah perusahaan berjalan jika pemimpinnya tidak satu paham. Untuk itu, penting sekali bagi kamu untuk memilih partner yang tepat. Serta jangan lupa untuk selalu mengelola emosimu dengan baik.

Begitulah kira-kita 18 tips yang dapat kamu pertimbangkan sebelum mengembangkan startup. Jangan lupa untuk dilakukan ya sebelum memulai startup bisnis milikmu. Kira-kira apalagi ya, yang harus dipertimbangkan sebelum memulai startup ?

15 Frasa Latin Terbaik Yang Dapat Mengubah Kamu Menjadi Business Leader Berintelektual

15 Frasa Latin Terbaik

Di zaman modern, Latin dianggap bahasa mati namun ada periode dalam sejarah di mana bahasa ini mendominasi tulisan, seni, skriptur, dan pemikiran dari beberapa individu yang paling kuat dan intelektual di planet ini.

Mulai dari abad pertengahan hingga sekitar pertengahan abad ke-20, Latin adalah bagian sentral dari sekolah manusia di Barat. Seiring dengan logika dan retorika, tata bahasa, yang kemudian dikenal Latin, dimasukkan sebagai bagian dari Trivium – dasar dari pendidikan seni liberal abad pertengahan. Dari bahasa Latin, semua beasiswa mengalir dan ini benar-benar pintu gerbang menuju kehidupan alam pikiran karena sebagian besar literatur ilmiah, agama, hukum, dan filsafat ditulis dalam bahasa ini hingga sekitar abad ke-16.

Melemparkan sebuah frasa Latin dalam sebuah diskusi bagaikan membawa sebuah pistol dalam perang belati. Hal ini akan menarik perhatian orang-orang. Tapi, jika kamu mengutip Lucretius pada awal rapat kantor, “nil igitur mors est ad nos” yang memiliki arti “death, therefore, is nothing to us”, kamu akan terdengar seperti orang bodoh. Meskipun kamu telah menggunakan beberapa frase di antaranya, kemungkinan kamu bisa saja salah tafsir dan menggunakannya tidak pada tempatnya.

1. Ad Hominem

Artinya: Untuk pria / pada pria (to the man or at the man).

Digunakan untuk mengkritik orang secara langsung, bukan ide-ide mereka dalam debat agar dapat memenangkan argumen. “Mengapa kita harus mendengarkan ide-ide dari seseorang yang bukan lulusan universitas Ivy League?” merupakan salah satu contoh serangan kalimat Ad Hominem. Sebagai pemimpin bisnis, bersiaplah untuk mengenali frasa jenis ini dan membalasnya,”Tidak ada alasan kuat untuk mengatakan ad hominem di sini. Tidak semua ide-ide yang bagus hanya datang dari lulusan Ivy League.”

2. Bona Fide

Artinya: Itikad baik (In good faith).

Merujuk pada niat tulus dan jujur seseorang seperti dalam kalimat, “Mereka membuat upaya bona fide untuk mengatasi situasi.”

3. Caveat Emptor / Venditor / Actor (Buyer, Seller, Doer)

Artinya: Biarkan (Pembeli / Penjual / Pelaku) berhati-hati (Let the (buyer, seller, doer) beware).

Biasanya digunakan untuk menunjukkan seseorang yang memiliki beban penelitian dan yang mungkin tidak memiliki garansi seperti dalam transaksi real estate, tapi kamu juga bisa gunakan untuk menggambarkan kesadaran akan adanya risiko bagi para pemimpin bisnis. Contoh kalimat, “Saya pikir itu ide bagus untuk membeli dari perusahaan yang baru memulai bisnisnya minggu ini, tapi caveat emptor (biarkan pembeli berhati-hati dalam memilih).”

4. Eo Ipso (mirip seperti ‘Ipso Facto’)

Artinya: Dengan tindakan ini (atau fakta ini) (By this act (or fact)).

Ini adalah frasa tentang konsekuensi. Bisa digunakan sebagai substitusi kata therefore (karena itu…). Contoh kalimat, “Jika seorang yang telah menikah, menikahi orang kedua, pernikahan kedua inilah ipso facto (faktanya).”

5. Exempli Gratia (e.g.) vs. Id Est (i.e)

Artinya: Contohnya vs. Yang mana/yang artinya/dalam kasus ini (For example vs. that is/which means/in this case).

Gunakan e.g. saat kamu memiliki sederet contoh untuk membuktikan poin-poin atau fakta-fakta. Gunakan i.e. ketika kamu ingin menyatakan poin yang sama dengan kata lain. Contoh kalimatnya, “Aku suka membaca blog (e.g. Forbes dan Huffington), tapi kedua anak laki-lakiku (i.e. [yang bernama] Holden dan Beckett) cuma suka kartun.”

6. Ibidem (ibid.)

Artinya: Di tempat yang sama (In the same place).

Hal ini biasanya digunakan sebagai kutipan untuk merujuk ke sumber terakhir yang direferensikan. Alih-alih menyebut sumbernya lagi, cukup katakan atau catat ibid.

7. In Camera

Artinya: Secara rahasia (In secret).

Ada beberapa rapat atau aspek rapat yang diadakan secara pribadi dan / atau tidak diungkapkan di saat rapat berlangsung. Sementara biasanya frasa ini merujuk pada kasus-kasus di pengadilan, pertemuan dewan in camera bisa berarti sebagian atau semua pertemuan dewan yang membahas masalah personel, keuangan, atau hal-hal pribadi yang bukan untuk konsumsi publik.

8. Lorem Ipsum

Artinya: Kesedihan itu sendiri (Sorrow itself).

Sebuah frasa dari Cicero, biasanya digunakan oleh para tipografer sebagai kalimat pengisi yang tidak masuk akal dalam menunjukkan contoh font di komputer. Buat temanmu terkesan dengan hal-hal sepele dalam bahasa latin ini.

9. Post Hoc, Ergo Propter Hoc

Artinya: Setelah ini, oleh karena itu karena ini. (After this, therefore because of this.)

Sebuah kesalahan logika di mana kamu secara akurat berasumsi bahwa karena sesuatu lebih awal terjadi, hal pertama itu menyebabkan hal kedua terjadi. Frasa ini adalah salah satu yang paling bagus untuk dihafalkan dan kamu ucapkan ketika kamu melihat tim proyek kerjamu menghubungkan sebab-akibat karena suatu hal terjadi pertama. Contoh kalimat frasa ini, “Apakah telur ayam atau ayamnya yang lahir lebih dulu?”

10. Pro Rata

Artinya: Untuk tingkat ini. Secara proporsional (For the rate. Proportionally.)

Beberapa angka atau hal yang dapat dihitung secara persis. Dapat digunakan untuk mode berlangganan di mana kamu hanya akan dikenakan biaya berdasarkan persentase waktu yang digunakan. “Kami akan menarik biaya berdasarkan jumlah pro rata 23 hari penggunaan mereka bulan ini.”

11. Quod Erat Demonstrandum (Q.E.D.)

Artinya: Apa yang harus ditunjukkan (What was to be demonstrated.)

Memerhatikan atau mengatakan Q.E.D. pada akhir argumen merupakan cara untuk mengatakan “kesimpulannya persis seperti yang saya prediksi atau yang saya buktikan”. Bahasa gaulnya seperti, “ Tuh, kan, apa kubilang…”. Ini adalah tanda seru besar untuk mengatakan dengan gaya latin bahwa kamu telah membuktikan argumenmu.

12. Sanctum sanctorum

Artinya: Maha Suci (Holy of Holies).

Tempat tertutup yang paling suci. Sementara frasa ini memiliki asal-usul sebagai Tabernakel Kuno Israel, penggunaan secara modern dapat digunakan untuk mengungkapkan “Ada rahasia… dan kemudian ada rahasia-rahasia”. Inilah yang dimaksud sanctum sanctorum. Intinya, “Pastikan kamu tidak pernah berbicara tentang hal ini kepada siapapun, jangan sekali-kali pernah mengatakannya pada siapapun”. Ini merupakan sebuah cara cerdas untuk mengatakan super rahasia dan aman.

13. Sine Qua Non

Artinya: Tanpa yang tidak (Without which not).

Hal ini mengacu pada kunci penting atau aspek penting dari keseluruhan hal yang lebih besar. Tanpa bagian ini, secara keseluruhan tidak berarti apa-apa. Contohnya,”Kesabaran adalah sine qua non untuk peran ini.”

14. Stet

Artinya: Biarkan tetap begitu (Let it stand).

Sebuah cara singkat para editor untuk memberitahu penulis dan juru ketik mengabaikan perubahan sebelumnya atau pergantian. Mengabaikan notasi sebelumnya. Sering digunakan untuk mengedit dan meninjau dokumen

15. Sub Rosa

Artinya: Di bawah mawar (Under the rose.)

Berarti bersifat “pribadi atau rahasia”. Dari abad pertengahan dan berakar pada Mitologi Yunani di mana mawar digantung di langit-langit dan apa yang dikatakan di bawah mawar itu adalah rahasia. Ini adalah cara untuk menunjukkan bahwa sebuah percakapan bersifat pribadi dan rahasia.

Menarik, bukan? Cobalah gunakan frase-frase di atas dalam kehidupan sehari-hari dan tentu saja dalam konteks yang tepat untuk memperkuat ide-idemu dan memukau teman-temanmu.

CARA MENGANALISIS LINGKUNGAN UNTUK PEMBUATAN STRATEGI BISNIS

MENGANALISIS LINGKUNGAN UNTUK PEMBUATAN STRATEGI BISNIS

Strategi bisnis diperlukan untuk kelangsungan bisnis yang dijalankan pada waktu selanjutnya agar arah perjalanan bisnis berada pada jalan yang semestinya dalam upaya mencapai tujuan. Strategi bisnis diperlukan pula untuk efektifitas pelayanan bisnis terhadap konsumen serta menghadapi persaingan yang makin kompetitif dan semakin tajam yang dapat berpengaruh baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap jalannya bisnis.

Pembuatan strategi bisnis dapat dilakukan salah satunya dengan cara melakukan analisis lingkungan. Analisis lingkungan diperlukan karena proses bisnis tidak akan terlepas dari lingkungan. Lingkungan akan mempengaruhi jalannya bisnis oleh karena itu lingkungan walaupun tidak dapat diprediksi secara akurat namun dapat dianalisis dilihat dari faktor-faktor yang ada disekelilingnya.

Lingkungan yang dianalisis meliputi lingkungan internal perusahaan atau lingkungan bisnis dan lingkungan eksternal. Lingkungan internal meliputi seluruh divisa dalam perusahaan atau orang-orang, bagian-bagian yang terlibat dalam proses bisnis. Cara menganalisis lingkungan internal yaitu mengumpulkan informasi tentang kekuatan dan kelemahan tiap bagian atau divisi, kekuatan dan kelemahan dari sumber daya yang ada dalam perusahaan. Misalnya analisis tentang produksi, distribusi, SDM, pemasaran atau penjualan, harga, administrasi, HRD, dan lainnya. Analisis lingkungan internal tersebut dipersiapkan untuk proses pembuatan strategi bisnis.

Menganalisis lingkungan eksternal atau lingkungan luar dilakukan pada lingkungan umum (general) dan lingkungan industri. Lingkungan umum (general) meliputi siklus perekonomian yang disebabkan siklus bisnis, kebijakan moneter dan fiskal, juga meliputi perubahan iklim sosial dan politik, perubahan kebijakan pemerintah dan perkembangan teknologi.

Mengetahui informasi mengenai lingkungan umum atau general bisa didapatkan dari pemberitaan media massa seperti surat kabar, majalah ekonomi dan bisnis, serta informasi dari organisasi-organisasi social ekonomi , media sosial di internet, atau data-data lain pada publikasi hasil penelitian ilmiah dan lainnya. Informasi tersebut dianalisis untuk menentukan strategi bisnis yang akan dijalankan.

Lingkungan industri meliputi pelanggan, pemasok dan pesaing.  Informasi yang bias didapat menjadi sebuah data mengenai pelanggan, konsumen atau calon konsumen dengan perincian tentang identifikasi pembeli dan calon pembeli, letak geografis atau wilayah mereka, demografi yaitu perubahan jumlah penduduk,  perubahan struktur usia penduduk saat ini, tingkat pendapatan, pengangguran dan lainnya yang dapat menjadi gambaran-gambaran untuk melakukan bisnis pada suatu wilayah agar dapat dianalisis dan dituangkan menjadi sebuah strategi bisnis.
Selain pembeli atau calon pembeli, yang harus dianalisis adalah pemasok berupa jumlah pasokan yang bias dilakukan, waktu pemasokan, dan lainnya. Pesaing juga harus dianalisis dengan cara mendapatkan informasi tentang keberadaan mereka dengan produk yang mereka pasarkan di wilayah bisnis yang sama. Semua informasi tentang produk pesaing, kualitasnya, harga yang mereka tetapkan untuk produk serta respon pasar terhadap produk tersebut. Untuk melakukan penyeimbangan terhadap jumlah pasokan, stock, jumlah penjualan, juga resiko-resiko akibat persaingan, dapat dianalisis yang kemudian dari hasil analisis tersebut dibuat strategi-strategi tertentu agar bisnis berjalan dengan baik.

Tulisan Menarik Lainnya :cara menganalisis persaingan untuk membuat strategi bisnis

Sumber:
[1] Ujang Cepi Barlian, S.E., M.Si., Manajemen Strategik, 2005, Bandung: Pustaka Khalifa Cendikia

CARA MENGANALISIS PERSAINGAN UNTUK MEMBUAT STRATEGI BISNIS

CARA MENGANALISIS PERSAINGAN UNTUK MEMBUAT STRATEGI BISNIS

Persaingan dalam bisnis merupakan sesuatu yang lumrah terjadi pada setiap proses bisnis. Persaingan dapat dianalisis untuk penetapan strategi bisnis yang harus dijalankan dalam rangka mempertahankan posisi yang sudah dicapai pada suatu wilayah bisnis, serta dapat dipakai untuk memenangkan persaingan sehingga posisi bisnis tetap unggul dan dapat menguasai wilayah dengan konsumen dan pelanggan yang makin loyal terhadap produk yang dijual dan sangat mereka butuhkan.

Kekuatan-kekuatan yang berinteraksi diantara perusahaan-perusahaan yang sedang bersaing memprebutkan pasar didukung dengan seperangkat strategi yang dapat digunakan secara fleksibel dengan memperhitungkan berbagai keadaan atau situasi yang mungkin terjadi akibat maneuver yang dilancarkan pesaing terhadap pasar yang bias berdampak serius terhadap penurunan jumlah penjualan bahkan terhadap kelangsungan hidup perusahaan.

Analisis persaingan didasarkan pada dasar-dasar yang mempengaruhi struktur ekonomi pada industry barang atau jasa pada suatu wilayah. Hal ini mengandung arti bahwa keunggulan dalam suatu persaingan bisnis bukan disebabkan oleh suatu kebetulan atau nasib baik belaka, tetapi merupakan upaya yang sungguh-sungguh untuk mengerahkan segala sumber daya yang ada diarahkan dengan seperangkat cara-cara yang disusun berdasarkan analisis tertentu lalu dijalankan untuk mempertahankan atau mengembangkan bisnis, yang dinamakan strategi bisnis.

Strategi bisnis untuk memenangkan persaingan dibuat dengan menggunakan analisis dari kekuatan dasar yang mempengaruhi struktur perekonomian, yaitu diantaranya:
1. Ancaman pendatang baru
Pendatang baru yang memasuki area atau wilayah bisnis yang sedang dijalani merupakan suatu ancaman bagi kelancaran penjualan di wilayah tersebut. Pendatang baru yang dating tidak serta merta akan langsung menjalankan bisnisnya di suatu wilayah, mereka akan melakukan analisis mengenai bisa tidaknya mereka memasuki pasar tersebut.

Bila tidak ada penjagaan yang ketat dari perusahaan lain, sedangkan factor lainnya mendukung seperti kecukupan modal, kesiapan membuat jaringan pada wilayah baru, dukungan perijinan dan kesiapan lainnya, akan memungkinkan pendatang dengan leluasa memasuki wilayah bisnis, walaupun dengan masuknya pendatang baru tidak selalu menimbulkan pengaruh buruk namun dalam jangka panjang akan mempengaruhi kelancaran bisnis.

Dengan persiapan strategi untuk menghadang atau paling tidak untuk menyeimbangkan maneuver yang dilakukan pendatang baru akan lebih mendukung kinerja perusahaan dalam mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan dalam persaingan bisnis.
2. Ancaman barang pengganti
Barang pengganti yang masuk ke wilayah bisnis biasanya dengan kekuatan kapasitas yang besar dan harga yang relatif lebih murah hal ini sering dilakukan perusahaan importer besar yang memasok barang dengan harga yang murah dengan kuantitas yang besar. Menghadapi ancaman barang pengganti harus diantisipasi dengan seperangkat strategi bisnis yang bisa menyeimbangkan permainan pesaing.

Analisis dapat dilakukan ketika datang persaingan dalam bentuk lain berupa kekuatan penawaran dari pemasok dan pembeli, dimana pembeli akan mengajukan penawaran harga yang rendah apabila produk yang dijual sebelumnya tidak mempunyai daya beda dengan produk pesaing dalam arti kualitas yang ditawarkan sama dengan produk pesaing, kalau pesaing menurunkan harga jual maka pembeli bisa pindah membeli kepada pesaing, namun kalau daya pembedanya tinggi, pembeli tetap akan bisa bertahan walaupun peasing menurunkan harga, seperti ada istilah produk original dan produk Kw1, Kw2 dan seterusnya yang menggambarkan kualitas produk yang tentunya akan membedakan harganya.

Dari persaingan yang terjadi dapat dipelajari mengenai kemungkinan-kemungkinan yang dilakukan pesaing serta kekuatan-kekuatan lain yang mereka memiliki, dibandingkan dengan sumber daya atau kekuatan yang ada untuk dianalisis dan akhirnya dibuat strategi-strategi yang akan dilakukan baik untuk menghadang pesaing, atau untuk tetap berkonsentrasi pada konsumen yang ada sambil meningkatkan daya beda dari produk yang dijual, hal itu tergantung dari hasil analisis serta kekuatan sumber daya yang tersedia dan strategi lain yang di ambil pelaku bisnis.