luas lingkaran

Dan pada kesempatan ini saya akan sharing tentang program sederhana untuk melakukan penghitungan luas dan keliling dari lingkaran. Program ini menggunakan bahasa C++ dengan software Borland C++ 5.02. Inputan yang dibutuhkan oleh program hanyalah berupa masukkan jari-jari yang di inilisiasikan dengan variabel r, dan penggunaan atribut “define”.

 #include<~iostream.h~>
#include<~conio.h~>
#define PHI 3.14

int main()
{
float luas, kel, jari_jari;

cout<<“——— * MENGHITUNG LUAS DAN KELILING LINGKARAN * ———“<<endl<<endl<<endl;
cout<<“\t\tMasukkan jari jari lingkaran : “;cin>>jari_jari;
cout<<endl<<endl;

luas = PHI * jari_jari * jari_jari;
kel = 2 * PHI * jari_jari;

cout<<“————————- * JAWABAN * ————————“<<endl<<endl;
cout<<“\tJadi Luas Lingkaran\t\t: “<<luas<<endl;
cout<<“\tJadi Keliling lingkaran\t\t: “<<kel<<endl<<endl;
cout<<“————————- * SELESAI * ————————“<<endl;

getch();
}

Sekian pembahasan kita tentang Program C++ Menghitung Luas dan Keliling Lingkaran, selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

 

rekursif

Prosedur dan fungsi merupakan sub program yang sangat bermanfaat dalam pemrograman, terutama untuk program atau proyek yang besar. Manfaat penggunaan sub program antara lain adalah :
meningkatkan readibility, yaitu mempermudah pembacaan program
meningkatkan modularity, yaitu memecah sesuatu yang besar menjadi modul-modul atau bagian-bagian yang lebih kecil sesuai dengan fungsinya, sehingga mempermudah pengecekan, testing dan lokalisasi kesalahan.
meningkatkan reusability, yaitu suatu sub program dapat dipakai berulang kali dengan hanya memanggil sub program tersebut tanpa menuliskan perintah-perintah yang semestinya diulang-ulang.

Sub program rekursif umumnya dipakai untuk permasalahan yang memiliki langkah penyelesaian yang terpola atau langkah-langkah yang teratur. Bila kita memiliki suatu permasalahan dan kita mengetahui algoritma penyelesaiannya, kadang-kadang sub program rekursif menjadi pilihan kita bila memang memungkinkan untuk dipergunakan. Secara algoritmis (dari segi algoritma, yaitu bila kita mempertimbangkan penggunaan memori, waktu eksekusi sub program) sub program rekursif sering bersifat tidak efisien .
Dengan demikian sub program rekursif umumnya memiliki efisiensi dalam penulisan perintah, tetapi kadang tidak efisien secara algoritmis. Meskipun demikian banyak pula permasalahan-permasalahan yang lebih sesuai diselesaikan dengan cara rekursif (misalnya dalam pencarian / searching, yang akan dibahas pada pertemuan-pertemuan yang akan datang).

Contoh sub program rekursif dalam bahasa Pascal.
Contoh sederhana
PROCEDURE TULIS_1(banyak : integer;kata : string);
begin
if banyak > 1 then TULIS_1(banyak-1,kata);
writeln(kata, banyak:5);
end;

OUTPUT (misal dipanggil dengan TULIS_1(5,”Cetakan ke “))

Cetakan ke 1
Cetakan ke 2
Cetakan ke 3
Cetakan ke 4
Cetakan ke 5

Bandingkan prosedur dan outputnya di atas dengan prosedur di bawah ini!

PROCEDURE TULIS_2(banyak : integer;kata : string);
begin
writeln(kata, banyak:5);
if banyak > 1 then TULIS_1(banyak-1,kata);
end;

OUTPUT (misal dipanggil dengan TULIS_2(5,”Cetakan ke “))

Cetakan ke 5
Cetakan ke 4
Cetakan ke 3
Cetakan ke 2
Cetakan ke 1