Category Archives: Algoritma Pemrograman

Mencari Tahu Angka Merupakan Bilangan Genap atau Ganjil

#include <stdio.h>
#include <stdlib.h>
// deklarasi prosedur
void cekAngka(int angka);
// program
int main()
{
int angka;
printf(“Masukkan angka acak : “); scanf(“%d”,&angka);
cekAngka(angka);
return 0;

printf(“Nama\t: Ahmad Sandy Febrian P\n”);
printf(“Nim\t: A11.2017.10586\n”);
printf(“\n”);
printf(“\n”);

}
// prosedur
void cekAngka(int angka)
{
if(angka%2==0) // misal kita masukkan angka 4. alhasil angka 4 bisa dibagi 2. dan akan sisa 2. angka 2 tersebut dibagi 2 lagi. maka hasilnya 0. maka semua angka yg bisa dibagi 2 merupakan angka genap
{
printf(“Angka Tersebut Termasuk Angka Genap\n”);
}
else
{
printf(“Angka Tersebut Termasuk Angka Ganjil\n”);
}
}

Mendeteksi Huruf Vokal atau Konsonan

#include <stdio.h>
#include <stdlib.h>
// deklarasi prosedur
void cekHuruf(char huruf);
// program
int main()
{
printf(“Nama\t: Ahmad Sandy Febrian P\n”);
printf(“Nim\t: A11.2017.10586\n”);
printf(“\n”);
printf(“\n”);

char huruf;
printf(“Masukkan Huruf Yang Ingin Dideteksi vokal atau Konsonan (BUKAN ANGKA) : “); scanf(“%c”,&huruf);
cekHuruf(huruf);
return 0;

}
// prosedur
void cekHuruf(char huruf)
{
if(huruf==’a’||huruf==’i’||huruf==’u’||huruf==’e’||huruf==’o’||huruf==’A’||huruf==’I’||huruf==’U’||huruf==’E’||huruf==’O’)
{
printf(“Huruf tersebut adalah huruf vokal\n”);
}
else // jika kita input huruf bukan vokal diatas. maka akan outputnya akan keluar huruf konsonan
{
printf(“Huruf tersebut adalah huruf konsonan\n”);
}
}

Operasi Matematika Menggunakan Rekursif

#include <stdio.h>
#include <stdlib.h>
// deklarasi fungsi
int tambah(int angka1,int angka2);
int kurang(int angka1,int angka2);
int kali(int angka1,int angka2);
int bagi(int angka1,int angka2);
// program
int main()
{
int angka1,angka2;
printf(“Masukan angka 1 : “); scanf(“%d”,&angka1);
printf(“Masukan angka 2 : “); scanf(“%d”,&angka2);
printf(“%d + %d = %d\n”,angka1,angka2,tambah(angka1,angka2));
printf(“%d – %d = %d\n”,angka1,angka2,kurang(angka1,angka2));
printf(“%d x %d = %d\n”,angka1,angka2,kali(angka1,angka2));
printf(“%d : %d = %d\n”,angka1,angka2,bagi(angka1,angka2));
printf(“\n”);
printf(“Nama\t: Ahmad Sandy Febrian P\n”);
printf(“Nim\t: A11.2017.10586\n”);
}
// fungsi
int tambah(int angka1,int angka2)
{
if(angka2==0)
{
return angka1;
}
else
{
return tambah(angka1+1,angka2-1);
}
}
int kurang(int angka1,int angka2)
{
if(angka2==0)
{
return angka1;
}
else
{
return kurang(angka1-1,angka2-1);
}
}
int kali(int angka1,int angka2)
{
if(angka2==0)
{
return 0;
}
else
{
return angka1+kali(angka1,angka2-1);
}
}
int bagi(int angka1,int angka2)
{
if(angka1==0)
{
return 0;
}
else if(angka1<0)
{
return -1;
}
else
{
return 1+bagi(angka1-angka2,angka2);
}
}

Membaca Nilai Mata Uang

#include <stdio.h>
#include <stdlib.h>
// deklarasi prosedur
void nominal(int x);
// program
int main()
{
int uang;

printf(“NAMA\t: AHMAD SANDY FEBRIAN P\n”);
printf(“NIM\t: A11.2017.10586\n”);
printf(“KELAS\t: A11.4212\n”);
puts(” “);

printf(“Masukan Jumlah Uang : “); scanf(“%d”,&uang);
nominal(uang); printf(“Rupiah\n”);
return 0;
}
// prosedur
void nominal(int x)
{
if(x==1)
{
printf(“Satu “);
}
else if(x==2)
{
printf(“Dua “);
}
else if(x==3)
{
printf(“Tiga “);
}
else if(x==4)
{
printf(“Empat “);
}
else if(x==5)
{
printf(“Lima “);
}
else if(x==6)
{
printf(“Enam “);
}
else if(x==7)
{
printf(“Tujuh “);
}
else if(x==8)
{
printf(“Delapan “);
}
else if(x==9)
{
printf(“Sembilan “);
}
else if(x==10)
{
printf(“Sepuluh “);
}
else if(x==11)
{
printf(“Sebelas “);
}
else if(x>=12&&x<=19)
{
nominal(x%10);
printf(“Belas “); // misal kita input angka 17. maka akan sisa 7 dan di tambahkan belasan
}
else if(x>=20&&x<=99)
{
nominal(x/10);
printf(“Puluh “); // misal nominal variabel x di mod puluhan. sisanya diambil. misal 56/10. maka akan sisa 50 dimasukkan pada kondisi puluhan. dan 6 dimasukkan pada kondisi satuan
nominal(x%10);
}
else if(x>=100&&x<=199)
{
printf(“Seratus “);
nominal(x-100);
}
else if(x>=200&&x<=999)
{
nominal(x/100);
printf(“Ratus “);
nominal(x%100); // misal nominal variabel x di mod ratusan. sisanya diambil. misal 299/100. maka akan sisa 200 dimasukkan pada kondisi ratusan. akan sisa 99 dan dimasukkan pada kondisi puluhan. sisa lagi 9 akan dimasukkan pada satuan
}
else if(x>=1000&&x<=1999)
{
printf(“Seribu “);
nominal(x-1000);
}
else if(x>=2000&&x<=999999)
{
nominal(x/1000);
printf(“Ribu “);
nominal(x%1000); // misal nominal dari variabel x di mod keribuan. sisanya diambil. misal : 1999/1000. maka akan sisa 1000. dimasukkan pada kondisi ribuan. sisa lagi 999. nah 999 itu dimasukkan pada ratusan. akan sisa lagi 99. 99 itu akan dimasukkan pada puluhan. sisa lagi 9. dimasukkan pada satuan

}

else if(x>=1000000&&x<=999999999)
{
nominal(x/1000000);
printf(“Juta “);
nominal(x%1000000); // misal nominal dari variabel x di mod jutaan. sisanya diambil. misal 1.525.000/1.000.000. akan sisa 1.000.000 dimasukkan pada kondisi jutaan. sisa lagi 525.000 dimasukkan pada kondisi ratusan ribu. sisa lagi 25.000 dimasukkan pada kondisi puluhan ribu. sisa lagi 5.000 dimasukkan pada kondisi satuan ribu.
}
}

skripsi