Bilangan Matematika Diskrit

Bilangan adalah suatu konsep ilmu matemaika yang digunakan untuk pencacahan dan  pengukuran. Dan semua bilangan meliputi bilangan nol, bilangan negatif,bilangan rasional,bilangan irasional, dan bilangan kompleks.

MACAM MACAM BILANGAN :

  • Bilangan asli : yaitu bilangan yang dimulai dari angka 1 dan seterusnya menuju ke bilangan positif. Contoh : {1,2,3,4,5,6,7,8,9,10,…}
  • Bilangan cacah : yaitu bilangan asli yang di depan angka 1 terdapat angka 0. Contoh {0,1,2,3,…}
  • Bilangan Negatif : yaitu bilangan negatif yang dimuai dari angka -1 dan seterusnya negatif. Contoh : {…,-5,-4,-3,-2,-1}
  • Bilangan bulat : yaitu semua bilangan dari yeng negative,nol,dan posutuf menjadi satu. Contoh {…,-2,-1,0,1,2,…}
  • Bilangan pecahan desimal : yaitu bilangan yang dimisalkan seperti x/y x dan y adalah bilangan bulat, x sebagai pembilang dan y sebagai penyebut. Contoh : {1/3, 2/3, 1/8, 5/8,…}
  • Bilangan rasional : yaitu bilangan yang dimusalkan x/y dimana x dan y tidak sama dengan 0. Contoh : {-3,-2,3/2,4}
  • Bilangan Irrasional : yaitu bilangan yang tidak bisa di bagi. Contoh : {akar 2,akar 3, akar 5,…}
  • Bilangan imajiner : yaitu bilangan bilangan khayal. Contoh :{akar-4, akar-3, akar-6, akar-2, akar-1,…}
  • Bilangan Riil : yaitu bilangan yang bisa di tulis secara decimal : {5/8, Log10}

Algoritma Menghitung Volume Tabung

MAIN


Judul    : Membuat Program Menghitung Volume tabung

Kamus  :

tinggi  ← integer /* Jari – Jari Tabung */

jari       ← integer /* Jari – Jari Tabung */

fungtions hitung (tinggi ← integer, jari ←int) ←integer /*Ini adalah sebuah fungsi yang digunnakan untuk menghitung Volume tabung  */

Deskripsi =

Input tinggi tabung
Input jari

hitung(tinggi,jari); /* Untuk Memanggil Fungsi */

end


Fungsi


fungtions hitung (tinggi ← integer, jari ←int) ←integer

{

Kamus :

volume

Deskripsi

volume ← 3.14 * jari2 * jari2 * tinggi

return volume;

}

selamat Mencoba 😀

Membuat Prosedur Untuk Mengecek Status Segitiga

Prosedur jenis_apa(sisi1,sisi2,sisi3 ← integer)

{

Deskripsi

if (sisi1=sisi2 and sisi1=sisi3)

then

write”Segitiga Sama Sisi”

 

else if (sisi1=sisi2 or sisi1=sisi2)

then

if (sisi1!=sisi2 or sisi1!=sisi3)

then

write”Segitiga Sama Kaki”

end if

else

write “Segitiga Sembarang”

end if

end if

end

}

Selamat Mencoba 😀

Mengkonversi Nilai Angka Ke Huruf

Prosedur konversi(total ← integer  )

{

If (total>85)and (total<100)

Then Write “ Nilai A ”

Else if (total>75)and (total<84)

Then Write “ Nilai B ”

Else if (total>60)and (total<74)

Then Write “ Nilai C ”

Else if (total>50)and (total<59)

Then Write “ Nilai D ”

Else if (total>0)and (total<49)

Then Write “ Nilai E ”

End if

End if

End if

End if

End if

End

}

Selamat Mencoba 😀

Algoritma Prosedure Mengkonversi Jam Ke Detik atau Sebaliknya

Main

Kamus :

dari <- char /* Mau dari jam ke detik atau sebaliknya*/

Prosedure konversi(dari <- char);

Deskripsi :

input dari;

konversi(dari);

end

Prosedure konversi(dari <- char)

{

Kamus :

hasil,jam detik <- real

Deskripsi :

if (dari=’jam’)

then

input detik;

hasil <- detik x 0,000278

write “Detik Ke Jam Adalah %f “,hasil;

else if (dari=’detik’)

then

input jam;

hasil <- jam x 3600

write “Jam ke Detik Adalah %f “,hasil;

else

write “Salah input woy”;

end if

end if

end if

}

Selamat Mencoba 😀

Contoh Konversi Char to Integer

procedure char_ke_int()

{

Kamus :

charakter<–char

a<–integer

Deskripsi :

if (charakter=’0’) then a=0

else if (charakter=’1’) then a=1

else if (charakter=’2’) then a=2

else if (charakter=’3’) then a=3

else if (charakter=’4’) then a=4

else if (charakter=’5’) then a=5

else if (charakter=’6’) then a=6

else if (charakter=’7’) then a=7

else if (charakter=’8’) then a=8

else if (charakter=’9’) then a=9

end if

end if

end if

end if

end if

end if

end if

end if

end if

 

}

Selamat Mencoba 😀

Konversi (Angka to Text) atau Konversi Rupiah

#include <stdio.h>
#include <conio.h>

void terbilang (long int x);

int main()
{
long jumUang;

printf(“Masukan Jumlah Uang : “); scanf(“%ld”,&jumUang);
terbilang(jumUang); printf(“Rupiah”);
}

void terbilang(long int x){
//algoritma
if(x==1){
printf(“Satu “);
}else if(x==2){
printf(“Dua “);
}else if(x==3){
printf(“Tiga “);
}else if(x==4){
printf(“Empat “);
}else if(x==5){
printf(“Lima “);
}else if(x==6){
printf(“Enam “);
}else if(x==7){
printf(“Tujuh “);
}else if(x==8){
printf(“Delapan “);
}else if(x==9){
printf(“Sembilan “);
}else if(x==10){
printf(“Sepuluh “);
}else if(x==11){
printf(“Sebelas “);
}else if(x>=12&&x<=19){
terbilang(x%10);
printf(“Belas “);
}else if(x>=20&&x<=99){
terbilang(x/10);
printf(“Puluh “);
terbilang(x%10);
}else if(x>=100&&x<=199){
printf(“Seratus “);
terbilang(x-100);
}else if(x>=200&&x<=999){
terbilang(x/100);
printf(“Ratus “);
terbilang(x%100);
}else if(x>=1000&&x<=1999){
printf(“Seribu “);
terbilang(x-1000);
}else if(x>=2000&&x<=999999){
terbilang(x/1000);
printf(“Ribu “);
terbilang(x%1000);
}else if(x>=1000000&&x<=999999999){
terbilang(x/1000000);
printf(“Juta “);
terbilang(x%1000000);
}

Next Day

int d, m, y, nd, nm, ny;  /* y=year, m = month, d=day,ny=nextyear, nm=nextmonth, nd=nextday. */

int main()
{

y,m,d <- integer
printf(“Enter the year: “);
scanf(“%d”, &y);
printf(“\nEnter the month: “);
scanf(“%d”, &m);
printf(“\nEnter the date: “);
scanf(“%d”, &d);
tanggal(y,m,d);
}

int tanggal(y,m,d)
{
printf(“\nTanggal Sekarang: %d/%d/%d”, d, m, y);
if (m%2!=0 && m>=1 && m<=7 && d==31)
{
nd=1;
nm=m+1;
ny=y;
}
else if (m%2==0 && m>=8 && m<12 && d==31)
{
nd=1;
nm=m+1;
ny=y;
}
else if (m%2==0 && m>=4 && m<=6 && d==30)
{
nd=1;
nm=m=1;
ny=y;
}
else if (m%2!=0 && m>=9 && m<=11 && d==30)
{
nd=1;
nm=m+1;
ny=y;
}
else if (m==2 && y%4==0 && d==29)
{
nd=1;
nm=m+1;
ny=y;
}
else if (m==2 && y%4!=0, d==28)
{
nd=1;
nm=m+1;
ny=y;
}
else if (m==12 && d==31)
{
nd=1;
nm=1;
ny=y+1;
}
else
{
nd=d+1;
nm=m;
ny=y;
}
printf(“\n\nTanggal Berikutnya:\t%d/%d/%d\n”, nd, nm, ny);
}

Selamat Mencoba 😀

IsPrima / isGenap/ isGanjil/isKabisat

is BILANGAN PRIMA

Procedure bil(idx,n<–integer)

{

Kamus

Jum<–integer

Deskripsi

Jum<–0

idx<–0

while(idx<=n)

{

if(n%idx)

{

Jum<–jum+1

{

If(jum==2) then “prima” <–output

else

“bukan prima”<–output

}

}

idx<–idx+1

}

isGANJIL dan GENAP

Procedure hsil()

{

Kamus

bil<–integer

deskripsi

if(bil%2==0) then

genap<–output

else

ganjil<–output

}

 

Is KABISAT

Procedure kabisat()

{

Kamus

tahun<–integer

Deskripsi

If(tahun %400==0)then

Kabisat<–output

else if(tahun %400!=0)then

bukan kabisat<–output

else if(tahun %400!=0 && tahun %4==0)then

Kabisat<–output

else if(tahun %400!=0 && tahun %4!=0)then

bukan kabisat<–output

}

Selamat Mencoba 😀

Is Vocal/isKosonan

Main ( )

{

Kamus :

huruf <- char;

Prosedure cek_huruf(huruf  <-  char);

Deskripsi :

input huruf ;

cek_huruf(huruf);

end

}

 

Prosedure cek_huruf (huruf <- integer)

{

if (huruf = ‘AIUEO’ or huruf=’aiueo’)

then write “Huruf vocal “;

else

write huruf Kosonan

end if

end

}

Selamat Mencoba 😀