UTS Dasar Pemrograman

Nama: Sonny Riva’i

NIM:A11.2016.09457

UTS Dasar Pemrograman

1.a.Paradigma Prosedural:

Paradigma ini didasari oleh konsep mesin Von Newmann (stored program concept), yaitu sekelompok tempat penyimpanan (memori), yang dibedakan menjadi memori instruksi dan memori data,masing-masing dapat diberi nama dan harga.

b.Urutan Kegiatan Memprogram:

  1. Simulasi, sensibilitas terhadap masalah dan kemungkinan solusi.
  2. Analisis kebutuhan (requirement) dan desain masalah secara lebih formal dan membuat dokumen spesifikasi dan rancangan algoritma dalam notasi yang ditetapkan. Mahasiswa harus menuliskan solusi algoritmiknya dalam notasi dan standar yang diberikan.
  3. Menulis program, yaitu menerjemahkan notasi algoritma ke program .
  4. Debugging dan menguji coba program .
  5. Mengamati Peristiwa Eksekusi.
  6. Membaca program.
  7. Membuktikan kebenaran program secara formal.

c.bagian notasi algoritmia

1.Judul: bagian teks algoritma tempat mendefinisikan apakah teks tersebut adalah program, prosedur, fungsi, modul atau sebuah skema program.sehingga program lebih mudah dibaca oleh orang lain.

2.Kamus: bagian teks algoritma tempat mendefinisikan:
1.nama type
2.nama konstanta
3.nama informasi (nama variabel)
4.nama fungsi, sekaligus spesifikasinya
5.nama prosedur, sekaligus spesifikasinya

3.Algoritma: bagian teks algoritmik yang berisi instruksi atau pemanggilan aksi yang telah didefinisikan. Komponen teks algoritmik dalam pemrograman prosedural dapat berupa:
1.instruksi dasar seperti input/output, assignmnet
2.sequential statement
3.analisis kasus
4.pengulangan

d.Tipe data

Type adalah pola representasi suatu data dalam komputer gunanya untuk mendefinisikan objek yang akan diprogram. Ada type dasar dan type bentukan.

e.Conditional

Sebuah kondisi dimana terdapat beberapa jawaban/hasil eksekusi program yang berbeda dan programmer harus bisa menemukan solusi atas kondisi tersebut.Dalam pemrograman dikenal dengan istilah “if”.

 

  1. Judul:membuat program menentukan program studi dengan menginputkan NIM

Kamus: NIM<–string

Progdi<–string

Deskripsi:

Input NIM

If (left(3,NIM)=’’A11’’or’’a11’’) then

{Progdi<–Teknik Informatika S1}

Else if (left(3,NIM)=’’A12’’or’’a12’’) then

{Progdi<–Sistem Informasi S1}

Else if (left(3,NIM)=’’A14’’or’’a14’’) then

{Progdi<–DKV S1}

Else if (left(3,NIM)=’’A15’’or’’a15’’) then

{Progdi<–Ilmu Komunikasi S1}

Else if (left(3,NIM)=’’A22’’or’’a22’’) then

{Progdi<–Teknik Informatika D3}

Else if (left(3,NIM)=’’A23’’or’’a23’’) then

{Progdi<–Diploma Film & TV}

Else if (left(3,NIM)=’’A24’’or’’a24’’) then

{Progdi<–Penyiaran D3}

Else

{Progdi<–Belum Ada}

Output NIM,Progdi

 

  1. a.Judul:membuat program Nilai UTS berupa huruf dari ujian MID

Kamus:N.MID<–integer

N.UTS<–character

Deskripsi:

Input N.MID

If(100>N.MID and N.MID >85) then

{N.UTS<–’’A”}

Else if(84>N.MID and N.MID >70) then

{N.UTS<–‘’B”}

Else if(69>N.MID and N.MID >60) then

{N.UTS<–’’C”}

Else if(59>N.MID and N.MID >50) then

{N.UTS<–’’D”}

Else if(49>N.MID and N.MID >0) then

{N.UTS<–’’E”}

Else

{N.UTS<–“Tidak Terdefinisi”}

Output N.MID,N.UTS

 

b.Judul:membuat program Nilai UAS berupa huruf dari ujian MID,N.akhir,N.Tugas

Kamus:N.MID<–integer

N.Akhir<–integer

N.Tugas<–integer

N.UAS<–character

Scoreakhir<–integer

Deskripsi:

Input N.MID

Input N.Akhir

Input N.Tugas

Scoreakhir<–20%*N.Tugas+30%*N.MID+50%*N.Akhir

If(100>scoreakhir and scoreakhir >85) then

{N.UAS<–’’A”}

Else if(84>scoreakhir and scoreakhir >70) then

{N.UAS<–’’B”}

Else if(69>scoreakhir and scoreakhir >60) then

{N.UAS<–’’C”}

Else if(59>scoreakhir and scoreakhir >50) then

{N.UAS<–’’D”}

Else if(49>scoreakhir and scoreakhir >0) then

{N.UAS<–’’E”}

Else

{N.UAS<–“Tidak Terdefinisi”}

Output N.MID,N.Akhir,N.Tugas,N.UAS

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *