Home » spiritual » Ilmu kebatinan bukan klenik

Ilmu kebatinan bukan klenik

Walaupun tak pernah dikonfirmasikan kepada yang bersangkutan, Pak Harto sering disangkut-pautkan dengan mistik, klenik. ilmu kebatinan atau perihal semacamnya.

Pak Harto bukannya tabu membicarakan tersebut. Dalam otobiografinya yang berjudul Soeharto: Pikiran, Ucapan dan Tindakan Saya<\/em>, Pak Harto juga ngomong mistik. Apa komentarnya?

Bab 46 buku itu berjudul Mengenai Mistik dan Kepercayaan. Kutipannya sbb:

Ada masanya ramai orang berbicara mengenai mistis, mengenai kepercayaan.

Bagi aku, pengertian mistis dikenal sebagai ilmu kebatinan, bukan klenik. Tujuan ilmu kebatinan ialah mendekatkan batin kita dengan pencipta kita, Tuhan Yang Maha Kuasa.kebatinan-suharto

Sesuai dengan peninggalan nenek moyang kita, ilmu kebatinan tersebut dikenal sebagai untuk mendekatkan diri kita kepada Tuhan, mendekatkan batin kita kepada-Nya. Itu antara lain berdasarkan ilmu kasunyatan,<\/em> ilmu sangkan paraning dumadi<\/em>, dan ilmu kasampurnaning hurip<\/em>. Itulah kebatinan yang sebenarnya.

Orang kadang-kadang salah kaprah, mengira ilmu kebatinan itu dikenal sebagai ilmu klenik.

Ajaran agama juga sebetulnya sama saja. Biar kita tidak jauh kepada Tuhan, agama tersebut mengajarkan Percaya kepada Tuhan, takwa, berarti tunduk, patuh kepada perintah Tuhan dan menjauhi larangan-larangan-Nya.

Kepercayaan kita pun sesuai dengan agama yang demikian, yaitu bahwa Tuhan itu ada sekalipun tidak berwujud. Jadi, ini soal keyakinan. Tidak hanya orang beragama saja yang percaya berdasarkan iman bahwa Tuhan itu ada. Orang yang mengolah kebatinan pun menyadari kehidupan tersebut demikian halnya, percaya bahwa Tuhan itu ada.

Memang, yang membuat alam semesta dengan segala isinya itu dikenal sebagai Tuhan. Ada yang bertanya mengenai Tuhan itu, bagaimana? Di mana tempatnya? Tuhan tersebut memang tidak berwujud, tidak berbentuk.

Tempatnya? Adoh tan wangenan, cedhak tan senggolan<\/em>, yang artinya: tidak dekat tak ada batasnya, dekat, tapi tidak mampu disentuh.

Lantas, apa yang harus kita yakini tentang adanya Tuhan tersebut? Yang wajib kita yakini merupakan sifatnya. Karakteristik Tuhan dikenal sebagai Maha Sempurna. Sempurna dan Baik. setidak-tidaknya, kehidupan kita itu diendalikan berarti kita harus supaya selalu berbuat baik.

Itu berarti kita ini tidak jauh kepada Tuhan jika kita bisa berbuat baik Dalam rangka mendekatkan diri, mengelola batin supaya dekat kepada Tuhan, dengan sendirinya kita wajib mengakui bahwa pada manusia tersebut sesungguhnya juga ada karakteristik yang ada pada Tuhan, yakni karakteristik baik.

Namun bagi manusia, Tuhan itu juga membuat karakteristik yang kontradiksi dengan baik,ialah sifat jelek dan karakteristik buruk.

Ini bedanya. Tuhan itu sifatnya baik. Tetapi pada manusia bukan karakteristik baik saja yang ada, melainkan juga ada yang kontradiksi dengan tersebut. Misalnya, sabar tersebut baik. Tapi pada manusia itu ada karakteristik berangasan, pemarah. Sifat jujur juga sifat yang baik. Namun pada manusia juga ada sifat yang tak jujur, pembohong.

Ingin mendekatkan diri kepada Tuhan kalau ingin memperdalam kebatinan

tenaga dalam


Post a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *