Mengenal 4 Paradigma Pemrograman

1_yuhhva_aphirfe-otrkrlq
Assalamualaikum Wr. Wb. Pada kesempatan yang berbahagia ini kita akan belajar mengenai paradigma pemrograman. Paradigma pemrograman adalah sudut pandang atau sudut serang tertentu yang diprioritaskan, terhadap kelompok problema, realitas, keadaan, dan sebagianya. Paradigma membatasi dan mengkondisikan jalan berpikir kita, mengarahkan kita terhadap beberapa atribut dan membuat kita mengabaikan atribut yang lain. Karena itu, jelas bahwa sebuah paradigma hanya memberikan pandangan yang terbatas.
Dalam pemrograman terdapat berbagai macam paradigma , masing – masing mempunyai priotas strategi analisis yang khusus untuk memecahkan persoalan, masing – masing mendekatkan kita ke suatu pendekatan khusus dalam problematika. Terdapat 4 macam paradigma pemrograman yaitu sebagai berikut .

1. Paradigma Prosedural atau imperative

maxresdefault

Paradigma Prosedural merupakan proses pemrograman yang dikembangkan dari urutan perintah – perintah diikuti dengan manipulasi data untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Pendekatan Algoritma ini digunakan untuk mencari solusi dan mengekspresikannya sebagai urutan perintah perintah.
Paradigma ini didasari oleh konsep mesin Von Newman (stored program concept), yaitu sekelompok tempat penyimpanan (memori) yang dibedakan menjadi menjadi memori intruksi dan intruksi data. Bahasa pemrograman dalam paradigma ini adalah : Algol , Pascal, Fortran, Basic, Cobol dan C.

2. Paradigma Deklarativ

prolog1

Paradigma ini menekankan pendeskripsian problem yang akan diselesaikan dibandingkan mengikuti langkah – langkah yang diikuti. Paradigma ini menerapkan tujuan umum algoritma untuk menyelesaikan masalah yang muncul. Bahasa pemrograman dalam paradigm ini adalah : Prolog.

3. Paradigma Fungsional

1_neo_5doyn20aenhrqatasw

Paradigma Fungsional merupakan paradigm dimana program sebagai entitas yang menerima input dan menghasilkan output. Program ini dibangun dengan menghubungkan unit program yang lebih kecil (fungsi yang telah didefinisikan sebelumnya), sehingga setiap unit output digunakan oleh unit input yang lain sedemikian hingga keseluruhan hubungan input-output diperoleh. Paradigma ini membangun fungsi sebagai komplek bersarang dari fungsi-fungsi sederhana.
Berlainan dengan paradigma procedural, paradigma fungsional harus diolah lebih dari program procedural (oleh proses bahasanya ), karena itu salah satu keberatan adalah kinerja dan aefisiensinya.Bahasa pemrograman dalam paradigma ini adalah : LOGO , APL , LISP

4. Paradigma Berorientasi Objek

pbo

Dalam paradigma ini program dipandang sebagai kumpulan unit, disebut object, dimana setiap object mampu melakukan aksi terkait dan meminta aksi dari object lainnya. Object – object ini saling berkait untuk menyelesaikan problem yang ada. Bahasa pemrograman dalama paradigma ini adalah : Smaltalk, Eifel , Jaca, C++

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *