Dikejar Deadline, Bagaimana Mengatasinya?

dikejar deadline

Semua orang pasti memiliki deadline atau batas akhir suatu kegiatan. Seperti mengerjakan tugas dari kelas-kelas pengembangan kemampuan, revisi karya tulis ilmiah, jadwal tayang berita aktual, bahkan sampai memasak untuk kebutuhan santap keluarga sehari-hari pun menjadi deadline.

Kalau sudah seperti ini lalu seringnya banyak yang kebingungan mana yang harus dikerjakan terlebih dahulu. Nah, berikut beberapa cara mengatasi deadline agar cepat terselesaikan dan tidak menumpuk.

1. Catat Setiap Tugas

Agar tidak ada tugas yang terlewat, maka sebaiknya tugas-tugas tersebut dicatat baik secara manual di sebuah buku maupun melalui aplikasi. Kalau tidak tercatat maka yang sering kali terjadi diantaranya yang pertama adalah lupa jika ada tugas.

Akibatnya dapat berimbas pada mengerjakan tugas dalam sistem kebut semalam, atau tugas tidak dikerjakan tepat waktu atau yang terburuk tidak mengerjakan tugas sehingga performa kinerja dinilai buruk oleh partner maupun klien.

2. Kerjakan yang Paling Mendekati Batas Akhir

Ada atau tidak adanya tugas memang bukan keinginan kita secara pribadi. Kadang tugas-tugas sudah tercatat batas akhir pengumpulannya, tetapi baru saja keluar ruangan kelas, ruangan meeting, ruangan pertemuan, dan ruang-ruang lainnya, tugas sudah melambai-lambai di depan mata.

Tidak tanggung-tanggung, bahkan sering kali batas pengerjaannya terlalu mendekati dengan batas waktu pengumpulan tugas. Kalau sudah seperti ini mau tidak mau tugas-tugas yang sudah parkir di kumpulan daftar tugas terpaksa mundur kembali demi mengerjakan yang satu ini. Urgent!

3. Kerjakan yang Paling Disukai

Nah, setelah mengerjakan tugas yang sangat mendesak, tentu setiap individu pasti masih memiliki sederet tugas lainnya. Cara mengatasinya bisa dengan mengerjakan tugas dengan materi yang paling disukai.

Biasanya jika materi adalah sesuatu yang disenangi, tentu mengerjakannya tidak membutuhkan waktu yang lama sehingga dapat menghemat waktu dan bisa lanjut untuk mengerjakan tugas yang lainnya.

4. Kerjakan yang Paling Mudah

Jika ada sederet tugas dan bingung harus mengerjakan yang mana, pilihlah yang secara subjektif tugas tersebut adalah tugas yang paling mudah untuk dikerjakan dari sekian tugas yang ada.

Biasanya tugas yang seperti ini bersifat alakadarnya atau memang sudah dibidang yang ditekuni sehingga proses pengerjaannya pun terbilang singkat.

5. Kerjakan Jangan Hanya Dipikirkan

Duh, kok masih ada tugas juga? Tenang, jangan dipikirkan. Karena solusinya adalah dikerjakaan sekarang juga. Kalau terus saja dipikirkan yang ada hanya semakin hari tugas semakin menumpuk tanpa ada satupun yang dikerjakan. Jadi, kerjakanlah tugas bagaimana pun kendalanya. Boleh saja dipikirkan, tetapi yang utama adalah dengan mengerjakannya perlahan.

Sering kali karena sudah menjadi deadline dan tugas menumpuk, yang terjadi adalah perasaan cemas dan panik, merasa tidak mampu akan menyelesaikan tugas dalam kurun waktunya. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk menjaga pola pikir dan tetap tenang serta tidak berpikir bahwa deadline adalah hal yang menyeramkan because you are what you think.

6. Berbagi dengan Partner

Tentu adakalanya seseorang memiliki tugas individu. Namun tidak jarang pula setiap individu bergabung dalam suatu kelompok sehingga ketika ada tugas harus dikerjakan bersama dengan kelompok. Sayangnya, tidak sedikit masih saja ada individu yang lebih sering mengerjakan tugas kelompok untuk dikerjakan sendiri. Hal seperti ini tidak bagus untuk ditiru.

Oleh sebab itu, jika ada tugas kelompok, cobalah berlatih untuk membagi tugas kepada setiap anggota dengan porsi yang proporsional atau sesuai dengan bidangnya agar tugas tersebut dapat diselesaikan sebelum tenggat waktu.

7. Memberi Apresiasi

Agar semangat mengerjakan tugas, kita juga bisa memberi apresiasi terhadap diri sendiri. Misal pergi ke tempat wisata yang sudah lama ingin dituju, menikmati kuliner kekinian yang sedang hits, menonton film yang sedang tayang di layar lebar, me time dengan perawatan ke salon, atau quality time bersama orang-orang terkasih jika tugas sudah selesai.

Jika seperti ini, tentu dalam mengerjakan tugas pun akan semangat sehingga terbebas dari deadline.

8. Jangan Menunda Pekerjaan

Terakhir, sudah bukan rahasia umum deadline hadir karena adanya pekerjaan yang tertunda baik sengaja ataupun tidak. Oleh karena itu jika ada waktu senggang dan belum ada daftar tugas lebih dari 2 (dua) tugas dalam kurun waktu yang singkat, sebaiknya saat itu juga tugas tersebut langsung dikerjakan agar tidak menjadi deadline.

Jika sedang tidak mood, pesan menu siap saji delivery secara online, setel daftar lagu favorit yang dapat menyemangati diri dan hati, pasang aroma theraphy yang bisa merilekskan pikiran dan membuat hormon semangat dalam tubuh bangkit. Kalau suasana dan lingkungan sudah mendukung seperti ini, tentu mengerjakan tugas pun menjadi lebih kondusif. Deadline? Bye bye!

Oleh: Karimah Iffia Rahman

Skip to toolbar