Hotel Cleaning Supplies

Hotel Cleaning Supplies

1.Pendahuluan
Blog ini ditulis untuk memenuhi tugas mata kuliah Housekeeping yang diampu oleh Izza Ulumuddin Ahmad Asshofi, S.E., M.M. pada program studi D4 Pengelolaan Perhotelan UDINUS tentang HotelCleaning Supplies.

2.Pengertian cleaning supplies
peralatan yang digunakan oleh departement housekeeping untuk membersihkan kamar maupun area diluar kamar hotel. Cleaning supplies merupakan bagian yang paling penting diketahui oleh karyawan bagian tata graha dalam menjaga kebersihan rumah tangga hotel, dalam perhotelan cleaning supplies mempunyai bagian yang penting untuk diperhatikan sebab harganya terblang mahal. jika terdapat kesalahan dalam penggunaannya, bahan tersebut dapat menyebabkan kerusakan pada objek yang dibersihkan.

3.Kegunaan dan fungsi dari cleaning supplies

  1. Mempermudah dan mempercepat proses pembersihan
  2. Memperpanjang usia pakai suatu barang, jika cleaning supplies yang digunakan tepat.
  3. Memperindah objek yang dibersihkan.
  4. Disamping membersihkan beberapa cleaning supplies juga melindungi objek yang dibersihkan.
  5. Memberikan aroma yang segar terhadap ruangan atau barang yang dibersihkan.
  6. Menggunakan sedikit tenaga manusia.

4.Fungsi Cleaning Supplies

  1. Sebagai cleaner, yaitu bahan pembersih.
  2. Sebagai sealer/preventive, yaitu bahan pencegah atau pelindung. Terdiri dari
  3. Antiseptic, yaitu mencegah tumbuhnya bakter.
  4. Finisher, yaitu melindungi dan mengkilapkan.
  5. Deodorize, yaitu mencegah dan menghilangkan bau busuk.

5.Mengapa penting mempelajari cleaning supplies
• Agar mengetahui kegunaan bahan pembersih dari yang satu ke yang lain
• Agar mengetahui bahan yang digunakan sesuai
• Menserasikan antara cleaning equipment dengan equipment supplies
• Agar mengerti bagaimana cara menyimpan bahan pembersih tersebut
• Mengerti cara penanganan jika terkena bahan pembersih

6.Mengapa mempelajari Material sheet data safety (MSDS) dan penjelasannya
MSDS merupakan sumber informasi yang sangat penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan atau cedera saat menangani bahan kimia berbahaya . Melalui MSDS kita dapat mengetahui sifat-sifat bahaya bahan kimia yang digunakan dan alat pelindung diri apa yang harus digunakan , hingga jika ada keadaan darurat seperti tumpahan , kebakaran , kebocoran , ledakan kita tau prosedur darurat apa saja yang harus dilakukan agar kita terhindar dari kecelakaan tersebut .

7.Cleaning supplies classification
Berdsarkan wujud/bentuknya, bahan pembersih diedakan menjadi beberpa jenis :
– Cair (liquid)– Pasta/kirim (pasta/cream)
– Bubuk (powder)
– Padat (compact)
– Busa (foam)

BERDASARKAN FUNGSINYA
Bahan pembersih diberdakan menjadi beberpajenis, yaitu:
– sebagai Cleaner, yaitu bahan pembersih
– Sebagai Desinfectant, yaitu bahan pembersih bunuh kuman.
– Sebagai Sealer/Preventive, yaitu bahan pencegah atau pelindung yag terdiri dari :
a. Antiseptic (mencegah tumbuhnya bakteri)
b. Finisher (melindungi dan mengkilapkan)
c. Deodorize (mencegahdan menghilangkan bau busuk)
d. Multi Purpose (pembersih serba guna atau fungsi)

8.CONTOH

1. Air
untuk pembuat larutan pada bahan pembersih, kalsium yang terkandung di dalam udara dapat menghambat kemampuan daya bersih suatu detergen.

2. Abrasive
Untuk menghilangkan kotoran yang berat dan untuk pemolesan, abrasive dapat juga digunakan secara aman untuk stainless stell, keramik, perlengkapan makan, namun bahan pembersih ini dapat merusak permukaan mamer atau fiberglass.

3.Abrasive Powder
Pembersih yang bersifat kimia. Bahan ini biasanya untuk menghilangkan kotoran yang sudah mengering atau pekat pada toilet bowl,bidet,wash basin,dinding bathroom.

4. Bathroom Cleaner
untuk membersihkan kamar mandi yang mengandung amoniak.

5. Alkaline
Bahan ini biasadigunakan di tempat laundry, pembersih dapat menambah daya bersih dari pada detergen. pembersih ini mempunyai kekuatan pembasmi hama.

6. Pembersih
Serbaguna Multiguna adalah cairan pembersih serbaguna. Cairan ini dapat melarutkan dan membersihkan kotoran pada permukaan benda keras dan cairan ini tidak mudah terbakar

7. Pembersih
membersihkan kandungan lemak yang terdapat pada [emurkaan benda.

8.Dulcimers
Membersihkan kandungan mineral yang dapat memudarkan kerak dan kotoran hitam pada permukaan lantai.

9. Desinfektan
membunuh kuman dan bakteri misalnya pada ruangan dapur, toilet, atau pesawat telepon yang digunakan oleh umum.

10. Deodorizer
untuk penyegar ruangan dan mengurangi bau yang tidak enak, pembersih biasa dapat meninggalkan bekas pada permukaan.

11. Pembersih logam pembersih
kotoran pada logam yang tipis lapisan pelindung pada permukaan logam sering meninggalkan bekas sidikjari, lapisan ini dapat merusak banyak jenis kain.

12.Pembersih kaca / Fiber
digunakan untuk membersihkan kaca agar kaca terlihat lebih bening dan tidak ada kotoran atau debu yang menempel.

Berdasarkan bahan :
a. Solvent
bahan pembersih yang cara kerjanya melarutkankotoran yang dibersihkan zat pembersih ini berupa cair yang dapat menghilangkan kotoran dengan cara melarutkannya.
contoh Solvent :
– Air (cleaning Supplies paling sederhana)
– Amoniak
– Tuterpentin
– Spirtus
– Detergent
Merupakan bahan pembersih yang cara kerjanya melepas kotoran yang telah dibersihkan. bahan pembersih ini biasanya berupa zat cair, powder, pasta, dan padat (batangan). yang apa bila dicampurkan dengan air maka melepas dan mengakat kotoran dari benda/barang yang sedang dibersihkan. Detergent terbuat dari bahan-bahan kimia seperti soda ash, sulfiric acid, hidro carbon oil.

Macam-macam Detergent :

  1. Detergent cair
    deterjen ini hampir sama dengan deterjen bubuk, namun yang membedakan hanya bentuk disik, deterjen cair biasanya digunakan untuk laundry enggunakan mesin cuci yang kapasitasnya besar.

2.Detergent Krim
bentuk deterjen ini dengan sabun colek hampir sama tetapi kandungan formula bahan baku keduanya.

3.Detergent Bubuk
deterjen bubuk dapat dibedakan menjadi 2 yaitu, deterjen bubuk berongga, dan deterjen bubuk padat. perbedaan bentuk butiran kedua deterjen tersebut disebabkan olehperbedaan proses pembuatannya.
contohnya :
A. Deterjen bubuk berongga deterjen ini memiliki ciri butiran yang berongga, butiran ini dihasilkan oleh proses spary drying (proses pengabutan dilanjutkan dengan proses pengeringan)
B. Deterjen bubuk padat semua bagian butirannya berisi oleh padatan sehingga tidak berongga.

B. Chemical Reaction
Bahan pembersih ini adalah suatu zat yang dapat menghilangkan kotoran denan cara merubah sifat dari kotoran dengan cara merubah sifat dari kotoran tersebut. yaitu dapat dibersihkan karena adanya reaksi kimia, chemical reaction biasanya berbentuk cair/kristal.
Contoh :
– Go getter
– Metal shine
– Cong-R-dust
– Soda api
– Vinegar
– HCL (hidrocloroid acid) adapun contoh bahan pembersih yang bersifat kimia, yaitu :
1.HCL
untuk melarutkan kapur semen yang sudah mengering.

2.GO GETTER
membersihkan toilet atau kotoran berat.

3.VINEGAR
membersihkan/menghilangkan kerak-kerak yang melekat pada stainlessteel pipa pipa air.

4.GLASS CLEANSER
mengandung lemak, obat ini digunakan untuk mebersihkan kaca.

5.SODA API
menghancurkan kotoran yang menyumbat pada saluran pembuangan.

6.METAL SHINE
membersihkan stainless, logam, kuningan, baja dan tembaga.

7.CONG-R-DUST
membersihkan marme, poccelain atau keramik maupun teraso.

8.Sipiritus
Berguna sebagai glass cleaner atau pembersih kaca dan cermin.

9.Applied 4000
Merupakan bentuk serbuk kasar, berwarna putih kecoklatan dan baunya tidak sedap: berguna sebagai obat pembersih kamar mandi serta toilet yang kotoranya sudah pekat.

10.Vim
Vim berbentuk serbuk berwarna putih, lebih halus dibandingkan dengan Applied 4000 maupun Fast-Go.

11.Marble powder
Marble powder untuk membersihkan lantai marmer ataupun teras ; berbentuk serbuk hamper seperti Applied 4000 tetapi lebih halus.

12.Kaporit
Berbentuk serbuk halus,. Agak kecoklatan; sebagai obat memelihara air kolam renang.

13.Refresh
Berbentuk serbuk berwarna putih dan berbau haru, gunanya untuk menghilangkan bau tidak sedap pada karpet setelah di cuci/ dishampo.

14.Shine Up
Shine Up adalah krim berwarna putih, bersih, kental seperti bubur saring, lembut, dan berbau harum;fungsinya sebagai furniture polish

15.Glow Metal Polish
Glow Metal Polish berwarna putih kekuning kuningan. Obat ini digunakan membersihkan semua peralatan yang terbuat dari logam, kuningan, baja dan lain lain.

16.Brasco
Hampir sama dengan Glow Metal Polish di kemas dalam kaleng kecil, berdaya bersih lebih baik disbanding Glow Metal Polish dan harganya lebih mahal.

17.Helios
Seperti Glow Metal Polish, tetapi lebih putih dan baunya tidak begitu keras. Obat ini merupakan stainless steel

18.Air freshner
Yaitu obat pengharum ruangan

Syarat Cleaning Suplies Yang Baik
Bahan pembersih ( Cleaning Suplies ) yang baik pada umumnya harus memenuhi syarat sebagai berikut :
a. Biodegradable
yaitu dapat diturunkan oleh micro organisme, sehingga tidak membahayakan lingkungan atau tidak mencemari lingkungan.
b.Solubility
yaitu dapat larut dalam air dan mudah dihilangkan dari permukaan benda yang dibersihkan.
c. Wetting
yaitu sifat pembahasan yang kuat, untuk mendapatkan sifat ini diperlukan adanya zat aktif permukaan (surfactants) untuk menurunkan tegangan permukaan air, sehingga pembasahan pada permukaan benda yang dibersihkan dapat berlangsung dengan cepat.
d. Emulsification
yaitu sifat cleaner yang bekerja memecah kotoran menjadi partikel-partikel kecil.
e. Soul Suspension
yaitu kotoran yang sudah diimulsikan harus dibuat tersuspensi dalam larutan untuk mencegah melekatnya kembali pada permukaan benda yang telah bersih.
f. Rinsability
yaitu sisa-sisazat pembersih dan kotoran harus mudahn dihilangkan dari permukaan benda yang sudah dibersihkan.
g. Desinfectant
yaitu kemampuan yang dapat membunuh bakteri pembawa penyakit, PH cleaner harus memiliki sifat keasaman dan kebasahan tertentu (cleaner bisa bersifat asam, basa, atau netral.