Belajar Dasar Pemrograman Looping

Looping adalah sebuah program perulangan statement dengan jumlah tertentu jika kondisi terpenuhi. Perulangan akan berhenti jika nilai yang dimasukan sudah tidak memenuhi syarat yang diberikan
Perulangan atau dalam istilah lain disebut dengan loop. Perulangan dipakai ketika kita dihadapkan pada suatu masalah dalam mencari jalan keluar dari banyak masalah yang berulang.
Contoh sederhana perulangan adalah cetak kata “perulangan “ sebanyak 100X  akan sangat memakan banyak waktu dan data jika kita menuliskanya satu persatu, tetapi dengan menggunakan metode perulangan akan memepermudah kita dalam membuat sebuah program.

Macam Macam Looping  yaitu:

1.While

Dalam while proses perulangan dilakukan terus menerus ketika suatu pernyataan yang di jalankan sesuai dengan kondisi yang di tetapkan itu benar dalam hal ini pengujian dilakukan terlebih dahulu baru perulangan dilakukan.

while (kondisi)

{

  pernyataan;

}

Contoh:

//menampilkan 4 7 10 13 16 menggunakan while do
#include <stdio.h>
#include <stdlib.h>

int main()
{
int A;
A=4;//
while (A<=19)
{
printf(“%d\n”,A);
A=A+3;
}

return 0;
}

output while

2.Do While

Pengujian terhadap eksekusi baru dilakukan setelah perulangan selesai dilakukan

do

{

  pernyataan;

}while (kondisi);

Contoh :

//menampilkan 3 5 7 9 11 13 15
#include <stdio.h>
#include <stdlib.h>

int main()
{
int A;
A=3;
do

{
printf(“%d\n”,A);
A=A+2;
}
while (A<=15);
return 0;
}

output do while3.For

Dalam for hitungan sebanyak perulangan dilakukan terlebih dahulu kemudian pernyataan berikutnya baru dijalankan. Dalam perulangna for ada beberapa elemen yang diperhatikan yaitu nilai awal, penguji, dan penambahan atau pengurangan.

for (ekspresi_1; ekspresi_2; ekspresi_3 )

{

 pernyataan;

}

Contoh:

//Menampilkan 1 sampai 20 menggunakan FOR
#include <stdio.h>
#include <stdlib.h>

main()
{
int a;

for(a=1; a<=20; a++)

printf(“%d\n”, a);

}

output for

4.Traversal
Bentuk perulangan Traversal digunakan untuk perulangan yang mempunyai jumlah perulangan yang telah dipastikan sebelumnya. Bentuk umum dari perulangan Traversal adalah sebagai berikut :

 Nama_pencacah transversal [Nilai1..Nilai2]

           AKSI

Maksud dari bentuk di atas adalah Akan dilaksanakan AKSI sebanyak N kali, dimana N adalah nilai2 dikurangi dengan nilai1. Nilai1 dan nilai2 dapat berupa konstanta maupun berupa variabel, dengan syarat tipenya harus integer.
Bentuk perulangan traversal diatas dapat diterapkan dalam Pascal dengan menggunakan bentuk perulangan For-to-do.

5.Iterate Stop
Bentuk perulangan Iterate-Stop digunakan untuk perulangan yang mempunyai jumlah perulangan yang tidak dipastikan sebelumnya. Bentuk umum dari perulangan Iterate-Stop adalah sebagai berikut :

   iterate

       AKSI_1

stop (kondisi_berhenti)

        AKSI_2

Maksud dari bentuk diatas adalah sebagai berikut :
1. AKSI_1 akan dilaksanakan secara otomatis.
2. Dilakukan pengecekan berhenti pada Stop(Kondisi_berhenti).
3. Jika Kondisi_berhenti terpenuhi, maka perulangan akan berhenti.
4. Jika Kondisi_berhenti tidak terpenuhi, maka AKSI_2 akan dilaksanakan dan kemudian AKSI_1 yang berikutnya akan diulang.
Pengulangan ini berguna untuk kasus-kasus dimana AKSI_2 merupakan hal yang harus dilakukan tergantung dari hasil AKSI_1.

 6.Nested Loop

Membuat program menggunakan nested loop (perulangan didalam perulangan) 

#include <stdio.h>
main()
{
    int n, d, data;
    double jum=0;
    printf(“banyak data? “);scanf(“%d”,&n);
    for(d=1;d<=n;d++){
        printf(“data ke %d ?”,d);scanf(“%d”,&data);
        if(data<=0){
            d–;
            continue;
        }
    jum+=data;
    }
    printf(“banyaknya mahasiswa\t\t= %d\n”,n);    
    printf(“total nilai mahasiswa\t\t= %f\n”,jum);
    printf(“rata-rata nilai mahasiswa\t= %f\n”,jum/n);
}

Sekian belajar looping kali ini ,maaf bila ada yang salah

terima kasih

Lihat video tutoril Looping di http://youtu.be/S8BAs6eKf-w

 
 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar