Destinasi Wisata Ambarawa

destinasi wisata ambarawa

Kamu sekarang akan atau sedang di Semarang untuk liburan? Ntap. Disarankan selain menjelajah Semarang, tambahkan tujuanmu ke Ambarawa.

Sekedar informasi, Ambarawa merupakan sebuah kota kecamatan yang ada di Kabupaten Semarang. Kamu tahu Ungaran? Nah itu, kota kabupatennya.

Jadi, sebenarnya ketika kamu bertandang ke Semarang, kamu bablaskan saja liburanmu ke Ungaran tepatnya ke Ambarawa.

Destinasi wisata Ambarawa ada apa saja? Yuk disimak beberapa spot wisata Amabarawa yang dikutip dari LanggasBlog berikut ini.

Destinasi Wisata Ambarawa

Monumen Palagan Ambarawa

Sedikit bercerita dulu ya, kalau di Ambarawa dulu pernah terjadi pertempuran antara pasukan Indonesia melawan Sekutu.

Terjadi di tanggal 12 Desember 1945, pasukan Indonesia yang dipimpin oleh Kolonel Soedirman mulai menyerang pasukan Sekutu sampai akhirnya kalah.

Pertempuran Ambarawa ini berakhir pada tanggal 15 Desember 1945 yang mana kemenangan Indonesia diabadikan dengan adanya Monumen Palagan Ambarawa.

Dengan mengetahui sejarah monumen ini, tentunya kamu tidak hanya berwisata “kosong” saja di sana, tapi juga berwisata nasionalisme.

Senjata perang, seragam-seragam perang waktu itu ditampilkan di sini selain kamu bisa melihat Monumen Palagan.

Benteng Pendem Ambarawa

Ada monumen untuk mengenang pertempuran, ada juga benteng di Ambarawa sini.

Benteng Pendem Ambarawa yang nama aslinya adalah Benteng Fort Willem I ini memang sangat unik, karena bentengnya tidaklah berdiri di atas tanah pada umumnya, tapi terkubur!

Yang membangun benteng dan menguburnya secara sengaja tentu bukan untuk mencari sensasi belaka, tapi ditujukan untuk siasat perang kala itu.

Dibangun pada tahun 1845, Benteng Pendem masih kuat dan masih digunakan sebagai bangunan yang fungsional. Saat ini, Benteng Pendem difungsikan sebagai lapas kelas II A dan barak militer.

Museum Kereta Api Ambarawa

Berawal dari dibangunnya stasiun bernama Stasiun Willem I yang dipergunakan untuk keperluan perang di zamannya, saat ini stasiun dan peninggalan kereta apinya akhirnya dimuseumkan di tahun 1976.

Menariknya, di museum ini operasional kereta api uapnya tidaklah berhenti, tetapi malah dijadikan wisata kereta api uap.

Wow!

Iya, dengan rute dari Ambarawa (museum) ke Tuntang lalu kembali ke Ambarawa dan Ambarawa ke Bedono, kamu bisa menikmati rasanya kereta api uap zaman dahulu sambil menikmati pemandangan dalam perjalanan.

Kampoeng Rawa

Terletak di sekitar objek wisata Rawa Pening, kampung ini menawarkan sensasi makan di restoran terapung dan juga tempat memancing.

Di restoran yang ada, kamu bisa memesan masakan ikan produksi lokal, seperti lele, gurame, dan tilapia.

Uniknya, untuk mencapai tempat makan yang ada, kamu harus merasakan mengapung dengan media drum plastik yang dibuat seperti rakit.

Itu saja?

Oh, tidak saudara. Wahana seperti ATV, jet ski, flying fox, dan spot memancing juga bisa kamu coba di sini.

Candi Gedong Songo

Ditemukan oleh seorang Raffles pada tahun 1804, ternyata candi ini memiliki kesamaan dengan Candi Dieng yang ada di Wonosobo.

Berada di ketinggian sekitar 1.200 m di atas permukaan laut, menjadi udara di sekitar candi menjadi cukup dingin.

Jadi, pastikan kamu bawa jaket atau baju hangat ya, gaes ketika menjelajah dan mendaki kesembilan candi yang ada di sini.

Tenang, keindahan alam sekaligus kesejukan udara, akan menghilangkan rasa lelah ketika sampai puncak, gaes.

Gua Maria Kerep

Kenapa disebut Kerep, karena bertempat di Desa Kerep, Ambarawa.

Kenapa disebut Maria, karena di sana terdapat patung Mari Lourdes yang biasa diziarahi oleh umat Katolik.

Gua yang memang sehari-hari dijadikan tempat ibadah umat Katolik ini, memang dijadikan objek wisata religi yang boleh dimasuki oleh umat-umat agama lain.

Bagaimana, tidak menyangka ya, di Ambarawa banyak destinasi wisata yang apik-apik? Yuk, liburan ke sana!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar