Rizki Menurut Islam

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Selama inikita sering kali bahkan hampir setiap hari mendengar istilah rizki, tidak jarang juga yang memahami bahwa rizki hanyalah berbentuk uang semata.

Lantas yang dinamakan dengan rizki sebanarnya itu apa? Apakah hanya uang atau termasuk pula kesehatan dan berbagai macam hal yang kita miliki dalam hidup ini?

Simak terus pembahasan kami, karen akami akan mengupas rizki menurut Islam. Berikut beberapa pendapat dari ulama terdahulu mengenai rizki.

Pendapat Ulama Tentang Rezeki

Beberapa ulama mengemukakan pendapatnya terkait dengan rizki, berikut ini pendapat ulama yang dikutip oleh Dawam Rahardjo mengenai kata “rizqi” tersebut adalah:

Menurut Ibn Khaldun

Dalam pembahasannya secara khusus mengenai aspek perekonomian masyarakat, ia tidak lupa membahas konsep rezeki dalam kaitannya dengan konsep-konsep “penghasilan”, keuntungan “kebutuhan”, penghidupan, hak milik, laba, dan akumulasi modal.

Kesemuanya itu dikaitkan dengan peranan manusia sebagai khalifah Allah di bumi, sebagai pengelola sumber-sumber alam. Perwujudan peranan manusia itu, menurut Ibn Khaldun menghasilkan suatu nilai tertentu, yaitu nilai yang ditimbulkan oleh hasillkan oleh hasil kerja.

Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyah

Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyah pernah berkata: Allah SWT memberi seluruh makhluk-Nya rezeki yang bersifat umum, meliputi segala yang dibutuhkannya, memudahkan untuk mereka berbagai jenis rezeki, dan mengaturnya untuk kehidupan mereka.

Rezeki ini diberikan Allah SWT kepada seluruh makhluk ciptaan-Nya tanpa terkecuali.” Rezeki inilah yang diberikan kepada orang mukmin, kafir, shaleh, ahli maksiat, malaikat, jin, bahkan kepada hewan maupun tumbuhan.

Cara Memperoleh Rizki Menurut Islam

Cara yang paling utama untuk memperoleh rezeki menurut Islam adalah dengan usaha atau kerja. Baik di dalam Alquran maupun al-Sunnah terdapat pernyataan tentang keharusan dan keutamaan bekerja.

Sedangkan ulama salafus ṣalih menjelaskan, jika ingin banyak diberikan rezeki bacalah surat al-Wȃqi’ah, karena itu termasuk salah satu zikir agar dimudahkan rezekinya.

Ada lagi yang berpendapat bahwa mengawali aktivitas dengan shalat dhuha juga merupakan salah satu cara untuk membuka pintu rezeki, dan Allah akan mencukupkan rezekinya di Dunia, dibangunkan istana di Surga.

Melalui sebuah hadis Rasulullah saw. bersabda yang artinya;

Dari Anas ra. Ia berkata, Rasulullah SAW bersabda : Barang siapa yang menyukai untuk mendapatkan kelapangan rezeki dan panjang umurnya, hendaklah ia menyambung hubungan dengan saudaranya (silaturahmi).(HR.Bukhari Muslim)

Dalam hadis tersebut, jelas sekali disebutkan bahwa orang yang menyambung hubungan dengan saudaranya atau silaturahmi akan mendapatkan dua anugerah sekaligus.

Yakni dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya.Dua hal ini adalah anugerah yang paling diinginkan oleh banyak manusia di Dunia ini.

Banyak orang yang bekerja siang dan malam, bahkan ada yang melakukan apa saja, tidak peduli mana yang halal dan mana yang haram, tujuannya adalah agar mempunyai rezeki yang banyak.

Bahkan, dalam rangka mencari rezeki ada pula orang yang tega terhadap sesama dengan cara menipu, memeras, bahkan merampok.

Sebagai seorang Muslim, sudah barang tentu bekerja dan mencari rezeki tidaklah dilarang, bahkan merupakan sebuah ibadah bila bekerja dan mencari rezeki diniatkan dalam rangka mencari anugerah Allah sebagai bekal untuk mengabdi kepada-Nya.

Dengan demikian, sudah barang tentu seorang Muslim mempunyai aturan sesuai dengan syari’at dan tidak boleh menghalalkan segala macam cara.

Rezeki yang dilapangkan dan umur yang panjang adalah bagian dari anugerah Allah SWT untuk manusia.

Untuk itu manusia diberikan kebebasan untuk meraihnya. Di samping dengan cara bekerja dan berdo’a, rezeki dapat diraih dengan cara menyambung hubungan persaudaraan atau silaturahmi

Perbuatan Yang Dapat Mendatangkan Rizki

Sebagaimana manusia biasa tentunya tidak bisa lepas dari upaya-upaya untuk mendapatkan rizki yang baik dan halal. Upaya tersebut tidak lah cukup bila hanya bekerja saja, sebab selain bekerja ada juga beberpaa upaya yang dapat dilakukan sebagai penarik rizki.

Berikut ini beberapa upaya atau usaha batin yang dapat dilakukan agar rizki semakin mendekat;

1. Istighfar Dan Bertaubat

Salah satupenghambat rizki adalah benyaknya dosa yang kita lakukan namun tidak kunjung dimintakan ampunankepada Allah SWT. dosa-dosa tersebutlah yang akirnya menjadi penghambat masuknya rizki bagi kita.

2. Iman Dan Takwa

Iman dan taqwa kita kepada Allah SWT. dalam konsep rizki iman dan taqwa merupakan salah satu bentuk jalannya rizki, sebab bagi orang yang beriman dan bertaqwa tidak akan meragukan rizki yang diberikan oleh Allah kepada dirinya.

Dari keyakinan itulah kemudian muncul semangat dan upaya atau usaha dihir untukmencari rizki yangtelah dijanjikan oleh Allah SWT. tanpa rasa pesimis sedikitpun.

3. Tawakal

Setelah adanya semangat mencari rizki kemudian bertawakkal kepada Allah mengenai rizki yang akan diterimanya dengan rasa syukur yang mendalam.

Bertawakkal merupakan bentuk kepasrahan hati kepada Allah SWT. setelah melakukan usaha yang sungguh-sungguh dalam mencari rizki.

4. Beribadah Sepenuhnya Kepada Allah Swt

Dalam mencari rizki, seorang muslim hendaknya diniatkan untuk mencari ridho Allah atau diniatkan untuk beribadah, sebab mencari rizki juga merupakan salah satu tuntunan agama dalam rangka memnuhi kebutuhan sehari-hari.

Misalnya bekerja untuk menafkahi keluarga. Menafkahi keluarga merupakan kewajiban bagi siapa saja yang telah berumah tangga, sehingga bekerja tersebut merupakan rangakaian yang bernilai ibadah.

Karena hal itu maka alangkah sebaiknya bila setiap pekerjaan yang kita lakukan sebaiknya diniatkan untuk beribadah kepada Allah, sehinga selain mendapat uang atau imbalan kita juga mendapt pahala dari Allah SWT.

5. Hijrah Ke Jalan Allah

Berkaitan dengan pembahasan pada point pertama, sebagai seoran gmuslim salah satu hal yang menghambat rizki adalah karen abanyaknya dosa yang dilakukan tetapi tidak kunjung dimintakan ampunan.

Maka bila kita merasa rizki kita sulit masuknya maka cobalah melihat diri sendiri, sadarikesalahan minta ampunan kepada Allah, bertaubat dan kemudian berhijrah.

Berhiujrah disini artinya kita meniggalkan perbuatan-perbuatan dosa yang pernahdilakukan sebelumnya, seperti seuka berjudi, suka meninggalkan shalat, jauh dari agama dan lain sebagainya.

6. Silaturrahim

Sebagaiman disebutkan dalam terjemahan hadis di atas, bahwasanya bersilaturrahim ialah salah satu hal yang dpat mendatangkan rizki.

Maksud dari uraian tersebut ialah agar sebagai sesama muslim jangan sampai saling memutus tali persaudaraan. Menyambung silaturrahm merupakan salah satu halyang dapt menjadi penariknya rizki

7. Berinfaq Di Jalan Allah SWT

Setelah mendaptkan rizki dari Allah SWT, baik itu melalui usaha sendiri atau dengan bekerja kepada orang lain, maka hendaknya ada beberapa rupiah yang diinfakkan ke jalan Allah.

Infaq tersebut merupakan bentuk rasa ryukur kita kepada Allah SWT. atas rizki yang telah kita dapatkan. Dengan bersyukur anntinya rizki kita akan dilipat gandakan.

8. Berbuat Baik Kepada Anak Yatim

Berbuat baik kepada anak yatim ialah salah satu hal yang dapat mendatangkan rizki, karena dalamsebuah hadis Nabi disebutkan yang intinya bagi siapa saja yang merawat atau memenuhi kebutuhan anak yatim maka ia akan dicukupkan rizkinya.

9. Menyantuni Orang Yang Lemah

Bila seseorang bersyukur atas rizki yang telah diperolehnya maka orang tersebut akan ditambahkan rizkinya. Salah satu berntuk rasa syukur adalah menyantuni atau meringankanbeban saudara-saudara kita yang lemah dalam ekonomi.

Saudara tersebut bisa saudara karena mamiliki hubungan keluarga atau saudara seagama. Bila keluarga kita rata-rata orang yang mempu dalam ekonomi maka sebaiknya diberikan kepada orang lain yang lebih membutuhkan.

10. Berbuat Baik Kepada Kedua Orang Tua

Orang tua merupakan salah satu jalan yang paling uama dalammencari rizki, artinya ridha dariorang tual itulah sangat berpengaruh kepada kesuksesan anaknya.

Maka dari itu berbuat baik kepada orang tua, mencari ridha dari orang tua merupakan salah satu jalan untukmencari rizki yang melimpah lagi berkah.

Demikianlah penjelasan berkaitan dengan riski menurut Islam yang dapat kami sampaikan. Semoga senantiasa kita termasuk orang-orang yang dilapangkan rizkinya oleh Allah SWT. amiin ya rabbal ‘alamin. Wallahu a’lamu bish showab. Wassalamualaikum warahmatullahi wabaraktuh.