Cara Mengatasi Rantai Keteng Kendor

Sepeda motor yang kamu miliki berisik? Bunyi kletrek-kletrek? Tau kah kamu kenapa mesin motor yang kamu miliki bisa mengeluarkan suara seperti itu? Penyebabnya adalah rantai keteng kendor sehingga terdengar suara berisik dari dalam mesin.

Selain terdengar sangat risih, kendornya rantai keteng ini bisa membuat performa pada mesin akan berkurang.

Jika sebelumnya di website Otomodiv membahas tentang ciri-ciri rantai keteng kendor, pada artikel ini mari kita ulas cara mengatasi rantai kendor.

Lantas bagaimana solusinya untuk mengatasi masalah tersebut? Salah satu solusinya ialah memperbaikinya dengan cara mengencangkan rantai keteng yang kendor.

Jika kamu tidak mengetahui bagaimana cara mengencangkan rantai kenteng yang kendor, jangan khawatir! Karena masih banyak informasi mengenai cara mengatasi rantai keteng kendor dan juga akan dibahas di dalam artikel ini.

Pertama-tama saya akan membahas tentang…

Apa itu Rantai Keteng?

Rantai keteng adalah bagian yang letaknya berada di dalam mesin, kegunaan atau fungsi dari rantai keteng untuk setiap motor bisa dikatakan sangat vital. Pertanyannya, kenapa rantai keteng ini mempunyai fungsi yang sangat vital?

Karena rantai keteng bekerja sebagai penyambung daya ke bagian noken as. Dimana nantinya tenaga yang berasal dari noken as akan langsung disambungkan untuk menutup dan membuka klep (valve).

Untuk mengetahui bentuknya rantai keteng itu seperti apa, kamu bisa melihat rantai motor karena bentuk rantai motor dengan rantai keteng ini sama, yang membedakannya adalah ukuran bentuk dari rantai tersebut.

Pembahasan kedua adalah..

Apa Penyebab Rantai Keteng Kendor?

Sebelum mengupas lebih rinci tentang cara mengatasi rantai keteng kendor, tentu saja kamu juga harus paham apa aja penyebab rantai keteng kendor. Berikut penyebab rantai keteng bisa sampai kendor dan membuat suara pada mesin terdengar berisik.

1. Usia Rantai Keteng

Setiap barang yang digunakan pasti mempunyai masa aktif dalam penggunaan, hal ini pun berlaku dengan barang perlengkapan otomotif. Misal seperti rantai keteng, rantai keteng pun mempunyai waktu penggunaan yang perlu diperhatikan. Jika masa aktif itu sudah habis, maka lama kelamaan rantai keteng akan rusak atau mengendor.

Terlebih rantai keteng ini bekerja separuh waktu, yaitu bekerja dengan cara terus berputar melalui roda gigi yang berada di dalam mesin motor. Dikarenakan selalu bekerja dan sering tergesek-gesek dengan komponen mesin lainnya, hal tersebut tentu saja akan mengalami keausan, yaitu kendor.

2. Jarang Ganti Oli Mesin

Penyebab kedua yang sering terjadi rantai cepat kendor ialah ‘Jarang Ganti Oli Mesin’. Jika sepeda motor yang kamu miliki jarang diganti oli mesinnya, maka semua komponen mesin akan mengalami kerusakan. Bukan hanya rantai keteng saja, melainkan komponen mesin seperti Piston, Block Silinder, Noken As, Cruk As dan lain sebagainya.

Maka dari itu betapa pentingnya untuk selalu memperhatikan kadar oli yang berada di dalam mesin, dan juga harus selalu rutin dalam mengganti oli dengan yang baru agar mesin motor selalu fresh dan tidak berkurang performanya.

3. Sering Menggeber Gas Secara Berlebihan

Kata siapa menggeber motor tidak akan berdampak kerusakan pada komponen mesin? Tentu saja hal tersebut bisa membuat kerusakan pada komponen mesin, salah satunya seperti Rantai Keteng mudah kendor.

Banyak ditemui di luar sana anak-anak muda sering menggeber-geber gas motor secara berlebihan, hal tersebut merupakan salah satu cara mengendarai yang tidak benar dan jangan ditiru!

Selain terkesan arogan, menggeber-geber gas secara berlebihan bisa mengurangi performa pada mesin. Maka dari itu berkendara lah dengan baik dan tentunya sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan.

Cara Mengatasi Rantai Keteng Kendor

Lalu seperti apa cara mengatasi rantai kendor? Tenang dan jangan khawatir karena ada solusi yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut, berikut langkah yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi rantai keteng yang kendor.

  1. Mengganti penonjok tansioner dengan baud
  2. Menggunakan baud untuk disambungkan
  3. Modifikasi tansioner yang sudah melemah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *