pattimura

Alasan Pattimura Melakukan Perlawanan

Alasan Pattimura Melakukan Perlawanan! Siapa yang tidak kenal dengan pahlawan yang terkenal dengan kegigihan serta ketaqwaan yang dimilikinya. Adanya kegigihan yang dimiliki oleh pahlawan ini tentunya memberikan sumbangsih besar pada pencapaian kemerdekaan di Indonesia. Pahlawan Indonesia yang satu ini menjadi salah satu pejuang yang berada di daerah Maluku yang terus memperjuangkan kemerdekaan rakyat Indonesia.

Ketaatan kepada agama pattimura menjadi sebuah hal yang tidak perlu di pertanyakan lagi hingga saat ini. Ini menjadi sebuah hal yang patut di contoh akan kegigihan dan juga keberanian yang dimilikinya untuk melawan penjajahannya. Pahlawan yang satu ini telah berhasil membawa Maluku menuju kemerdekaannya dan terbebas dari penjajahan belanda. Tewasnya pahlawan satu ini menjadi sebuah kebanggaan bagi bangsa Indonesia karena telah memiliki seorang pemberani seperti dirinya.

Ya, pattimura menjadi seorang panglima perang yang terjadi di daerah Maluku pada tahun 1817 yang menjadi reaksi dan juga perlawanan dari rakyat Maluku. Kapitan pattimura menjadi pimpinan perang yang dibantu oleh Philip latumahina, Thomas pattiwael, dan yang lainnya. Perlawanan pertama yang dilakukan oleh warga Maluku dilakukan melalui penyerangan pada pos perahu yang berada di pelabuhan Porto. Dimana pada dasarnya semua perahu perahu tersebut merupakan kepunyaan dari orang orang belanda yang menguasai daerah Maluku.

Pada dasarnya perlawanan yang dilakukan oleh pimpinan gigih nan berani dari daerah Maluku ini terus berkobar. Hingga hal tersebut membuat belanda menjadi kewalahan dan kemudian meminta bantuan dari pasukan yang berada di daerah ambon. Tentu itu merupakan sekilas sejarah mengenai perang pattimura yang ada di Maluku dan hingga saat ini menjadi sejarah yang tidak terlupakan. Tapi tahukah kamu bahwa ada alasan dibalik munculnya perang di Maluku tersebut?

Beberapa Alasan Mengapa Pattimura Melakukan Perlawanan Terhadap Jepang

pattimura
pattimura

Diberlakukannya pelayaran hongi

Salah satu alasan kuat yang menyebabkan panglima pattimura melakukan perlawanan bersama dengan rakyat Maluku lainnya adalah karena diberlakukannya pelayaran hongi. Adanya monopoli rempah rempah dan juga hak untuk memusnahkan pohon yang ada di Maluku memicu amarah dari rakyat yang ada disana termasuk pattimura.

Adanya perubahan tatanan pemerintah

Adanya penyerahan kekuasaan dari inggris pada belanda tentu memberikan dampak pada tatanan pemerintahan yang terjadi. Adanya kerja wajib dan juga pembayaran kepada pemerintah belanda serta pajak pajak yang berlaku tentu memberatkan warga Maluku.

Munculnya uang kertas

Peperangan pattimura pada dasarnya terjadi karena adanya alasan berupa pemicu munculnya masalah bagi rakyat Maluku. Dimana belanda secara sengaja mengeluarkan uang kertas yang menjadi pengganti dari uang koin dan menimbulkan kebingungan yang dirasakan rakyat. Kebingungan tersebutlah yang kemudian memicu amarah dari rakyat Maluku yang dipimpin oleh kapitan pattimura untuk melakukan perlawanan kepada belanda.

Banyak warga pribumi yang dijadikan sebagai senjata perang

Alasan lainnya yang memicu amarah rakyat Maluku untuk melakukan perlawanan kepada belanda adalah karena banyak sekali warga pribumi yang digunakan senjata perang. Hal ini membuat kehidupan yang ada di Maluku pada saat itu tidak lagi memiliki ketenangan dan juga jauh dari kebahagiaan.

Beberapa alasan tersebutlah yang kemudian memicu pattimura melakukan perlawanan dengan gigih dan berani kepada belanda. Ini menjadi sebuah sejarah yang tidak boleh terlupakan karena jasanya begitu luar biasa dalam memerdekakan Indonesia. Pattimura menjadi salah satu pejuang bangsa yang perlu diapresiasi kegigihan dan juga keberaniannya dalam membela kemerdekaan Indonesia.

Leave a Reply