Response Time & Error Handling

Mengenal response time

Response time merupakan balasan atau tanggapan sistem computer terhadap permintaan user melalui perantara user interface. Dari penjelasan tersebut maka bisa di katakana bahwa reponse time berkaitan dengan jalanya interaksi antara user dan computer. Jadi ketika user melakukan interaksi2 arah dengan computer, user akan mengirimkan request berupa inputan dan semacamnya pada computer kemudian computer akan memberikan feedback tau tanggapan kepada user. Nah tanggapan dari computer inilah yang di namakan response time. Waktu untuk memproses response time juga mempengaruhi tingkat kenyamanan user sebab semakin baik dan semakin cepat response time yang di berikan maka user akan puas dengan kinerja yang di berikan computer sedangkan apabila response time yang di berikan lambat maka akan mengurangi tingkat kenyamanan user karena waktunya akan terbuang jika harus menunggu respon dari computer yang lambat.

Faktor Apa aja yang mempengaruhi Response time ?

  1. Jumlah pengguna

Semakin banyak jumlah pengguna maka akan semakin lambat. Meskipun demikian,di dalam waktu waktu puncak (peak load periods) jumlah pengguna bisa melebihi rata-rata hasil estimasi tersebut sehingga dapat menurunkan performance.

  • Kecepatan transmisi

Kecepatan transfer data adalah jumlah data dalam bit yang melewati suatu medium dalam satu detik. Umumnya dituliskan dalam bit per detik (bit per second) dan disimbolkan bit/s atau bps bukan bits/s. Seringkali disalahartikan dengan bytes per second atau B/s atau Bps

  • Kompleksitas interaksi

Jika terdapat perintah atau permintaan berlebihan atau dengan kata lain perintah yang di berikan pada computer memiliki proses yang berbelit belit maka hal tersebut juga akan mempengaruhi reponse time computer melambat.

Prinsip utama menghasilkan waktu tanggap yang baik:

  • Tidak lebih dari waktu idealnya yaitu 2 detik
  • Memberikan suguhan informasi kepada pengguna/user dengan konsisten
  • Memberikan suguhan layout secara optimal, posisikan sesuai tugasnya masing-masing.

ERROR HANDLING

Error Handling merupakan sebuah sistem yang di buat dalam rangka menangani kemungkinan kemungkinan terjadinya error dalam berbagai macam keadaan pada sistem computer.  sehingga sistem yang ada pada computer telah mempersiapkan upaya upaya pencegahan terhadap terjadinya kesalahan ketika user mengoperasikan computer . Jadi dengan adanya error handling akan sangat membantu para pengguna dalam menghadapi kesalahan atau error yang mungkin saja dialamai pengguna ketika mengoperasikan computer .Meskipun error handling sangat di prioritaskan dalam pembuatan suatu tampilan antarmuka namun terdapat juga kekurangan dari error handling.Apa aja itu ? mari simak kelebebihan dan kekurangan dari error handling.

Kelebihan dari Error Handling :

  1. Membantu user dalam menangani kesalahan.
  2.  Mempermudah programmer dalam pendeksian kesalahan.
  3. Resiko kehilangan data bisa diminimalisir.
  4. User tidak perlu melakukan restart program setelah terjadi kesalahan.

Kekurangan dari Error Handling :

  1. Membuat kode program menjadi lebih rumit.
  2. Programmer harus benar benar tahu kesalahan apa yang kemungkinan
    muncul.
  3. Satu fungsi pada program bisa memiliki berbagai kemungkinan kesalahan.

Macam – Macam Jenis Error :

  • Perceptual Error: adanya kesalahan yang disebabkan oleh ketidakjelasan keterangan dari petunjuk penggunaan yang menyebabkan kesalah tanggapan dari pihak pengguna atau user. Contoh : Icon yang ambigu dalam desain antarmuka.

  • Cognitive Error : Kesalahan yang diakibatkan oleh kemampuan memecah oleh user atau karena banyak konteks dan informasi status. 
https://2.bp.blogspot.com/-4VBSnO0kneI/WRb87TlRvjI/AAAAAAAAAXY/EWGaBERWoN40RQDhGxMlSn8Z2RYMHc5nwCLcB/s320/ddda.png

  • Motor Error : kesalahan yang disebabkan oleh ketidak sinkronan antara mata, tangan, dan kemampuan yang dimiliki oleh user. Contoh : typo / terlalu cepat mengetik, double klik pada mouse.
https://1.bp.blogspot.com/-x51od6koyGc/WRb9lFc8PVI/AAAAAAAAAXg/C68tD9sqphQM1N4bav4ElqQ-g_ib1gXewCLcB/s320/adade.png

Jenis – Jenis Kesalahan Dari User :

1. Mistake : kesalahan yang terjadi ketika user berpikir bahwa sudah melakukan hal yang benar namun sebenarnya user melakukan kesalahan. 

https://3.bp.blogspot.com/-QBTa4MT5LB8/WRb-aNYkQrI/AAAAAAAAAXs/SNVxoFvNtnMKuvouUzRSkdsGIIRJu3HFgCEw/s320/Untitled.png

2. Slip : kesalahan diluar keinginan user. Contoh : saat ingin menutup user ingin mengklik tombol close tetapi secara tidak sengaja user menekan tombol minimize.

https://4.bp.blogspot.com/-zCukwzXRifg/WRb_EbLY5EI/AAAAAAAAAXw/bfjUNMnwZ-QWc5RBgyP2OYU0-bSpMvjZQCLcB/s320/sd.png

Jenis – Jenis Kesalahan Pada Program :

– Syntax Error : kesalahan dari penulisan syntax pada program sehingga syntax tersebut tidak dapat dieksekusi oleh program dan membuat program eror. Contoh : pada C++, baris kode harus selalu diakhiri dengan tanda (;) atau kesalahan penulisan pada standar penulisan program.

https://1.bp.blogspot.com/-iUCVY58LH3U/WRcB-ebhnNI/AAAAAAAAAX8/hbjm4e8xQI8GHvCpccd9Asl9O_1hAM9-ACLcB/s320/Syntaks.png

 Logical Error : kesalahan yang disebabkan oleh programmer karena kesalahan penulisan atau rumus yang diterapkan. Contoh : saat kita membuat program yang menghasilkan nilai luas, kita menuliskan 7 tetapi hasil yang ditampilkan program adalah 11 atau pada saat kita menulis variabel s adalah hasil tambah, tetapi yang didekrasikan pada awal adalah S besar.

https://3.bp.blogspot.com/-C1-vxBXKMco/WRcD9vgfYqI/AAAAAAAAAYI/52YrOHoy3BwuK99_oFvuJpGm11Mp0cPXgCLcB/s320/logic.png

– Runtime Error : kesalahan yang terjadi ketika sebuah program komputer dijalankan. 

https://1.bp.blogspot.com/-SyLaUIaSduk/WRcECELhPCI/AAAAAAAAAYM/pcexxZOhCQMmuMAxyOiuova6SY4lS58bACLcB/s320/runtime.png

https://2.bp.blogspot.com/-WF5-flE1RpM/WRcEw5K3AcI/AAAAAAAAAYU/6ruxvTx4e1w4TzNYOrmNvBvTNsEGMr-1QCLcB/s640/asddddd.png

Nah di atas tadi sudah di bahas macam macam error dan penangananya kemudian dalam pembuatan error handling juga tidak sembarangan di buat semena mena,error handling harus di buat dengan aturan aturan agar error handling yang di buat bisa memenuhi tujuan dari pembuatan error handling yang baik,berikut merupakan petunjuk yang bisa di gunakan dalam membuat error handling.

Petunjuk Pembuatan Error Handling

  1. Gunakan bahasa yang mudah dipahami oleh user.
  2.  Hindari kata-kata seperti : bad,dummy, dll.
  3.  Hindari kalimat perintah.
  4.  FAQ (Frequently Asked Questions).
  5. Optimalisasikan dan pemanfaatan undo redo function dan cancel
  6.  Menyiapkan berbagai macam model respon.
  7. Validitas masukan. / inteligent error checking & recovery
  8. Proteksi pengguna.
  9. Penampilan pesan.
  10.  Optimasikan fungsi HELP (quick acces help)
  11. Editing of error fields
  12. Desain yang efektif dan effesien
  13.  Return Cursor & Highlight error
  14.  No interupting work flow
  15.  Confirmation commands

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *