Cara Perawatan Kayu Pinus yang Benar

Bagaimana cara merawat kayu pinus agar tidak mudah berjamur? Simak tips dan triknya di bawah ini.

Kayu pinus merupakan jenis kayu yang rentan berjamur jika tidak dirawat dengan baik. Kayu pinus dapat digunakan untuk berbagai jenis bangunan atau juga dapat digunakan untuk furnitur.

Kami juga menyediakan jasa furniture jati, kami dari mebel jepara dengan kualitas pekerjaan terbaik. Yuk coba bisa Anda kunjungi juga tautan tersebut.

Oleh karena itu, perawatan kayu pinus harus dilakukan dengan baik agar lebih awet dan tahan lama. Selain itu, perawatan kayu diperlukan agar kayu tidak mudah terserang hama serangga kayu seperti rayap.

Berikut cara melindungi pohon pinus Anda dari predator yang memakan jamur dan kayu.

Tips dan Trik Cara Merawat Kayu Pinus Supaya Tidak Mudah Terserang Jamur

1. Gunakan bahan pembasmi jamur sebelum proses pengeringan kayu

Kayu pinus basah akan mengandung kadar air yang tinggi. Selain itu, kayu pinus mengandung getah alami. Getah atau air yang terdapat pada pohon pinus ini akan dengan mudah disebut jamur.

Apalagi jika kayu pinus hanya sekedar kari tanpa melalui tahap pengeringan. Jamur akan tumbuh lebih cepat. Jadi, untuk menghindarinya, gunakan fungisida sebelum kayu pinus mulai mengering.

2. Rendam kayu dengan bahan anti jamur

Kayu pinus yang masih basah atau baru dipotret sebaiknya tidak digunakan langsung untuk furnitur. Kayu ini harus melalui proses atau tahapan seperti perendaman hingga tuntas.

Agar kayu pinus tidak mudah dicetak, dapat dicampur dengan bahan anti jamur pada saat proses perendaman. Obat antijamur ini akan menembus pori-pori atau serat kayu yang dalam, sehingga kayu tetap terlindungi oleh jamur.

3. Gunakan bahan finishing anti jamur

Proses terakhir di sektor pertukangan sudah selesai. Yang terakhir dibuat agar tampilan furnitur berbahan kayu pinus lebih segar dan elegan. Nah, untuk proses finishing atau proses pengecatan produk dengan kayu pinus, maka pilihlah bahan yang anti jamur.

Cat kayu anti jamur ini akan melindungi furnitur Anda dari kayu pinus dari serangan jamur dan dari hama pemakan kayu seperti rayap dan debu.

4. Jaga kelembaban udara

Seperti halnya furnitur kayu jadi, kayu mentah juga membutuhkan udara dengan suhu atau kehangatan yang cukup untuk menjaga agar kayu tetap lembab dan rapi.

Anda dapat melakukan ini untuk furnitur dan kayu pinus mentah. Tempatkan kayu pinus di dalam ruangan dengan kelembapan yang cukup. Sebagai furnitur, Anda bisa meletakkannya di dalam ruangan dengan menjaga suhu udara. Buka jendela untuk menjaga kelembapan udara.

5. Simpan kayu pada ruangan yang tepat

Simpan kayu pinus jika akan diproses dalam waktu lama atau tidak langsung. Tempatkan di gudang atau ruangan dengan sirkulasi udara yang baik. Sinar matahari dapat memasuki ruangan atau gudang tempat penyimpanan kayu pinus.

6. Rawat dengan baik

Nah tips terakhir adalah bikin furniture atau kayu pinus secara rutin. Pastikan Anda tidak meletakkan kayu pinus langsung di atas tanah. Gunakan pegangan agar kayu pinus tidak mudah basah. Jangan letakkan kayu pinus langsung di dinding.

Berikut beberapa tips mudah dalam merawat kayu pinus. Pastikan kayu pinus Anda dirawat dan dirawat dengan baik.

Skip to toolbar