Gaya Hidup Milenial Yang Boros

Waspada, Ini Dia 5 Jebakan Boros Gaya Hidup Milenial

Siapa sangka gaya kekinian para milenial justru membuat sebagian besar terjebak di lubang keborosan? Bukan satu atau dua orang saja yang menyatakan bahwa generasi milenial ini boros jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya.

Kenapa sebenarnya generasi ini dikenal sebagai generasi yang boros? Tentu dikarenakan gaya hidupnya yang terkesan jauh dari kata sederhana. Penasaran? Yuk simak alasan jebakan boros gaya hidup milenial di bawah ini.

1. Cenderung Mengikuti Trend

Para milenial seakan tidak pernah ingin kalah tentang trend yang sedang berlangsung. Entah itu tren kecantikan, busana hingga gaya hidup. Misalnya saja saat ini sedang trend gaya hidup sehat tapi dengan beragam menu menggunakan bahan-bahan mahal.

Pasti para milenial tertarik mengikutinya tanpa tahu seberapa banyak hal tersebut menguras kantong mereka. Atau, ada tren busana baru yang sedang booming.

Kebanyakan milenial akan membelinya agar terlihat gaul dan kekinian. Sayangnya, kebanyakan mengikuti trend yang ada membuat mereka menjadi kian boros.

2. Ritual Nongkrong

Sadar atau tidak, ritual nongkrong yang kerap dijalankan para milenial ini adalah jebakan boros. Kenapa? Karena mereka hampir setiap hari pergi hangout dan pastinya berujung pada cafe atau restoran. Bahanyanya? Tentu tentang harga menu yang jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan warung biasa.

Tapi, demi gaya dan lingkaran pertemanan hal ini tidak pernah hilang dari rutinitas mereka. Terlebih lagi jika lingkaran pertemanan mereka dengan kaum-kaum elit, pasti biaya tongkrongannya semakin tinggi.

3. Belanja Online

Karena perkembangan zaman, semua hal juga semakin canggih dan mudah. Termasuk dengan adanya fitur belanja online. Dimana banyak milenial yang kalap dengan fitur ini.

Sebab, semua barang dan jasa baik yang memang dibutuhkan atau sekedar lapar mata, bisa ditemukan dengan mudah. Karena kemudahan ini juga, terkadang penyakit lapar mata sulit dikendalikan. Misalnya ketika mencari kebutuhan dapur, namun menjalar ke berbagai makanan yang terlihat nikmat.

Pasti keinginan ingin mencoba kian muncul. Apalagi dengan adanya fitur “pay later”. Fitur ini memudahkan siapapun untuk belanja walaupun tidak memiliki uang saat itu juga. Sayangnya, fitur ini juga yang sering membuat para milenial mengadopsi teori “gali lobang tutup lobang”.

4. Travelling

Hobi pamer,  berkelas dan tidak ingin ketinggalan tren menjadi satu ciri khas yang tidak bisa dijauhkan dari kaum milenial. Begitu juga dengan keinginan untuk mengelilingi beragam tempat wosata kekinian yang indah dan menarik.

Seolah-olah ingin selalu memanjakan diri untuk berpergian. Sayangnya, jika hobi berwisata ini tidak terkontrol dengan baik maka siapapun itu akan menguras tabungannya.

Sekarang sudah pada tahu kan, apa saja jebakan boros gaya hidup milenial? Jika bisa menghindari jebakan tersebut maka kaum milenial lebih mudah menabung dan mengumpulkan uang mereka.

Skip to toolbar