Hubungan Leverage dan Trading

Dalam dunia perdagangan, leverage adalah penggunaan dana yang dipinjamkan untuk meningkatkan potensi pengembalian investasi. Dalam perdagangan seperti forex, leverage mencakup rasio tertentu, seperti 1:25, 1:50, 1: 100, dan seterusnya. Jumlah angka tersebut merepresentasikan seberapa besar modal (margin) yang dibutuhkan untuk memperoleh dana pinjaman.

Yuk gabung bersama Traderhub, disana terdapat forum trader yang bisa Anda diskusikan.

Karenanya, trader forex perlu mempelajari leverage sebelum memasuki bidang ini. Apalagi saat ini, semua broker perlu memberikan fasilitas leverage kepada trader dengan berbagai ukuran rasio. Karena bagi trader, leverage yang lebih besar berarti memiliki kekuatan trading yang lebih besar.

Dari penjelasan sebelumnya dapat disimpulkan bahwa pengaruh merupakan faktor penting dalam dunia perdagangan. Adanya leverage dapat mengurangi modal untuk bermain forex sekaligus meningkatkan kemampuan trader untuk menagih transaksi.

Jenis Leverage

Secara umum terdapat 3 jenis leverage yaitu:

1. Operating Leverage

Menurut beberapa ahli, leverage operasi adalah jumlah dana di suatu perusahaan yang digunakan untuk operasi. Adanya leverage operasi diharapkan dapat meningkatkan angka penjualan di suatu perusahaan. Karena leverage jenis ini, adanya biaya tetap menjadi alasan perusahaan dapat menutupi semua biaya operasional sehingga dapat memperluas fokusnya pada bidang lain yang membutuhkan banyak investasi, dalam hal ini dapat dijual.

2. Financial Leverage

Sedangkan financial leverage merupakan sumber pendanaan dari luar perusahaan yang mempunyai beban tetap di bidang pengelolaan keuangan. Jenis pengaruh ini dinilai dapat meningkatkan laba karena dapat memberikan keuntungan lebih jika dibandingkan dengan biaya tetap perusahaan.

3. Leverage Gabungan

Leverage bersama muncul ketika perusahaan mampu mengelola operasi dan leverage keuangannya dengan baik. Kombinasi dari kedua pengaruh tersebut sangat menguntungkan bagi perusahaan karena tidak hanya menguntungkan bagi pemilik usaha tetapi juga bagi pemegang saham.

Risiko Leverage

Setiap tindakan untuk meningkatkan keuntungan perusahaan pasti memiliki risiko, serta implikasinya sendiri. Untuk mengantisipasi segala kemungkinan, baik atau buruk, membantu kami memahami risiko leverage yang perlu diwaspadai trader, yaitu:

1. Semakin Besar Leverage Semakin Sulit Keuntungannya

Yang terpenting dan harus digarisbawahi adalah bahwa tingkat pengaruhnya tidak berbanding lurus dengan keuntungan. Jadi, jika tinggi badan bertambah, maka sulit bagi perusahaan untuk meraup untung. Oleh karena itu, kami merekomendasikan hanya menggunakan leverage secara proporsional.

2. Semakin Besar Leverage Beban Psikologisnya pun Semakin Bertambah

Dalam dunia investasi, legal “pengembalian tinggi, risiko tinggi” akan dilakukan. Artinya, semakin banyak leverage yang Anda gunakan untuk mengelola investasi Anda, semakin besar kemungkinan Anda mengalami kerugian.

Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa posisi pengaruh dalam perdagangan cukup penting, karena pelaku usaha harus berhati-hati dalam menentukan setiap langkah finansial. Pasalnya, perhitungan pengembalian pinjaman menjadi tanggung jawab utama perseroan.

Hitung dengan benar agar ketika kita memutuskan untuk menggunakan keuntungan leverage, kita bisa mencapai hasil yang diinginkan. Demikian penjelasan tentang pengaruh pengaruh dalam dunia perdagangan. Semoga ini bisa bermanfaat.

TraderHUB.id adalah komunitas trading terdepan di Indonesia. Kami menyediakan berbagai fasilitas yang dapat mendukung kebutuhan trader selama transaksi.

Skip to toolbar