Persiapan Penting Sebelum Anak Masuk TK

Pendidikan merupakan salah satu hal yang dipersiapkan untuk orang tua. Sebagai langkah awal, orang tua harus mendaftarkan anaknya untuk masuk Taman Kanak-kanak (TK).

Taman kanak-kanak dianggap tidak hanya sekolah biasa untuk anak-anak. Oleh Joshua Gowin, seorang akademisi di University of Texas, dengan mendaftarkan seorang anak ke taman kanak-kanak, orang tua akan menyukseskan masa depan. Selain itu, risalah tersebut menunjukkan bahwa anak-anak yang masuk taman kanak-kanak kurang memiliki catatan kriminal.

Sekarang, taman kanak-kanak sudah diakui sebagai bagian dari pendidikan dinas, dan payung hukumnya jelas. Berdasarkan UU No. 66/2010 Tentang Manajemen dan Penyelenggaraan Pendidikan, menguraikan bahwa Taman Kanak-kanak merupakan salah satu bentuk pendidikan resmi mulai anak usia di bawah umur 4 sampai 6 tahun.

Baca juga yuk cara atasi speech delay pada Anak, di situs website generos, silahkan Anda bisa klik pada tautan tersebut.

Pada dasarnya prinsip yang dipelajari di taman kanak-kanak adalah permainan sambil belajar. Taman kanak-kanak dianggap sebagai tempat untuk mengembangkan tumbuh kembang anak dan juga untuk mempersiapkan diri sebelum sekolah formal itu nyata.

Pendidikan taman kanak-kanak sangat bervariasi. Dari hal mendasar seperti mengenal pola, warna dan pembelajaran hingga membaca, hingga anak diajari memahami norma dan aturan dasar yang ada di masyarakat. Ini mengajarkan anak-anak untuk bersikap ramah.

Mendaftarkan anak-anak di taman kanak-kanak dapat dilihat dengan cermat. Orang tua harus mempersiapkan anak untuk bisa menghadapi lingkungan baru. Bagaimana?

Gambaran Menyenangkan Tentang TK

Ciptakan pemahaman yang baik dan menyenangkan untuk anak Anda. Bayangake lingkungan TK sebagai lingkungan yang baru dan menyenangkan. Pastikan dengan masuk sekolah anak masih bisa bermain.

Memasukkan pandangan bahwa taman kanak-kanak sebagai tempat yang menyenangkan karena anak-anak bisa bertemu teman baru, guru baru, dan bisa bermain permainan baru.

Mengapa Pergi ke Taman Kanak-kanak?

Para lansia harus bisa mengatur istilah agar bisa memberi tahu Anda mengapa anak Anda harus masuk taman kanak-kanak. Memberikan penjelasan yang sederhana namun dapat dimengerti untuk anak berusia 4 tahun. Jelaskan manfaat dan tujuannya.

Cobalah untuk menyusun kata-kata yang paling sesuai seperti “Jika Anda masuk taman kanak-kanak, akan ada banyak acara dengan teman dan guru baru” atau “Anda bisa mendapatkan permainan dan teman baru jika Anda masuk taman kanak-kanak setiap hari.”

Konsekuensi Sekolah

Anak-anak juga diberi penjelasan tentang konsekuensi sekolah. Tentunya akan ada hal-hal yang berubah dari aktivitas anak. Seperti menjelaskan bahwa Anda perlu bangun pagi, sarapan secara teratur, membawa bekal dari rumah hingga belajar mematuhi aturan sekolah.

Lebih baik jika anak tidak hanya diberi tahu secara lisan. Ajarkan satu hari sebelum anak Anda mulai sekolah. Dorong anak Anda untuk melakukan itu menjadi orang tua sehingga anak mereka dapat berbuat lebih banyak.

Kenalkan Sekolah Sedini Mungkin

Ketika saya masih kecil, pilihan sekolah harusnya orang tuanya. Anak-anak hanya mengikuti pilihan orang tua dan mencoba beradaptasi dengan lingkungan baru. Tetapi yang terbaik adalah membiarkan anak beradaptasi sebelum memulai hari.

Terkadang, dorong anak untuk bermain dengan “calon” murid TK dan biarkan berbuat jahat. Ini juga bisa diterapkan pada saat belajar sebagai taman kanak-kanak, efeknya pada perumahan. Cobalah nikmati jika anak sudah mencicipi taman kanak-kanak di rumah.

Belajar Mandiri

Sehingga anak tidak kaget saat berada di sekolah, bersemangat untuk belajar banyak di rumah. Salah satunya adalah tentang kemerdekaan. Selama di sekolah, anak diperbolehkan buang air besar atau memakai sepatu sendiri.

Jadi, akibat pengembalian rumah agar anak belajar menguji diri sendiri, orang tua tinggal memantau. Pelajaran dari hal-hal sederhana seperti belajar memakai baju sendiri hingga menyiapkan tas sendiri.

Belajar untuk Duduk dan Menyimak

Hal ini penting karena di sekolah anak harus belajar mendengarkan apa yang diajarkan guru. Anak-anak juga hendaknya diajar untuk mengambil dan mencatat apa yang diajarkan kepada mereka.

Beberapa cara atau aktivitas yang bisa Anda latih. Salah satunya adalah membaca dongeng. Lihat bagaimana mereka mendengarkan. Selain itu, setiap pulang sekolah, anak-anak mereka bercerita tentang apa yang terjadi di sekolah.

Kemampuan Mengikuti Petunjuk

Sebelum memulai waktu sekolah, persiapkan anak Anda dengan cermat. Salah satunya adalah mengajar anak-anak untuk mendengarkan dan mengikuti instruksi dengan baik. Dengan begitu Anda bisa melihat kesiapan sang anak.

Cara ini sangat mudah. Minta anak Anda untuk melakukan aktivitas. Jika seorang anak bisa melakukannya dengan baik, dia bisa mendengarkan dan melakukannya dengan baik.

Skip to toolbar