Sejarah Printer Epson & Canon

Seperti kita ketahui printer adalah alat yang digunakan untuk mencetak dokumen baik berupa teks maupun gambar yang diaplikasikan pada kertas atau bahan lainnya.

Teknik pencetakan ini digunakan di Cina pada abad ke-14. Inovasi di negeri ini berhasil menciptakan tinta dan cetak blok yang berdampak besar pada tradisi menulis.

Akan tetapi, karena alfabet China mengandung ribuan ideogram tertentu yang sangat sulit digunakan pada mesin tik, alfabet ini tidak berfungsi sebaik di Eropa.

Setelah perkembangan budaya yang sangat pesat di Eropa pada awal 1950-an, kebutuhan untuk menghasilkan dokumen tertulis baru dipercepat.

Johannes Guttenberg, seorang pandai emas dan pengusaha asal Jerman, berhasil membuat teknologi mesin cetak semakin revolusioner. Saat itu perkembangan mesin cetak merupakan penemuan yang sangat penting.

Meskipun berdampak kecil pada ekonomi dunia, percetakan sangat membantu dalam mencetak Alkitab, yang menjadi buku massal pertama.

Sejarah printer Epson

Epson terletak di Suwa di barat daya Tokyo. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1942 oleh Hisao Yamazaki. Perusahaan ini berusia lebih dari seratus tahun. Semuanya dimulai dengan jam tangan Seiko.

Pada saat itu, Jam Tangan merek Seiko menjadi sangat terkenal dengan kinetika presisi yang sangat baik. Jam tangan Seiko ini mencerminkan gaya hidup Jepang secara mekanis dan berulang-ulang dengan memperhatikan detail, presisi, dan akurasi.

Karena kecanggihan jam tangan Seiko dengan presisi kinetik, para ahli di Seiko telah merancang proyek besar di bidang percetakan, dan impian itu menjadi kenyataan.

Akhirnya printer pertama mereka bernama EP-101 lahir. EP artinya printer elektronik. Selain itu, kata “anak” ditambahkan dari labelnya yang berarti kata Epson.

Sejarah printer Canon

Pada tahun 1993, Yoshida Goro dan saudara iparnya Uchida Saburo mendirikan sebuah perusahaan di Jepang dengan nama Seiki-Kougaku-Kenkyuujo (Laboratory for Precise Optical Instruments).

Awalnya, perusahaan ingin meneliti perkembangan kamera berkualitas. Dana yang terkumpul untuk Seiki-Kougaku-Kenkyuujo (Laboratorium Instrumen Optik Akurat) diterima dari seorang teman dekat bernama Uchida, Takeshi Mitarai.

Kamera peluncuran pertama perusahaan adalah Kwanon, ditangkap oleh dewa Buddha Kwannon, dewa belas kasihan.

Seiring waktu, banyak penelitian tentang lensa dilakukan oleh Laboratorium Instrumen Optik Presisi. Namun, perusahaan percaya bahwa tidak ada kemajuan yang dibuat dalam pembuatan lensa yang dibuat sebagai gantinya. Karena lensa merupakan hal terpenting dalam pembuatan kamera.

Karena alasan ini, perusahaan Laboratorium Instrumen Optik Presisi memutuskan untuk bekerja sama dengan produsen lensa Nippon Kogaku Kogyo (sekarang Nikon Corp.).

Setelah bekerja sama, kedua perusahaan akhirnya meluncurkan kamera Canon Hansa yang diproduksi secara massal pada Februari 1936, kamera dengan lensa Nikkor 50mm f3.5. Dijual seharga 275 yen dan diumumkan sebagai kamera keamanan 35mm kualitas tinggi pertama di Jepang.

Laboratorium Instrumen Optik Presisi terus bekerja sama dengan perusahaan lain hingga berkembang dan nama perusahaan terus berubah hingga akhirnya menjadi perusahaan bernama Canon Camera Co. Ltd pada tanggal 15 September 1947.

Sampai ulang tahun ke 30 perusahaan. Pimpinan perusahaan ini, Takeshi Miratai, dalam sambutannya mengatakan, “Untuk memperkuat kemakmuran perusahaan kami tahun ini, kami harus memegang kamera di tangan kanan kami, mesin bisnis dan alat optik khusus di tangan kiri kami. Pada saat yang sama, kita harus meningkatkan ekspor secara signifikan. “”

Pidato Takeshi menjalankan perusahaan ini. Pada tahun 1960 perusahaan secara resmi mulai memasuki industri elektronik seperti mesin fotokopi, dll. Kemudian pada tanggal 1 Maret 1969 Canon Camera Co. Ltd berganti nama menjadi Cannon Inc.

Teman-teman juga bisa baca selengkapnya mengenai printer drivers & epson driver pada tautan tersebut, semoga bermanfaat yaa.

Skip to toolbar