Diagnosa dan Perawatan Kista Ginjal

Ginjal adalah sepasang organ tubuh yang berbentuk menyerupai kacang yang terletak di belakang organ perut dan di bawah tulang rusuk. Ginjal memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tubuh, salah satunya adalah untuk menyaring limbah dan kotoran dari darah untuk kemudian dikeluarkan lewat air seni. Selain itu, ginjal juga penting dalam mengatur tekanan darah serta menjaga fungsi penting tubuh lainnya. Menemukan adanya kista dalam ginjal memang terdengar menakutkan. Namun, apabila kista ginjal yang dimiliki adalah kista ginjal simpel, Anda tidak perlu khawatir dengan hal ini karena kondisi tersebut lazim dijumpai. 

Kista ginjal merupakan kantong bulat berisi cairan yang terbentuk di dalam ginjal. Dalam kasus umum, kista ginjal ringan tidak menyebabkan komplikasi kesehatan apapun ataupun mempengaruhi fungsi kerja ginjal. Namun, apabila kista terus tumbuh dan bertambah besar, hal ini dapat menyebabkan rasa sakit. Berbeda dengan kista yang terbentuk karena penyakit ginjal polikistik, yang mana merupakan kondisi genetik yang akan membentuk banyak kista, memperbesar kista, dan mempengaruhi fungsi kista. 

Diagnosa dan perawatan

Pada umumnya, kista ginjal ringan ditemukan saat Anda melakukan pemeriksaan pencitraan untuk alasan apapun. Saat kista ginjal ditemukan, tes diagnostik lain akan dibutuhkan guna mengetahui seluk beluk pertumbuhannya. Beberapa tes tersebut di antaranya adalah:

  • Pemindaian CT. Pencitraan terkomputerisasi akan menciptakan gambar tiga dimensi ginjal guna menunjukkan tumor ataupun kista. 
  • MRI. Pencitraan menggunakan gelombang radio dan magnet untuk memperlihatkan gambar jaringan lunak dan organ tubuh, termasuk ginjal. 
  • Ultrasound. Pencitraan yang menggunakan gelombang suara untuk menciptakan gambar ginjal.
  • Tes fungsi ginjal. Tes darah simpel yang memeriksa sebaik apa ginjal dapat bekerja. 
  • Urinalysis. Sebuah prosedur yang mengukur kandungan urin lewat sampel urin. 

Semua hal tersebut dapat dilakukan dalam proses rawat jalan. Biasanya, tidak perlu ada persiapan khusus sebelum Anda mendapatkan beberapa tes di atas. Namun, terus ikuti instruksi dokter tentang apa yang perlu dilakukan sebelum dan sesudah tes diagnosa. 

Perawatan kista ginjal

Setelah diagnosa kista ginjal dilakukan, dokter kemudian akan melanjutkan merekomendasi pilihan perawatan sesuai dengan penyebab kondisi Anda. Apabila kista ginjal berukuran kecil dan tidak menyebabkan masalah kesehatan apapun, Anda mungkin tidak membutuhkan perawatan khusus. Anda hanya akan diminta untuk rutin mendapatkan tes pencitraan setiap 6 hingga 12 bulan sekali guna memastikan kista tidak tumbuh membesar. Sementara itu, untuk kista berukuran besar dan atau menyebabkan gejala khusus, beberapa pilihan perawatan yang bisa Anda dapatkan di antaranya adalah:

  • Sclerotherapy

Tindakan medis ini dilakukan untuk mengikis kista ginjal. Pertama, Anda akan mendapatkan anestesi lokal terlebih dahulu sehingga Anda tidak akan merasakan rasa sakit apapun. Dengan menggunakan bantuan ultrasound sebagai pemandu, dokter akan meletakkan jarum tipis ke kista lewat kulit dan menguras semua cairan. Terkadang, dokter akan mengisi kista dengan larutan alkohol setelahnya agar kista tidak tumbuh kembali. 

  • Operasi

Kista berukuran besar yang dapat mempengaruhi fungsi ginjal perlu diangkat lewat operasi. Anda akan mendapatkan anestesi umum selama prosedur berlangsung. Terkadang, dokter ahli bedah akan mengangkat kista menggunakan teknik laparoscopy lewat sayatan-sayatan kecil. Dokter akan menguras kista terlebih dahulu untuk kemudian memotong atau membakar dinding kista. 

Kista ginjal ringan biasanya tidak berbahaya dan tidak membutuhkan perawatan khusus apapun. Sementara itu, kista ginjal berukuran besar dan menyebabkan komplikasi dapat diatasi lewat prosedur sclerotherapy dan operasi.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar