Mengapa Seseorang Harus Mengetahui Kadar Asam Laktat Tubuh?

Di dalam tubuh manusia terdapat begitu banyak senyawa, salah satunya asam laktat. Asam laktat adalah senyawa kimia penting dalam beberapa proses biokimia. Secara struktur, ia adalah asam karboksilat dengan satu gugus hidroksil yang menempel pada gugus karboksil.

Semua senyawa di dalam tubuh manusia, termasuk asam laktat memiliki fungsi dan kegunaan untuk membantu mekanisme kerja tubuh. Namun, itu semua hanya terjadi jika kadar atau jumlahnya tetap dalam batas yang aman. Masalahnya, aktivitas manusia memungkinkan fluktuasi atau perubahan jumlah atau kadar senyawa-senyawa itu. Sementara jika kadar tersebut “tidak normal” senyawa-senyawa itu justru bisa menimbulkan efek negatif bagi tubuh.

Dalam kasus asam laktat, senyawa itu akan menimbulkan gangguan jika kadarnya di dalam tubuh berlebihan. Kondisi itu disebut asidosis laktat. Secara sederhana, kondisi itu bisa dijelaskan sebagai keadaan ketika kadar asam terlalu tinggi di tubuh. Penumpukan ini dapat muncul karena tubuh kekurangan oksigen untuk memecah glukosa di darah, penyebabnya dapat beragam, termasuk olahraga berlebihan, menderita beberapa jenis kanker, hingga mengonsumsi obat-obatan tertentu.

Nah, sebagai upaya mengontrol kadar asam laktat di dalam tubuh, Anda dapat melakukan serangkaian tes darah. Tes asam laktat adalah sebuah pemeriksaan untuk mengukur kadar asam laktat, tes ini juga bisa digunakan untuk melihat kecukupan kadar oksigen di jaringan tubuh, dan mencari tahu penyebab tingginya kadar asam di dalam darah (pH rendah).

Asam laktat diproduksi pada sel darah merah dan sel otot yang terbentuk saat tubuh mengolah bahan makanan menjadi sumber energi. Nantinya, senyawa ini akan digunakan oleh tubuh sebagai sumber energi saat kadar oksigen menurun.

Tes ini sebenarnya amat penting untuk dilakukan agar seorang manusia tetap dapat mengontrol jumlah asam laktat di dalam tubuhnya. Selain itu, tes ini dilakukan untuk mempermudah dokter mendeteksi terjadinya asidosis laktat sebelum menyebabkan komplikasi darurat. Pasalnya, asidosis laktat dapat berbahaya bagi kesehatan tubuh, bahkan bisa sampai mengancam nyawa Anda.

Adapun beberapa tujuan lain dari tes kadar asam laktat, seperti:

  • Mengetahui kecukupan kadar oksigen di jaringan tubuh Anda.
  • Mengetahui apa penyebab tingginya pH atau derajat keasaman di dalam tubuh.
  • Mengetahui penyebab meningitis, yakni terjadinya infeksi pada selaput pelindung otak dan bagian saraf tulang belakang.
  • Mendiagnosis adanya gangguan sepsis, yakni infeksi virus atau bakteri yang sangat berbahaya karena dapat menyebabkan komplikasi.

Setelah seseorang memutuskan melakukan tes asam laktat, prosedur umum yang mungkin akan mereka jalani, di mana pun mereka mengambil tindakan medis tersebut adalah:

  • Sebelum Tes Asam Laktat

Sebelum menjalani tes asam laktat, biasanya dokter atau perawat akan menyarankan dan melakukan hal-hal seperti di bawah ini:

  • Tidak makan atau minum selama 8 hingga 10 jam sebelum tes.
  • Jangan olahraga selama beberapa jam sebelum tes, karena aktivitas ini dapat memengaruhi hasil pemeriksaan.
  • Ingatlah untuk tidak mengepalkan tangan Anda selama darah Anda diambil untuk dijadikan sampel tes asam laktat.
  • Selama Tes Asam Laktat

Ada dua sampel darah yang akan diambil, yaitu sampel dari pembuluh darah vena dan sampel dari pembuluh darah arteri. Keduanya memiliki prosedur yang serupa, tetapi prosedur pengambilan darah dari arteri lebih nyeri dibandingkan dengan vena. 

Umumnya, pihak rumah sakit atau laboratorium menyarankan tes asam laktat dengan sampel darah dari arteri karena memiliki kadar oksigen yang lebih tinggi.

  • Setelah Tes Asam Laktat

Tidak ada perlakukan atau tindakan berarti setelah menjalani pengambilan darah sebagai prosedur tes asam laktat. Sama seperti setelah disuntik, paling-paling pasien akan diberikan obat penghilang nyeri sederhana. Tindakan mungkin baru akan dilakukan jika terjadi perdarahan hebat setelahnya.

Kondisi itu membuat hampir tidak ada efek samping berarti dari tes asam laktat. Paling-paling hanya muncul memar kecil di lengan pada bagian area yang mendapat suntikan. Dalam kasus yang jarang terjadi, pembuluh darah menjadi bengkak setelah pengambilan sampel darah. 

Jika hasil tes asam laktat sudah keluar, dokter atau petugas medis lain biasanya akan memberikan penjelasan seputar hasil tes asam laktat Anda, tetapi kurang lebih kadar normal asam laktat seorang manusia adalah:

  • Sampel darah dari vena: 0,5 hingga 2,2 mEq/L atau mmol/L.
  • Sampel darah dari arteri: 0,5 hingga 1,6 mEq/L atau mmol/L.

Nilai normal yang tercantum di sini hanya sebagai panduan, karena setiap rumah sakit atau laboratorium memiliki acuan nilai yang berbeda-beda. Jika ternyata hasil tes Anda menunjukkan kadar asam laktat di dalam tubuh tinggi, biasanya Anda direkomendasikan melakukan tes lainnya guna mencari penyebabnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar