Muntah Saat Puasa? Apa Yang Perlu Dilakukan?

Muntah saat puasa bisa terjadi karena riwayat gangguan pencernaan

Orang-orang yang menjalani ibadah puasa tentunya harus menerapkan pola hidup yang berbeda. Yang dimaksud dengan berbeda adalah dengan menahan rasa lapar atau haus sebelum waktunya berbuka. Tentunya hal tersebut merupakan hal yang sulit dilakukan bagi sebagian orang, terutama jika Anda mengalami gangguan pencernaan seperti muntah saat puasa.

Penyebab Muntah Saat Puasa

Muntah saat puasa bisa saja terjadi jika seseorang memiliki riwayat gangguan pencernaan. Selain itu, orang-orang mungkin tidak menjaga pola makan dengan teratur saat sahur atau berbuka puasa. Faktor lain seperti bahan kimia dapat membuat seseorang mengalami reaksi alergi sehingga dapat muntah.

Biasanya, orang-orang yang mengkonsumsi makanan dengan sembarangan dapat memicu terjadinya gangguan pada pencernaan sehingga dapat membuat mereka muntah. Oleh karena itu, berikut adalah beberapa penyebab muntah yang perlu Anda ketahui ketika sahur atau berbuka puasa:

  1. Konsumsi makanan secara berlebihan

Salah satu penyebab muntah saat berpuasa adalah mengkonsumsi makanan secara berlebihan. Secara logika, saat lambung tidak cukup menampung makanan dan seseorang masih mengkonsumsi makanan, maka sistem pencernaan akan terpaksa mengeluarkan makanan melalui mulut.

  1. Konsumsi makanan berminyak

Faktor lain yang menjadi penyebab muntah saat puasa adalah konsumsi makanan berminyak secara berlebihan. Makanan berminyak mengandung lemak yang tinggi. Saat Anda mengkonsumsi terlalu banyak makanan berminyak, perut akan memproses pencernaan dengan lambat.

  1. Cenderung konsumsi makanan pedas

Alasan lain orang-orang bisa muntah saat puasa adalah mengkonsumsi makanan pedas secara berlebihan. Makanan pedas dapat memicu masalah kesehatan, termasuk muntah. Orang-orang yang mengalami gangguan pencernaan seperti asam lambung sebaiknya jangan mengkonsumsi makanan pedas.

  1. Langsung tidur setelah sahur

Masalah muntah saat puasa juga bisa terjadi karena seseorang langsung tidur setelah makan saat sahur, terutama pada orang yang menderita GERD (Gastroesophageal reflux disease) atau peningkatan asam lambung.

Cara Mengatasi Muntah Saat Puasa

Untuk mencegah masalah ini, Anda perlu mengatur pola makan sedemikian rupa. Berikut adalah beberapa hal yang sebaiknya Anda terapkan:

  1. Makan secukupnya dan tidak berlebihan

Salah satu cara yang dapat Anda lakukan adalah (setidaknya) makan secukupnya dan tidak berlebihan. Selain itu, Anda perlu mengunyah makanan dengan perlahan agar lambung dapat mencerna makanan dengan baik.

  1. Hindari makanan pedas atau berminyak

Saat Anda makan pada waktu sahur, Anda sebaiknya mengkonsumsi makanan yang bergizi seperti daging merah untuk memenuhi nutrisi di dalam tubuh, dan jangan mengkonsumsi makanan pedas atau berminyak secara berlebihan, terutama jika Anda mengalami gangguan pencernaan seperti asam lambung.

  1. Konsumsi makanan yang hambar atau tanpa rasa

Anda juga sebaiknya konsumsi makanan yang hambar atau tanpa rasa seperti roti tawar atau biskuit. Makanan seperti ini dapat menyerap asam lambung dan menenangkan perut agar tidak merasa mual hingga muntah.

  1. Jangan langsung tidur setelah makan

Setelah selesai mengkonsumsi makanan saat sahur, Anda sebaiknya jangan langsung tidur supaya Anda memberikan waktu bagi sistem pencernaan untuk mencerna apa yang Anda telah makan.

Itulah cara yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi muntah saat puasa. Jika Anda muntah dan terkena gejala seperti sakit kepala berat, demam, atau kram di perut, Anda sebaiknya hubungi dokter agar masalah tersebut segera diatasi.

Kesimpulan

Muntah dapat diatasi jika Anda menerapkan pola makan yang sehat dan teratur. Di sisi lain, muntah merupakan salah satu gejala yang serius dimana masalah tersebut bisa disertai dengan gejala lain. Dengan mengetahui penyebab dan cara untuk mencegah muntah saat puasa, Anda dapat menjaga kesehatan tubuh.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar