Necrophobia, Phobia Hal Berbau Kematian Dapatkan Diatasi dengan Terapi?

Phobia adalah ketakutan yang luar biasa dan tidak masuk akal terhadap objek atau situasi yang tidak menimbulkan bahaya nyata, tetapi justru memicu kecemasan dan penghindaran. Phobia umumnya berlangsung lama dan terusa menerus yang menyebabkan reaksi fisik dan psikologis yang intens dan dapat mempengaruhi kemampuan Anda untuk berfungsi normal di tempat kerja, sekolah, atau lingkungan sosial. 

Necrophobia adalah salah satu kecemasan yang berlebihan terhadap hal-hal yang berbau kematian. Misalnya saja pada orang mati, peti mati, dan apapun yang berbau kematian. Namun, ada sebuah pernyataan bahwa phobia ini dapat diatasi dengan terapi. Yuk, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini. 

Apa itu necrophobia?

Necrophobia adalah ketakutan yang intens yang berfokus pada kematian dan benda mati yang beehubungan dengan kematian itu sendiri. Misalnya saja, mayat, kuburan, ruang upacara, pemakaman, bahkan peti mati. 

Seorang yang menderita necrophobia akan menghindari aktivitas apapun yang dapat berisiko pada kematian. Mayoritas orang yang menderita necrophobia menyadari bahwa ketakutan mereka sama sekali tidak rasional, tetapi terus mengalaminya terlepas dari alasan apa pun. 

Gejala & penyebab necrophobia 

Gejala khusus necrophobia, meliputi:

  • Ketakutan yang luar biasa akan gal-hal yang sudah mati
  • Terobsesi dengan kematian/benda mati
  • Mual, muntah, atau mulut kering
  • Hiperventilasi dan pingsan
  • Berkeringat atau gemetar berlebihan
  • Sakit kepala/migran
  • Kesulitan berpikir atau berbicara
  • Ketakutan saat meninggalkan rumah
  • Terus mencari jaminan medis

Meskipun penyebab phobia ini dapat berkembang pada orang dewasa, namun phobia ini sering kali dimulai pada masa kanak-kanak. Dalam keadaan yang jarang terjadi, penyebab yang paling mendasari tidak dapat ditemukan, tetapi biasnya ketakutan akan kematian ini terjadi karena traumatis. 

Hal ini bisa menjadi sesuatu yang sederhana seperti menghadiri pemakaman atau sesuatu yang meresahkan seperti menyaksikan hewan dibunuh. 

Cara mengatasi necrophobia

Mengatasi phobia ini dapat dilakukan dalam beberapa hal, salah satunya adalah dengan terapi. Selain itu, beberapa hal berikut dapat Anda lakukan untuk mengurangi gejala dan mengatasi ketakutan. 

  1. Terapi 
  • Terapi kognitif. Seperti Cognitive Behavioral Theraphy (CTB) dan program Changing Limiting Beliefs (CLB) cenderung menganggap gejala necrophobia sebagai akibat gaya berpikir yang tidak membantu, atau pola berpikit yang secara langsung menciptakan perasaan kecemasan dan stres saat menghadapi objek atau situasi phobia. 

Jenis terapi ini sering disebut sebagai terpai ‘singkat’ atau ‘direktif’ dan cenderung berfokus pada pemikiran yang terjadi sekarang daripada sebagai hasil dari pengalaman masa lalu. Hubungan antara berpikir (kognisi) dan perasaan (perilaku) adalah pilar utama dari jenis terapi ini dan didukung oleh bukti ilmiah yang substansial. 

  • Terapi psiko-dinamis . Seperti psikoanalisis pada dasarnya berbeda dengan pendekatan kognitif karena mereka menganggap bahwa peristiwa dan pengaruh yang dialami dalam kehidupan formatif sebelumnya dari orang tersebut dapat menyebabkan. 

Tujuan dari terapi psikodinamik ini adalah untuk membantu seseorang untuk mengeksplorasi, memahami dan menyelesaikan masalah penyebab dari phobia tersebut dengan mencari sebab akibat. Dalam terapi ini, hubungan antara terapis dan klien dianggap sebagai faktr penting dalam pemecahan masalah. 

  1. Cari bantuan seseorang

Mencari professional untukmembantu biasanya merupakan langkah pertama yang bisa Anda lakukan. Karena aspek fisik, mental, dan emosional dari phobia kematian, tidak dapat memulihkan diri sendiri. menemukan terapis yang berkuliatsa dengan pengalaman menangani phobia ini. 

  1. Lebih dekat dengan Tuhan

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mereka yang memiliki iman dan sistem kepercayaan yang kuat, jauh lebih kecil kemungkinannya untuk menderita ketakutan akan kematian atau kematian itu sendiri. Jadi, ada baiknya Anda lebih mendekatkan diri dengan Tuhan dan mencari pemuka agama yang Anda percaya untuk berkonsultasi lebih lanjut. 

  1. Jadikan kematian bagian dari hidup Anda

Tujuan akhir dari terapi adalah kematian bukanlah untuk membebaskan Anda dari semua pikiran tentang kematian, tetapi untuk menghentikan pikiran-pikiran berlebihan yang dapat berdampak negatif pada hidup Anda dan jadikan kematian bagian dari hidup Anda yang akan terjadi suatu saat nanti. 

Jadi, necrophobia memag dapat diatasi dengan terapi dan beberapa cara lainnya. Tetapi untuk mengatasinya dan mengurangi gejalanya, disarankan untuk melakukan hla tersebut secara teratur hingga gejala mulai hilang. Terus konsultasikan dengan dokter atau terapis Anda terkait phobia tersebut.

Skip to toolbar